Beranda blog Halaman 410

Rusaknya Jalan Provinsi, Akibatkan Kemacetan Total

0

Tebing Tinggi -Gnews tv

Kedudukan jalan Provinsi yang berada dikawasan jalan Letda Sujono dan Ir H Juanda kota T. Tinggi mengalami rusak berat, sehingga membuat pengguna jalan mengalami hal yang tak diinginkan.

Hal ini sering dialami beberapa pengangkutan seperti Dum Truck, angkutan pedesaan dan lainnya seting terperosok ke dalam lubang yang mempunyai kedalaman hingga 20 cm-50cm. Dengan kejadiaan pihak korban banyak mengalami kerugian finansial yang cukup sifnifikan.

Permasalahan sering terjadi di kedua ruas jalan tersebut karena tidak adanya saluran, yakni tidak lancar gerakan air saat hujan dengan debit air yang cukup besar. Sehingga menyebabkan genangan air di area jalan. Dengan lamanya air berendam di areal jalan, mengakibatkan pondasi jalan sampai lapisan bagian paling atas atau yang dikenal dengan hotmix ac wc terbuka menganga. Dari hal itulah jalan tersebut sedikit demi sedikit terkelupas.

“Bahu jalan yang diduga kekuatannya tidak dapat menopang beban berat sari aspal hotmix. Ketika pembangunan dengan pengaspalan hotmix, seharusnya pihak pemborong memperhatikan bagaimana kekuatan bahu jalan yang dibutuhkan untuk jalan yang di hotmix”, terang nara sumber.

Lanjutnya, ada beberapa spot” bahu jalan yang diduga  levlingnya lebih tinggi dari jalan. Akibatnya sangat berpengaruh terhadap struktur jalan tersebut. “Tidak adanya pemadatan terhadap bahu jalan saat pembangunan, yang nota bene akhirnya tahap demi tahap jalan tersebut menjadi rusak. Untuk mengantisipasi hal diatas, harus diawali dengan penanganan saluran dan bahu jalan yang baik.

“Seharusnya pihak provinsi cepat tanggap dalam penanganan ke 2 ruas jalan tersebut, sehingga mansyarakat kota T.Tinggi maupun masyarakat Serdang Bedagei dapat menggunakan jalan tersebut dengan morm seperti sediakalanya”, jelas sumber.

Seharusnya ke 2 ruas jalan tersebut dikerjakan dengan menggunakan struktur BETON  READY MIX layak nya jalan tol. Artinya kalau tetap menggunakan hotmix ac wc tetap mengalami hal yang sama. Sebagai masyarakat kota T.Tinggi berharap penanganan ke 2 ruas jalan tersebut supaya dikembalikan ke kota T.Tinggi. Artinya dengan APBD kota T.Tinggi dapat menganggarkan terhadap ke 2 ruas jalan tersebut”, harap sumber.

Sementara Rani, kepling lingkungan II, kelurahan Karya Jaya, kecamatan Rambutan saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, ke 2 ruas jalan tersebut memang telah banyak mengambil korban. “Artinya beberapa pengangkutan seperti truk yang membawa beban sering terperosok ke dalam lobang yang menganga hampir 50 cm”,terang Rani. (Omryn Silalahi)-Gnews tv

WALI KOTA TEBING TINGGI TURUT HADIRI RAPAT PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DAN PELAYANAN PUBLIK DENGAN WAPRES RI

0

Tebing Tinggi Gnews tv

Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Zunaidi Hasibuan, M.M turut menghadiri  rapat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelayanan publik dengan Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin bersama dengan Gubernur Sumut, Forkopimda Sumut dan Bupati/Wali Kota se-Sumatera Utara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Rabu (17/11).

Pada saat rapat dengan wapres, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta agar Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan dapat diberikan 30 – 40% dari PPN yang dikenakan atas produk tersebut.

Dengan begitu, nantinya DBH perkebunan akan bisa lebih banyak berkontribusi bagi pembangunan di Sumut. Mengingat Sumut memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar.

“Kalau 30% saja, kami akan segera memajukan Sumut,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi.

Disampaikan juga, selain perkebunan, potensi UMKM di Sumut juga sangat besar. Edy Rahmayadi memaparkan jumlah UMKM di Sumut mencapai 1,1 juta unit. Terdiri dari usaha mikro sebanyak 1 juta unit, usaha kecil 99.753 unit, usaha menengah 15.960 unit. Bahkan bisa menyerap pekerja sebanyak 2,6 juta orang.

Penguatan UMKM, menurut Edy, menjadi salah satu fokus Pemprov Sumut dalam upaya percepatan pemulihn ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Langkah antisipasi Sumut di masa pandemi fokus mengembangkan pasar di dalam negeri, dan memperkuat UMKM sebagai harapan bagi penyelamatan perekonomian Sumut,” katanya.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga telah menjadi cara memperkuat UMKM. Realisasi KUR di Sumut hingga 31 Oktober 2021 mencapai Rp 9,6 triliun. Pemprov Sumut sendiri memiliki program khusus yakni KUR Sumut Bermatabat melalui Bank Sumut.

“Pemprov Sumut juga memberikan bantuan kepada UMKM. Mulai dari bantuan peralatan, fasilitasi pemasaran digital, promosi hingga pameran produk UMKM di galeri milik Pemprov,” jelasnya.

Sementara itu, Wapres RI Ma’ruf Amin menyampaikan setiap daerah di Indonesia memiliki potensinya masing-masing. Namun potensi tersebut harus dioptimalkan dengan pemberdayaan masyarakat.

“Lahan cukup, SDM cukup, optimalkan menjadi suatu potensi, menjadi kekuatan, power,” ujar Ma’ruf.

Dikatakan Ma’ruf, dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, kepala daerah perlu fokus dan upaya yang mendalam. Salah satunya dengan pemberdayaan.

“Karena itu tidak cukup dengan Bansos, tetapi bagaimana pengentasan dilakukan melalui pemberdayaan,” ujar Ma’ruf.

Ma’ruf juga mengatakan bahwa reformasi birokrasi perlu ditingkatkan oleh pemerintah daerah. Sebab hal itu berkaitan dengan pelayanan publik. Kepercayaan investor pun bergantung pada pelayanan publik.

Pada kesempatan tersebut, Ma’ruf mengapresiasi Pemprov Sumut yang telah mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak tujuh kali berturut turut oleh BPK RI.

“Saya harap capian ini harus diriringi dengan tata pemerintahan yang profesional, efisien, bersih dan juga bebas korupsi,” kata Ma’ruf.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga mengapresiasi Pemprov Sumut, karena realisasi pendapatan APBD Sumut sudah mencapai 79,35%.

“Sumut termasuk yang realisasinya mencapai target yang baik,” ungkap Tito.

Sementara realsiasi belanja Sumut mencapai 63,28%. Menurut Tito, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh belanja pemerintah daerah. “APBD agar jadi perhatian karena realisasi belanja pemerintah adalah tulan punggung utama,” ujar Tito.

Usai rapat, Wapres didampingi Gubernur meninjau stand UMKM yang berada di teras aula. Wapres tampak kagum dengan produk UMKM yang dipamerkan.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Forkopimda Sumut, serta Bupati dan Walikota se sumut .tim-Gnews tv

TOKOH AGAMA DAN PEMUDA TURUT KAMPANYEKAN VAKSINASI DI KOTA TEBINGTINGGI 

0

Tebing Tinggi-Gnews tv 

Dalam rangka mensukseskan capaian target program vaksinasi di Kota Tebingtinggi, Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi ajak Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda sampaikan edukasi dan himbauan vaksinasi kepada masyarakat. 

Ketua Ikatan Persatuan Haji Indonesia (IPHI) Kota Tebingtinggi, Ustad H Saman Marzuki melalui Medsos resmi Dinas Kominfo Tebingtinggi, Rabu (17/11/2021) mengungkapkan, masalah vaksin Covid-19 ini memang sebetulnya, masyarakat belum sepenuhnya mengetahui panggilan vaksin. Kalau yang tanggapan takut divaksin itu tidak ada. Karena kita sudah memberikan pencerahan kepada masyarakat, termasuk saya sudah dua kali divaksin dan saya tegaskan tidak ada efek sampingnya. 

“Ini menjadi kekebalan atau imun tubuh kita untuk menjagakan corona jangan sampai berkembang. Jadi ada kesadaran dari diri kita untuk menjaga dan peduli terhadap wabah,” kata Ustad Saman. 

Terkait saran yang ingin disampaikan kepada masyarakat Kota Tebingtinggi agar bersedia mengikuti program vaksinasi, Ustad H Saman Marzuki mengatakan, vaksin itu ada didalam kitab suci Al-Qur’an yang menegaskan, “Patuhi Allah, Patuhi Rasul, Patuhi Pemerintah Kamu.’ Dalam suasana pandemi ini kita harus patuh, pemerintah itu menjamin keselamatan rakyat. 

Jadi kita harus ikuti perkembangan Protokol Kesehatan, termasuk vaksin. “Jadi, jangan sangsi dengan masalah vaksin, vaksin aman dan halal. Vaksin itu tugas pemerintah menyiapkannya, agar rakyat Indonesia khususnya Kota Tebingtinggi terhindar dari wabah,” ujarnya. 

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tebingtinggi. Muhammad Yuridho Chap menyampaikan atasnama pemuda di Tebingtinggi, khususnya Pemuda Pancasila mengucapkan Alhamdulillah dan bersyukur Kota Tebingtinggi turun level PPKM menjadi level dua. 

“Menurut saya ini suatu pencapaian yang baik, sesuai informasi yang diterima warga Tebingtinggi telah mengikuti vaksinasi dosis pertama sekitar 51 persen. Dan yang telah mengikuti vaksinasi dosis kedua sekitar 28 persen. Ini merupakan suatu pencapaian yang baik. Saya terus mendukung Pemerintah Kota untuk terus meningkatkan persentase tersebut, insyaallah menjadi 100 persen,” kata Yuridho Chap. 

Yuridho Chap mengajak seluruh pemuda dan pemudi Kota Tebingtinggi untuk ikut mendukung program pemerintah dalam pencapaian target vaksinasi. 

“Ayok kita semua ikut vaksin, jangan takut untuk divaksin, karena ini adalah program pemerintah untuk kuta semua. Alhamdulillah saya telah mengikuti vaksinasi sebanyak dua kali, dan tidak terjadi apa-apa terhadap saya. Jangan takut vaksin, jangan anti vaksin. Saya juga nantinya akan mengajak khusus Pemuda Pancasila ikut juga nanti menjadi fasilitator penyelenggaraan program vaksin di Tebingtinggi,” ungkapnya. 

Yuridho Chap juga menyampaikan agar selalu mengikuti anjuran pemerintah terkait Prorokol Kesehatan 5 M. Selain itu, kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi juga diharap mengikuti pola hidup yang sehat, istirahat yang cukup dan minum multi vitamin, ajaknya tim-Gnews tv 

Arogansi Pengusaha : Kami Tidak Mau Kerjasama Dengan Serikat Buruh Tidak Memiliki Legal Standing

0

Serdang Bedagai  -Gnews tv 

“Hak kami sebagai pengusaha untuk menentukan serikat buruh yang lakukan bongkar muat, hal ini dilontarkan Raymon Gultom yang mewakili PT Karya Mandiri di ruang mediasi kantor Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro kabupaten Serdang Bedagai terletak dikawasan jalan Negara Km 57 Sei Rampah pada Jumat (12/1/21) lalu sekira pukul 15.00 hingga selesai.

Diawali dengan terjadinya perselisihan mengenai bongkar muat di Persero Terbatas Perusahaan Negara IV (PTPN IV) serikat buruh Federasi Kebangkitan Buruh Indonesia-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FKUI-KSBSI) dibawah pimpinan Jailani dengan pihak PT Karya Mandiri membawa hal ini pada dinas Ketenakerjaan Serdang Bedagei untuk dilakukan mediasi.

Sementara pihak perusahaan tidak mengkehendaki bekerja nya buruh dibawah naungan FKUI-KSBSI. “Kami hanya mengakui dan mengkehendaki bongkar muat perusahaan hanya dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) dibawah pimpinan Binter Gultom. Itu adalah hak kami sebagai pengusaha untuk mempekerjakan serikat buruh untuk bongkar muat. Hal ini terjadi merupakan kepentingan”, jelas Raymon Gultom.

Informasi dihimpun wartawan di ruang mediasi, bahwasanya perintis bongkar muat di kawasan PTPN IV seorang yang bernama Muhammad Sahrul. Dimana saat ini menjadi ketua Pengurus Komisariat (PK) dibawah naungan FKUI-KSBSI desa Kedai Damar, kecamatan Tebing Tinggi, kabupaten Serdang Bedagei. “Bongkar muat di PTPN IV, saya lah yang merintisnya. Namun setelah masuk PT Karya Mandiri, pihak perusahaan tidak memberikan kami untuk lakukan bongkar muat. Sementara saya merupakan putra daerah, namun pekerjaan bongkar muat yang dilakukan perusahaan diperuntukkan buruh dibawah naungan SBSI”, papar Sahrul di ruang mediasi.

Ditambahkan Sahrul, sebelumnya pekerjaan borongan di PTPN IV adalah PT DAL. Dimana PT Karya Mandiri menerima sub pekerjaan dari PT DAL. Tahun 2019 PT Karya Mandiri memenangkan tender dengan mengalahkan PT DAL. “Awal ini lah kami ber alih ke FKUI-KSBSI, karena sebelumnya saya bernaung di SBSI dibawah pimpinan Binter Gultom. Namun seringnya kami diabaikan, akhirnya kami mengambil kebijakan untuk berpindah pada FKUI-SBSI”, terang Sahrul.

“Sementara pihak perusahaan mana pun yang masuk ke PTPN IV tidak pernah ada masalah dengan kami dan bisa bekerja untuk lakukan bongkar muat. Yang menjadi pertanyaan kenapa pihak PT Karya Mandiri tidak menghendaki pekerja dibawah naungan FKUI-KSBSI lakukan bongkar muat?” tandas Sahrul.

Sementara pihak pemerintah diwakili Guntur Marbun, SP sebagai kasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI), didampingi Drs Benar Sijabat sebagai Mediator Hubungan Industrial mengatakan, dilakukakannya mediasi pada Jumat (12/11/21) sekira pukul 15.00 waktu setempat, karena terjadinya PPHI yang merujuk pada pasal 10 UU No : 2 Tahun 2014 dan pasal 9 Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor 17 Tahun 2004 tentang Mediator Hubungan Industrial. Seperti yang termaktub pada Undang Undang No 2 Tahun 2004 yang mengatur tentang hak, kepentingan, pemutusan hubungan kerja dan masalah serikat pekerja/buruh.

Dalam hal ini pihak pemerintah lakukan mediasi supaya tidak terjadi perselisihan antara serikat buruh yang berada di PTPN IV Pabatu. “Kami selaku pihak pemerintah berusaha untuk melakukan mediasi terkait dengan adanya perselisihan serikat buruh antara SBSI dengan FKUI-KSBSI terkait dengan bongkar muat”, terang Sijabat.

Namun dengan lantang pihak pengusaha tetap bersikeras tetap tidak mau bekerjasama dengan serikat buruh yang tidak memiliki legalstanding. “Memang dari awal bekerjanya PT Karya Mandiri di PTPN IV Pabatu dalam hal bongkar muat selalu memakai serikat buruh SBSI” jelas pengawas PT Karya Mandiri.

“Itu adalah hak kami perusahaan untuk bekerjasama dengan serikat buruh mana pun yang kami kehendaki. Jadi tidak berlaku intervensi terhadap perusahaan kami. Mengenai tentang serikat buruh saya siap untuk berdebat kapan pun dibutuhkan” tantang Raymon pada pihak serikat buruh Omreyen Silalahi-Gnews tv

Perayaan World Cleanup Day, Dinas Lingkungan Hidup Adakan Sosial Pengelolaan Persampahan

0

Tebing Tinggi -Gnews tv (Rabu 17/11/21)

Perayaan Wold Cleanup Day (WCD) yang dilakukan dinas Lingkungan Hidup kota T.Tinggi jln A. Yani, lingkungan VI, Kelurahan Mandailing, kecamatan TTinggi mengedepankan tentang pengelolaan sampah.

Pada sambutannya kadis Lingkungan Hidup, Dr H Muhammad Hasbie Ashshiddiqi M.M, M.Si mengatakan, didasari surat Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S.362/PSLB3//PS/KLN.2/8/2021 dan UU NO 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. “WCD merupakan gerakan sosial yang bertujuan mengajak dan mengedukasi masyarakat memiliki kesadaran membersihkan,menjaga dan memelihara lingkungan mulai dari diri sendiri dan masyarakat”, terang Hasbie.

Ditambahkannya, sesuai dengan tema WCD “pilah sampah dari rumah” yang artinya memberikan edukasi dan kesadaran pada masyarakat bahwa menanggulangi masalah sampah dapat dilakukan dengan cara memilah sampah dari rumah. “Dampak negatif sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan menurunnya  derajat kesehatan masyarakat dan  dapat menimbulkan berbagai macam penyakit bagi masyarakat. Dengan pencemaran lingkungan seperti banyaknya sampah pada saluran drainase dan dapat menimbulkan banjir” papar Hasbie.

Lanjutnya, mengingat kebijakan pemerintah sesuai perwa No 32 Tahun 2018 tentang kebijakan strategi kota T.Tinggi tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis. “Pada tahun 2022 pemko T.Tinggi mempunyai target pengurangan timbunan sampah sebesar 26 % dengan cara pembatasan timbunan sampah, daur ulang dan pemanfaatan sampah. Sementara target penanganan sampah 76% dengan cara pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pemerosesan akhir”, papar Hasbie.

Sementara walikota melalui sekdakot, Muhammad Dimiyathi, S.Sos, M.TP dalam penyampaianya, bahwa dalam program kegiatan pengelolaan sampah sangat dibutuhkan peran serta masyarakat. Dinas lingkungan merupakan sarana penunjang dalam kegiatan ini “Jadi tanpa peran serta masyarakat, baik itu dari lingkungan sekolah, r.makan, restoran hingga hotel, dinas lingkungan tak  dapat berbuat banyak”, jelas Sekdakot.

Kebersihan jika tidak ditopang beberapa elemen masyarakat, niscaya apa yang kita harapkan dengan kebersihan dilingkungan hingga ke tingkat kota tidak dapat terpenuhi. Dengan kebersihan yang dicapai, otomatis didapatkan estetika/keindahan kota T.Tinggi. 

Lanjutnya, program WCD ini juga merupakan program dunia, jadi bukan hanya pelaksanaannya di lakukan di Indonesia. Dengan terciptanya kebersihan di dunia, secara otomatis hidup manusia semakin sehat dan jauh dari kematian. 

“Dengan keterbatasan dinas lingkungan hidup dalam hal pengolahan sampah, ternyata saat ini telah banyak yang menjadi pahlawan pengolahan sampah. Baik itu dari sekolah, yakni SD, SMP, SMA dan elemen masyarakat. Saat ini pihak pemerintah mengapresiasi kampung Mandaling mendapat jatah sebagai Bank sampah. Artinya sampah dapat dikelola dengan daur ulang untuk mendapat hasil yang signifikan”, terang Dimiyati. 

Pada kesempatan itu sekdakot, kadis lingkungan dan jajarannya memberikan hadiah berupa piala dan hadiah uang. Selesai acara, sedako, Muhammad Dimiyathi, S.Sos, M.Tp disampingi Kadis Lingkungan Hidup, Dr H Muhammad Hasbie Ashshiddiqi, Camat Tebingtinggi Kota, Manda Yulian, Sstp lakukan tabur bibit ikan di sungai Bahilang sebanyak 2000 ekor, yakni 1000 ekor ikan jenis Nila dan 1000 ekor ikan jenis Tawes.

Dengan dilakukannya tabur benih ikan di sungai Bahilang, kelak kedepan nya masyarakat sekitar semakin mengerti arti dari acara pengolahan sampah ini. Karena masyarakat semakin sadar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai, yang merupakan sumber air minum masyarakat di kota T.Tinggi”, harap Dimiyathi.
tim-Gnews tv

TINGKATKAN KUALITAS SDM CALON TENAGA KERJA/PENCARI KERJA, PEMKO TEBING TINGGI GELAR PELATIHAN KETERAMPILAN BERDASARKAN UNIT KERJA KOMPETENSI

0

Tebing Tinggi-Gnews tv


Sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia), khususnya bagi para pencari kerja, Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Disnakerperin (Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian) Kota menggelar acara pelatihan berdasarkan unit kerja kompetensi, Selasa (16/11/2021), di gedung UPTD BLK Kompleks Dinas Sosial, Jln. Gunung Leuser.


Kegiatan dihadiri dan dibuka langsung Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M.


Dalam bimbingan dan arahannya, Wali Kota Tebing Tinggi sampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota kepada calon tenaga kerja/pencari kerja dalam meningkatkan kualitas SDM dengan meningkatkan kreatifitas dan keterampilan diri.


“Kita lakukan pelatihan karena kita menyadari diri belum memiliki kualitas yang mumpuni, untuk meningkatkan jam terbang. Mari kita mulai dari yang mudah, murah dan mulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Saya harap selepas dari pelatihan ini, bisa langsung di-implementasikan praktek di masyarakat,” ucap Wali Kota.


Dengan adanya pelatihan tersebut, pemerintah kota berharap dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Tebing Tinggi dan dapat meningkatkan produktivitas kerja dengan memberdayakan masyarakat yang terdampak langsung oleh pandemi Covid-19.


Sebelumnya, Kadisnakerperin Ir. Iboy Hutapea dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan keterampilan/skill yang kompeten bagi calon tenaga kerja. Memotivasi calon tenaga kerja untuk memiliki jiwa kewirausahaan, mempercepat pembangunan ketenegakerjaan terutama dalam mengatasi pengangguran, meningkatkan produktifitas kerja, memberdayakan masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19 dan tercapainya sasaran program dan kegiatan UPTD BLK Disnakerperin Kota Tebing Tinggi TA 2021.


“Monitoring dan evaluasi akan kami lakukan pasca kegiatan pelatihan ini untuk melihat sejauh mana hasil pelaksanaannya dan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan pada waktu yang akan datang,” ucap Ir. Iboy Hutapea.


Kegiatan pelatihan diikuti oleh 40 orang peserta dan berlangsung selama 25 hari atau 200 jam pelajaran dengan kejuruan Teknologi Informasi & Komunikasi dan kejuruan garmen apparel (menjahit pakaian wanita dewasa)-tim Gnews tv 

INSPEKTORAT KOTA TEBING TINGGI BERSAMA BPKP SUMUT GELAR SOSIALISASI PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN, PENGANGGARAN DAN PENGAWASAN

0

Tebing tinggi | Gnewstv

Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Inspektorat Kota bersama dengan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat sosialisasi penyusunan dokumen perencanaan, penganggaran dan pengawasan Kota Tebing Tinggi, Selasa (16/11/2021) di ruang aula Balai Kota.

Disampaikan Kepala Inspektur Kota melalui Sekretaris Maya Soraya, maksud kegiatan ini adalah untuk membantu menentukan tindakan masa depan melalui proses perencanaan hingga penganggaran dengan memperhitungkan sumber dana yang ada.

Dengan tujuan mewujudkan sinergitas dan sinkronisasi pelaksanaan pembangunan antar wilayah, antar sektor pembangunan daerah dan memutuskan keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan penganggaran pelaksanaan serta evaluasi hasil pembangunan.

Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M. dalam bimbingan dan arahannya, menekankan beberapa hal kepada peserta rapat, yaitu : pertama melakukan care over RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2017-2022 yang belum selesai karena pandemi. Kedua, penyelarasan RPJMN Nasional. Ketiga, memberikan kesempatan berinvestasi. Keempat, memberi peluang kepada UMKM sebagai bahagian yang perlu diperhatikan dan di-push. Dan terakhir, peningkatan kualitas digitalisasi.

“Selain itu yang harus kita perhatikan pembagian tugas sesuai dengan Undang-undang, bahwa tugas-tugas urusan wajib dari Pemerintah Daerah harus kita care over sebaik-baiknya,” ujar Wali Kota.

“Mudah-mudahan kita semua mau dan serius mengikuti dengan seksama kegiatan sosialisasi ini dan saya berharap sebelum akhir tahun 2021, kiranya pedoman ini disusun sebaik-baiknya, agar RPJMD di Kota Tebing Tinggi bisa selesai,” pungkas Wali Kota.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumut Kwihatmaka, S.E., M.M mengatakan melalui kegiatan sosialisasi ini, kiranya pengelolaan keuangan daerah bisa lebih akuntabel, bisa  dipertanggungjawabkan dan tujuan tercapai.

Lebih lanjut ujarnya, ada 5 unsur dalam antisipasi setiap tahapan; pertama, pengendalian dan penguatan. Kedua, penilaian resiko. Ketiga, aktifitas pengendalian. Keempat, Seluruh aktifitas disampaikan kepada seluruh anggota organisasi. Kelima, monitoring dan evaluasi.

“Hal yang ingin kami sampaikan, bagaimana agar perencanaan pembangunan di daerah bisa berjalan dengan baik. Diidentifikasi secara tepat sehingga tidak timbul resiko dan permasalahan didepan,” demikian disampaikan Perwakilan Kwihatmaka, S.E., M.M.

Turut menghadiri Sekdako Muhammad Dimiyathi, S.Sos., M.TP., Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemda Sumut Rohmat Basuki dan sejumlah Kepala OPD terkait serta tamu undangan.

Team Gnewstv

BPKP SUMUT LAKUKAN SILAHTURAHMI DENGAN WALIKOTA TEBING TINGGI SEBELUM MENGGELAR RAPAT

0

Tebing tinggi | Gnewstv

Kepala Perwakilan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Sumatera Utara Kwihatmaka, S.E., M.M dan Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemda Rohmat Basuki beserta rombongan, melakukan kunjungan silaturahmi dengan Wali Kota Tebing Tinggi, Selasa (16/11/2021) di rumah dinas Wali Kota.

Rombongan diterima langsung Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M. di dampingi Sekdako Muhammad Dimiyathi, S.Sos., M.TP.

Kunjungan silaturahmi dilakukan sebelum BPKP Provinsi Sumut menggelar rapat sosialisasi penyusunan dokumen perencanaan, penganggaran dan pengawasan kota Tebing Tinggi bersama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Tebing Tinggi di hari yang sama, bertempat di Ruang Aula Balai Kota.

Kunjungan berlangsung singkat dengan penuh keakraban serta tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bambang Sudaryono, dan sejumlah Kepala OPD serta rombongan BPKP Provinsi Sumut.
Team gnewstv

TARGET VAKSINASI LANSIA MASIH RENDAH, TIM SOSIALISASI SATGAS COVID-19 KOTA TEBINGTINGGI TURUN KE KELURAHAN

0

Tebing tinggi | Gnewstv

Mengingat vaksinasi bagi kaum lansia belum mencapai target di Kota Tebingtinggi hanya tercatat 39,79 persen, Tim Sosialisasi Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi bersama Dinas Kominfo, TNI dan Polri serta Satpol PP turun me tingkat kelurahan yang ada di Kota Tebingtinggi untuk mengghalo halokan agar masyarakat lansia mau melakukan vaksinasi Covid-19 baik vaksinasi tahap I dan tahap II, Senin (15/11).

Kabid Komunikasi Iswan Suhendi koordinator operasional mengatakan bahwa kegiatan sosialiasi vaksinasi Covid-19 bagi kaum lansia adalah keharusan karena target capain vaksinasi belum tercapai.

“Dengan adanya sosialisasi ajakan vaksinasi ini, kita harapkan kaum lansia untuk semangat mendukung program percepatan vaksinasi bagi masayarakat agar mendapat kebebelan tubuh (herd Imunity) dalam masa pandemi Covid-19. Mari warga lansia vaksin, jangan takut di vaksinasi,” jelas Iswan Suhendi disela sela kegiatan.

Sambung Iswan Suhendi, dalam kegiatan sosialisasi kali ini, tim dibagi dua, Tim pertama untulk wilayah Kecamatan Padang Hilir di 7 kelurahan yang ada dan Tim dua di Kecamatan Rambutan 7 kelurahan yang di Kota Tebing. “Kami berharap setelah sosialisasi ada capain vaksinasi kepada masyarakat khususnya lansia,” bilang Iswan.

Untuk target vaksinasi di Kota Tebingtinggi sampai saat ini untuk vaksinasi tahap I sebesar 54, 03 persen dan tahap II sebesar 28, 07 persen. Dengan adanya imbauan langsung ke masyarakat, maka kedepan capain vaksinasi akan tercapai.

“Mari kita saling mengingatkan kerabat dan saudara, mengajak pentingnya vaksinasi ini termasuk untuk kaum lansia guna meningkatkan kekebalan tubuh dan keselematan bersama” pesan Iswan.

Saat berbincang dengan salah seorang Plt Lurah Rantau Laban Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Fauzi mengatakan saat ini capain vaksinasi di kekurahannya sudah mencapai hampir 70 persen, mengapa capain vaksinasi lansia belum tercapai menjadi 100 persen, ada kendala di masyarakat bahwa sesuai data Dukcapil Kota Tebingtinggi tertulis nama sesuai Kartu Keluarga (KK) setelah dicek kelapangan oleh Kepala Lingkungan sudah tidak diketahui dimana domisilinya.

“Kita perintahkan Kepling langsung turun sesuai alamat tersebut tetapi tidak ditemukan. Terus ada lansia yang menderita penyakit komorbit seperti darah tinggj (hipertensi) dan gula naik saat akan divaksin, ini yang menjadi kendala belum mencapai target seratus persen,” ujarnya.

Kegiatan tim di lapangan diakhiri dengan sosialisasi pemanfaaatan aplikasi PeduliLindungi dengan membuat QR code untuk pelacakan deteksi penyebaran Covid-19.
Team gnewstv

KAPOLRES TEBING TINGGI PIMPIN APEL GELAR PASUKAN OPERASI TOBA 2021

0

Tebing tinggi | Gnewstv

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tebing Tinggi AKBP. M. Kunto Wibisono, S.H., S.IK, M.Si, pimpin apel gelar pasukan Operasi Toba 2021, Senin (15/11/2021) di lapangan Mapolres Tebing Tinggi.

Dihadiri Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M., Danramil 13/TT Kapt. Inf. Budiono mewakili Dandim 0204/DS, Danyon B Sat Brimob Dasu Kompol. Endra Budianto, Dansub Denpom 1/I Kapt. CPM. Hendra Yuwono, Kadishub M. Guntur Harahap, S.STP., M.Si., Plt. Kasatpol PP. YB. Hutapea, jajaran perwira dan personil Polres, Kodim/Koramil serta perwakilan Jasa Raharja dan instansi terkait.

Kegiatan operasi dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Tebing Tinggi dalam pembacaan amanat Kapolda Sumut Drs. R. Z. Panca Putra Simanjuntak., M.Si, menekankan beberapa poin yaitu;

Pertama, melaksanakan deteksi dini, penyelidikan dan pemetaan terhadap lokasi atau tempat yang rawan terjadi kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta lokasi yang berpotensi penyebaran covid-19.

Kedua, memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada seluruh masyarakat tentang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta bahaya covid-19 berupa kegiatan sosialisasi serta kampanye baik melalui media cetak, elektronik maupun media sosial melalui pemasangan spanduk, banner, baliho, penyebaran leaflet dan sticker.

Ketiga, memberikan edukasi dan bangun disiplin masyarakat untuk patuh dan tertib dalam berlalu lintas serta mematuhi protokol kesehatan guna memutus penyebaran covid-19.

Kapolres Tebing Tinggi juga berharap kepada personel yang akan melaksanakan tugas pada Operasi Zebra Toba 2021 untuk bekerja secara profesional, bermoral dan humanis untuk mendapatkan simpati dari masyarakat, sehingga operasi ini dapat berjalan tertib, lancar dan mendapatkan keberhasilan.

Kegiatan Operasi Toba 2021 ditandai dengan penyematan pita operasi secara simbolis oleh Kapolres Tebing Tinggi kepada Personil Polres, Kodim 0204/DS dan Dishub.Adapun peserta apel terdiri dari pleton PM (Polisi Militer), pleton TNI (Kodim 0204/DS, Koramil 13/TT), pleton Polres, pleton Brimob, pleton Dinas Perhubungan dan pleton Satpol PP.Kegiatan operasi akan berlangsung dari tanggal 15 sampai 28 November 2021.

team Gnewstv

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy