Beranda blog Halaman 3

Berbagi di bulan Ramadhan, Sat Narkoba Berikan Tali Asih Di Rumah Yatim Beringin

0

Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, Polresta Deli Serdang melalui Sat Narkoba menggelar kegiatan bakti sosial di Rumah Yatim Riyadhil Jannah Kec. Beringin Kab. Deli Serdang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur personil Sat Narkoba Polresta Deli Serdang dalam berbagi serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu. Senin (16/03/2026).

Dalam konfirmasinya Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si melalui Kasat Narkoba Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan tali asih ini adalah sebagai bentuk rasa syukur di bulan ramadhan dan untuk memberikan bantuan sembako dengan anak anak panti asuhan.

“Kita datang dengan tujuan bersilaturahmi serta memberikan sedikit tali asih untuk membantu anak-anak di panti asuhan ini. Kami berharap mereka selalu dalam lindungan Allah SWT dan terus semangat belajar demi masa depan yang lebih baik,” ujar Kasat Narkoba

Semoga dengan tali asih ini berharap agar doa dari anak-anak panti asuhan dapat memberikan keberkahan bagi seluruh anggota kepolisian dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan melayani masyarakat.

Kegiatan bakti sosial ini juga diisi dengan pembacaan doa, sesi foto bersama, serta penyerahan bantuan sembako kepada pihak panti asuhan.

Polresta Deli Serdang berharap melalui kegiatan bakti sosial ini dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta membawa manfaat bagi mereka yang membutuhkan, terutama di bulan yang penuh berkah ini.

Selain itu, Polresta Deli Serdang juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kesejahteraan sosial dan menciptakan lingkungan yang harmonis

Tim

Berbagi di bulan Ramadhan, Sat Narkoba Berikan Tali Asih Di Rumah Yatim Beringin

0

Deliserdang, gnewstv.id

Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, Polresta Deli Serdang melalui Sat Narkoba  menggelar kegiatan bakti sosial di Rumah Yatim Riyadhil Jannah Kec. Beringin Kab. Deli Serdang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur personil Sat Narkoba Polresta Deli Serdang dalam berbagi serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu. Senin (16/03/2026).

Dalam konfirmasinya  Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si melalui Kasat Narkoba Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan tali asih ini adalah sebagai bentuk rasa syukur di bulan ramadhan dan untuk memberikan bantuan sembako dengan anak anak panti  asuhan. 

“Kita datang dengan tujuan bersilaturahmi serta memberikan sedikit tali asih untuk membantu anak-anak di panti asuhan ini. Kami berharap mereka selalu dalam lindungan Allah SWT dan terus semangat belajar demi masa depan yang lebih baik,” ujar Kasat Narkoba

Semoga dengan tali asih ini berharap agar doa dari anak-anak panti asuhan dapat memberikan keberkahan bagi seluruh anggota kepolisian dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan melayani masyarakat. 

Kegiatan bakti sosial ini juga diisi dengan pembacaan doa, sesi foto bersama, serta penyerahan bantuan sembako kepada pihak panti asuhan. 

Polresta Deli Serdang berharap melalui kegiatan bakti sosial ini dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta membawa manfaat bagi mereka yang membutuhkan, terutama di bulan yang penuh berkah ini. 

Selain itu, Polresta Deli Serdang juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kesejahteraan sosial dan menciptakan lingkungan yang harmonis. (Sur)

Wilson Lalengke Diundang Dubes Rusia Mengikuti Telekonferensi Internasional tentang Kejahatan Perang di Wilayah Belgorod

0

Jakarta – Gnewstv.id 

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, diundang secara resmi oleh Duta Besar Republik Federasi Rusia di Jakrta untuk berpartisipasi dalam telekonferensi internasional berjudul “Kejahatan Perang Angkatan Bersenjata Ukraina _(Armed Forces of Ukraine – AFU)_ terhadap Penduduk Sipil Wilayah Belgorod.” Acara tersebut, yang diselenggarakan oleh Delegasi Federasi Rusia yang tergabung dalam Dewan Negosiasi Wina tentang Keamanan Militer dan Pengendalian Senjata, akan berlangsung pada 19 Maret 2026, melalui Zoom.

Undangan yang ditandatangani oleh Duta Besar Sergei Tolchenov, menekankan apresiasi atas profesionalisme dan sikap netral Wilson Lalengke dalam jurnalisme Indonesia dan internasional. Konferensi jarak jauh ini juga menyoroti pentingnya penyajian data terpadu mengenai dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh angkatan bersenjata Ukraina terhadap warga sipil di wilayah Belgorod, termasuk serangan yang melibatkan senjata buatan NATO dan negara-negara anggota Uni Eropa.

Telekonferensi ini bertujuan untuk mengungkap pelanggaran hukum humaniter internasional (IHL) di wilayah Belgorod. Menurut catatan, acara ini akan menyajikan data tentang intensitas penembakan, serangan pesawat tak berawak, dan serangan terhadap infrastruktur sipil. Konferensi ini juga akan membahas keamanan energi wilayah tersebut, yang telah sangat terpengaruh oleh serangan yang ditargetkan pada fasilitas pembangkit listrik, menyebabkan ratusan ribu penduduk hidup tanpa listrik.

Beberapa pembicara utama akan hadir dalam acara yang akan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB itu. Berturut-turut akan hadir: Rodion Miroshnik (Duta Besar Khusus Kementerian Luar Negeri Rusia untuk kejahatan yang dilakukan oleh rezim Kiev), Alexey Chadayev (ahli pesawat tak berawak yang digunakan terhadap target sipil), Scott Ritter (jurnalis dan tokoh publik Amerika Serikat), dan Olga Kurlaeva (reporter dan pembuat film dokumenter dari VGTRK, perusahaan penyiaran Rusia).

Perwakilan dari Pemerintah Wilayah Belgorod juga dijadwalkan akan hadir memberikan keterangan dan informasih tentang kondisi di wilayahnya. Selain itu, beberapa saksi dari wilayah Belgorod akan memberikan keterangannya di acara yang akan dipandu oleh Iulia Zhdanova (Ketua Delegasi Federasi Rusia untuk Dewan Negosiasi Wina) sebagai moderator.

Setelah menerima undangan, Wilson Lalengke menyatakan dukungannya untuk telekonferensi ini dan menekankan pentingnya telekonferensi tersebut untuk upaya perdamaian. “Saya sepenuhnya mendukung telekonferensi ini dan menghargai kesempatan untuk berpartisipasi. Sangat penting bagi komunitas internasional untuk mendengarkan kesaksian dan data yang disajikan dalam forum seperti ini. Saya berharap melalui acara ini, beberapa kemajuan dapat dicapai dalam perencanaan perdamaian dan dalam menemukan solusi yang adil untuk konflik yang sedang berlangsung,” kata Petisioner HAM PBB tahun 2025 itu, Miggu, 15 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa transparansi dan dialog sangat penting dalam mengatasi krisis kemanusiaan, terutama yang diakibatkan oleh konflik dan perang antar bangsa. “Setiap upaya untuk mengungkap fakta dan melibatkan berbagai suara dalam diskusi adalah langkah menuju perdamaian. Saya mendorong inisiatif serupa untuk diadakan lebih sering, yang melibatkan tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat sipil dan jurnalis independent,” tambah Wilson Lalengke.

Semangat telekonferensi ini selaras dengan prinsip-prinsip filosofis yang telah diadopsi secara internasional oleh masyarakat dunia. Filsuf Yunani kuno Plato, misalnya, berpendapat bahwa keadilan tercapai ketika kebenaran terungkap dan harmoni dipulihkan. Telekonferensi ini mewujudkannya dengan berupaya menyajikan fakta dan kesaksian kepada audiens global.

Immanuel Kant dari Jerman menekankan kewajiban moral untuk memperlakukan kemanusiaan sebagai tujuan, bukan sebagai sarana. Melindungi warga sipil dan mengungkap pelanggaran hukum kemanusiaan mencerminkan keharusan etis ini. Selain itu, tokoh spiritual India, Mahatma Gandhi, mengingatkan dunia bahwa perdamaian tidak dapat dicapai melalui kekerasan, tetapi melalui keberanian moral dan dialog. Telekonferensi ini merupakan platform untuk dialog tersebut, yang bertujuan untuk mengurangi penderitaan dan menumbuhkan pemahaman.

Telekonferensi akan melibatkan perwakilan dari sekitar 50 negara di Eropa, Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Korps diplomatik dari negara-negara anggota PBB dan BRICS, peserta OSCE, perwakilan CIS dan ASEAN, organisasi kemanusiaan, akademisi, dan media diharapkan hadir. Penerjemahan simultan akan disediakan dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Prancis untuk memastikan aksesibilitas yang luas.

Bagi Indonesia, partisipasi Wilson Lalengke mencerminkan peran jurnalis independen dan pemimpin masyarakat sipil dalam dialog internasional. Kehadirannya mencerminkan komitmen Indonesia terhadap imparsialitas dan untuk mempromosikan perdamaian melalui diskusi yang informatif. Hal ini juga menyoroti pentingnya suara-suara Asia Tenggara dalam debat global tentang keamanan dan hukum humaniter.

Undangan yang diberikan kepada Wilson Lalengke oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia menandai pengakuan signifikan atas perannya sebagai jurnalis dan aktivis hak asasi manusia. Dukungannya terhadap telekonferensi ini menunjukkan komitmen terhadap transparansi, dialog, dan perdamaian.

Seperti yang dinyatakan tokoh HAM internasional Indonesia itu, harapannya adalah acara ini tidak hanya akan mengungkap pelanggaran kemanusiaan tetapi juga berkontribusi pada kemajuan yang berarti dalam perencanaan perdamaian. Telekonferensi ini merupakan upaya untuk bergerak di tengah konflik berkepanjangan menuju resolusi yang lebih manusiawi dan damai berdasarkan prinsip-prinsip filosofis keadilan, moralitas, dan dialog. (TIM/Red)

Tim Interdection Ditres Narkoba Polda Sumut dan Avsec Bandara Kualanamu Gagalkan Penyelundupan 2  Kg Sabu Tujuan Lombok

0

Deliserdang, gnewstv.id

Perang terhadap Narkoba terus digaungkan apalagi jaringan pelaku peredaran narkoba saat ini mencari celah kelengahan petugas pengamanan yang sibuk mengatur arus mudik lebaran. Seperti halnya yang dilakukan Tim Interdection Dit Res Narkoba Polda Sumut bekerjasama dengan Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu, pada Kamis (12/3/2026) malam  berhasil gagalkan penyelundupan  Narkoba jenis sabu-sabu kurang lebih 2 Kg, tujuan Lombok Nusa Tenggara Barat berikut dua tersangka calon penumpang  pesawat  yang juga diamankan.

Tersangka masing-masing Musvi (21) warga Kelurahan Sukabumi Utara Kecamatan Kebun Jeruk Jakarta Utara, dan Fakhrul (21) warga Kelurahan Warnasari Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat saat ini diamankan ke Dit Res Narkoba Polda Sumut berikut barang bukti untuk tindak lanjut penyelidikan.

“Ya, dua  calon penumpang bersama barang bukti lainnya sudah diserahkan ke Ditres Narkoba Polda Sumut, untuk tindak lanjut penyelidikan”ucap salah seorang petugas yang enggan ditulis namanya, Jumat (13/3/2026)

Informasi yang dihimpun, kedua tersangka hendak membawa sabu tersebut ke Lombok terlebih dahulu transit di Bandara Soekarno-Hatta. Keduanya Diamankan usai melalukan check in tiket di counter,  lalu tersangka Musvi memasukkan kopernya melalui bagasi di area Out Of Gauge (OOG) di area terminal lantai II Bandara Kualanamu. Namun saat tim petugas  melakukan pemeriksaan melalui layar monitor X-Ray, petugas mencurigai isi koper. 

Tim petugas sempat menanyai apa isi koper, namun Musvi langsung melakukan perlawanan dengan menendang petugas, berusaha kabur. Petugas selanjutnya mengamankan Musvi ke Posko penerbangan di lantai 3 terminal keberangkatan, bersama koper barang bawaan. 

Disaksikan Musvi, Petugas selanjutnya membuka isi koper dan menemukan 4 bungkusan plastik transparan berisi serbuk putih yang diduga kuat adalah sabu. Kepada tim Interdection Dit Res Narkoba Polda Sumut bersama Avsec, Musvi mengakui bahwa barang terlarang itu adalah sabu. 

Hasil pemeriksaan CCTV di area Check in Counter, Musvi bersama temannya saat memasukkan barang bagasi. Tidak mau buruan lepas, selanjutnya mencari keberadaan, Fakhrul dan diamankan di area ruang tunggu keberangkatan gate 11. 

Hasil penggeledahan koper milik Fakhrul yang sebelumnya sudah masuk, ditemukan 4 bungkusan plastik transparan berisi narkotika jenis sabu.  Dari 2 koper milik keduanya ditemukan 8 bungkus plastik transparan berisi sabu seberat 2.003 gram atau 2 Kg. 

Selain itu, dari tangan Musvi diamankan HP dan dompet berisi ATM, KTP, SIM A, SIM B, NPWP, Kartu KIS, kartu Emoney serta uang tunai Rp 1.432.000. Selanjutnya dari tangan Fakhrul diamankan, HP, tas tangan, charger dan dompet berisi KTP, ATM, STNK sepeda motor dan uang tunai Rp 320.000.(Sur)

Syam Brian Anak Penarik Becak Diangkat Jadi CEO Baba Parfum Indonesia

0

Deli Serdang, gnewstv.id               – Ungkapan “Man jadda wajadda”yang memiliki arti “siapa yang bersungguh-sungguh (dalam melakukan suatu hal), ia pasti akan berhasil’. Atau yang saat ini lagi trend kata-katanya bahwa ”Usaha tidak akan menghianati Hasil” mungkin itulah yang dirasakan sosok muda Syam Brian yg sering dipanggil Sem Anak Lubuk Pakam yang dulunya bekerja sebagai Sales Farmasi dan anak dari seorang ayah penarik Becak, saat ini berada dipuncak dengan amanah jabatan CEO Baba Parfum Indonesia 2026 salah satu perusahaan Parfum di Indonesia yang mampu bersaing dengan merk parfum lainnya meskipun Baba Parfum masih berusia 8 tahun.

Syam Brian merupakan anak dari pasangan Syamsul Bahri dan Misriani, yang tumbuh kembang dari keluarga sederhana di kota Lubuk Pakam. Saat ini Syam Brian memiliki seorang Istri Pitria dan tiga orang anak, masing-masing Ahmad Azzam Bahri, Azzura Permata Bahri dan Azkiya Ghania Bahri.

Syam Brian Bukanlah Dari keluarga berada melainkan keluarga sederhana yang menanamkan kerja keras dan konsistensi, sang ayah hanya seorang penarik becak motor keliling, namun Sem tidak pernah malu, bahkan Sem memiliki keinginan kuat untuk membahagiakan kedua orang tuanya, sehingga dari pekerjaan yang dulu hanya seorang Sales Farmasi pada Tahun 2007 lalu, hingga tertarik masuk Bisnis Baba Parfum pada tahun 2008 lalu, berjuang dari nol dan akhirnya diberi amanah jabatan CEO Baba Parfum oleh Owner Baba Parfum Indonesia Jimmy Nazwar Rao.

“Alhamdulillah jazakallah, saya bersyukur sekali dengan amanah jabatan CEO di Baba Parfum Indonesia ini, saya terima pada bulan yang penuh berkah bulan Ramadhan, saya tidak perna bermimpi untuk menjadi seorang CEO namun mimpi tersebut menjadi kenyataan karena kerja keras saya dan tim selama ini, Mimpi saya hanya ingin membesarkan Bisnis Baba Parfum bersama tim saya sehingga keluar dari zona kemiskinan, sebab Anak muda dilarang Miskin dan itu menjadi motto kami di Baba Parfum,” ujar Sem.

Sem juga menuturkan bahwa kata-kata yang sering juga disebutkan Owner Baba Parfum Indonesia  Jimmy Nazwar Rao bahwa “Usaha keras tidak akan pernah menghianati Hasilnya” menjadi kenyataan dalam hidup Saya. Dan Syam punya kutipan yang membuat dirinya bersemangat yakni “kayfa akhofu minal faqr wa ana abd al-ghaniy yg artinya Bagaimana aku takut kemiskinan, sedangkan aku adalah hamba dari Yang Maha Kaya”

“Saat saya terjun ke Bisnis Baba Parfum, saya sudah bertekad disinilah Bisnisku yang akan ku bangun dengan tim Baba parfum, meskipun dulunya terseok-seok dan selalu meninggalkan keluarga untuk menjual satu persatu Baba Parfum, dari rumah ke rumah, warung ke warung, bahkan dulunya saya punya prinsip dimana ada orang berkumpul, insyaallah itu merupakan ladang rezeki, bisa saja ada yang membeli atau yang ikut bersama kita menjalankan bisnis Baba Parfum yang memang menguatkan Jaringan Bisnisnya,” Kata Syam Brian.

Syam Brian berharap dengan jabatannya sebagai CEO Baba Parfum, seluruh tim yang ada dapat bersinergi dan kerja keras untuk memajukan Baba Parfum, karena Baba Parfum ini bukan saja ladang Rezeki kita namun dapat dijadikan Ladang pahala kita dengan berbuat Baik untuk merangkul kaum muda yang ingin bergabung sehingga Baba Parfum juga andil dalam mengurangi pengangguran di Tanah Air.

“Amanah CEO Baba Parfum Indonesia ini tidak akan bisa saya emban jika tim tidak saling support, dan jabatan CEO ini akan bermanfaat jika kita semua saling bergandengan tangan menyatukan visi misi kita di Baba Parfum. Dalam kebersamaan 8 Tahun di Baba Parfum pastilah suka duka pernah dirasakan namun hingga saat ini kita masih dapat berdiri dan membangun bisnis ditengah terpaan yang kita rasakan saat ini, kita tetap kuat dan tegar,” pesan Syam Brian.

Syam Brian juga berpesan bahwa kesuksesan tidak hanya milik orang yang berpendidikan tinggi. Dengan tekad, kerja keras, dan bantuan doa dari Orang tua dan keluarga tercinta, kita dapat mencapai impian yang tidak mungkin bagi banyak orang. Mereka yang ingin mencapai kesuksesan harus terus berusaha dan tidak menyerah di tengah-tengah tantangan yang ada. (Sur)

PERKUAT HARMONI, PEMKO TEBING TINGGI GELAR SILATURAHIM KEBANGSAAN DAN BUKA PUASA BERSAMA

0

TEBING TINGGI – Gnewstv.id

Dalam upaya mempererat tali persaudaraan dan menjaga kerukunan antar umat beragama, Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menyelenggarakan acara Silaturahim Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama di Lapangan Merdeka, Jln. Dr. Sutomo, Sabtu sore (14/3/2026).

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, perwakilan partai politik, organisasi kemasyarakatan (Ormas), OKP, LSM, hingga insan pers. Momentum ini menjadi ruang dialog sekaligus ajang memperkuat sinergi antara pemerintah dengan seluruh lapisan elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih, menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman etnis dan budaya yang ada di Kota Tebing Tinggi.

“Kegiatan ini sangat baik kita laksanakan, artinya mempererat, memperkuat silaturahim kita. Karena Kota Tebing Tinggi merupakan kota multi etnis, kita menjadikan kota yang harmonis,” ujar Wali Kota.

Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah sendiri, melainkan butuh dukungan serta doa dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Wali Kota juga menyatakan keterbukaannya terhadap masukan dari masyarakat demi kemajuan daerah.

“Saya tidak mampu bekerja dan berpikir sendiri untuk membangun kota yang kita cintai, menciptakan suasana nyaman. Mari kita ciptakan sinergitas, kondusifitas, tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Saya juga sangat mengharapkan saran serta kritik yang konstruktif dan berdasarkan kebenaran,” tambah Wali Kota. 

Mengakhiri arahannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah serta menyambut Idul Fitri bagi seluruh masyarakat yang merayakan. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun kampung halaman dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Ayo bangun pemerintah, layani masyarakat dengan baik, tolong bangun kampung halaman kita. Saya H. Iman Iman Saragih, Wali Kota Tebing Tinggi mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1447 Hijriah, sekaligus menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah,” pungkasnya.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut diisi dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat, penampilan sholawat yang menambah kekhusyukan suasana, serta tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustaz Irfan Yusuf menjelang waktu berbuka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, Dandim 0204/DS Letkol Arh. Agung Pujiantoro, perwakilan Kejari, Wakil Ketua II DPRD Husein, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kakan Kemenag H. Muhammad David Saragih Ketua TP PKK Kota Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, serta jajaran kepala OPD, Asisten, Staf Ahli, camat dan lurah se-Kota Tebing Tinggi, serta tamu undangan lainnya. ( Red ) 

Bandara Kualanamu Siap Hadapi Lonjakan Pemudik 2026, Penumpang Diperkirakan Capai 443 Ribu Orang dan Tersedia 156 Ektra Flight 

0

Deliserdang, gnewstv.id 

Sepekan menjelang Lebaran Idul Fitri 2026 tahun ini, Bandar Udara Internasional Kualanamu sudah siap dalam segala hal dalam menhadapi lonjakan pemudik baik yang dating maupun berangkat dari Bandara Kualanamu.

Bakan pihak Bandara Kualanamu memproyeksikan jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026 mencapai 443 ribu orang dengan 3.009 pergerakan pesawat pada rentang waktu 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 2 hingga 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan untuk tahun ini sudah tersedia 156 Ektra Flight yang diajukan sejumlah Maskapai Penerbangan.

Hal ini ditegaskan Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, mengatakan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan kelancaran operasional bandara selama periode Angkutan Lebaran.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Angkasa Pura Aviasi memastikan kesiapan operasional bandara dengan membentuk Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 atau H-8 sampai H+8 Lebaran.

“Posko ini dibentuk guna memastikan operasional bandara berjalan aman, tertib, dan lancar selama periode mudik dan arus balik, mengingat trafik penumpang diproyeksikan meningkat signifikan.

PT Angkasa Pura Aviasi bersama seluruh stakeholder di Bandar Udara Internasional Kualanamu telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh guna memastikan operasional Angkutan Lebaran 1447 H/2026 berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara,” ujarnya.

Menurut Dedy, melalui Posko Terpadu Angkutan Lebaran, koordinasi dilakukan secara terintegrasi dengan seluruh pemangku kepentingan seperti maskapai, AirNav Indonesia, Otoritas Bandar Udara, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta instansi terkait lainnya.

“Dengan koordinasi ini, setiap potensi gangguan operasional dapat diantisipasi secara cepat dan efektif,” tambahnya.

Dari sisi operasional, Bandara Kualanamu didukung kesiapan personel dan fasilitas yang memadai. Sebanyak 439 personel Aviation Security (Avsec), 61 personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), serta 1.237 personel ground handling disiagakan selama periode angkutan Lebaran.

Untuk mendukung konektivitas penumpang menuju dan dari bandara, sejumlah moda transportasi darat juga disiapkan, antara lain 60 unit bus, 70 taksi konvensional, 175 taksi online, serta layanan kereta api bandara dengan 24 perjalanan per hari.

Selama bulan Ramadan dan periode mudik Lebaran, Bandara Kualanamu juga menghadirkan sejumlah layanan tambahan bagi penumpang, seperti pembagian takjil, dekorasi tematik Ramadan di area terminal, serta berbagai program pelayanan lainnya untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Selain itu, PT Angkasa Pura Aviasi juga memperkuat aspek keselamatan dan keamanan melalui Ramp Safety Campaign dan Terminal Safety Campaign, serta memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur bandara beroperasi secara optimal selama periode angkutan Lebaran.

Melalui berbagai kesiapan tersebut, PT Angkasa Pura Aviasi berkomitmen mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran serta memastikan pelayanan penerbangan di Bandara Kualanamu tetap berjalan dengan standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang tinggi. (Sur)

Polresta Deli Serdang Laksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gelar Bazar Pasar Murah 

0

Deliserdang, gnewstv.id 

Polresta Deli Serdang mengikuti kegiatan Zoom Meeting Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri Serentak yang dilaksanakan oleh Mabes Polri, sekaligus menggelar bazar/Pasar murah bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/03/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai di Lapangan Segitiga Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, SIK, MSI, didampingi Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, SIK, MH, serta diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polresta Deli Serdang dan personel Polresta Deli Serdang.

Melalui kegiatan tersebut, Polresta Deli Serdang turut mendukung program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan secara serentak oleh Polri di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau serta sebagai bentuk kepedulian Polri dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.

Selain mengikuti Zoom Meeting yang terhubung langsung dengan Mabes Polri, Polresta Deli Serdang juga melaksanakan bazar beras murah yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Deli Serdang. Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli beras dengan harga yang lebih terjangkau sehingga diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan masyarakat.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, SIK, MSI dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok yang paling dibutuhkan masyarakat.

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan seperti beras. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Deli Serdang,” ujar Kapolresta.

Ia juga menambahkan bahwa Polresta Deli Serdang akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.(Sur)

Melepas Rindu di Balik Jeruji: Suasana Haru Buka Puasa Bersama di Lapas Tebing Tinggi

0

Tebing Tinggi – Gnewstv.id 

Gema selawat dan suasana hangat menyelimuti Halaman Apel Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi sore ini. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi menggelar acara buka puasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan keluarga di halaman apel pegawai, Rabu (11/03). Kegiatan ini menjadi momen emosional yang mempertemukan warga binaan dengan orang-orang terkasih di tengah menjalankan masa pembinaan.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tebing Tinggi, Dede Mulyadi, didampingi jajaran pejabat struktural, staf, regu pengamanan, serta melibatkan CPNS untuk memastikan kelancaran acara.

Kalapas Dede, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang mengedepankan sisi kemanusiaan. Menurutnya, dukungan keluarga adalah faktor kunci dalam proses reintegrasi sosial bagi para warga binaan.

 “Hari ini kita membuka ruang bagi WBP untuk berbuka puasa bersama keluarga. Kami ingin mereka merasa tetap memiliki harapan untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujar Dede.

Meski berlangsung dalam suasana hangat dan santai di halaman apel, Lapas Tebing Tinggi tetap mengedepankan prosedur keamanan yang ketat. Seluruh regu pengamanan disiagakan dititik-titik strategis, dibantu oleh para CPNS yang bertugas melayani alur masuk keluarga pengunjung.

Pelaksanaan di halaman apel pegawai ini dipilih untuk memberikan suasana yang lebih terbuka dan nyaman bagi anak-anak serta orang tua yang datang berkunjung. Kegiatan berakhir dengan situasi yang sangat kondusif. Hal ini merupakan wujud pendekatan humanis yang diterapkan oleh Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi mampu menciptakan stabilitas keamanan sekaligus memenuhi hak-hak dasar warga binaan untuk mendapatkan dukungan kasih sayang dari keluarga. (Tim – Red ) 

#kemenimipas

#ditjenpas

#lapastebingtinggi

#latetiberiman

#guardandguide

#infoimipas

#pemasyarakatan

Polisi Penjaga Korporasi: Menggugat Dehumanisasi Masyarakat Adat Dayak oleh Polri

0

Kapuas, Kalimantan – gnewstv.id 

Tenga Konflik agraria dan sengketa lahan antara masyarakat adat dengan perusahaan tambang raksasa kembali memanas di wilayah hukum Polres Kapuas. Laporan penanganan aksi Aliansi Masyarakat Adat Dayak di areal PT Asmin Bara Barunang (ABB) menunjukkan sebuah pola lama yang menyakitkan: aparat kepolisian yang seharusnya menjadi pelindung rakyat, justru terlihat menjadi “perisai hidup” bagi kepentingan korporasi.

Ketegangan ini bermula dari tuntutan masyarakat adat Dayak terkait hak atas tanah ulayat yang diduga diserobot oleh aktivitas pertambangan. Bukannya mengedepankan dialog substantif yang menghormati hak-hak adat, kehadiran aparat di lapangan seringkali justru intimidatif dan represif, dengan dalih menjaga Objek Vital Nasional (Obvitnas) atau ketertiban umum.

Menanggapi kasus tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, memberikan pernyataan yang sangat tajam dan tidak kompromi terhadap fenomena ini. Menurutnya, keterlibatan aktif Polri dalam membentengi perusahaan dari tuntutan rakyat adalah bentuk pelacuran institusi.

Tokoh HAM internasional Indonesia ini mengaku sangat muak melihat moncong senjata dan seragam cokelat berdiri dengan congkaknya menghalangi warga asli yang hanya ingin menuntut hak atas tanah leluhur mereka. “Apakah gaji polisi dibayar oleh rakyat atau oleh PT ABB? Jika polisi hanya berfungsi sebagai ‘backing’ atau satpam elit korporasi, maka lebih baik lepas seragam negara dan ganti dengan seragam sekuriti perusahaan!,” seru Wilson Lalengke dengan tegas, Selasa, 10 Maret 2026.

Kapolres Kapuas dan Kapolda Kalteng, tambahnya, harus sadar bahwa mereka adalah abdi negara, bukan abdi pemodal. Tindakan aparat yang membiarkan korporasi mengeruk kekayaan alam sambil menindas warga lokal adalah pengkhianatan telanjang terhadap janji setia kepada konstitusi.

Wilson Lalengke memberikan penilaian bahwa dalih “penegakan hukum” seringkali hanya digunakan untuk mengkriminalisasi para aktivis adat yang vokal. “Jangan gunakan pasal-pasal karet untuk membungkam masyarakat adat. Jika perusahaan yang salah, tangkap pimpinannya! Jangan justru rakyat yang berjuang mempertahankan tanahnya yang diseret ke penjara,” tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

*Hukum Rimba di Bawah Jubah Legalitas*

Secara filosofis, apa yang terjadi di Kapuas mengingatkan kita pada pemikiran filsuf Jerman, Karl Marx (1818-1883), mengenai negara sebagai “alat penindas” bagi kelas penguasa (pemilik modal). Dalam konteks ini, aparat penegak hukum berfungsi sebagai instrumen untuk menjaga akumulasi modal dengan cara menyingkirkan hambatan sosial, yaitu masyarakat adat.

Selain itu, filsuf John Locke (1632-1794) menegaskan bahwa tujuan utama dibentuknya pemerintah adalah untuk melindungi hak milik (property rights) warganya. Namun, ketika pemerintah (melalui polisi) justru membantu korporasi merampas hak milik rakyat, maka pemerintah tersebut telah kehilangan legitimasi moralnya. Keberpihakan aparat kepada PT. ABB adalah bentuk nyata dari runtuhnya kontrak sosial di Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selalu mendengungkan jargon “Polri Presisi”. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa “Presisi” seringkali berarti “Tegas ke Rakyat, Lemas ke Perusahaan”. Masyarakat adat Dayak bukan musuh negara; mereka adalah penjaga paru-paru dunia yang sah secara adat dan sejarah.

Wilson Lalengke berharap Mabes Polri dan Kompolnas mengevaluasi secara total penanganan konflik di PT. ABB. Polisi harus ditarik dari fungsi pengamanan internal perusahaan dan dikembalikan ke fungsinya yang asli: melayani, mengayomi, dan melindungi rakyat.

“Jika penindasan ini terus berlanjut, maka jangan salahkan jika masyarakat kehilangan kepercayaan total kepada institusi Polri dan memilih cara mereka sendiri untuk mencari keadilan,” petisioner HAM PBB tahun 2024 itu menutup pernyataannya. (TIM/Red)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy