Beranda blog Halaman 2

PERMAK Desak Gubsu BOBBY NST Copot Kadis Pendidikan Sumut Karena Adanya Pengutipan SPP di SMA Negeri 1 Medan TA 2025-2026

0

MEDAN, gnewstv.id

Kordinator Persatuan Masyarakat Anti Korupsi (PERMAK), Johan Merdeka mendesak Gubernur Sumatera Utara agar mencopot Kepala Dinas Pendidikan Sumut karena tidak mampu mengatur Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Medan agar memiliki Integritas terhadap Dunia Pendidikan.

Hal ini di sampaikan Johan Merdeka di sela sela aktifitasnya di Sekretariat WRC BIRENDRA PROVINSI SUMATERA UTARA jalan Pintu Air No.10 Medan, Rabu (15/7/2026).

Johan Merdeka yang juga merupakan orang tua dari salah satu siswa SMA NEGERI 1 Medan sangat menyayangkan masih adanya pengutipan uang SPP sebesar 350 ribu dari tahun 2025 s/d 2026, yang tidak jelas peruntukannya.

“Saya selaku orangtua siswa SMA Negeri 1 Medan sangat menyayangkan adanya SPP yang sangat besar itu, dan yang herannya lagi tidak ada laporan dari pihak sekolah peruntukan untuk apa saja, dan ini bisa diduga sebagai pungutan liar (Pungli) karena Kutipan uang SPP itu tidak ada anjuran dari Gubsu,” tegas Johan.

Lagian Gubernur Sumatera Utara Bobby Nst pada awal masa jabatan sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan seluruh kepala sekolah negeri (SMA, SMK, SLB) untuk tidak melakukan pengutipan apapun kepada  orang tua siswa.

Selain itu, Johan Merdeka yang juga merupakan Ketua Media Online Nasional (MON) Sumatera Utara meminta Bobby Nasution agar memecat Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara dan Kepala Sekolah SMA NEGERI 1 Medan serta yang terlibat  melakukan pengutipan SPP tahun 2025-2026.

” Selain memecat Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Medan itu, perlu juga di audit ini kepala sekolahnya kemana saja kutipan SPP yang diduga sebagainpungutan Liar (Pungli) ini dipakainya dan untuk apa saja,” tegas Johan Merdeka geram. (Sur )

PMI Deli Serdang Terus Berinovasi  dan Berkarya

0

DELI SERDANG, gnewstv.id 

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Deli Serdang terus berkomitmen untuk berinovasi dan menghadirkan karya nyata bukan karya kata.

Menurut Ketua PMI Deli Serdang Kombes Pol.(Purn) Endang Hermawan,SH melalui Ketua bidang pengembangan sumber daya dan penggalangan unit usaha Herman,SE kepada wartawan, Selasa (14/7/2026) di Markas PMI Deli Serdang mengatakan Komitmen ini dibuktikan dengan Beragam kegiatan Pengurus dan jajaran PMI Deli Serdang yang secara rutin dilakukan.

“Kegiatan usaha PMI Deli Serdang ini seperti meninjau perkembangan unit usaha yang ada diantaranya penanaman jahe gajah di Desa Galang Suka, kecamatan Galang yang diperkirakan bulan 9 atau bulan 10 tahun ini sudah dapat di penen, selain itu pembuatan kolam budidaya ikan nila dan ikan lele yang memanfaatkan area Markas PMI Deli Serdang yang ada dibelakang,” Ujar Ketua PMI Deli Serdang.

Langkah ini menurut Ketua PMI Deli Serdang merupakan bagian dari upaya PMI Deli Serdang, untuk terus berperan aktif, tidak hanya pada pelayanan kepalangmerahan dan donor darah yang selama ini berjalan baik dan lancar langsung dikordinir oleh Ketua Bidang Donor Darah dr.Silvi Kalia sehingga stok darah di Deli Serdang selslu ada untuk semua golongan darah, tetapi PMI Deli Serdang juga mengemkan program-program mandiri yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Kedepannya PMI Deli Serdang siap dengan Inovasi baru SIAMO WATER yang bersinergi dengan PMI Provinsi Sumatera Utara khususnya pengembangan layanan air bersih dan sanitasi dengan merencanakan pembuatan depot air minum dengan konsumen ayuwarga Deli Serdang dan Untuk itu PMI Deli Serdang memerlukan dukungan dari semua pihak,” tegas Endang Hermawan. 

Harapannya, Dengan adanya inovasi Unit Usaha ini, PMI Deli Serdang kedepannya dapat mandiri dalam segi ekonomi dan dapat menjadi contoh PMI-PMI yang ada di sumatera utara khususnya dan umumnya di Indonesia.(Sur)

Personil PMI Deli Serdang terlibat dalam pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di daerah Bencana 

0

TAPANULI TENGAH, gnewstv.id  Bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumut dan Sumbar akhir November 2025 lalu Membuat kehidupan masyarakat yang terkena bencana berubah total, berbagai fasilitas rusak berat termasuk salah satunya fasilitas air bersih atau air minum.

Palang Merah Indonesia (PMI) dengan bantuan IFRC melakukan program pelayanan air bersih dengan pelaksana tim WASH PMI yang personilnya telah dilatih untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih. 

Tim WASH PMI dalam melaksanakan tugasnya dengan melakukan distribusi air bersih, produksi air bersih, serta pipanisasi. 

Pada awal respon bencana PMI Sumut melakukan distribusi air bersih dengan menggunakan 15 unit mobil Tanki yang beroperasi di kabupaten Tapanuli Tengah dan Sibolga dengan mengambil sumber air pegunungan.

Sedangkan pada Pertengahan Januari 2026 PMI Sumut membuka camp WASH sebagai lokasi produksi pengolahan air bersih yang bersumber dari air sungai. 

Dimasa pemulihan PMI dengan didanai oleh IFRC melalui PMI Sumut melaksanakan program pipanisasi yaitu program mengalirkan air bersih dari sumber air di perbukitan ke permukiman warga dengan membuat bendungan, bak distribusi air dengan menggunakan pipa. 

Dalam program layanan WASH PMI, personil PMI Kabupaten Deli Serdang terlibat hingga pengerjaan program pipanisasi. 

Program pipanisasi dilakukan di 2 wilayah yaitu lingkungan 10 kelurahan Hutabalang kecamatan badiri kabupaten Tapanuoi Tengah dan desa Aek ngadol kecamatan batang Toru kabupaten Tapanuli Selatan.

Pengerjaan pipanisasi di Tapteng dilaksanakan sejak awal Juni 2026 dan berakhir awal Juli 2026 dengan membuat bendungan, bak distribusi dan instalasi pipa HDPE sejauh 300 meter. Saat ini tim WASH PMI sedang dalam proses pengerjaan instalasi pipa HDPE sejauh 1400 meter. 

Dalam pengerjaan program ini PMI secara bergotong royong bersama masyarakat agar penyelesaiannya sesuai target. Harapannya fasilitas air bersih dan air minum dapat bermanfaat bagi masyarakat.(Sur)

PASTIKAN TEPAT SASARAN, WALI KOTA TEBING TINGGI TINJAU PENYALURAN BANTUAN BERAS TAHAP PERTAMA 

0

TEBING TINGGI -gnewstv.id 

Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi mulai menyalurkan bantuan beras premium tahap pertama bagi keluarga kurang mampu secara serentak di seluruh kelurahan, Jumat (10/7/2026). Untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, meninjau langsung pelaksanaan penyaluran di Kantor Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, dan Kantor Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Plt. Kepala Dinas Sosial Tigahara Hasibuan, serta para camat dan lurah setempat. Di sela-sela peninjauan, Wali Kota juga menyempatkan diri berdialog dengan warga penerima manfaat untuk mendengar langsung aspirasi serta kondisi perekonomian mereka di lapangan.

Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Tebing Tinggi terhadap warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat.

“Program beras bagi keluarga kurang mampu ini mengakomodasi masyarakat yang telah terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), namun belum menerima bantuan dari Kementerian Sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” ujar Wali Kota di sela peninjauan.

Wali Kota menambahkan, pemenuhan kebutuhan pangan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Melalui alokasi bantuan beras premium masing-masing sebanyak 5 kilogram kepada 10.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Pemko Tebing Tinggi berharap dapat secara nyata mengurangi beban ekonomi harian masyarakat.

“Melalui penyaluran bantuan beras sebanyak 5 kilogram kepada 10.000 Keluarga Penerima Manfaat ini, kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta meringankan beban ekonomi keluarga. Ini adalah program prioritas kami di bidang sosial yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Wali Kota.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, Tigahara Hasibuan, menjelaskan bahwa program ini berjalan berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Sosial TA 2026 dan Keputusan Wali Kota Nomor 100.3.3.3/755 Tahun 2026 tentang Penetapan Alokasi dan Penerima Bantuan Pangan melalui Program Beras bagi Keluarga Kurang Mampu Tahun 2026. Ia menerangkan bahwa setiap KPM nantinya akan menerima bantuan beras premium dalam tiga tahap penyaluran.

“Setiap Keluarga Penerima Manfaat menerima bantuan beras premium sebanyak 5 kilogram pada setiap tahap penyaluran. Program ini dilaksanakan dalam tiga tahap, dan tahap pertama dimulai pada hari ini, 10 Juli 2026, di seluruh kelurahan se-Kota Tebing Tinggi,” jelas Tigahara Hasibuan.

Lebih lanjut, Tigahara merinci bahwa total 10.000 KPM tersebut tersebar di lima wilayah kecamatan. Adapun sebarannya meliputi Kecamatan Rambutan sebanyak 2.302 KPM, Kecamatan Padang Hilir sebanyak 2.220 KPM, Kecamatan Bajenis sebanyak 2.044 KPM, Kecamatan Padang Hulu sebanyak 1.960 KPM, dan Kecamatan Tebing Tinggi Kota sebanyak 1.474 KPM. 

Lebih lanjut, Tigahara Hasibuan mengatakan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyediaan bantuan pangan dari Pemko Tebing Tinggi.

Di akhir laporannya, Tigahara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu kelancaran distribusi sekaligus memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Secara keseluruhan, proses penyaluran bantuan sosial di sejumlah titik kelurahan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. ( Red ) 

Buntut Intimidasi Ruang Redaksi, Wilson Lalengke Seret Kuasa Hukum Martin Tampubolon ke Mabes Polri

0

Jakarta – gnewstv.id 

Langkah hukum tegas diambil oleh Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN PPWI) dalam menjaga marwah kemerdekaan pers di tanah air. Pada Kamis, 9 Juli 2026, organisasi profesi jurnalis warga ini resmi mengadukan seorang advokat asal Pekanbaru, Khairul Ahmad, S.H., M.H., ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri).

Laporan Pengaduan Masyarakat (DUMAS) dengan nomor 003/PPWI-NASIONAL/LAPDU/VII-2026 tersebut diajukan langsung oleh Ketua Umum DPN PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A. Dalam penyerahan berkas di Mbes Polri tersebut, Wilson Lalengke tidak sendirian; ia didampingi oleh Wakil Sekretaris Jenderal PPWI, Julian Caesar, dan seorang anggota PPWI lainnya, Sudirlan. Mereka bersama-sama mengawal aduan atas dugaan tindak pidana pengancaman, intimidasi, serta upaya sistematis menghalangi tugas jurnalistik.

*Duduk Perkara dan Dugaan Intimidasi*

Persoalan ini berakar dari somasi atau peringatan hukum yang dilayangkan oleh Khairul Ahmad selaku kuasa hukum dari seorang pejabat bungul di Pemko Pekanbaru bernama Martin Manoluk Tampubolon. Melalui Surat Hak Jawab dan Somasi Nomor 35/ADV/SK-KA/HJ-SP/VI/2026 tertanggal 24 Juni 2026, sang pengacara memprotes berbagai pemberitaan media yang menyoroti dugaan perilaku menyimpang atau tidak terpuji dari sejumlah pejabat publik. Laporan jurnalistik yang dipersoalkan tersebut menguliti rekam jejak Martin Manoluk Tampubolon, istrinya yang bernama Putri Arum, serta Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Pihak PPWI menilai bahwa substansi somasi tersebut telah melampaui batas kepatutan hukum dan mengarah pada tindakan koersif. Pada poin nomor 4 bagian peringatan surat tersebut, Khairul Ahmad secara sepihak mematok tenggat waktu bagi media, menuntut Wilson Lalengke untuk menghapus (take down) seluruh produk pemberitaan dan pernyataan terkait kliennya di media siber maupun jejaring sosial dalam waktu 1×24 jam tanpa sisa. Jika tidak dituruti, ia mengancam akan memproses kasus tersebut ke jalur hukum.

Bagi PPWI, pemaksaan penghapusan karya jurnalistik di bawah ancaman proses hukum berdurasi 24 jam adalah bentuk intervensi kasar terhadap ruang redaksi dan bentuk pembungkaman ekspresi bagi warga negara yang dilindungi undang-undang.

*Suara Lantang Menolak Pembungkaman Redaksi*

Ditemui seusai menyerahkan berkas laporan di gedung Bareskrim Polri, Wilson Lalengke menyampaikan pernyataan kerasnya. Ia menegaskan bahwa jurnalis tidak boleh tunduk pada pola-pola gertakan hukum yang bertujuan menyembunyikan kebenaran dari mata publik.

“Intimidasi yang ditujukan ke ruang redaksi dan hasil pemberitaan merupakan sebuah kejahatan nyata terhadap hak-hak rakyat. Tindakan semacam ini secara langsung merusak dan mengancam sendi-sendi demokrasi yang telah kita perjuangkan dengan darah dan air mata melalui reformasi,” ujar alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu dengan tegas.

Wilson Lalengke memaparkan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers telah menyediakan jalur yang sangat beradab jika ada pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan, yakni melalui mekanisme Hak Jawab dan Hak Koreksi, bukan dengan memaksa melakukan penghapusan total. Oleh karena itu, ia meminta institusi kepolisian bertindak objektif.

“Kami meminta dengan sangat kepada Kapolri dan Kabareskrim Polri beserta jajaran penyidik untuk memberikan perhatian serius. Tindak tegas oknum-oknum pengacara yang gemar menyalahgunakan surat somasi sebagai alat untuk meneror media dan jurnalis di pelosok negeri ini. Hukum tidak boleh menjadi tameng bagi para pencari restu kekuasaan untuk menghapus jejak digital mereka,” tambah tokoh pers nasional ini.

*Menakar Kemerdekaan Berpikir melalui Lensa Filosofis*

Upaya pemberangusan informasi dengan intimidasi dan pengancaman terhadap penulis atau jurnalis sejatinya merupakan pertempuran klasik yang telah diulas oleh para pemikir besar dunia selama berabad-abad. Ketika sebuah kekuatan mencoba mendikte apa yang boleh dan tidak boleh diketahui oleh masyarakat, esensi kemanusiaan itu sendiri sedang dipertanyakan.

Filsuf asal Inggris, John Stuart Mill (1806-1873), dalam esai monumentalnya On Liberty, menuliskan argumen yang sangat kuat mengenai kebebasan berpendapat. Mill menyatakan bahwa membungkam sebuah opini atau berita adalah bentuk kejahatan khusus karena hal itu merampas hak generasi umat manusia. Jika opini publik atau berita itu benar, masyarakat kehilangan kesempatan menukar kekeliruan dengan kebenaran.

Namun, jika berita itu salah, masyarakat kehilangan hal yang tak kalah berharga: persepsi yang lebih jelas tentang kebenaran yang lahir dari benturannya dengan kekeliruan. Pemaksaan take down berita dalam 24 jam adalah wujud nyata dari keponggahan yang merasa diri paling benar (assumption of infallibility).

Senada dengan itu, pemikir pencerahan Prancis, Voltaire (1694-1778), membela hak berekspresi secara mutlak lewat prinsipnya yang abadi: “Saya mungkin tidak setuju dengan apa yang Anda katakan, tetapi saya akan membela sampai mati hak Anda untuk mengatakannya.” Konsep ini mengajarkan bahwa dialog dan sanggahan adalah satu-satunya cara sah untuk merespons gagasan atau tulisan yang tidak kita sukai, bukan dengan ancaman pidana sepihak.

Di era modern, filsuf Jerman Jürgen Habermas (1929-2026) memperkenalkan konsep “Ruang Publik” (The Public Sphere). Menurut Habermas, demokrasi yang sehat mensyaratkan adanya ruang bebas di mana warga negara dapat berdiskusi secara rasional dan kritis mengenai urusan publik serta perilaku para pemimpin mereka tanpa rasa takut.

Ketika ruang redaksi diintervensi oleh ancaman hukum dari kuasa kelompok tertentu, ruang publik tersebut menjadi terdistorsi dan rusak. Pers, dalam hal ini, bertindak sebagai pilar utama yang menjaga ruang publik tersebut agar tidak ambruk oleh kesewenang-wenangan.

*Menanti Ketegasan Hukum*

Dalam tuntutan resminya, DPN PPWI meminta Bareskrim Polri segera memanggil dan memeriksa Khairul Ahmad atas dugaan pelanggaran Pasal 18 ayat (1) UU Pers. Pasal tersebut secara eksplisit mengancam siapapun yang sengaja menghambat atau menghalangi pelaksanaan kemerdekaan pers dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda maksimal Rp 500.000.000.

Walaupun profesi advokat memiliki hak imunitas dalam membela klien, PPWI mengingatkan bahwa imunitas tersebut otomatis gugur jika tindakan yang dilakukan justru melanggar undang-undang lain dan menabrak hak konstitusional warga negara. Kasus ini kini menjadi ujian penting bagi penegakan hukum tata pers di Indonesia tahun 2026. (TIM/Red)

Oplos Tabung Gas Subsidi 3 Kg Ke Tabung Gas Non Subsidi 12 Kg dan 50 KG, Polres Binjai Diduga Tangkap Lepas Agen Gas Subsidi PT.BSE

0

BINJAI, gnewstv.id

Masyarakat jalan Randu Lingkungan 3, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara yang merupakan pengguna Tabung Gas Subsidi 3 Kg dalam beberapa pekan ini merasa resah, pasalnya tabung Gas yang mereka beli dari Agen PT.BSE diduga isi tabungnya sudah dikurangi alias di Oplos.

Berdasarkan keresahan dan laporan masyarakat inilah, petugas kepolisian Polres Binjai yang dipimpin Kanit Ekonomi Magistra dari Satreskrim Polres Binjai yang menerima laporan langsung turun ke Tempat Lokasi Perkara(TKP) agen Gas PT BSE yang ada di jalan Randu Lingkungan 3, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Saat Polisi melakukan penggerebekan, pada Selasa (7/7/2026) dini hari sekira pukul 01.30 Wib, dengan membawa 1 unit mobil Pick-up, 1 unit mobil pribadi merek Agya, Tabung Gas 50 Kg dan 3 Kg dan alat pengoplos Gas subsidi yang disedot ke tabung Gas Non Subsidi ini, langsung disaksikan warga setempat, dengan harapan lokasi Agen Gas Subsidi milik YH itu ditutup permanen karena sangat merugikan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Menurut salah seorang warga yang enggan disebut namanya, mereka sangat senang atas tindakan petugas kepolisian polres Binjai yang menggerebek lokasi Agen Gas Subsidi PT.BSE yang diduga melakukan pengoplosan Tabung Gas Subsisi 3 kg ke Tabung Gas Non Subsidi 12 Kg dan 50 Kg untuk keuntungan pribadi.

Selain itu menurut warga , lokasi pengoplosan yang di lakukan di tengah pemukiman warga ini sangat mengancam karena bisa mengakibatkan ledakan dan kebakaran jika proses pengoplosan terjadi kesalahan.

“Kami sangat senang sekali bang, saat pihak kepolisian Polres Binjai melakukan penggrebekan agen Gas Subsidi milik PT.BSE dengan mengangkut semua barang buktinya ke Mapolres Binjai, dan lokasi pengoplosan Tabung Gas Subsidi ini bisa ditutup permanen, sebab lokasinya ditengah pemukiman warga yang takut bisa terjadi ledakan dan kebakaran,” ujar salah seorang warga.

Namun warga yang mendengar informasi, bahwa Barang bukti dipulangkan dan Pemilik Agen Gas Subsidi juga dikeluarkan alias bebas dari jeratan hukum, warga sangat kecewa.

“kami selaku warga sangat kecewa kepada pihak polres Binjai, yang mana sehari setelah penggrebekan dan penangkapan pemilik Agen Gas Subsidi PT.BSE inisial YH, atau pada hari Rabu 8 Juli, seluruh barang bukti dipulangkan dan Hari Kamisnya 9 Juli Pemilik Agen Gas PT BSE , YH juga dikeluarkan alias dibebaskan, ya kami dengar, kuat dugaan adanya uang pelicin atau uang koordinasi sebesar Ratusan Juta rupiah, kan ini namanya tangkap lepas,” ujar Warga kesal.

Warga jalan Randu Lingkungan 3, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai berharap Kapolres Binjai AKBP R Bimo Moernanda yang baru dapat menyelidiki kasus Dugaan tangkap lepas para Oknum anggota kepolisian Polres Binjai ini.

Dari pantauan Wartawan di lokasi Penggrebegan Agen Gas Subsisi PT.BSE yang diduga mengoplos Tabung gas Subsidi 3 Kg ke Tabung Gas Non Subsidi 12 Kg dan 50 Kg, Lokasinya sudah tutup, dan warga serta pemerintah kelurahan akan terus memantau jikalau aktifitasnya kembali dibuka.

Dengan adanya dugaan tangkap lepas Agen Gas Subsidi PT.BSE ini, warga dan elemen masyarakat lainnya akan melaporkan oknum polisi Polres Binjai tersebut ke Propam Polda Sumatera Utara dengan bukti-bukti video yang ada. (Sur)

PMI Evakuasi 5 Korban Luka Lakalantas Tabarakan Becak Barang Bawa Rombongan Dengan Sepedamotor 

0

BATANG KUIS, gnewstv.id 

Tim Reaksi Cepat Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Deli Serdang, yang mendapat informasi kejadian Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) Becak Motor yang membawa rombongan anak dan ibu yang akan pergi berenang bertabrakan dengan sepedamotor di jalan Sultan Serdang Ateri Bandara Kualanamu, Selasa (7/7/2026) sekira pukul 11.00 wib langsung turun ke Lokasi Kecelakaan.

Petugas PMI masing-masing Resi, ardi, Yoko, Mirza, dadang yang menerima informasi dari petugas pemadam Kebakaran (Damkar) dan PSC 119 langsung melakukan evakuasi korban membantu petugas Damkar dan PSC 119 yang lebih dahulu dunlokasi kejadian.

Sebanyak 5 orang korban, masing-masing 4 orang dewasa dan Anandita Nada Tanjung (10) Anak kecil asal Kecamatan Beringin di evakuasi menggunakan ambulan PMI  dan Ambulan Pemerintahan Desa Kabupaten Deli Serdang ke Rumah Sakit Patar Asih yang mrupakan Rumah Sakit terdekat dari Lokasi Kejadian.

Kelima korban luka-luka langsung mendapatkan penanganan intensif dari tim medis Rumah Sakit Patar Asibyang ada di Kecamatan Beringin.

Menurut salah seorang petugas PMI Kabupaten Deli Serdang, Resi mengatakan Kecelakaan lalulintas ini informasinya terjadi tepat di depan Perusahaan Gatrans di lajur lalulintas yang sama atau 1 kilometer menju gerbang Bandara Kualanamu.

“Kecelakaan Lalulintas Becak Barang yang bawa rombongan ini bertabarakan denagn pengendara sepedamotor tepat di depan perusahaan Pengiriman Barang Logistis via Bandara Kualanamu, Gudang Gatrans, kedua kendaaraan ini sama-sama kencang dan tidak fokus, sehingga kecelakaan terjadi,” Ujar Resi.

Hingga saat ini, informasi yang diterima awak media, kelima korban yang sempat dirawat di Rumah Sakit Patar Asih sudah dapat dipulangkan ke rumah masing-masing. (Sur)

Fun Walk HUT Deli Serdang Ke 80 Dan HUT APKASI Ke 26, UPD PMI Deli Serdang Buka Stand Donor Darah dan Kumpulkan 70 Kantong Darah

0

DELI SERDANG, gnewstv.id 

 Moment Penting Fun Walk atau Jalan Santai HUT Deli Serdang Ke 80 dan HUT APKASI ke 26, Unit Pengelola Darah (UPD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Deli Serdang bersama Pengurus PMI Deli Serdang ikut ambil bagian dalam memeriahkan Kedua Hari Ulang Tahun tersebut dengan membuka stand donor darah dan juga mensosialisasikan betapa penting dan sehatnya tubuh kita jika rutin mendonorkan darah setiap 3 bulan sekali. 

Stand donor darah UPD PMI Deli Serdang yang berada di Tenda Kegiatan Olah Raga Fun Walk yang digelar di Alun-alun Pemkab Deli Serdang, Jum’at (3/7/2026) mendapat sambutan antusias dari peserta Fun Walk yang diikuti Ribuan peserta, namun tidak Peserta Fun Walk yang mendonorkan darahnya hanya peserta yang memenuhi Syarat saja. 

Pihak UPD PMI Deli Serdang yang di dampingi Pengurus PMI Deli Serdang Masing-masing Suprayitno, Dr.Silvi dan Dr.Indra, selain Menggelar Donor Darah sekaligus mensosialisasikan kepada peserta Fun Walk bahwa Donor Darah sangat baik dan sehat jika rutin dilakukan. 

“Donor darah yang selalu rutin 3 bulan dilakukan akan membuat tubuh kita sehat, karena darah merah kita yang di donorkan itu akan berganti dan merangsang pertumbuhan sel darah merah baru, melancarkan sirkulasi, menyeimbangkan kadar zat besi, serta menurunkan risiko penyakit jantung,” Ujar Dr.Indra.

Selain itu Dr.Indra juga menyampaikan syarat-syarat Sebelum melakukan donor darah, mulai dari Syarat cukup umur (minimal 17 tahun), berat badan memadai, dan memiliki tekanan darah normal. 

Setelah melakukan sosialisasi, tim UPD yang menerima pendonor darah berhasil mendapatkan 70 kantor darah dengan golongan A,B dan O sehingga menambah pasokan darah yang dibutuhkan di Kabupaten Deli Serdang.

Selain itu Suprayitno selaku pengurus PMI Deli Serdang mengucapkan Selamat HUT Deli Serdang ke 80 dan HUT APKASI ke 26, dimana kedua momen yang bersejarah ini dapat menjadi Kabupaten Deli Serdang lebih maju dan lebih baik lagi.

“PMI Deli Serdang berharap dengan kedua momen ini, PMI Deli Serdang dapat terus bersinergi atas kebijakan Pemerintah Kabupaten Deli Setdang bahkan tetap solid mendukung Program-Program Bapak Bupati Deli Serdang dr.Asri Ludin Tambunan,” kata Suprayitno.( Sur )

PERINGATAN HARI JADI KE-109 KOTA TEBING TINGGI: WALI KOTA PAPARKAN CAPAIAN STRATEGIS DALAM PARIPURNA DPRD HINGGA PENYERAHAN BANTUAN PERTANIAN DI HALAMAN BALAI KOTA

0

TEBING TINGGI – gnewstv.id

Pemerintah Kota bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tebing Tinggi menggelar rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke-109 pada Rabu (1/7/2026). Peringatan bersejarah yang menandai perjalanan kota sejak berdiri secara administratif pada 1 Juli 1917 ini dipusatkan di dua lokasi utama, yakni Ruang Sidang Paripurna DPRD dan Halaman Balai Kota Tebing Tinggi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Tebing Tinggi. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Sakti Khaddafi Nasution bersama para Wakil Ketua dan jajaran anggota dewan. Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih dan Wakil Wali Kota H. Chairil Mukmin Tambunan, serta Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Achmad Fadli.

Turut hadir jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), diantaranya Komandan Kodim 0204/Deli Serdang, Kapolres Kota Tebing Tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, dan Ketua Pengadilan Agama. Hadir pula para Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada masanya, Sekretaris Daerah, instansi vertikal, pimpinan perangkat daerah, pimpinan partai politik, akademisi, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Bertepatan dengan momen hari jadi kota tersebut, Wali Kota H. Iman Irdian Saragih dalam sambutannya di pada rapat paripurna menyempatkan diri untuk memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 kepada institusi Kepolisian yang diperingati pada tanggal yang sama.

“Saya H. Iman Irdian Saragih, Wali Kota Tebing Tinggi dan Bapak H. Chairil Mukmin Tambunan, Wakil Wali Kota Tebing Tinggi beserta jajaran Pemerintah Kota Tebing Tinggi juga mengucapkan selamat ‘HUT Bhayangkara KE-80’. Semoga Polri semakin dipercaya masyarakat sebagai sahabat dan mitra dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Wali Kota Iman Irdian Saragih.

Wali Kota menambahkan bahwa peringatan hari jadi kota ini merupakan momen penting bagi seluruh elemen daerah untuk memperkokoh tekad pembangunan.

“Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke-109 tahun 2026 adalah momentum yang sangat penting, bukan hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga saat yang tepat untuk mengenang sejarah, merenungkan perjalanan, serta memperkokoh tekad kita dalam membangun Kota Tebing Tinggi yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Peringatan Hari Jadi ke-109 ini mengusung tema “109 Tahun Tebing Tinggi Maju Bersama Rakyat untuk Masyarakat Tebing Tinggi Sejahtera”. Dalam pidatonya, Wali Kota memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan daerah yang mengalami tren positif. Salah satu yang paling menonjol adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tebing Tinggi yang melesat dari angka 76,68 pada tahun 2024 menjadi 79,26, yang mencerminkan taraf hidup masyarakat yang semakin sehat dan berpendidikan.

Selain IPM, persentase angka kemiskinan di Tebing Tinggi berhasil ditekan dari 8,79% pada tahun 2024 menjadi 8,74%. Dari sektor makroekonomi, tingkat inflasi daerah per Mei 2026 berada di posisi yang cukup terkendali yakni sebesar 0,89%, yang menunjukkan stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar lokal terjaga dengan sangat baik. Pemerintah kota juga mengumumkan keberhasilan signifikan dalam penanganan stunting, di mana prevalensi stunting pada triwulan terbaru tahun 2026 berhasil diturunkan menjadi 1,46% dari tahun sebelumnya yang berada di angka 1,53%.

Tidak hanya unggul dalam pembangunan fisik dan sosial, generasi muda serta aparatur Tebing Tinggi terpantau menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Pada ajang MTQ KORPRI Provinsi Sumut 2026, perwakilan Tebing Tinggi menyabet Juara I Cabang Hifzh Al-Qur’an Golongan Surah Al-Baqarah Wanita dan Juara I Cabang Khat Al-Qur’an Golongan Kaligrafi Kontemporer Digital Wanita. Prestasi serupa juga diukir oleh para pelajar dari KUA Kecamatan Tebing Tinggi Kota, SDN 164518, serta SMKN 3 Tebing Tinggi di bidang keagamaan.

Kendati mengantongi banyak prestasi, Wali Kota mengingatkan bahwa perjuangan belum usai karena tantangan masa depan masih membentang luas. Untuk menakhodai arah pembangunan ke depan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengukuhkan visi “Tebing Tinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya”. Visi besar ini akan diakselerasi melalui enam misi utama, yang berfokus pada peningkatan layanan kesehatan, penguatan kualitas SDM dan inovasi, pemantapan ketahanan ekonomi inklusif, peningkatan tata kelola pemerintahan, penguatan ketahanan sosial-religius, hingga peningkatan kesejahteraan ASN maupun non-ASN.

Kemeriahan Hari Jadi ke-109 ini pun dirasakan langsung oleh masyarakat luas lewat rangkaian festival dan pelayanan publik yang digelar sejak 10 Juni s.d. 1 Juli, seperti senam Germas, donor darah, tabligh akbar, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, pasar pengendalian harga, pameran UMKM, hingga pesta hiburan rakyat. 

Diakhir sambutannya di ruang paripurna, Wali Kota Iman Irdian Saragih menitipkan pesan mendalam mengenai esensi gotong royong dan kebersamaan kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Perjalanan 109 tahun ini merupakan kisah tentang kebersamaan. Tentang bagaimana kita menyatukan langkah, menyisihkan perbedaan, dan saling menguatkan demi terwujudnya ‘Tebing Tinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya’. Mari kita jaga semangat ini. Kita lanjutkan kolaborasi lintas sektor, lintas generasi, dan lintas batas, guna mewujudkan Tebing Tinggi menuju kota yang ‘Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur’,” pungkasnya.

Usai merampungkan agenda Sidang Paripurna di gedung dewan, rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Peringatan Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke-109 yang digelar di Halaman Balai Kota Tebing Tinggi pada Rabu siang. Seluruh jajaran pejabat penting, mulai dari Staf Ahli Gubernur, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, pimpinan perbankan, instansi vertikal, Ketua MUI, alim ulama, hingga perwakilan media kembali memadati area halaman Balai Kota.

Mengawali pidatonya di hadapan publik terbuka, Wali Kota Tebing Tinggi kembali mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat kesehatan dan kesempatan yang diberikan.

“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, pada pagi hari ini kita dapat mengikuti rangkaian Peringatan Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke-109 dalam keadaan sehat dan penuh semangat. Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke-109 kepada seluruh masyarakat. Semoga momentum ini semakin memperkuat rasa cinta kita kepada daerah yang kita banggakan serta mempererat persatuan dalam membangun masa depan Kota Tebing Tinggi,” ucap Wali Kota.

Wali Kota juga merefleksikan bahwa usia 109 tahun merupakan sebuah rekam jejak historis yang amat panjang. Kota Tebing Tinggi lahir dari tumpah darah, perjuangan, pengorbanan, dan kerja keras yang diwariskan oleh para pendahulu bangsa. Guna meneruskan estafet perjuangan tersebut, perayaan terbuka di Halaman Balai Kota ini memantapkan komitmen jangka panjang daerah melalui visi pembangunan yang murni. Wali Kota menggarisbawahi bahwa parameter keberhasilan sebuah daerah tidak boleh terjebak pada modernisasi infrastruktur fisik semata.

“Kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kualitas manusianya, kekuatan ekonominya, kepedulian sosialnya, serta semangat kebersamaan masyarakatnya. Karena itu, Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan terus berupaya menghadirkan pembangunan yang inklusif, pelayanan yang semakin baik, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan,” jelas Wali Kota menambahkan.

Mengingat kompleksnya tantangan zaman, Wali Kota menyerukan imbauan terbuka kepada segenap elemen sektoral, mulai dari kalangan ASN, TNI, Polri, pelaku usaha, akademisi, pemuka agama, pemuka adat, hingga kelompok pemuda dan perempuan untuk memperkuat konsolidasi dan menepikan segala bentuk perbedaan egoistik. 

Warga diajak proaktif merawat aspek keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kerukunan beragama sebagai modal dasar pembangunan kota.

Di akhir sambutannya, Wali Kota menegaskan kembali bahwa kerja sama yang solid antar instansi dan masyarakat adalah motor penggerak utama daerah menuju kejayaan masa depan.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Pembangunan yang berhasil lahir dari sinergi dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan itulah kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan membawa Kota Tebing Tinggi menjadi kota yang semakin maju, religius, makmur, dan sejahtera. Akhirnya, marilah kita terus melangkah bersama dengan semangat persatuan, kerja keras, dan gotong royong,” pungkas Wali Kota Tebing Tinggi mengakhiri sambutannya.

Sebagai wujud apresiasi nyata dalam perayaan di halaman Balai Kota tersebut, acara dilanjutkan dengan serangkaian prosesi seremonial dan penyaluran bantuan sosial-ekonomi secara simbolis. Acara dimeriahkan dengan pelepasan balon ke udara dan pemotongan nasi tumpeng sebagai tanda syukur bersama.

Selanjutnya, Pemerintah Kota Tebing Tinggi menyerahkan berbagai apresiasi berupa pemberian hadiah lomba, jaminan perlindungan sosial berupa bantuan BPJS Ketenagakerjaan, serta dukungan modernisasi sektor agraria berupa penyerahan bantuan traktor Elshinta dan alat-alat pertanian penunjang kepada kelompok tani lokal. ( Red ) 

Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem Bersama PMPKKBSUSU Gelar Syukuran Penutupan Galian C Sungai Ular 

0

Deli Serdang, gnewstv.id – Bantaran sungai ular akibat Galian C atau Galian Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan hanya memikirkan Keuntungan pribadi dalam beberapa tahun ini benar-benar menjadi sorotan masyarakat karena mengancam kehidupan masyarakat akan banjir besar bilamana bantaran sungai ular tetsebut jebol.

Sehingga atas keluhan masyarakat itu jadi konsentrasi Pihak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang berusaha Menindak dan menertibkan Pelaku Galian C dalam beberapa bulan terakhir sehingga seluruh galian C di bantaran sungai Ular ditindak dan ditertibkan secara total 

Sebanyak Limaratusan masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Peduli Keutuhan Dan Kelestrian Bantaran Sungai Ular Sumatera Utara ( PMPKKBSUSU ) dari lima Kecamatan, masing-masing Kecamatan Pantai Labu, Betingin, Lubuk Pakam, Pagar Merbau dan Galang menggelar Pesta rakyat dan syukuran serta menyantuni 350 anak yatim yang digagas Satgas Elang Biru  DPP Garpu Nasdem, Di Jalan Sempurna, Desa Sidodadi R, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (25/6/2026).

Hadir dalam acara syukuran dan pesta rakyat tersebut, Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan diwakilkan Kepala Dinas Sosial Yusnaldi, Kepala Balai BBWSS II Medan Feriyanto Pawenrusi,ST, MT Beserta rombongan, Kapolresta deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana S.IK, M.Si, yang diwakili Wakapolsek Beringin Iptu Kurnia, Perwakilan Denpom I/1-3 Lubuk Pakam, Perwakilan Dandim 0204/DS, Ketua DPD Papera Sumut Suratman didampingi Ketua DPC Papera DELI serdang Deny Agustian.

Sebelum masuk ke lokasi acara, seluruh tamu undangan disambut dengan tarian reok dan wayang orang sebagai wujud pelestarian budaya jawa yang ada di desa tersebut, sekaligus seluruh tamu undangan mendapat kalungan bunga penghormatan dari Ketua PMPKKBSUSU Naryo dan Dansatgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem Jaiman Supnur alias Okky yang juga sebagai Penasehat PMPKKBSUSU, serta siraman bunga tepung tawar dari para ibu pengajian di desa setempat.

Dalam Acara tersebut Jaiman Supnur selaku Dansatgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem  yang juga penasehat PMPKKBSUSU Memabawa Doa syukuran dalam pesta rakyat Penutupan Lokasi Galian C yang sekaligus dirangkai dengan penyanyunan 350 anak yatim.

Selanjutnya Jaiman Supnur juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Bupati Deli Serdang dan Forkopimda lainnya yang telah melakukan penutupan lokasi galian C bersama masyarakat yang tergabung dalam PMPKKBSUSU dan Ormas Papera Deli Serdang yang selama ini terus berkoordinasi dan menbuat pengaduan secara tertulis dan lisan sehingga terwujudla penutupan lokasi Galian C tersebut.

“Saat ini saya selaku penasehat PMPKKBSUSU dan juga selaku Dansatgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem menggaransi bahwa tidak ada lagi Galian C di bantaran Sungai Ular di wilayah 5 kecamatan, masing-masing, Kecamatan Beringin, Galang, Pagar Merbau, Lubuk Pakam dan Pantai Labu, sebab setelah penutupan PMPKKBSUSU terus melakukan pengawasan,” ujar Jaiman Supnur.

Sementara dalam Kata sambutan Kepala BBWSS II Medan Feriyanto Pawenrusi,ST, MT sangat mengapresiasi acara pesta rakyat dan syukuran yang dirangkai dengan menyantuni 350 anak yatim serta mengundang pegiat seni jawa penampilan reok ponorogo dan wayang orang.

“Saya seumur hidup baru kali ini disambut dengan seni Reok dan wayang orang serta dikalungi rangkaian bunga sebagai tanda penghormatan, sangat luar biasa masyarakat yang tergabung dalam PMPKKBSUSU,” ujar Feriyanto.

Selain itu Feriyanto juga menegaskan bahwa wilayah bantaran sungai ini merupakan pengawasan mereka, sehingga pihak BBWSS II Medan berencana akan mempetbaiki Bantaran sungai yang rusak akibat galian C drai pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Diperkirakan ada 12 titik bnayaran sungainular yang rusak di wilayah kabupaten deli serdang dengan panjang 40 kilometer, sehingga perbaikan ini sudah dianggarkan tahun 2026 hingga Tahun 2027 mendatang, langkah tegas masyarakat dari PMPKKBSUSU ini petlu di contoh oleh masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai, sehingga kerusakan Bantaran Sungai Ular dapat teratasi,” tegas Feriyanto.

Sedangkan Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan yang diwakilkan Kepala Dinas Sosial Yusnaldi menyampaikan Permohonan maaf karena tidak dapat hadir karena danya kegiatan pelnatikan 76 Kepala Desa se deli serdang, Bupati sangat ingin berhadir dalam pesta rakyat dan syukuran ini, namun berbenturan dengan acara pelantikan kades tersebut.

“Bupati deli serdang menyampaikan Pesan bahwa sangat mengapresiasi masayarkat PMPKKBSUSU yang sangat peduli akan lingkungan dan berani mengadu dan bertindak bersama pihak Forkopimda serta penegak Hukum di deli serdang untuk menutup lokasi galian C illegal tersebut,” ujar Yusnaldi.

Yusnaldi juga megaskan setelah penutupan lokasi galian C ini, pihak Forkopimda dan masyarakat selalu bergantian melakukan patroli, memastikan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kembali melakukan praktik galian C itu.

Usai kata sambutan, Secara simbolis puluhan anak yatim mendapatkan santuan berupa sembako dan uang tunai yang betepatan dengan tanggal 10 Muharram 1448 Hijriyah yang meruapkan Hari Rayanya anak Yatim.

Kegiatan Pesta Rakyat ini juga digelar makan bersama dengan menggunkaan daun pisang yang diatasnya diletakkan nasi serta laukknya yang akan disantap bersama-sama sebagai wujud kebersamaan. (Sur)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy