Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, memimpin langsung Rapat Kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang berlangsung di Ruang Mawar, Lantai 3 Gedung Balai Kota, Jumat (10/4/2026).
Rapat koordinasi ini merupakan upaya memperkuat langkah strategis guna menjaga stabilitas ekonomi daerah. Rakor difokuskan pada penguatan sinergi lintas instansi serta penyusunan langkah konkret pengendalian inflasi.
Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen kunci yang tergabung dalam TPID, mulai dari unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), serta lembaga vertikal yang tergabung dalam TPID Kota Tebing Tinggi.
Dalam arahannya, Sekdako menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
“Rapat ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi pengendalian inflasi dan pelaksanaan tugas-tugas TPID, serta untuk menyusun langkah konkret ke depan,” ujar Sekdako.
Beberapa poin utama yang menjadi pembahasan dalam rakor tersebut antara lain, penyusunan peta jalan (roadmap) pengendalian inflasi Kota Tebing Tinggi tahun 2025–2027, perkembangan perekonomian daerah, dan evaluasi terhadap capaian Indeks Harga Konsumen (IHK). Selain itu, turut dibahas hasil monitoring Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) atas pelaksanaan kinerja TPID serta pembahasan optimalisasi penggunaan APBD untuk intervensi pasar.
Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang responsif, terutama dalam mengantisipasi lonjakan harga komoditas pangan. Selain pengendalian inflasi, rapat juga menyentuh strategi peningkatan pendapatan daerah tahun 2026 sebagai penopang ketahanan fiskal kota.
Melalui kerja sama yang solid antar instansi dan lembaga vertikal, Pemko Tebing Tinggi optimistis dapat mempertahankan laju inflasi yang terkendali demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. ( Red )
PMI Deli Serdang menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) di Markas PMI Deli Serdang Jalan Karya Asih, Desa Tanjung Garbus I Lubuk Pakam, Deli Serdang, Kamis (9/4/2026).
Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Deli Serdang yang dihadiri oleh Sekretaris PMI Provinsi Sumatera Utara Drs.Edi Siswanto,M.Si dan Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Sumatera Utara Chairil Siregar,SH dan Pengurus PMI kecamatan se kabupaten deli serdang.
Di depan Pengurus PMI Provinsi Sumatera Utara dan Pengurus PMI Kecamatan Se kabupaten Deli Serdang yang hadir , Ketua PMI Deli Serdang KBP (P) Endang Hermawan membuka secara langsung Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) tahun 2026 tersebut.
Dalam kata sambutannya Katua PMI Deli Serdang mengatakan Muskerkab ini mendapatkan Rencana kerja 1 tahun kedepannya, yang tentunya sejalan dengan program kerja Bupati Deli Serdang dan menekankan seluruh Pengurus PMI Deli Serdang Libih giat dan semangat menggelar Kegiatan Donor Darah.
“Harapan saya dalam Musyawarah Kerja ini kita akan menghasilkan Program Kerja untuk satu tahun kedepannya dan saya juga tekankan untuk seluruh pengurus PMI Deli Serdang meskipun yang hadir dari 12 Kecamatan tapi penekanannya tetap harus semangat dan rutin menggelar kegiatan Donor darah sehingga kebutuhan darah kita tetap stabil dan dapat bermanfaat untuk orang yang membutuhkan Darah,” ujar KBP (P) Endang Hermawan.
Selanjutkan, Sejalan dengan Arahan ketua PMI Deli Serdang, Sekretaris PMI Provinsi Sumatera Utara Drs.Edi Siswanto,M.Si menekankan kepada seluruh pengurus PMI Kecamatan untuk tetap semangat dan terus rutin menggelar kegiatan Donor Darah.
” Ya saya tekankan kepada pengurus PMI Kecamatan di Deli Serdang selalu rutin gelar kegiatan donor darah, bisa Satu minggu sekali atau dua minggu sekali sehingga stok darah di deli serdang khususnya dan umumnya di Sumatera utara tetap aman,” Kata Edi Suswanto.
Dalam Musyawarah kerja PMI Deli Serdang Tahun 2026 ini menghasilkan 9 poin Program kerja :
1. Peningkatan kapasitas organisasi
2. Orientasi kepalangmerhaan
3. Pembinaan dan pengembangan relawan PMI
4. Pengembangan unit usaha
5. Peningkatan Pelayanan kesehatan di masyarakat
6. Membangun kemitraan dengan semua instansi dari tingkat, desa, kecamatan, dan lembaga lainnya dalam pelayanan kesehatan dan donor darah. (Sur)
Kepala Desa adalah orang tua, pelindung, dan pengayom bagi masyarakatnya, tapi di Desa Panduman seorang warga bernama. Nurhadi sangat merasa kecewa atas tindakan semena-mena oknum Kepala Desa berinidial Sf, dengan menyuruh bawahanya untuk melakukan pengerusakan terhadap tanaman kelapa sawit milik adiknya yang juga Penderita Disabelitas Down Sindrom ( Idiot ) Menurut keterangan Nurhadi adalah 2 bersaudara dan sebenarnya hak waris tanah yang ditanami sawit tersebut adalah milik dari adiknya inisial Np (34) tahun) yang diketahui mengindap down sindrom ( idiot ) yaitu termasuk golongan disabilitas tidak bisa mampu berpikir dan berkerja,apalagi mencari nafkah sehari -harinnya.
Nurhadi yangbjuga kakak kandung dari Np 34 tahun, berusaha mengelolahkan lahan tersebut untuk jaminan hidup bagi masa depan adiknya karena tidak bisa berkerja selayaknya manusia normal. Setelah merawat lebih kurang 3 tahun tanaman sawit sudah mulai menghasilkan istilahnya,telah berbuah pasir dan sudah bisa dijual dengan cara dijadikan berondolan. Tapi sawit yang ditanam Nurhadi terancam mati karena telah dirusak dengan mendodos pupus sawit dan langsung meracun dengan mengunakan Gramoxone atau sejenisnya oleh beberapa perangkat Desa yang katanya diperintahkan oleh oknum Kepala Desa Panduman.
Nurhadi (52) penduduk Nagori Panduman kecamatan Raya Kahean kabupaten Simalungun,Propinsi Sumatera Utara, meminta Polres Simalungun agar secepatnnya memproses dan menangkap para pelaku termasuk, dalang pengerusakan tanaman jenis kelapa sawit di lahan seluas 600 meter” atau 15 rante yang diperkirakan sebanyak 80 pohon Kelapa sawit milik Kedua Korban.
Saat ditemui awak media Nurhadi dan beberapa rekannya yang merupakan saksi mata menjelaskan pengerusakan sawit itu terjadi pada tanggal 11 februari 2026 oleh diduga beberapa oknum.kepala Dusun (gamot) Desa Nagori Panduman.
Anehnya kata Nurhadi, pengerusakan yang dilakukan oleh beberapa perangkat desa tersebut atas perintah oknum.Kepala Desa berinisial Sf , terbukti saat pemusnahan turut hadir salah seorang oknum Babinsa setempat.
pada saat kejadian Nurhadi tidak bisa berbuat apa-apa, sempat bertanya kepada Para terduga pelaku, ketika peristiwa pengerusakan berlangsung , salah seorang pelaku menjawab “kami hanya melaksanakan perintah dari Suruhan Pangulu (Kepala Desa Panduman ) berinisial Sf saja.
“Aku berharap mendapatkan keadilan dari penegak hukum kepolisian khususnnya Polres Simalungun, Sawit yang ku tanam untuk kebutuhan hidup adik ku yang mengalami penyakit Down Sindrom idiot sudah sejak lahir, kini telah dirusak dengan cara di racuni dan di pastikan tanaman sawit te rsebut bakalan mati. Padahal adikku yang seharusnya mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah khususnnya Desa Panduman ,ehh malah tanaman sawit jatah miliknnya harqpan masa depan untuknnya kini malah itu yang dimatikan Para oknum.Pejabat Desa itu” Tutur Nurhadi Kesal…!!!
Selama ini Np (adik Nurhadi) dewasa tapi tidak bisa bekerja karena disabilitas seharusnya wajib diperhatikan dan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Tapi sampai saat ini tidak pernah! Dan hal tersebut tidak sesuai dengan pasal 34 UUD 1945 mengatur tentang fakir miskin, anak-anak terlantar, serta jaminan sosial bagi warga negara. Ayat (1) menegaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara, yang berarti negara wajib memenuhi kebutuhan dasar yang layak.
Bunyi Pasal 34 UUD 1945 (Setelah Amandemen):
Ayat (1): Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.
Ayat (2): Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.
Ayat (3): Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.
Ayat (4): Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang
Atas kejadian ini selanjutnya Nurhadipun melaporkan Peristiwa ini ke Polres Simalungun, berharap mendapatkan keadilan dari penegak hukum. Atas Laporan LP/B/69/II tertanggal 15 febuari 2026 dan Polres sudah meminta keterangan dari 6 perangkat Desa Panduman yang diduga kuat telah melakukan pengerusakan yaitu masing masing berinisial, M Shd, F Dmk, Z O L Srg , JL Srg, Jv Prb dan Bd Dmk.
Nurhadi dan beberapa rekannya menduga dalang pengerusakan tanaman sawit milik adik dan dirinnya itu , kuat diduga adala oknum Kepala Desa Panduman Sf.Kini Korban dan beberapa rekannya meminta Polres Simalungun sesegera mungkin melakukan proses terhadap para pelaku dan dalang pengerusakan. Segera tangkap di Ciduk dan di Bekuk.(tim – ) Bersambung….
Untuk mendukung Akses Warga, sejumlah Personel Jajaran Polresta Deli Serdang melaksanakan renovasi Jembatan Presisi Merah Putih Kuala Sabah yang berada di Desa Kuala Dekah, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, MSI, menyampaikan bahwa renovasi jembatan ini dilaksanakan oleh Personel sejajaran Polresta Deli Serdang bersama warga sekitar.
Jembatan Presisi Merah Putih Kuala Sabah yang memiliki panjang sekitar 25 meter tersebut sebelumnya dalam kondisi kurang layak karena sejumlah bagian mengalami kerusakan. Dalam proses perbaikan, petugas melakukan pembenahan pada beberapa bagian, di antaranya seng dan rangka jembatan, papan kayu lantai, serta tiang dan penyangga jembatan. Selain itu, dilakukan juga pengecatan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna.
“Perbaikan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses mobilitas warga sehari-hari,” ujar Kapolresta.
Jembatan tersebut diketahui menjadi akses penting yang menghubungkan Dusun III Kuala Sabah dengan jalan utama. Setiap harinya, jembatan dimanfaatkan warga untuk berbagai aktivitas, seperti mengangkut hasil pertanian, menuju lahan perkebunan, hingga aktivitas sehari-hari lainnya termasuk wisata mandi di sungai tepat dibawah jembatan tersebut
Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan lapuk dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna. Oleh karena itu, renovasi dilakukan guna mencegah risiko kecelakaan, terutama bagi warga yang melintas.
Warga setempat yang melintas dan pendatang yang hendak mandi disungai tersebut menyambut baik kegiatan renovasi tersebut serta menyampaikan apresiasi kepada Polresta Deli Serdang, dengan mengungkapkan bahwa kini warga merasa lebih aman dan nyaman saat melintasi jembatan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Jembatan Presisi Kuala Sabah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di wilayah tersebut.(Sur)
Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, Polresta Deli Serdang melalui Sat Narkoba menggelar kegiatan bakti sosial di Rumah Yatim Riyadhil Jannah Kec. Beringin Kab. Deli Serdang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur personil Sat Narkoba Polresta Deli Serdang dalam berbagi serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu. Senin (16/03/2026).
Dalam konfirmasinya Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si melalui Kasat Narkoba Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan tali asih ini adalah sebagai bentuk rasa syukur di bulan ramadhan dan untuk memberikan bantuan sembako dengan anak anak panti asuhan.
“Kita datang dengan tujuan bersilaturahmi serta memberikan sedikit tali asih untuk membantu anak-anak di panti asuhan ini. Kami berharap mereka selalu dalam lindungan Allah SWT dan terus semangat belajar demi masa depan yang lebih baik,” ujar Kasat Narkoba
Semoga dengan tali asih ini berharap agar doa dari anak-anak panti asuhan dapat memberikan keberkahan bagi seluruh anggota kepolisian dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan melayani masyarakat.
Kegiatan bakti sosial ini juga diisi dengan pembacaan doa, sesi foto bersama, serta penyerahan bantuan sembako kepada pihak panti asuhan.
Polresta Deli Serdang berharap melalui kegiatan bakti sosial ini dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta membawa manfaat bagi mereka yang membutuhkan, terutama di bulan yang penuh berkah ini.
Selain itu, Polresta Deli Serdang juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kesejahteraan sosial dan menciptakan lingkungan yang harmonis
Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, Polresta Deli Serdang melalui Sat Narkoba menggelar kegiatan bakti sosial di Rumah Yatim Riyadhil Jannah Kec. Beringin Kab. Deli Serdang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur personil Sat Narkoba Polresta Deli Serdang dalam berbagi serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu. Senin (16/03/2026).
Dalam konfirmasinya Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si melalui Kasat Narkoba Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan tali asih ini adalah sebagai bentuk rasa syukur di bulan ramadhan dan untuk memberikan bantuan sembako dengan anak anak panti asuhan.
“Kita datang dengan tujuan bersilaturahmi serta memberikan sedikit tali asih untuk membantu anak-anak di panti asuhan ini. Kami berharap mereka selalu dalam lindungan Allah SWT dan terus semangat belajar demi masa depan yang lebih baik,” ujar Kasat Narkoba
Semoga dengan tali asih ini berharap agar doa dari anak-anak panti asuhan dapat memberikan keberkahan bagi seluruh anggota kepolisian dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan melayani masyarakat.
Kegiatan bakti sosial ini juga diisi dengan pembacaan doa, sesi foto bersama, serta penyerahan bantuan sembako kepada pihak panti asuhan.
Polresta Deli Serdang berharap melalui kegiatan bakti sosial ini dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta membawa manfaat bagi mereka yang membutuhkan, terutama di bulan yang penuh berkah ini.
Selain itu, Polresta Deli Serdang juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kesejahteraan sosial dan menciptakan lingkungan yang harmonis. (Sur)
Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, diundang secara resmi oleh Duta Besar Republik Federasi Rusia di Jakrta untuk berpartisipasi dalam telekonferensi internasional berjudul “Kejahatan Perang Angkatan Bersenjata Ukraina _(Armed Forces of Ukraine – AFU)_ terhadap Penduduk Sipil Wilayah Belgorod.” Acara tersebut, yang diselenggarakan oleh Delegasi Federasi Rusia yang tergabung dalam Dewan Negosiasi Wina tentang Keamanan Militer dan Pengendalian Senjata, akan berlangsung pada 19 Maret 2026, melalui Zoom.
Undangan yang ditandatangani oleh Duta Besar Sergei Tolchenov, menekankan apresiasi atas profesionalisme dan sikap netral Wilson Lalengke dalam jurnalisme Indonesia dan internasional. Konferensi jarak jauh ini juga menyoroti pentingnya penyajian data terpadu mengenai dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh angkatan bersenjata Ukraina terhadap warga sipil di wilayah Belgorod, termasuk serangan yang melibatkan senjata buatan NATO dan negara-negara anggota Uni Eropa.
Telekonferensi ini bertujuan untuk mengungkap pelanggaran hukum humaniter internasional (IHL) di wilayah Belgorod. Menurut catatan, acara ini akan menyajikan data tentang intensitas penembakan, serangan pesawat tak berawak, dan serangan terhadap infrastruktur sipil. Konferensi ini juga akan membahas keamanan energi wilayah tersebut, yang telah sangat terpengaruh oleh serangan yang ditargetkan pada fasilitas pembangkit listrik, menyebabkan ratusan ribu penduduk hidup tanpa listrik.
Beberapa pembicara utama akan hadir dalam acara yang akan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB itu. Berturut-turut akan hadir: Rodion Miroshnik (Duta Besar Khusus Kementerian Luar Negeri Rusia untuk kejahatan yang dilakukan oleh rezim Kiev), Alexey Chadayev (ahli pesawat tak berawak yang digunakan terhadap target sipil), Scott Ritter (jurnalis dan tokoh publik Amerika Serikat), dan Olga Kurlaeva (reporter dan pembuat film dokumenter dari VGTRK, perusahaan penyiaran Rusia).
Perwakilan dari Pemerintah Wilayah Belgorod juga dijadwalkan akan hadir memberikan keterangan dan informasih tentang kondisi di wilayahnya. Selain itu, beberapa saksi dari wilayah Belgorod akan memberikan keterangannya di acara yang akan dipandu oleh Iulia Zhdanova (Ketua Delegasi Federasi Rusia untuk Dewan Negosiasi Wina) sebagai moderator.
Setelah menerima undangan, Wilson Lalengke menyatakan dukungannya untuk telekonferensi ini dan menekankan pentingnya telekonferensi tersebut untuk upaya perdamaian. “Saya sepenuhnya mendukung telekonferensi ini dan menghargai kesempatan untuk berpartisipasi. Sangat penting bagi komunitas internasional untuk mendengarkan kesaksian dan data yang disajikan dalam forum seperti ini. Saya berharap melalui acara ini, beberapa kemajuan dapat dicapai dalam perencanaan perdamaian dan dalam menemukan solusi yang adil untuk konflik yang sedang berlangsung,” kata Petisioner HAM PBB tahun 2025 itu, Miggu, 15 Maret 2026.
Ia menambahkan bahwa transparansi dan dialog sangat penting dalam mengatasi krisis kemanusiaan, terutama yang diakibatkan oleh konflik dan perang antar bangsa. “Setiap upaya untuk mengungkap fakta dan melibatkan berbagai suara dalam diskusi adalah langkah menuju perdamaian. Saya mendorong inisiatif serupa untuk diadakan lebih sering, yang melibatkan tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat sipil dan jurnalis independent,” tambah Wilson Lalengke.
Semangat telekonferensi ini selaras dengan prinsip-prinsip filosofis yang telah diadopsi secara internasional oleh masyarakat dunia. Filsuf Yunani kuno Plato, misalnya, berpendapat bahwa keadilan tercapai ketika kebenaran terungkap dan harmoni dipulihkan. Telekonferensi ini mewujudkannya dengan berupaya menyajikan fakta dan kesaksian kepada audiens global.
Immanuel Kant dari Jerman menekankan kewajiban moral untuk memperlakukan kemanusiaan sebagai tujuan, bukan sebagai sarana. Melindungi warga sipil dan mengungkap pelanggaran hukum kemanusiaan mencerminkan keharusan etis ini. Selain itu, tokoh spiritual India, Mahatma Gandhi, mengingatkan dunia bahwa perdamaian tidak dapat dicapai melalui kekerasan, tetapi melalui keberanian moral dan dialog. Telekonferensi ini merupakan platform untuk dialog tersebut, yang bertujuan untuk mengurangi penderitaan dan menumbuhkan pemahaman.
Telekonferensi akan melibatkan perwakilan dari sekitar 50 negara di Eropa, Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Korps diplomatik dari negara-negara anggota PBB dan BRICS, peserta OSCE, perwakilan CIS dan ASEAN, organisasi kemanusiaan, akademisi, dan media diharapkan hadir. Penerjemahan simultan akan disediakan dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Prancis untuk memastikan aksesibilitas yang luas.
Bagi Indonesia, partisipasi Wilson Lalengke mencerminkan peran jurnalis independen dan pemimpin masyarakat sipil dalam dialog internasional. Kehadirannya mencerminkan komitmen Indonesia terhadap imparsialitas dan untuk mempromosikan perdamaian melalui diskusi yang informatif. Hal ini juga menyoroti pentingnya suara-suara Asia Tenggara dalam debat global tentang keamanan dan hukum humaniter.
Undangan yang diberikan kepada Wilson Lalengke oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia menandai pengakuan signifikan atas perannya sebagai jurnalis dan aktivis hak asasi manusia. Dukungannya terhadap telekonferensi ini menunjukkan komitmen terhadap transparansi, dialog, dan perdamaian.
Seperti yang dinyatakan tokoh HAM internasional Indonesia itu, harapannya adalah acara ini tidak hanya akan mengungkap pelanggaran kemanusiaan tetapi juga berkontribusi pada kemajuan yang berarti dalam perencanaan perdamaian. Telekonferensi ini merupakan upaya untuk bergerak di tengah konflik berkepanjangan menuju resolusi yang lebih manusiawi dan damai berdasarkan prinsip-prinsip filosofis keadilan, moralitas, dan dialog. (TIM/Red)
Perang terhadap Narkoba terus digaungkan apalagi jaringan pelaku peredaran narkoba saat ini mencari celah kelengahan petugas pengamanan yang sibuk mengatur arus mudik lebaran. Seperti halnya yang dilakukan Tim Interdection Dit Res Narkoba Polda Sumut bekerjasama dengan Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu, pada Kamis (12/3/2026) malam berhasil gagalkan penyelundupan Narkoba jenis sabu-sabu kurang lebih 2 Kg, tujuan Lombok Nusa Tenggara Barat berikut dua tersangka calon penumpang pesawat yang juga diamankan.
Tersangka masing-masing Musvi (21) warga Kelurahan Sukabumi Utara Kecamatan Kebun Jeruk Jakarta Utara, dan Fakhrul (21) warga Kelurahan Warnasari Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat saat ini diamankan ke Dit Res Narkoba Polda Sumut berikut barang bukti untuk tindak lanjut penyelidikan.
“Ya, dua calon penumpang bersama barang bukti lainnya sudah diserahkan ke Ditres Narkoba Polda Sumut, untuk tindak lanjut penyelidikan”ucap salah seorang petugas yang enggan ditulis namanya, Jumat (13/3/2026)
Informasi yang dihimpun, kedua tersangka hendak membawa sabu tersebut ke Lombok terlebih dahulu transit di Bandara Soekarno-Hatta. Keduanya Diamankan usai melalukan check in tiket di counter, lalu tersangka Musvi memasukkan kopernya melalui bagasi di area Out Of Gauge (OOG) di area terminal lantai II Bandara Kualanamu. Namun saat tim petugas melakukan pemeriksaan melalui layar monitor X-Ray, petugas mencurigai isi koper.
Tim petugas sempat menanyai apa isi koper, namun Musvi langsung melakukan perlawanan dengan menendang petugas, berusaha kabur. Petugas selanjutnya mengamankan Musvi ke Posko penerbangan di lantai 3 terminal keberangkatan, bersama koper barang bawaan.
Disaksikan Musvi, Petugas selanjutnya membuka isi koper dan menemukan 4 bungkusan plastik transparan berisi serbuk putih yang diduga kuat adalah sabu. Kepada tim Interdection Dit Res Narkoba Polda Sumut bersama Avsec, Musvi mengakui bahwa barang terlarang itu adalah sabu.
Hasil pemeriksaan CCTV di area Check in Counter, Musvi bersama temannya saat memasukkan barang bagasi. Tidak mau buruan lepas, selanjutnya mencari keberadaan, Fakhrul dan diamankan di area ruang tunggu keberangkatan gate 11.
Hasil penggeledahan koper milik Fakhrul yang sebelumnya sudah masuk, ditemukan 4 bungkusan plastik transparan berisi narkotika jenis sabu. Dari 2 koper milik keduanya ditemukan 8 bungkus plastik transparan berisi sabu seberat 2.003 gram atau 2 Kg.
Selain itu, dari tangan Musvi diamankan HP dan dompet berisi ATM, KTP, SIM A, SIM B, NPWP, Kartu KIS, kartu Emoney serta uang tunai Rp 1.432.000. Selanjutnya dari tangan Fakhrul diamankan, HP, tas tangan, charger dan dompet berisi KTP, ATM, STNK sepeda motor dan uang tunai Rp 320.000.(Sur)
Deli Serdang, gnewstv.id – Ungkapan “Man jadda wajadda”yang memiliki arti “siapa yang bersungguh-sungguh (dalam melakukan suatu hal), ia pasti akan berhasil’. Atau yang saat ini lagi trend kata-katanya bahwa ”Usaha tidak akan menghianati Hasil” mungkin itulah yang dirasakan sosok muda Syam Brian yg sering dipanggil Sem Anak Lubuk Pakam yang dulunya bekerja sebagai Sales Farmasi dan anak dari seorang ayah penarik Becak, saat ini berada dipuncak dengan amanah jabatan CEO Baba Parfum Indonesia 2026 salah satu perusahaan Parfum di Indonesia yang mampu bersaing dengan merk parfum lainnya meskipun Baba Parfum masih berusia 8 tahun.
Syam Brian merupakan anak dari pasangan Syamsul Bahri dan Misriani, yang tumbuh kembang dari keluarga sederhana di kota Lubuk Pakam. Saat ini Syam Brian memiliki seorang Istri Pitria dan tiga orang anak, masing-masing Ahmad Azzam Bahri, Azzura Permata Bahri dan Azkiya Ghania Bahri.
Syam Brian Bukanlah Dari keluarga berada melainkan keluarga sederhana yang menanamkan kerja keras dan konsistensi, sang ayah hanya seorang penarik becak motor keliling, namun Sem tidak pernah malu, bahkan Sem memiliki keinginan kuat untuk membahagiakan kedua orang tuanya, sehingga dari pekerjaan yang dulu hanya seorang Sales Farmasi pada Tahun 2007 lalu, hingga tertarik masuk Bisnis Baba Parfum pada tahun 2008 lalu, berjuang dari nol dan akhirnya diberi amanah jabatan CEO Baba Parfum oleh Owner Baba Parfum Indonesia Jimmy Nazwar Rao.
“Alhamdulillah jazakallah, saya bersyukur sekali dengan amanah jabatan CEO di Baba Parfum Indonesia ini, saya terima pada bulan yang penuh berkah bulan Ramadhan, saya tidak perna bermimpi untuk menjadi seorang CEO namun mimpi tersebut menjadi kenyataan karena kerja keras saya dan tim selama ini, Mimpi saya hanya ingin membesarkan Bisnis Baba Parfum bersama tim saya sehingga keluar dari zona kemiskinan, sebab Anak muda dilarang Miskin dan itu menjadi motto kami di Baba Parfum,” ujar Sem.
Sem juga menuturkan bahwa kata-kata yang sering juga disebutkan Owner Baba Parfum Indonesia Jimmy Nazwar Rao bahwa “Usaha keras tidak akan pernah menghianati Hasilnya” menjadi kenyataan dalam hidup Saya. Dan Syam punya kutipan yang membuat dirinya bersemangat yakni “kayfa akhofu minal faqr wa ana abd al-ghaniy yg artinya Bagaimana aku takut kemiskinan, sedangkan aku adalah hamba dari Yang Maha Kaya”
“Saat saya terjun ke Bisnis Baba Parfum, saya sudah bertekad disinilah Bisnisku yang akan ku bangun dengan tim Baba parfum, meskipun dulunya terseok-seok dan selalu meninggalkan keluarga untuk menjual satu persatu Baba Parfum, dari rumah ke rumah, warung ke warung, bahkan dulunya saya punya prinsip dimana ada orang berkumpul, insyaallah itu merupakan ladang rezeki, bisa saja ada yang membeli atau yang ikut bersama kita menjalankan bisnis Baba Parfum yang memang menguatkan Jaringan Bisnisnya,” Kata Syam Brian.
Syam Brian berharap dengan jabatannya sebagai CEO Baba Parfum, seluruh tim yang ada dapat bersinergi dan kerja keras untuk memajukan Baba Parfum, karena Baba Parfum ini bukan saja ladang Rezeki kita namun dapat dijadikan Ladang pahala kita dengan berbuat Baik untuk merangkul kaum muda yang ingin bergabung sehingga Baba Parfum juga andil dalam mengurangi pengangguran di Tanah Air.
“Amanah CEO Baba Parfum Indonesia ini tidak akan bisa saya emban jika tim tidak saling support, dan jabatan CEO ini akan bermanfaat jika kita semua saling bergandengan tangan menyatukan visi misi kita di Baba Parfum. Dalam kebersamaan 8 Tahun di Baba Parfum pastilah suka duka pernah dirasakan namun hingga saat ini kita masih dapat berdiri dan membangun bisnis ditengah terpaan yang kita rasakan saat ini, kita tetap kuat dan tegar,” pesan Syam Brian.
Syam Brian juga berpesan bahwa kesuksesan tidak hanya milik orang yang berpendidikan tinggi. Dengan tekad, kerja keras, dan bantuan doa dari Orang tua dan keluarga tercinta, kita dapat mencapai impian yang tidak mungkin bagi banyak orang. Mereka yang ingin mencapai kesuksesan harus terus berusaha dan tidak menyerah di tengah-tengah tantangan yang ada. (Sur)
Dalam upaya mempererat tali persaudaraan dan menjaga kerukunan antar umat beragama, Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menyelenggarakan acara Silaturahim Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama di Lapangan Merdeka, Jln. Dr. Sutomo, Sabtu sore (14/3/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, perwakilan partai politik, organisasi kemasyarakatan (Ormas), OKP, LSM, hingga insan pers. Momentum ini menjadi ruang dialog sekaligus ajang memperkuat sinergi antara pemerintah dengan seluruh lapisan elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih, menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman etnis dan budaya yang ada di Kota Tebing Tinggi.
“Kegiatan ini sangat baik kita laksanakan, artinya mempererat, memperkuat silaturahim kita. Karena Kota Tebing Tinggi merupakan kota multi etnis, kita menjadikan kota yang harmonis,” ujar Wali Kota.
Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah sendiri, melainkan butuh dukungan serta doa dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Wali Kota juga menyatakan keterbukaannya terhadap masukan dari masyarakat demi kemajuan daerah.
“Saya tidak mampu bekerja dan berpikir sendiri untuk membangun kota yang kita cintai, menciptakan suasana nyaman. Mari kita ciptakan sinergitas, kondusifitas, tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Saya juga sangat mengharapkan saran serta kritik yang konstruktif dan berdasarkan kebenaran,” tambah Wali Kota.
Mengakhiri arahannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah serta menyambut Idul Fitri bagi seluruh masyarakat yang merayakan. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun kampung halaman dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Ayo bangun pemerintah, layani masyarakat dengan baik, tolong bangun kampung halaman kita. Saya H. Iman Iman Saragih, Wali Kota Tebing Tinggi mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1447 Hijriah, sekaligus menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah,” pungkasnya.
Acara yang berlangsung khidmat ini turut diisi dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat, penampilan sholawat yang menambah kekhusyukan suasana, serta tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustaz Irfan Yusuf menjelang waktu berbuka.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, Dandim 0204/DS Letkol Arh. Agung Pujiantoro, perwakilan Kejari, Wakil Ketua II DPRD Husein, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kakan Kemenag H. Muhammad David Saragih Ketua TP PKK Kota Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, serta jajaran kepala OPD, Asisten, Staf Ahli, camat dan lurah se-Kota Tebing Tinggi, serta tamu undangan lainnya. ( Red )