Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kota Tebing Tinggi dan Forum Silaturahmi Badan Kenaziran Mesjid (BKM) se-Kota Tebing Tinggi lakukan kerjasama (MoU) dengan LPTQ Sumatera Utara untuk pembinaan Imam Mesjid.
Penandatangan MoU berlangsung bagda Magrib di Mesjid Agung Tebing Tinggi dan dihadiri Wali Kota Tebing Tinggi Ir H.Umar Zunaidi Hasibuan, M.M serta Ketua LPTQ Sumut H.Asren Nasution, Selasa (30/11/2021).
Wali Kota dalam sambutanya menyampaikan dengan adanya kerjasama ini berharap kualitas imam-imam di Kota Tebing Tinggi semakin baik, terutama bacaan ayat-ayatnya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada LPTQ Sumut yang berkenan memberikan ilmu kepada kami, karena dengan ilmu untuk kepentingan dunia dan akhirat”, ucap Wali Kota.
Wali Kota juga menyampaikan selain MOU, DMI dan FS. BKM agar membuat suatu lompatan kinerjanya dengan memasukan imam tetap semua Mesjid di Kota Tebing Tinggi sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini suatu yang baik sebagai sesuatu upaya untuk melindungi bagi keluarga imam. Jika ditanya meskipun imam, pasti tidak ingin meninggal hanya karena ingin memperoleh premi BPJS ketenagakerajaan,” ucap Wali Kota
Wali Kota berharap kepada BPJS Ketenagakerjaan dapat pula menurunkan iuranya bagi Imam-imam mesjid kami.
Selanjutnya, Wali Kota mengingatkan bahwa COVID-19 sampai dengan saat ini belum berakhir, tidak saja di Indonesia tetapi di dunia.
Perkembangan saat ini virus terbaru datang dari negara Afrika, omicron namanya, untuk itu vaksinasi upaya pencegahannya.
“Diharapkan BKM dapat mengumumkan setiap usai sholat berjemaah, kepada warganya yang belum melakukan vaksin, berikan datanya dan sampaikan kepada kami, akan dilakukan vaksinasi”, ujar Wali Kota.
Wali Kota juga berharap kepada DMI dan FS.BKM agar mengupayakan untuk menghidupkan dan meningkatkan perekonomian umat dimulai dari mesjid dengan melakukan berbagai inovasi guna mengembangkan perekonomian umat.
Kegiatan diisi dengan ceramah agama oleh Ustad DR.H.Ahmad Zuhri LC. MA dan dengan arisan FS.BKM se-Kota Tebing Tinggi.
Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M. menerima audiensi perguruan Karate Do-Tako Kota Tebing Tinggi, Selasa (30/11/2021) di rumah dinas Wali Kota.
Audiensi terkait rencana pelantikan pengurus perguruan Karate Do-Tako Kota Tebing Tinggi periode 2021-2024 yang akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 09 Desember 2021 di Gedung Hj. Shawiyah.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi menyampaikan bahwa perguruan Karate Tako mempunyai sejarah, sebab merupakan perguruan karate yang berdiri dan lahir di Sumatera Utara, sekaligus merupakan perguruan karate tertua di Sumut.
Wali Kota juga turut mengucapkan selamat atas terpilih pengurus yang baru, semoga prestasi akan diraih dengan disertai mental yang kuat.
“Selamat saya sampaikan, kepada pengurus yang baru terpilih. InsyaAllah saya mensupport pelantikan ini. Dengan harapan, mari kita tunjukkan Kota Tebing Tinggi ini home basenya Tako, harus menonjol prestasi nya dengan mental yang kuat,” tutup Wali Kota.
Sementara, Ketua perguruan Karate Do-Tako Kota Tebing Tinggi yang baru terpilih Dian Isa berharap mengatakan kedepannya perguruan akan menjali sinergi yang lebih solid dengan Pemko Tebing Tinggi demi pembinaan dan peningkatan prestasi di Kota Tebing Tinggi.
“Kami akan terus menjaga komitmen dan kepercayaan masyarakat Kota Tebing Tinggi sekaligus menjalin sinergi yang solid dengan Pemko Tebing Tinggi untuk pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Kota Tebing Tinggi ini,” tutup Dian Isa.
Turut dihadiri Plt. Kadispora Syahdama Yanto AP., KabidKom Diskominfo Iswan Suhendi, S.STP., M..Si. mewakili Kadis Kominfo dan pengurus perguruan Karate Do-Tako Kota Tebing Tinggi.
Pengurus Daerah (PD) Al Washliyah Kota Tebing Tinggi memperingati Milad Al Jam’iyatul Washliyah ke-91dengan tema “Meneguhkan Peran Al Washliyah Sebagai Perekat Persatuan dan Kesatuan Bangsa”, Selasa (30/11/21) di Aula Al Washliyah Kota Tebing Tinggi.
Acara dihadiri langsung Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M., Ketua DPRD Kota Basyaruddin Nasution, S.H., M.H., Kapolres AKBP. M. Kunto Wibisono, S.H., S.IK., M.Si. dan Jaksa Fungsional Alvin Z. mewakili Kajari.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-91 kepada Al Jam’iyatul Alwashliyah dan mengapresiasi Al Wasliyah yang mengedepankan 2 hal, yautu untuk keummatan dan untuk nasionalisme.
“Kami ucapkan selamat Milad ke-91 kepada Al Jam’iyatul Alwashliyah, dengan ucapan semoga al Jam’iyatul Alwashliyah jaya, hidup dari zaman berzaman. Saya mengingatkan kita, bahwa Al Jam’iyatul Alwashliyah di dirikan di Sumatera Utara, menunjukkan kepada kita, bahwa orangtua kita orang yang berpikir untuk 2 hal, satu untuk ke-ummatan dan yang kedua untuk nasionalisme,” ucap Wali Kota.
Akhir sambutan, Wali Kota berpesan agar Al Wasliyah dapat bangkit untuk lebih baik. Pemko bersama DPRD akan bersinergi untuk membina demi kemajuan masyarakat Kota Tebing Tinggi.
“Kami harapkan Al Wasliyah juga turut bangkit. InsyaAllah bersama Ketua DPRD, apa yang bisa kita perbuat akan kita perbuat. Mari kita bina secara bersama untuk kemajuan masyarakat Kota Tebing Tinggi,” tutup Wali Kota.
Sebelumnya dalam sambutannya, H. M. Ghazali Saragi, S.Sos. selaku Ketua PD Al Washliyah menyampaikan Al Wasliyah adalah organisasi islam yang bergerak dibidang pendidikan, dakwah, amal sosial dan perkembangan ekonomi ummat.
Lanjutnya, Al Wasliyah melaksanakan agenda rutinitas setiap tahun yaitu merayakan hari ulangtahun, yang mana hari ini tepat berusia 91 tahun.
“Namun sebelum kegiatan ini, kami melakukan kegiatan ziarah kubur kepada sesepuh, Kepala Sekolah, Dewan Guru dan segenap pengurus jajaran di Al Wasliyah, yang telah berpulang kepada Allah SWT,”
“Dan penyerahan sembako kepada kaum dhuafa sebanyak 160 paket, nanti secara simbolis akan diserahkan Bapak Wali Kota,” ucapnya.
Diakhir, penyerahan piagam penghargaan dari MUI Kota Tebing Tinggi kepada pengurus Al Wasliyah Kota Tebing Tinggi serta penyerahan sembako dari pengurus secara simbolis kepada 5 orang penerima bantuan, yang diserahkan secara langsung Wali Kota, didampingi Ketua DPRD, Kapolres dan mewakili Kajari dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng.
Turut hadir Ketua Bawaslu Kota atau mewakili, Kabidkom Diskominfo Iswan Suhendi, S.STP., M.Si., Ketua MUI Kota Drs. H. Akhyar Nasution dan Sekretaris Hasbie Ashshiddiqi, S.Pd.I, M.Si., Keluarga Besar Al Jam’iyatul Alwashliyah dan organiasi islam, organisasi kepemudaan serta tamu undangan.
Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Oki Doni Siregar, M.M membuka secara resmi forum dialog antar umat beragama dan kepala lingkungan, yang dilaksanakan Badan Kesbangpol, Selasa (30/11) di Gedung Hj. Sawiyah Nasution.
Dalam sambutanya H.Oki Doni Siregar menyampaikan bahwa Kota Tebing Tinggi secara khusus dihuni warga dari berbagai macam suku, agama dan RAS yang serba majemuk.
Namun ditengah kemajemukan tersebut warga Kota Tebing Tinggi tetap hidup penuh dengan kedamaian dan keindahan, meskipun berbeda tidak menjadikan perpecahan.
“Semua itu terjadi karena kita sesama umat saling memahami, menghormati dan menghargai, dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang negatif,” ujar H.Oki.
Dikatakan disisi lain, tentunya peran FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dan Kementerian Agama di Tebing Tinggi dalam memberikan sosialisasi sangatlah bermanfaat, untuk itu Pemkot Tebing Tinggi memberikan apresiasi
Wakil Wali Kota juga berharap peran dan semangat persatuan dan kesatuan dikalangan umat beragama tidak pernah kendor di Tebing Tinggi
“Kepada kepala lingkungan sebagai ujung tombak yang berhubungan langsung dengan masyarakat diharapkan peka terhadap lingkunganya. Jangan biarkan api yang masih kecil menjadi besar, bertindaklah resposif terhadap lingkungan apalagi berkaitan dengan suku, agama dan RAS,” tegasnya
Forum dialog diikuti para tokoh lintas agama dari Islam, Kristen Protestan/Khatolik, Hindu dan Budha, seluruh Lurah se-Kota Tebing Tinggi dan Kepling se-Kota Tebing Tinggi dengan para nara sumber dari FKUB dan Kementerian Agama.
Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M. menerima audiensi Asosiasi Futsal Kota (AFK) Tebing Tinggi, Selasa (30/11/2021) di rumah dinas Wali Kota dalam rangka menjalin silaturahmi dan rencana akan mengadakan pelantikan pengurus AFK periode 2021-2025, yang mana pelaksanaannya pada tanggal 7 Desember 2021, di Gedung Hj. Shawiyah.
Wali Kota menyampaikan, dalam hal menciptakan atlet yang berprestasi harus ada pembibitan dari dasar, yang harus dilakukan dengan kerja keras dan pembinaan yang rutin kepada calon atlet.
“Harus mengadakan pembibitan mulai dari bawah, mencetak atlet berprestasi perlu waktu, kerja keras dan pembinaan. Olahraga jangan sekedar hobi, usahakan prestasi. Adakan turnamen, dengan protokol kesehatan dan rekomendasi Satgas Covid-19,” ucap Wali Kota.
Lebih lanjut Wali Kota menyampaikan mendukung sepenuhnya pelantikan pengurus yang akan dilaksanakan AFK Tebing Tinggi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 serta meminta rekomendasi dari Satgas Covid-19.
“Selamat kepada pengurus yang baru dan terimakasih atas kehadirannya. Membina futsal ini harus ada kesabaran, jangan ada konflik internal, susun program kerja, berkoordinasi dengan Dispora dan Dinas Pendidikan,” pesan Wali Kota.
Turut hadir Plt. Kadispora Syahdama Yanto AP., KabidKom Diskominfo Iswan Suhendi, S.STP., M..Si. mewakili Kadis Kominfo dan tim Asosiasi Futsal Kota Tebing Tinggi.
Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M bersama Kapolres AKBP. M.Kunto Wibisono, S.H., S.IK, M.Si., Kajari Tebing Tinggi Sundoro Adi S.H., M.H., Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian S.Stp., M.Si menghadiri Rapat Percepatan Realisasi APBD dan Evaluasi PPKM Kabupaten/Kota se-Sumut (Senin, 29/11) di Santika Premiere Dyandra Hotel dan Convention.
Menjelang akhir tahun 2021 serapan anggaran Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meningkat ke angka 72,9%. Angka ini berhasil dicapai usai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendorong Kabupaten/Kota menggenjot serapan anggarannya.
Menurut keterangan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat acara Asistensi Pengelolaan Keuangan Terkait Percepatan Penyerapan Anggaran dan Evaluasi PPKM di Santika Premiere Dyandra Hotel, tahun lalu serapan anggaran Provinsi Sumut sekitar 50%. Ada peningkatan sekitar 22%, namun Pemprov Sumut akan terus mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mendongkrak serapan anggarannya.
“Tahun lalu kita diposisi 20-an diakhir tahun, dengan serapan 50%. Sekarang kita meningkat keposisi delapan dengan 72,9%. Ini sisa 1 bulan lagi, karena itu kita berkumpul disini bersama Forkopimda dan kepala daerah, membahas bagaimana cara mempercepat serapan anggaran,” kata Edy Rahmayadi.
Dari data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Sumut, ada beberapa daerah yang serapan anggarannya masih di angka sekitar 50%. Rata-rata serapan anggaran di 33 Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut sebesar 62,12%.
“Masih ada yang kepala 50 (%), yang 70 % itu masih dua. Targetnya Tahun Anggaran (TA) ini bisa tercapai 90%, kalau bisa 100%. Dari acara ini harus ada peningkatan yang signifikan agar pemulihan ekonomi kita lebih cepat lagi,” kata Edy Rahmayadi.
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan penyerapan anggaran pemda tetap harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk itu, perlu memperkuat peran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Ekonomi Nasional (PEN) yang terdiri dari Inspektorat, APH, dan BPKP untuk akselerasi penyerapan anggaran serta mencegah terjadinya penyimpangan.
“Bupati/Walikota perlu berperan aktif dalam akselerasi anggaran, kita akan dorong itu karena TA 2021 tinggal satu bulan lagi. Dengan begitu kita harapkan tidak terjadi penyimpangan karena kita mengerjakannya bersama-sama,” kata Kapolda.
Menurut keterangan Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumut Soekowardojo serapan anggaran akan membantu pertumbuhan ekonomi Sumut. Triwulan III 2021 ekonomi Sumut tumbuh 3,67% (yoy), lebih tinggi dari nasional yang sebesar 3,51%, tetapi lebih rendah dari Pulau Sumatera (3,78%).
“Ekonomi kita tumbuh cukup baik, serapan anggaran akan mendorong pertumbuhan ekonomi, karena itu penting kiranya pemda terus mengakselerasi percepatan anggarannya,” kata Soekowardojo.
Turut hadir langsung pada acara tersebut Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Eydu Oktain Panjaitan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut IBN Wiswantanu dan Kepala Perwakilan BPKP Sumut Kwinhatmaka. Hadir juga secara langsung Bupati/Walikota se-Sumut, Sekda se-Sumut secara virtual bersama OPD terkait.
Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi melalui DP3APM (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat) menggelar pelatihan membatik, Senin (29/11/2021) di Tebing Batik Colection, Kel. Damar Sari, Kec. Padang Hilir.
Acara ini merupakan sub kegiatan fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan pemerintah Desa/Kelurahan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021.
Sekretaris DP3APM Nasib Pujianto mewakili Kepala DP3APM berharap melalui acara ini dapat memberi bermanfaat dan menambah nilai tambah bagi peserta kedepan untuk dapat menekuni kegiatan membatik dan progres sebagai ikon Kota Tebing Tinggi.
Dalam laporan disampaikan Panitia Pelaksana melalui Kabid Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat DP3APM Desi Tristianti, kegiatan bertujuan untuk memberikan pembekalan, pengetahuan dan keterampilan kepada peserta pelatihan membatik sehingga mampu melakukan proses membatik dengan cepat dan tepat, mampu melakukan kreasi dan inovasi dalam membuat desain motif yang baru dan meningkatkan semangat dan optimisme peserta pelatihan dalam proses membatik.
Adapun peserta berjumlah 15 orang dari kalangan pelajar SD, SMP dan SMA (peserta lomba motif batik Kota Tebing Tinggi) serta masyarakat umum, yang mana pelaksanaannya digelar selama 2 hari (29-30/11).
Turut hadir Lurah Bandar Sari atau mewakili, peserta pelatihan dan tamu undangan.
Mengendus adanya dugaan Penyelewengan dan mengarah kepada tindak pidana korupsi Sat Reskrim Polres Tebingtinggi melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) turun melakukan pemeriksaan fisik pengerjaan rehab saluran drainase di Jalan Thamrin senilai Rp 2,4 miliar lebih, (26/11/2021).
Informasi yang diperoleh di lokasi, pemeriksaan langsung dipimpin Kanit Tipikor, Ipda Tomson Simanjuntak yang didampingi oleh tim ahli dari Universitas Sumatera Utara (USU).
Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP Junisar Rudianto Silalahi Sik ,melalui Kanit Tipikor, Ipda Tomson Simanjuntak membenarkan telah turun bersama 2 orang tim ahli USU untuk memeriksa pengerjaan drainase di Jalan Thamrin.
“Rehab saluran drainase milik Dinas PUPR yang dikerjakan CV BMS senilai Rp. 2,4 miliar pagu anggaran 2021 telah kita periksa,” katanya.
Dijelaskannya, pemeriksa dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan pada pengerjaan rehab saluran drainase di Jalan Thamrin Kota Tebing Tinggi-Sumut .
“Ada laporan dugaan korupsi, Kita masih memeriksa fisik, jumlah kerugian belum bisa ditentukan, tutupnya.
Sementara sejumlah warga sekitar yang tinggal dikawsan jalanThamrin sangat tersebut sangat kecewa dan menyesalkan atas kegiatan pembangunan drainase yang tidak menyamankan mereka, yang berdampak menimbulkan genangan air jika hujan turun.
Sehingga warga meminta pada saya untuk memboboĺ kembali bangunan parit agar air dapat mengalir ke lokasi parit yang tersedia “Benar pak, saya disuruh bos saya untuk membongkar saluran tersebut. Dikarenakan air sering tergenang diaspal jalan, jika hujan turun. Sehingga membuat genangan air didepan rumah warga disini”, jelas pekerja itu kepada Gnews-tv
Lanjutnya lagi ,pembangunan parit (Drenase) jauh lebih tinggi dari jalan . Sehingga air yang tergenang tidak akan turun ke Parit ( drainase ) saluran parit makanya saya di suruh bos saya untuk membobol bangunan ,agar air dari jalan dapat mengalir ke saluran.
Dan terbukti setelah saya bobol, maka air yang tergenang dijalan, akhirnya dalat mengalir ke saluran” jelas pekerja yg tak mau disebutkan namanya itu.
Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M bersama Forkopimda menerima kunjungan kerja tim rombongan Komisi X DPR RI dalam rangka meningkatkan melakukan kunjungan kerja spesifik bidang pendidikan terkait pembelajaran tatap muka terbatas di Kota Tebing Tinggi, Jumat (26/11) bertempat di Ruang Aula Balai Kota.
Tim kunjungan kerja Komisi X DPR ini diikuti oleh 14 orang anggota dewan, dengan Dr. H. Abdul Fikri Faqih, M.M. sebagai ketua tim. Dr. Sofyan Tan, Desy Ratnasari, M.Si., M.Psi dan Putra Nababan (mantan presenter senior di salah satu stasiun tv terkemuka tanah air) termasuk kedalam rombongan tim.
Dalam paparannya, Wali Kota menyampaikan peta demografis Kota Tebing Tinggi dan jumlah pendidikan PAUD, SD, SMP dan SMA/ SMK yang ada di Kota Tebing Tinggi.
“Kami utamakan pendidikan karena kota ini sejak zaman dulu memang pusat pendidikan untuk regent wilayah Serang Bedagai, Deli Serdang, Batu Bara dan ini semua berpusat di Kota Tebing Tinggi. Adapun jumlah PAUD di Kota Tebing Tinggi ada 101, SD ada 130, SMP ada 36 dan SMK ada 8 serta SMA ada 14,” urai Wali Kota.
Ditambahkan, Kota Tebing Tinggi telah memulai PTM Terbatas sejak 18 Agustus 2021, tiap hari melakukan tes kepada anak sekolah dan tenaga pendidik, vaksinasi terus menerus dilaksanakan dengan kontrol ketat protokol kesehatan menjadi bagian yang dilakukan.
Wali Kota juga menyampaikan beberapa aspirasi Kota Tebing Tinggi ke pemerintah pusat/ pihak terkait, diantaranya hal pembiayaan tenaga P3K, pemberian beasiswa minimal bagi sepuluh ribu siswa demi kemajuan pendidikan di Kota Tebing Tinggi, tambahan mobil operasional untuk perpustakaan keliling serta renovasi GOR Marah Halim dan GOR asber Nasution (yang akan menjadi salah satu venue PON tahun 2024).
Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan musibah banjir yang baru terjadi di Kota tebing tinggi dan memohon agar kiranya masalah banjir yang terjadi di Kota Tebing Tinggi dapat disampaikan dan diteruskan ke pemerintah pusat untuk dapat ditanggulangi bersama.
“Hari ini kembali kami alami musibah banjir, disebabkan luapan sungai Padang dan Sungai Sibarok. Sungai ini merupakan wewenang pemerintah pusat dan kami tak dapat memperbaikinya karena kemampuan keuangan kami tidak cukup dan sudah berkali-kali dimasukkan ke program strategis nasional,”
“Walaupun komisi X bukan bidangnya, tapi kami titip untuk disampaikan kepada pemerintah pusat tentang penangulangan banjir (sungai) yang ada di kota Tebing Tinggi,” ucap Wali Kota.
Diakhir, Wali Kota berharap agar Komisi X DPR RI dapat meneruskan aspirasi Kota Tebing Tinggi ke pemerintah pusat/ pihak terkait.
“Kiranya atas kunjungan Komisi X DPR RI menambah suasana semakin hangat dan semoga mendapat perlindungan Allah SWT, dimudahkan segala urusan dan dilimpahkan rejeki berlipat,” tutup Wali Kota.
Sementara, Ketua Tim Komisi X DPR RI Dr. H. Abdul Fikri Faqih, M.M. dalam sambutannya menyampaikan hasil survey yang menunjukkan kendala dalam pelaksanaan PTM terbatas, antara lain kendala ijin dari Pemda satgas Covid-19, belum vaksinnya tenaga pendidik dan belum mendapat ijin dari orang tua.
“Pada aplikasi survey pada 22 Agustus 2021, kendala dalam pelaksanaan PTM terbatas, antara lain kendala tidak diberi ijin oleh Pemda Satgas Covid-19 sekitar 64 persen. Sebagian besar guru dan tenaga pendidikan belum mendapat vaksin sebesar 14 persen, belum mendapat ijin orang tua sebesar 10 persen dan alasan lain sebesar 22 persen,” urainya.
Lebih lanjut disampaikannya, terkait PTM terbatas, upaya dilakukan Komisi X DPR RI dengan menggali informasi untuk mendapat data dan fakta aktual, penggunaan kurikulum darurat, implementasi SKB (Surat Keputusan Bersama) 3 Menteri dan perkembangan vaksinasi bagi pendidik, tenaga pendidik dan anak didik.
“Kami berupaya menggali informasi kesiapan PTM terbatas secara langsung di daerah, dengan kunjungan spesifik di Sumut dan Jawa Timur. Oleh karena itu kami berharap mendapat data dan fakta aktual terkait perkembangan sekolah untuk PTM terbatas,”
“Kemudian penggunaaan kurikulum darurat selama pembelajaran dimasa pandemi, lalu bagaimana implementasi SKB 3 Menteri tentang panduan pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020-2021 di masa pandemi Covid-19. Dan sejauh mana vaksinasi bagi pendidik dan tenaga pendidikan serta anak didik diseluruh bidang pendidikan,” demikian disampaikan Ketua Tim Komisi X DPR RI.
Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata dari Pemko Tebing Tinggi kepada Anggota Komisi X DPR RI dan penyerahan plakat dari Komisi X DPR RI untuk Pemko Tebing Tinggi.
Selesai melakukan kunjungan kerja di kantor Wali Kota, rombongan melakukan kunjungan kebeberapa sekolah, salah satunya SD Negeri 163080 Tebing Tinggi.
Turut hadir Sekdako Muhammad Dimiyathi, S.Sos., M.TP, Ketua DPRD Kota Basyaruddin Nasution, S.H., M.H., Wakapolres Kompol. Asrul Robert Sembiring,S.H.,M.H. mewakili Kapolres, Kasipidum mewakili Kajari, Kasdim 0204/DS May. Inf. Toto Riyanto mewakili Dandim 0204/DS, Ketua PA Dr. Hj. Devi Oktari, S.H.I., M.H., Ketua PN atau mewakili, Kakanwil Kemenag Kota Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag., M.M., perwakilan Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD, perwakilan Kepala Sekolah, perwakilan siswa SD, SMP dan SMA/SMK, tamu undangan serta rekan jurnalis media cetak, media elektronik dan media online.tim-Gnews-tv