Beranda blog

Musyawarah Provinsi XII PMI Sumatera Utara Akan Digelar 23-24 Juli 2026, Dihadiri Seluruh Pimpinan PMI Kabupaten/Kota Se-Sumatera Utara

0

MEDAN, gnewstv.id

Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Palang Merah Indonesia Provinsi Sumatera Utara resmi akan diselenggarakan pada hari Kamis-Jum’at, 23-24 Juli 2026, bertempat di Ballroom Hotel Grand Mercure Medan, dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Ajang pertemuan tertinggi organisasi di tingkat provinsi ini akan dihadiri secara lengkap oleh : Pengurus PMI Pusat, Ketua & Seluruh Pengurus PMI SUMUT, Ketua / Wakil Ketua Bidang Organisasi / Sekretaris / Wakil Sekretaris PMI Kabupaten / Kota Se-SUMUT.

Pada acara Pembukaan yang akan dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026 Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, unsur Forkopimda, mitra strategis, serta tokoh masyarakat yang mendukung misi kemanusiaan.

Dalam agenda Musprov ini akan dibahas berbagai hal penting, antara lain: 

– Laporan pertanggungjawaban kinerja  pengurus periode 2021-2026

– Evaluasi pelaksanaan program kerja di seluruh wilayah Sumatera Utara.

– Penetapan arah kebijakan umum dan program kerja lima tahun ke depan.

– Pemilihan Ketua & Formatur  untuk menyusun kepengurusan PMI Provinsi Sumatera Utara periode 2026-2031

“Kita jadikan momen ini sebagai sarana menyatukan langkah dan aspirasi dari seluruh daerah, guna memperkuat gerakan Kepalangmerahan agar semakin tangguh, professional, cepat tanggap, dan tepat sasaran dalam melayani sesama. Semoga Musprov ini berjalan dengan tertib, penuh hikmat, dan melahirkan keputusan yang membawa kemajuan besar bagi kita semua,” ujar DR. H. RAHMAT SHAH.

Seluruh rangkaian kegiatan akan dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PMI serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. PMI Sumatera Utara juga mengharapkan dukungan doa dari seluruh elemen masyarakat demi kelancaran acara ini. (Sur)

Di Duga Pencuri Sawit Pak Jasmen, Suruhan Sinurat Mengakui Perbuatanya dan Membuat Peryataan Di atas Kertas 

0
Gambar : terduga Pelaku Pencurian Tandan Buah Segar milik Pak Jasmen Sragaih ( Opung JS -red )

PEMATANG SIANTAR – gnewstv.id

Empat orang di duga Pelaku Pencurian Tandan  buah Segar Kelapa sawit milik Pak Jasmen Saragih ( Opung JS -red ) di Kelurhan Tanjung Pinggir, Kota Pematang Siantar, 

Berhasil tertangkap oleh Pihak masyarakat dan keamaanan setempat Kebun Kelapa Sawit milik Pak Jasmen Saragaih, pada Kamis, 23/07/2026, sekira pukul 22 .00.Wib malam di areal Pekebunan miliknya 

Peristiwa bermula, saat sejumlah pengamaman Kebun berpatroli di areal tanah dan ladang milik pak Jasmen Saragih, dan selanjutnya berhasil memerogoki 4 org di duga pelaku pencurian Tandan buah Segar kelapa sawit milik Pak JS.

Dan Selanjutnya berhasil membekuk dan membawa para pelaku ke Posko penjgaan miliki pa jasmen yang ada di tempat itu, lalu ke 4 orang  tersebut langsung  membuat dalam bentuk Surat pernytaan memakai materai 10.000 dan membuat rekaman dalam bentuk vidio dan berjannji tidak lagi mengulangi perbuatan mereka mencuri buah kelapa sawit milik pak Jasmen Saragih. ( tim -red ) 

TERIMA KUNKER RESES KOMISI X DPR RI, WALI KOTA TEBING TINGGI DORONG SINERGI PUSAT-DAERAH UNTUK SDM UNGGUL

0

TEBING TINGGI – gnewstv.id

Kota Tebing Tinggi menjadi tuan rumah kunjungan kerja (kunker) reses Komisi X DPR RI dalam Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026. Kedatangan rombongan wakil rakyat yang didampingi jajaran kementerian dan lembaga pusat ini disambut langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, beserta jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, Rabu (22/7/2026).

Mengawali agendanya, rombongan anggota dewan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, S.H., melakukan peninjauan lapangan ke SDN 165735 Tebing Tinggi, SMP Negeri 1 Tebing Tinggi, serta Perpustakaan Daerah. Di setiap lokasi peninjauan, para anggota dewan berdialog langsung dengan tenaga pendidik, siswa, hingga pengelola perpustakaan guna menggali data faktual mengenai kondisi pendidikan dan tingkat literasi masyarakat setempat.

Usai peninjauan lapangan, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi mendalam di Aula Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi. Dalam diskusi tersebut, berbagai isu krusial sektor pendidikan dan kebudayaan mengemuka secara terbuka.

Ketua Tim Kunjungan Kerja MY Esti Wijayati, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda reses ini bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi wadah penting untuk memastikan kebijakan di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, riset, dan literasi benar-benar berpihak pada rakyat.

“Kunjungan kerja ini bukan hanya untuk menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan memberi manfaat nyata. Masukan dari Kota Tebing Tinggi akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional,” ujar MY Esti Wijayati asal dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa Komisi X DPR RI berkomitmen untuk membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya, sehingga setiap masukan dari daerah dapat menjadi bagian dari proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan di tingkat pusat.

Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan rujukan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama pemerintah pada masa sidang berikutnya, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berlandaskan pada data faktual dan kebutuhan riil masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir dari DPR RI benar-benar berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat di daerah. Aspirasi yang kami dengar hari ini akan menjadi bahan rujukan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama pemerintah pada masa sidang berikutnya,” tegas MY Esti Wijayati.

Sementara itu, Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, kehadiran Komisi X DPR RI beserta mitra kerja kementerian menjadi suntikan energi baru bagi Pemko Tebing Tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Wali Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, kebudayaan, dan literasi daerah.

“Kami meyakini bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Dukungan regulasi, program kementerian, dan alokasi anggaran dari pusat akan menjadi dorongan penting bagi Kota Tebing Tinggi untuk mewujudkan visi ‘Tebing Tinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya’,” ungkap Wali Kota.

Beberapa poin utama yang disuarakan dalam diskusi tersebut, antara lain ketimpangan antara pendidikan formal dan non-formal, khususnya bagi guru PAUD yang dinilai belum mendapatkan perlakuan adil, serta perlunya kejelasan regulasi terkait undang-undang perlindungan guru dan kejelasan status guru PPPK. Selain itu, peserta diskusi juga menyampaikan kekhawatiran atas keberlangsungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terancam oleh dinamika pola rekrutmen mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Tak hanya sektor pendidikan, diskusi juga menekankan pentingnya penguatan alokasi anggaran untuk pengembangan kebudayaan daerah, termasuk dorongan revitalisasi museum di Kota Tebing Tinggi sebagai bagian dari pemeliharaan identitas sejarah dan literasi masyarakat.

Pertemuan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari kementerian dan lembaga pusat. Sebanyak lima mahasiswa STIE Bina Karya Tebing Tinggi menerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Selain itu, diserahkan pula Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Pendidikan TA 2026 untuk Pemko Tebing Tinggi, serta Bantuan Riset Inovasi Indonesia Maju (RIIM) dari BRIN kepada LLDIKTI Sumatera Utara.

Guna memperkuat tata kelola riset daerah, Wali Kota Tebing Tinggi juga menerima Naskah Kebijakan Daerah dari BRIN. Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas, acara dilanjutkan dengan penyerahan jawaban tertulis atas sejumlah daftar inventarisasi masalah (DIM) antara Pemko Tebing Tinggi dan Komisi X DPR RI.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri sejumlah anggota Komisi X DPR RI, di antaranya Hj. Himmatul Aliyah, Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, Dr. Sofyan Tan, Adian Yunus Yusak Napitupulu, Bonnie Triyana, Once Mekel, Dr. H. Abdul Fikri Faqih, Dr. Reni Astuti, Dr. drh. Hj. Dewi Coryati, Muhammad Hoerudin Amin, serta Drs. Sabam Sinaga.

Hadir pula perwakilan mitra kerja pusat, antara lain Dirjen Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Dr. Ahmad Najib Burhani, Direktur SMP Kemendasmen Dr. Maulani Mega Hapsari, Asdep Olahraga Kemenpora Yayat Suyatna, Sekretaris Ditjen Kebudayaan Kemenkeb Undri, Wakil Kepala BPS RI Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS RI Dr. Pudji Ismartini, serta Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN Dr. Yopi.

Turut hadir juga, jajaran BRIN, Kemenpora, Kemdiktisaintek, LLDIKTI, Wakil Ketua II DPRD Kota Tebing Tinggi, Husein ST, Pabung Kodim 0204/DS Kapten Inf. P.M. Simanjuntak, Kepala BPS Tebing Tinggi Azantaro, Sekdako Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Reza Agista, Kepala OPD, Camat, dan Kepala Sekolah se-Kota Tebing Tinggi, Ketua Himpaudi Purnama Sitanggang, Ketua Forum PKBM Khairul Ikhsan Siregar, Kwarcab Pramuka Tebing Tinggi Wal’ Ashri, IGI Tebing Tinggi Nadhran H. Siregar, Perwakilan STIE Bina Karya, dan Tim Peliputan Diskominfo. ( Red ) 

BUKA SOSIALISASI DESA BINAAN IMIGRASI, SEKDA TEBING TINGGI MINTA LURAH MAMPU DETEKSI DINI MODUS TPPO DAN TPPM

0

TEBING TINGGI -gnewstv.id 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, resmi membuka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi sebagai langkah konkret memperketat pengawasan dan mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), di Aula Hotel Malibou, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tebing Tinggi, Selasa (21/7/2026).

Acara yang diinisiasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematangsiantar ini diikuti para lurah se-Kota Tebing Tinggi dan sejumlah kepala desa dari Kabupaten Serdang Bedagai, serta dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematangsiantar Benyamin Kali Patempal Harahap, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Erwan Budiawan, perwakilan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tebing Tinggi Zahidin, serta para undangan lainnya.

Dalam arahannya, Sekda Erwin Suheri Damanik menegaskan bahwa perkembangan global yang semakin terbuka menuntut pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengawasan dan mitigasi di tingkat kelurahan maupun desa. Menurutnya, peran lurah dan kepala desa dinilai sangat strategis dalam mengenali kondisi masyarakat, memetakan potensi wilayah, serta mendeteksi sejak dini berbagai indikasi yang dapat mengarah pada praktik perdagangan orang maupun penyelundupan manusia.

“Kelurahan merupakan garda terdepan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, lurah harus aktif melakukan pemetaan wilayah, memperkuat koordinasi dengan perangkat lingkungan, serta menjadi agen edukasi bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri melalui jalur yang tidak resmi,” ujar Sekda.

Sekda mengapresiasi terobosan pembentukan Desa Binaan Imigrasi ini. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Ketenagakerjaan, Disdukcapil, Dinas PPPA, aparat penegak hukum, hingga perangkat kelurahan guna menindaklanjuti amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO.

“Semoga seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi di wilayah masing-masing sehingga masyarakat semakin memahami bahaya perdagangan orang dan pentingnya prosedur migrasi yang aman serta legal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kanim Kelas II TPI Pematangsiantar, Erwan Budiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemerintah desa dan kelurahan mengenai bahaya serta modus operandi TPPO dan TPPM.

“Juga mengoptimalkan peran Desa Binaan Imigrasi sebagai pusat edukasi masyarakat, serta mendukung pengawasan keimigrasian melalui deteksi dini terhadap keberangkatan pekerja migran secara nonprosedural,” jelas Erwan. ( Red ) 

8 Tahun Perjalanan Baba Parfum: Bisnis Asli Putra Lubuk Pakam, Berperan Nyata Tekan Angka Pengangguran di Indonesia

0

LUBUK PAKAM, gnewstv.id 

Tepat genap menginjak usia ke-8 tahun pada Agustus 2026 mendatang, Baba Parfum yang dirintis dan dikembangkan kini tidak hanya berdiri sebagai usaha wangi-wangian yang berkembang pesat, melainkan juga menjadi kekuatan penting dalam membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran di tanah air.

Owner Baba Group Nove Ade Chairi atau yang akrab disapa Ane Marekar didampingi langsung Owner Baba Parfum Indonesia Jimmy Nazwar Rao, Kepada Media, Senin (20/7/2026) Mengatakan Bisnis Parfum ini merupakan milik putra asli Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang yang menanamkan semangat cinta tanah air dan kepedulian terhadap sesama di setiap langkah pengembangan usaha.

Bermula dari langkah sederhana di daerah kelahirannya, usaha yang digagas sejak tahun 2018 ini tumbuh perlahan namun pasti, memegang teguh kualitas produk serta komitmen untuk memberdayakan masyarakat sekitar maupun dari berbagai pelosok daerah di Indonesia.

“Selama delapan tahun perjalanannya, Baba Parfum yang berdiri sejak Agustus 2018 lalu telah membuktikan bahwa usaha yang dibangun dengan semangat bersama masyarakat daerah yang ada di deli serdang juga mampu memberi dampak luas bagi bangsa.

Sepanjang sejarah berdirinya, Baba Parfum telah menyerap ribuan tenaga kerja mulai dari lini produksi, pengemasan, distribusi, hingga jaringan pemasaran yang tersebar dari Sumatera Utara hingga ke berbagai pulau lainnya. Tidak hanya merekrut tenaga kerja tetap, usaha ini juga membuka peluang kemitraan bagi ribuan orang yang ingin memulai usaha sendiri tanpa harus memiliki modal besar, sehingga turut melahirkan pelaku-pelaku usaha baru yang mandiri.

“Saya adalah anak Lubuk Pakam, tumbuh besar melihat bagaimana banyak saudara kita yang memiliki potensi namun kesempatan terbatas. Itulah alasan utama Baba Parfum dibangun: selain menghadirkan parfum berkualitas harga terjangkau, tujuan terbesar kami adalah agar semakin banyak orang bisa bekerja, berpenghasilan, dan mengubah nasib keluarga,” ujar Nove Ade Chairi (Ane Marekar) didampingi Jimmy Nazwar Rao.

Pihaknya menambahkan, komitmen pemberdayaan ini akan terus diperluas seiring dengan rencana pembangunan fasilitas produksi baru dan jangkauan pasar yang semakin luas. Langkah ini sejalan dengan harapan pemerintah daerah maupun pusat agar pengusaha lokal turut berperan aktif dalam program penurunan angka pengangguran serta pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Delapan tahun ini baru permulaan. Ke depannya kami ingin semakin banyak anak-anak daerah, khususnya dari Deli Serdang dan Sumatera Utara, bisa tumbuh bersama kami dan turut berkontribusi memajukan ekonomi Indonesia, Ayo datang dan bergabung untuk memeriahkan Aneversary 8 Tahun Baba Parfum yang akan digelar di Kota Medan” tambah Jimmy Nazwar Rao

Hingga saat ini, dampak nyata dari hadirnya Baba Parfum telah dirasakan tidak hanya oleh para pekerja dan mitra, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di lingkungan sekitar tempat usaha beroperasi. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kerja keras, kejujuran, dan rasa cinta terhadap tanah kelahiran yang ditanamkan oleh kedua tokoh putra Lubuk Pakam tersebut mampu membawa perubahan yang bermanfaat bagi seluruh negeri.(Sur)

Tanaman Jahe Gajah Unit Usaha PMI Deli Serdang di Galang Suka Tumbuh Subur, Siap Dipanen Agustus 2026

0

GALANG, gnewstv.id

Upaya pengembangan unit usaha mandiri Palang Merah Indonesia Kabupaten Deli Serdang terus menunjukkan kemajuan menggembirakan. 

Lahan penanaman Jahe Gajah yang berlokasi di Desa Galang Suka, Kecamatan Galang,Kabupaten Deli Serdang yang digagas Unit Usaha PMI Deli Serdang , kini telah genap berusia 6 bulan sejak masa tanam dimulai pada Februari 2026, dan diperkirakan akan siap sepenuhnya untuk dipanen pada bulan Agustus tahun ini.

Perkembangan tanaman senantiasa dipantau dan dikelola secara optimal di bawah koordinasi Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Penggalangan Unit Usaha, Herman, SE yang bekerjasama dengan PMI Kecamatan Galang yang diketuai P. Rudiyanto, SE, Hingga saat ini seluruh tanaman terlihat tumbuh sehat, subur, dan berkembang pesat sesuai dengan harapan.

Ketua PMI Kabupaten Deli Serdang, Kombes Pol (Pur) Endang Hermawan, S.H didampingi langsung Herman, SE, kepada awak media, Senin (20/7/2026) menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kemajuan yang telah dicapai.

“Alhamdulillah puji syukur, perkembangan tanaman Jahe Gajah di lahan Galang Suka ini sangat baik. Baru berusia enam bulan ditanam sejak Februari lalu, namun kondisinya sangat memuaskan dan kita perkirakan bulan Agustus nanti sudah tiba waktunya untuk panen,” ujar Kombes Pol (Pur) Endang Hermawan, S.H.

Lebih lanjut ia menjelaskan, keberadaan lahan pertanian ini merupakan langkah nyata PMI Deli Serdang untuk membangun kemandirian organisasi beserta rencana pemanfaatan hasilnya yang telah disusun matang.

“Seluruh hasil panen nantinya akan kita alihkan sepenuhnya untuk mendukung operasional dan kegiatan kemanusiaan. Sebagian akan kita jual untuk menambah kas unit usaha guna keberlanjutan program sosial Donor Darah, sebagian lagi disiapkan untuk stok kebutuhan pelayanan kesehatan. Sebagian juga akan kita coba untuk diolah menjadi produk turunan seperti serbuk jahe, permen jahe, dan ramuan kesehatan agar nilai manfaat dan ekonominya semakin tinggi,” jelas Endang Hermawan.

Sementara itu Herman, S.E selaku koordinator kegiatan menambahkan, sebagian hasil juga akan disiapkan sebagai bibit unggul untuk pengembangan lahan tanam seluas lebih besar di musim berikutnya, sekaligus berbagi kepada warga sekitar yang ingin membudidayakan. “Kita terus melakukan pemeliharaan secara rutin dan teliti. Semoga saat panen tiba nanti hasilnya melimpah dan membawa berkah, serta menjadi tonggak dimulainya berbagai pengembangan unit usaha lain yang bermanfaat bagi PMI dan masyarakat luas,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi PMI Di Kabupaten lain di Sumatera Utara khususnya dan Umumnya di Indonesia dengan pemanfaatan lahan pertanian produktif yang sejalan dengan potensi wilayah Deli Serdang, sekaligus memperkuat peran PMI dalam memberdayakan potensi daerah demi kepentingan bersama.( Sur)

PMI Kabupaten Deli Serdang Gelar Aksi Donor Darah Serentak di Lima Lokasi, Sukses Kumpulkan 87 Kantong Darah

0

DELI SERDANG, gnewstv.id 

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Deli Serdang melaksanakan kegiatan rutin ataupun kegiatan sosial donor darah bekerjasama dengan sejumlah pengusaha yang bergerak di berbagai titik wilayah deli serdang, pada Minggu (19/7/2026) kemarin. 

Menurut Ketua PMI Kabupaten Deli Serdang, Kombes Pol (Pur) Endang Hermawan didampingi Ketua Bidang Donor Darah, dr. Silvi Kalia, Senin (20/7/2026) di Markas PMI Deli Serdang mengatakan kegiatan Donor darah ini selalin kegiatan Rutin Tim Donor Darah PMI Deli Serdang, juga adanya kerjasama dari pihak pengusaha, mulai dari lokasi olahraga, Plaza, usaha Wisata kuliner dan sejumlah cafe di Lubuk Pakam.

Dalam satu hari pelaksanaan, tim PMI Deli Serdang berkeliling melayani masyarakat yang ingin berbagi kehidupan di lima lokasi berbeda dengan hasil yang sangat menggembirakan.

1. Di Sport Center Sumatera Utara terkumpul sebanyak 30 kantong darah dari peserta yang datang

2. Di Pasar Kamu, Kecamatan Pantai Labu berhasil memperoleh 12 kantong darah

3. Di Rene Cafe, Tanjung Morawa terkumpul 12 kantong darah

4. Di Suzuya Tanjung Morawa terhimpun 24 kantong darah

5. Di MBG Cafe dan Resto, Lubuk Pakam terkumpul 9 kantong darah

Secara keseluruhan, aksi donor darah hari itu berhasil mengumpulkan total 87 kantong darah yang nantinya akan dikelola dan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pasien di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Deli Serdang dan sekitarnya.

Ketua PMI Kabupaten Deli Serdang, Kombes Pol (Pur) Endang Hermawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang turut berpartisipasi. “Terima kasih yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Deli Serdang, pengelola tempat kegiatan, dan seluruh relawan yang telah meluangkan waktu dan kesehatannya demi sesama. Semangat berbagi inilah yang senantiasa kita jaga terus menerus,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Silvi Kalia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kesiapan PMI Deli Serdang bergerak mendekati masyarakat, bukan hanya menunggu pendonor datang ke kantor. “Kita ingin stok darah aman dan terpenuhi, sekaligus memudahkan warga yang ingin berdonasi. Insya Allah kegiatan serupa akan terus kita jadwalkan secara rutin di lokasi-lokasi lain di seluruh kecamatan Deli Serdang,” tambahnya.

PMI Deli Serdang menghimbau masyarakat yang memenuhi syarat untuk senantiasa mendaftar menjadi pendonor tetap, demi menjaga ketersediaan darah yang cukup di Kabupaten Deli Serdang. (Sur)

El Barino Shah Sosialisasikan Perda Ketentraman dan Ketertiban Umum di Medan Denai, Ajak Masyarakat dan Pemuda Cegah Kenakalan Remaja

0

MEDAN, gnewstv.id

 Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, El Barino Shah, SH., M.H., menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum di Jalan Jermal II, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Daerah yang diselenggarakan bersama DPRD Kota Medan dan Pemerintah Kota Medan, sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketentraman, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.

Acara dihadiri Tokoh masyarakat yang juga Sekretaris PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai Budi Irwansyah Nasution beserta jajaran pengurus, Ketua Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Denai Jumarik bersama pengurus, dan masyarakat warga Kelurahan Denai.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Dr. Hasan Basri, S.Pd., sehingga suasana berlangsung khidmat sebelum memasuki rangkaian acara sosialisasi.

Dalam sambutannya, Sekretaris PAC Pemuda Pancasila Medan Denai, Budi Irwansyah Nasution, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada El Barino Shah di Kecamatan Medan Denai.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak El Barino Shah. Semoga sosialisasi yang disampaikan hari ini dapat memberikan manfaat dan menambah pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban di lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, El Barino Shah SH.MH menjelaskan bahwa Perda Nomor 10 Tahun 2021 mengatur berbagai aspek ketertiban umum, di antaranya tertib jalan, tertib sungai, tertib kesehatan, tertib keamanan, tertib bangunan, hingga ketertiban dan ketenteraman masyarakat secara umum.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi perkembangan anak, terutama di usia sekolah.

“Sebagai orang tua, kita harus terus menjalin komunikasi dengan pihak sekolah agar mengetahui perkembangan anak. Jangan sampai anak-anak kita terjerumus ke dalam pergaulan negatif, termasuk bergabung dengan geng motor yang selama ini sangat meresahkan masyarakat,” tegas El Barino Shah.

Menurutnya, pencegahan kenakalan remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dan seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, El Barino Shah juga mengajak jajaran Ketua ranting Pemuda Pancasila se-Kecamatan Medan Denai untuk menjadi garda terdepan dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Ia berharap para pengurus organisasi dapat membantu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga, seperti jalan rusak, lampu penerangan jalan yang padam, saluran drainase yang bermasalah, maupun persoalan sosial lainnya agar dapat diteruskan kepada pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, El Barino Shah berharap masyarakat semakin memahami isi dan tujuan Perda Nomor 10 Tahun 2021 serta bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan demi terciptanya Kota Medan yang aman, tertib, dan kondusif.(Sur)

Selama Libur Sekolah 2026, Bandara International Kualanamu Layani 421 Penumpang

0

DELI SERDANG, gnewstv.id 

PT Angkasa Pura Aviasi mencatat kinerja operasional yang solid di Bandara Internasional Kualanamu (KNO) selama periode libur sekolah tahun 2026. Dalam kurun waktu 21 hari, tepatnya dari 22 Juni hingga 12 Juli 2026, bandara utama di Sumatera Utara ini berhasil melayani total 421.059 pergerakan penumpang dan 2.998 pergerakan pesawat dengan kondisi aman, tertib, dan lancar.

Tingginya mobilitas masyarakat selama musim liburan ini kembali menegaskan peran strategis Bandara Internasional Kualanamu sebagai pintu gerbang transportasi udara vital di wilayah barat Indonesia, baik untuk konektivitas nasional maupun internasional.

Berdasarkan Data Angkutan Udara (DAU-02), rata-rata jumlah penumpang yang dilayani mencapai 20.050 orang per hari. Dari total keseluruhan, trafik domestik masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 67,1 persen atau sebanyak 282.718 penumpang. Komposisi trafik domestik ini terdiri dari 139.790 penumpang datang, 139.458 penumpang berangkat dan 3.470 penumpang transit.

Sementara itu, trafik internasional mencatat angka yang signifikan sebesar 32,9 persen atau 138.341 penumpang. Angka ini mencerminkan peningkatan konektivitas internasional melalui Kualanamu, dengan rincian 71.999 penumpang datang dan 66.342 penumpang berangkat.

Sejalan dengan pertumbuhan penumpang, aktivitas penerbangan juga menunjukkan stabilitas kinerja dengan rata-rata 143 pergerakan pesawat per hari. Total 2.998 pergerakan pesawat tersebut terbagi menjadi Domestik 1.983 pergerakan (991 kedatangan dan 992 keberangkatan) dan Internasional 1.015 pergerakan (506 kedatangan dan 509 keberangkatan).

Di sektor logistik, bandara juga mencatat volume penanganan yang besar, yaitu 3.670,9 ton bagasi penumpang dan 2.749,2 ton kargo selama periode libur sekolah berlangsung.

Plt. Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, menyatakan bahwa keberhasilan operasional selama periode puncak trafik ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di lingkungan bandara.

“Kami bersyukur operasional Bandara Internasional Kualanamu selama periode libur sekolah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan melayani lebih dari 421 ribu penumpang ini merupakan hasil sinergi antara PT Angkasa Pura Aviasi dengan Otoritas Bandar Udara, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, instansi CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), TNI/Polri, hingga seluruh insan operasional yang bekerja tanpa henti,” ujar Dedy.

Menurut Dedy, PT Angkasa Pura Aviasi menerapkan prinsip 3S+1C (Safety, Security, Services, and Compliance) secara ketat selama periode peningkatan trafik. Pengawasan fasilitas terminal, pengelolaan arus penumpang (passenger flow), hingga proses penanganan bagasi dilakukan secara optimal untuk menjamin kenyamanan pengguna jasa.

“Peningkatan mobilitas masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui perbaikan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan koordinasi. Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien,” tambah Dedy.

Ke depan, PT Angkasa Pura Aviasi akan terus memperkuat konektivitas penerbangan domestik dan internasional, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan kebandarudaraan. Langkah ini bertujuan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat posisi Bandara Internasional Kualanamu sebagai simpul konektivitas udara nasional dan regional yang handal.

Tentang PT Angkasa Pura Aviasi

PT Angkasa Pura Aviasi adalah anak usaha PT Angkasa Pura I yang berfokus pada pengelolaan bandar udara. Perusahaan berkomitmen untuk menyediakan layanan kebandarudaraan yang berkualitas, aman, dan efisien guna mendukung konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah.(Sur)

Ketua LPA Deli Serdang Bekali Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Menjadi “Pahlawan Digital” dalam MPLS

0

DELI SERDANG, gnewstv.id

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang, Junaidi Malik, S.H., membekali ratusan peserta didik baru SMA Negeri 1 Lubuk Pakam melalui materi literasi digital bertajuk “Pahlawan Digital” pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti ratusan siswa baru tersebut bertujuan membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah, sekaligus meningkatkan literasi digital sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan teknologi menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Dalam sesi yang berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, pemutaran ilustrasi kasus, diskusi, dan tanya jawab, Junaidi mengajak para peserta memahami pentingnya menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Menurut Junaidi, MPLS merupakan momentum yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, tanggung jawab, integritas, serta rasa percaya diri kepada peserta didik baru agar mampu berinteraksi secara positif dengan teman, guru, maupun seluruh warga sekolah.

«”Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai karakter, wawasan kebangsaan, serta pemahaman terhadap tata tertib sekolah. Dengan demikian, para siswa siap mengikuti proses pembelajaran dengan semangat, motivasi tinggi, dan memiliki mental yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Junaidi.»

Dalam kesempatan tersebut, Junaidi juga memperkenalkan gerakan “Pahlawan Digital” yang mengusung moto “Berani Melindungi, Berani Menginspirasi, dan Berani Berbuat Baik.” Gerakan ini mengajak para pelajar menjadi generasi yang cerdas memanfaatkan teknologi, bijak menggunakan media sosial, serta berani menjadi pelopor kebaikan di ruang digital.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga menghadirkan berbagai ancaman yang harus diwaspadai oleh anak-anak. Ancaman tersebut antara lain judi online, penipuan daring (scam), pencurian akun, perundungan siber (cyberbullying), penyebaran hoaks, akun palsu, grooming oleh orang asing di internet, penyebaran foto maupun video tanpa izin, phishing, hingga penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

«”Anak-anak harus menjadi pengguna internet yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, jangan mudah membagikan data pribadi, dan jangan takut melapor apabila menjadi korban maupun melihat tindakan yang membahayakan di dunia digital. Jadilah Pahlawan Digital yang mampu melindungi diri sendiri sekaligus menginspirasi orang lain,” pesannya.»

Junaidi menegaskan bahwa pendidikan literasi digital merupakan bagian penting dari upaya perlindungan anak di era modern. Edukasi sejak dini menjadi langkah preventif agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan teknologi maupun menjadi korban berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin kompleks.

Sementara itu, pihak SMA Negeri 1 Lubuk Pakam menyampaikan apresiasi atas kehadiran Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang dalam kegiatan MPLS. Materi yang diberikan dinilai sangat relevan dengan kehidupan pelajar saat ini karena mampu meningkatkan kesadaran siswa untuk menggunakan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi pelajar yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, beretika dalam bermedia digital, serta mampu menjadi agen perubahan positif di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Dengan semangat “Pahlawan Digital”, SMA Negeri 1 Lubuk Pakam bersama Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang berkomitmen mendorong terwujudnya lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun penyalahgunaan teknologi. Dari sekolah inilah diharapkan lahir generasi yang cerdas, tangguh, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.(Sur)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy