Beranda blog Halaman 13

Warenhuis Masih Sengketa, Ahli Waris Pastikan Pemko Medan Tidak Memiliki Dasar Kepemilikan Yang Sah

0

Medan,  gnewstv.id

Sejak diresmikannya Gedung Warenhuis di Jalan Ahmad Yani VII, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara Melalui event Warenhuis Fest 2025 oleh Wali Kota Medan sebelumnya Bobby Nasution, pada Minggu (16/2/2025) lalu, Sejak itu pula Seluruh Ahli waris gedung Warenhuis Medan masih terus berjuang untuk mengembalikan Hak mereka yang dirampas pihak Pemko Medan.

Saat ini Ahli Waris kembali menegaskan bahwa polemik sengketa kepemilikan terhadap aset lahan Warenhuis yang dimiliki Ahli Waris SHAH secara hukum, berdasarkan pembuktian kepemilikan yang telah diuji dalam persidangan-persidangan terdahulu, bahkan Warenhuis adalah murni milik Dalipsingh Bath keluarga besar Ahli Waris ODB Medan.

Hal ini ditegaskan oleh seluruh Ahli Waris Dalipsingh Bath, Ny. Kuldip Kaur (selaku liquidator Ahli Waris ODB Medan) Natasha Pulungan, Caesar Bath, Taras Pulungan, Reza Bath, Maruska Bath, Ismail N. Pulungan, Romeo Pitty, Ricky Pitty dan Ray Pitty kepada wartawan, Senin (16/6/2025) di Medan.

“Pemasalahan ini berlarut dan belum terselesaikan dimana Pemko Medan tidak memiliki LEGALITAS, dan tidak bisa membuktikan dasar kepemilikannya sejak awal sengketa ini bergulir,’ ujar Ny.Kuldip Kaur.

sementara Natasha Pulungan menegaskan bahwa hingga saat ini status lahan Warenhuis ini masih dalam proses SENGKETA dan belum ada putusan pengadilan yang menyatakan Sertifikat Hak Pakai Pemko Medan sah sebagai bukti kepemilikian aset Pemko.

“Publik biar tau saja, hingga saat ini Gedung Warenhuis yang diresmikan Walikota amedan yang lama Boby Nasution Melalui event Warenhuis Fest 2025 pada bulan Februari lalu masih dalam proses Sengketa dan belum ada putusan Pengadilan yang menyatakan Sertifikat Hak Pakai Pemko Medan sah sebagai bukti kepemilikian aset Pemko Medan,” Tegas Natasha.

Sedangkan Caesar Bath meminta Pemerintah Kota Medan, melalui Walikota Medan yang baru Rico Tri Putra Bayu Waas beserta jajaran kedinasan terkait, untuk tidak meneruskan praktek-praktek kezholiman ini yang dilakukan oleh pejabat Walikota Medan terdahulu. 

“Mohon Walikota Medan untuk menghargai Hak Rakyat dan selesaikanlah permasalahan ini dengan baik dan tuntas Bersama ahli waris Dalipsingh,” Kata Caesar Bath.

Ahli Waris bersama Kuasa Hukum juga ingin mengingatkan bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan, yang dipergunakan selama ini untuk revitalisasi Gedung dan lahan Warenhuis, termasuk cawe-cawe kepentingan terhadap lahan kosong.

Ahli Waris Taras Pulungan mengatakan “Revitalisasi Gedung Warenhuis, termasuk cawe-cawe kepentingan terhadap lahan kosong dan ini adalah wujud dari penyalahgunaan khususnya anggaran yang dilakukan oleh pejabat kota Medan terdahulu,’ Tegas Taras.

Ahli Waris Ismail N. Pulungan yang berada di luar negeri, melalui sambungan telepon kembali menegaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, KPK RI, DPD RI, DPR RI Komisi III, PPATK, untuk mengusut tuntas proyek revitalisasi Warenhuis Medan ini.

“Sesuai dengan surat yang telah kirimkan kepada Presiden RI melalui Tim Hukum Ahli Waris tertanggal 20 Januari 2025 lalu serta surat susulan tertanggal 13 Juni 2025, Ahli waris minta Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, KPK RI, DPD RI, DPR RI Komisi III, PPATK, untuk mengusut tuntas proyek revitalisasi Warenhuis Medan ini,” Tegas Ismail N.Pulungan kepada wartawan.

Sejalan dengan perkembangan terbaru, Ahli Waris senang jika gedung Warenhuis dapat berguna bagi kegiatan masyarakat kota Medan yang dijadikan Warenhuis Fest 2025.

Namun Ahli Waris mengharapkan agar Walikota Medan saat ini beserta jajaran Pemerintah Kota Medan, membuka mata dan hatinya, memahami kondisi yang sebenarnya terkait lahan tersebut, serta membuka ruang komunikasi baik dengan seluruh Ahli Waris Dalipsigh Bath ODB Medan. 

Termasuk yang Ahli Waris ketahui tentang rencana Walikota Medan menjadikan Gedung Warenhuis sebagai tempat kegiatan penyelenggaran 45 Tahun Salon Foto Indonesia pada september 2025 mendatang. 

“Kami menyambut baik, namun mohon maaf gedung dan lahan itu masing dalam kondisi sengketa dan ada pemiliknya. Ahli Waris ingin juga menegaskan bahwa kami tidak memiliki polemik interal Kewarisan, karena semua hal terkait dengan aset dan peninggalan Dalipsingh telah dituangkan dalam RUPS, dan telah disetujui bersama seluruh Ahli Waris ODB Medan,” kata Reza Bath.

“Isu terkait kewarisan yang muncul kami anggap sebagai framing jahat, yang memiliki kepentingan untuk penundaan proses sengketa ini agar menjadi lebih panjang.  Demikian, keterangan ini kami tegaskan dengan harapan adanya ruang Islah, dimana Ahli Waris tidak akan pernah menyerah dalam memperjuangkan Hak, termasuk akan meminta keterangan dan pertanggung jawaban berbagai pihak dalam persidangan selanjutnya dengan sejumlah barang bukti pendukung yang kami temukan dan kumpulkan,” Ujar Maruska Bath.

Untuk melanjutkan komunikasi baik bersama Pemko Medan saat ini, pihak Ajli waris telah menunjuk Wakil Ahli Waris, yang berdomisili di kota Medan, bersama dengan tim hukum Apindo yang selama ini mengawal proses hukum. (Tim)

Ketua Arisan Wartawan Deli Serdang Berencana Daftarkan Anggota ke BPJS Ketenagakerjaan

0

Deli Serdang, gnewstv.id 

Ketua Arisan Wartawan Deli Serdang, Surya Dharma,ST berencana untuk mendaftarkan seluruh anggota arisan ke BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi para wartawan yang menjadi anggota arisan.

Hal itu ia sampaikan, saat mengikuti acara arisan wartawan Deli Serdang ( AWDS ) yang diselenggarakan di Minggu ke 3 tiap bulannya, di rumah Misnan jalan Dusun Karya I, Desa Aras Kabu, kecamatan Beringin kabupeten Deli Serdang, Minggu (15/6/2025).

Dikesempatan acara, Surya Dharma juga mengambil sesi foto masing-masing anggota untuk keperluan data dan pembuatan kartu AWDS.

” Mari kita bangun solidaritas persaudaraan sesama wartawan, dan kita jaga kekompakan, karena banyak nilai positif dari arisan wartawan Deli Serdang, saya nerencana dengan Pengurus akan mendaftarkan seluruh anggota AWDS ke BPJS Ketenagakerjaan, sebab rata-rata wartawan daerah kurang mendapat perlindungan dari tempat dia bekerja” ujar Surya.

Menurut Surya Darma, wartawan senior dari metro TV menjelaskan, dengan pendaftaran ini, anggota arisan dapat memperoleh manfaat seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan Jaminan kematian. Ketua arisan berharap bahwa langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan keamanan bagi para wartawan di Deli Serdang.

Hasan Basri Siregar sekretaris AWDS Dan Misnan selaku bendahara menyambut baik gagasan positif ketua arisan, seluruh anggota arisan juga menyambut dengan standing applaus, kami semua setuju dan menyikapi dengan baik, ujar rekan wartawan lainnya yang mengikuti acara arisan wartawan Deli Serdang. (Sur)

Kapoldasu di minta ambil Alih tugas Kapolres Tebing, Buntut Penyerangan terhadap Pemimpin Redaksi Media Cyiber, yang Viral Di Tebing Tinggi Sumut 

0
Pemred gnewstv.id Rudianto Purba saat membuat Laporan Polisi di SPKT Daerah Polda Sumatera Uatara

TebingTinggi – gnewstv.id

Ucapan dari mulut  Profesor Mahmud MD, Salah Seorang Negarawan yang banyak memberikan kontribusi bagi bangsa dan Negara  Indonesia, Utamanya perihal Persoalan Hukum.

Terduga Pelaku berinisial Whb yang masih terlihat bebas berkeliaran tanpa ada tindakan dan Penangkapan dari Pihak Jajaran Kepolisian Polres Tebing Tibggi – Sunatera Utara

Sosok yang Pernah menjabat sebagai Hakim Mahkama Konstitusi ( MK ) Republik Indonesia dan Juga Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhutkam ) Republik Indonesia ini.

Pernah merasakan mirisnya keberadaan Supermasi Hukum dan Penegakanya, yang kini sedang berjalan di Negeri Indonesia tercinta ini.

Mahmud juga pernah bilang, “di berbagai media dan Publik, Bahwa Keberadaan Hukum di Indonesia ini, terkesan telah di Jadikan Sebuah Industri,” padahal sebagai mana di ketahui bersama, arti dari pada Industri Itu adalah sebuah usaha yang mencari keuntungan sebesar mungkin.

Mengapa semua hal itu sempat terucap dari mulut seorang Profesor yang juga ahli di bidang Hukum dan seorang Negarawan di NKRI ini..? jawabnya : Ya ..

Sebab banyak sekali terjadi hampir dari berbagai wilayah, dari sabang sampai merauke, dari Aceh hingga pulau rote di Persada Nusantara Indonesia ini, Dimana keadilan hukum sulit sekali di dapat, akibat terkesan banyaknya para oknum – oknum penegak hukum ( APH) yang berbuat kejahatan utamanya minta Suap, hingga terkadang sanggup memutar balikan fakta dan disinyalir menjadikan hukum tersebut seakan  menjadi sebuah Industri? ( Penghasil Cuan ). dan tidak heran ketika hukum itu di jadikan sebuah pilihan maksimal atau minimal asal sesuai dengan upeti yang di miliki dan di berikan oleh Pelaku yang  tersandung hukum, sehingga seakan semuanya bisa di bereskan..?!!.

Rudianto Purba , yang juga Salah satu Pemimpin Redaksi media Siber Gnewstv.id, sebelumnya , mengalami dan  mendapatkan penyerangan  dari Pemilik Usaha parut Kelapa berinisial Whb, dan sudah melaporkan kasusnya ke SPKT POLRES TEBINGTINGGI, SUMUT, dari serangan  gerombolan tetangganya berinsial Whb dkk, warga pendatang di tempat Itu, yang juga  seorang pengusaha kelapa parut di Jalan Kf tandean, Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, hanya gara – gara di tegur, untuk tidak membuat kebisingan di saat warga di sekitaranya sedang beristirahat pada dini dan  malam  hari.

Akhirnya Rudianto Purba membuat Laporan Polisi ke SPKT Polres Tebingtinggi, dengan Laporan Polisi STPLP/B/554/XII/2024/SPKT/POLRES TEBINGTINGGI/POLDA SUMATERA UATARA.

Namun tujuh  bulan sudah kasus ini bergulir dan laporan Pemimpin media Siber ini,  atas penyerangan dan Penganiayan yang di alaminya, telapor di saknsi pasal 351 ayat 1 KUHP, hingga sampai saat ini, Pelaku belum juga di tersangkakan, di  tangkap apalagi di tahan oleh pihak Penyidik dari Kepolisian Polres Tebingtinggi, Sumatera Utara. No

Marilah kita renungkan seluruh rakyat Indonesia dari sabang sampai merauke, dan dari Ache sampai pulau rote,  jika Pemimpin Redaksi ( Wartawan-red ) saja Laporannya terindikasi tidak ditindak lanjuti secara serius,  bagaimana dengan masyarakat biasa yang ada di nusantara ini, yang mengalami dan sekaligus menjadi korban pelanggaran hukum ?

Apakah harus seperti yang di katakan Kapolri Jendral Listio Sigit Prabowo, Segala sesuatunya harus No Justice No Viral atau No Viral No Justice dahulu, baru segala sesuatunya di tindak lanjuti oleh semua Aparat Penegak Hukum?, Khususnya Polres Tebibgtinggi, kan tidak harus sedemikian juga adanya dan kasus ini malah sudah sangat Viralll…

Terkait persoalan ini sudah coba di konfirmasikan dengan Kapolres Tebingtinggi AKBP Simon Paulus, dan Kasat Serse Polres Tebingtinggi, AKP Syahri Sebayang, namun semua kedua pejabat teras di Jajaran Polres Tebingtinggi, Sumut itu, terkesan hanya saling lempar tanggung jawab, dengan Kapolres Simon diakatakanya via WhatsApp mikiknya , “coba kordinasikan denan Kasat Serse”, sebaliknya, Kasat Serse Syahri Sebayang mengatakan kepada awak media ini, pada beberapa waktu lalu, melalui pesan WhatsAap milik Kedua Pejabat teras itu.”nanti masih akan di gelar bg”…

Anehnya, pada beberapa waktu lalu, tertangkap pula dengan camera milik awak media, ( Korban – red ) diduga sejumlah aparat dari Kepolisian Polres Tebingtinggi berseragam lengkap, dstang menemui terlapor berinisial whb, tepatnya didepan usaha parut kelapa milik oknum whb ( terlapor – red ) yang berada di Jalan KF tandean, Kelurahan bandar sakti, disinyalir meminta dan menerima diduga sebuah Amplop berisi sesuatu ( diduga suap ), demi memuluskan kasus dan bisnis yang dilakoni oknum inisial whb itu saat ini, anehnya Aparat Kepolisian bukannya malah melakukan penangkapan terhadap tetlapor berinisial whb itu, yang jelas – jelas pulak telah melakukan pelanggaran hukum dan sesuka hatinya menggunakan badan jalan di lokasi itu, padahal hal tersebut juga di duga kuat telah melanggar dan menyalahi Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan badan jalan dan sangat membahayakan para penggunanya di lokasi itu.

Juga Ironisnya terduga pelaku berinisial Whb Itu, sempat membawa – bawa dan  terindikasi  mempropaganda  kasus ini, ke ISSUE SARA, yang hampir memicu  keributan dan kericuhan besar diantara  keyakinan dan umat beragama yang ada di Kota Tebingtinggi, Sumut Itu dan sempat viral di Sosial media beberapa waktu lalu.

Dalam hal ini Rudianto Purba Pemimpin Redaksi Gnewstv.id yang juga , Peserta  dari UKJ Dewan Pers RI, angkatan 2018 itu, yang juga ketua Asosiasi Kelurga Pers Indonesia ( AKPERSI ) meminta kepada Aparat Penegak Hukum Polda Sumatera Utara, Khususnya Bapak Kepala Kepolisian Republik Indonesia ( KAPOLRI ), Bapak Kapolda Sumatera Utara, dapat mengambil Alih tugas Kapolres Tebing Tinggi dan kasat serse yang di anggap lamban dalam menangani Kasus yang menimpa Pemimpin redaksi Sibet itu, dan secepatnya menindak tegas dan menangkap Pelaku oknum berinisial Whb dkk itu, yang telah membuat kegaduhan nyaris besar di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara Itu. Demi tegaknya Supermasi Hukum dan terciptanya kekondusifan serta kerukunan di antara sesama umat , diman laporan ini juga telah berlanjut di Laporan Kepolisian Daerah Polda Sumatera Utara,  atas Laporan Undang Undang ITE, dengan nomor Laporan : STTLP/B/102/1/2025/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA ( tim- Red ) …Bersambung ….

Disinyalir Menyalahi IK dan PK Serta Diduga  Selewengkan Anggaran Perawatan serta memanen secara tidak baik, Manajemen PTPN KSDUN Telantarkan TBS Hingga Membusuk Di Areal

0

Serdang Bedagai – gnewstv.id

Info untuk Bapak Menteri Bumn Bapak Erick Thohir, Bapak  Direksi ( SEVP ) Regional I ,PTP.Nusantara IV eks PTPN.III , Pihak Satuan Pemeriksa Internal ( SPI ), Wilayah Kewenangan Kebun Silau Dunia, Propinsi Sumatera Utara.

Terkait adanya temuan dugaan Penelantaran Tandan Buah Segar ( TBS ) yang di sinyalir sengaja di biarkan membusuk, hingga menjadi Janjangan Kosong ( JANKOS ) di areal Afdeling 1 Kebun Silau Dunia, pada selasa 10/06/2025,sekira pukul 14.30.Wib 

Selain itu, di temukan juga disinyalir  ribuan Tandan Buah Segar ( TBS ) di atas Pohon Komudite Sawit yang selayaknya sudah di panen, namun juga di duga sengaja di abaikan ( diduga di terlantarakan-red )  dan tidak di lakukan pemanenan dan fruning ( Pemangkasan Pelepah ) sama sekali sesuai rotasi ,hingga terlihat juga buah telah menjadi berondolan dan bahkan sudah ada yang tumbuh di area perkebunan diduga milik Negara tersebut.

Sebagai mana di ketahui bersama, Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) PTP.Nusantara adalah merupakan bagian yang dikabarkan  mendapat anggaran belanjanya, adalah notabenenya  di asup dari uang rakyat yang  melalui APBN dan juga dari Para penanam Sahamnya, di Perusahaan Plat merah Itu.

Namun Ironisnya, masih ada saja hingga detik ini dan malah seakan terkesan di sengaja diduga TBS yang tidak di panen dan di biarkan hingga membusuk di areal lapangan Blok Perusahaan.

Dan bahkan sebagai mana di ketahui bersama adalah dimana biaya perawatan Perkebunan Nusantara itu, bahkan disinyalir hingga  mencapai 5 sampai dengan 15 juta per hektar pertahun, yang di gelontorkan untuk Pengelolaan khususnya bagi  Komudite Kelapa Sawit milik Perusahaan PTP.Nusantara Itu.

Namun masih saja ada di temukan peristiwa dan kejadian atau fenomena pemandangan yang tak lajim di lihat mata, di areal Perkebunan Afd 1 Kebun Silau Dunia Itu, bahkan banyak pula terlihat di lokasi areal itu, sejumlah batang Pohon Kelapa sawit yang diduga sengaja tidak di urus hingga di batang pohon, di tumbuhi dan di lilit oleh ratusan gulma parasit sejenis tanaman liar berupa Pohon beringin dan juga jenis Pohon rambung merah batang pohon sawit di areal afd 1 tersebut.

Saat hal ini coba di konfirmasikan kepada Pak Askep  rayon B bernama Jul pada selasa, 10/06/2025 ,sekira pukul 14.35.Wib kemarin terkait di Indikasi ribuan Buah TBS di Pohon diduga  di terlantarkan dan di tinggalkan disinyalir di Afd 1 kebun itu, sayangnya WhatsApp milik pak Askep tidak berbalas sampai berita ini di rilis.

Di minta Info dan berita ini menjadi perhatian serius bagi para petinggi Perusahaan  dan Para pemangku kepentingan, Khususnya Bapak menteri Bumn dan Bapak Deriksi PTP Nusantara, supaya dapat menindak tegas semua pihak yang terlibat, agar peristiwa dan kejadian yang sama tidak akan terulang kembali dan adanya kerugian yang lebih besar lagi, demi terselamatkannya keuntungan Perusahaan di PTP.Nusantara Itu. ( tim – red )….Bersambung …..

PT Angkasa Pura Aviasi Dukung Penuh Rute Baru Thai Air Asia Pulau Sumatera Dan Phuket Thailand

0

Deli Serdang, gnewstv.id 

Bandar Udara Internasional Kualanamu yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Aviasi menyambut secara positif peluncuran rute penerbangan internasional oleh Thai AirAsia yang menghubungkan pulau Sumatera dan Phuket, Thailand. Layanan ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 27 Juni 2025, dengan frekuensi empat kali per minggu.

Inisiatif ini menandai penerbangan langsung pertama yang menghubungkan Sumatra dengan destinasi wisata utama di Thailand bagian selatan. Dengan jadwal yang dirancang secara strategis dan harga tiket yang kompetitif, perjalanan menuju Phuket kini dapat dilakukan tanpa perlu transit. Hal ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Sumatra Utara yang ingin menikmati liburan internasional, sekaligus membuka peluang bagi wisatawan Thailand untuk menjelajahi keindahan Sumatra Utara.

Penerbangan akan dioperasikan menggunakan armada Airbus A320 milik Thai AirAsia, yang dikenal luas atas kenyamanan, keandalan operasional, serta tarifnya yang terjangkau, Jadwal keberangkatan dan kedatangan telah disesuaikan untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan yang melakukan perjalanan singkat maupun liburan jangka panjang.

Bapak Kedar Deshpande, Director of Commercial and Business Development PT Angkasa Pura Aviasi, menyampaikan “Phuket adalah destinasi favorit sepanjang tahun bagi wisatawan dari Medan dan wilayah Sumatra. Kami senang Thai AirAsia dapat menghadirkan destinasi ini lebih dekat. Kami berkomitmen untuk mendukung Thai AirAsia sebagai mitra kami dalam mensukseskan rute ini. Kami juga ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan destinasi wisata yang ditawarkan Sumatera Utara kepada berbagai wisatawan global yang mengunjungi Phuket.”

Thai AirAsia akan mulai mengoperasikan penerbangan langsung Kualanamu–Phuket pada hari Jumat, 27 Juni 2025. Penerbangan ini dijadwalkan empat kali seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Pesawat berangkat dari Kualanamu pada pukul 16.50 WIB dan tiba di Phuket pukul 18.10 waktu setempat. Sebaliknya, penerbangan dari Phuket ke Kualanamu akan berangkat pukul 14.50 waktu setempat dan tiba pada pukul 16.20 WIB. Pemesanan tiket sudah bisa dilakukan oleh calon wisatawan di berbagai platform penjualan tiket pesawat maupun melalui aplikasi resmi Air Asia.

Ibu Tansita Akrarittipirom selaku Commercial Head Thai AirAsia, turut menyampaikan “Kami bangga meluncurkan rute langsung strategis ke Phuket ini, yang menawarkan liburan yang nyaman dan ramah muslim bagi wisatawan dari Sumatra ke salah satu destinasi liburan terbaik di Asia Tenggara—terkenal dengan pantainya yang memukau, pasar yang ramai, dan pengalaman bernilai tinggi.”

Dengan hadirnya rute ini, PT Angkasa Pura Aviasi terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan konektivitas internasional dari Bandara Kualanamu, sekaligus memperluas kontribusi terhadap sektor pariwisata dan ekonomi regional.(sur)

SEMARAK IDUL ADHA 1446 H 2025 M DI TEBING TINGGI: DARI PAWAI TAKBIR HINGGA PEMOTONGAN HEWAN QURBAN

0

TEBING TINGI – Gnewstv.id

Suasana semarak dan penuh sukacita menyelimuti Kota Tebing Tinggi dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Rangkaian perayaan diawali dengan Pawai Takbir Keliling yang dilepas langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih bersama Wakil Wali Kota H. Chairil Mukmin Tambunan, Ketua DPRD Sakti Khadaffi Nasution, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, di depan rumah dinas Wali Kota, Jalan Dr. Sutomo, Kamis malam (5/6/2025).

Hadir dalam pelepasan pawai tersebut antara lain Wakapolres Kompol Rudi Syahputra, Dandim 0204/DS Letkol Inf Alex Sandri, Kepala BNKK Kompol Hendro Wibowo, Plt. Sekdako H. Kamlan Mursyid, dan Ketua TP PKK Kota H. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih.

Dalam sambutannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih menyampaikan doa dan harapannya bagi seluruh jemaah haji asal Tebing Tinggi agar ibadah mereka berjalan lancar, dimudahkan Allah SWT, dan kembali ke tanah air dengan sehat walafiat. Ia juga memohon doa dari para jemaah haji untuk kemajuan Kota Tebing Tinggi, 

“Mohon doakan, khususnya warga Kota Tebing Tinggi, semoga diberi kekuatan, kesehatan, dan kemampuan memimpin Kota Tebing Tinggi menjadi kota baldatun toyyibatun warobbun ghofur. Ini harapan kita semua,” ujarnya.

Sebelum melepas pawai, Wali Kota juga menghimbau kepada seluruh peserta pawai agar tertib dan mematuhi ketentuan berlalu lintas, menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain, demi menjaga ketertiban umum. Pawai takbir keliling ini secara resmi dimulai dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim” dan pengangkatan bendera start oleh Wali Kota, menandai syiar malam takbir Idul Adha.

Rute pawai takbir keliling meliputi sejumlah ruas jalan utama, dimulai dari rumah dinas Wali Kota hingga berakhir di depan stasiun kereta api Tebing Tinggi. 

Acara pelepasan pawai ini turut dihadiri oleh Kepala OPD, Camat, Lurah atau perwakilan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tamu undangan, serta tim peliputan dari Diskominfo.

Keesokan harinya, Jumat (6/6/2025), Pemerintah Kota Tebing Tinggi menggelar Sholat Idul Adha 1446 Hijriah di Lapangan Merdeka, Jalan Dr. Sutomo, yang dimulai pukul 07.00 WIB. Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih bersama Wakil Wali Kota H. Chairil Mukmin Tambunan, Plt. Sekdako H. Kamlan Mursyid, Ketua TP PKK Kota H. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, jajaran Pemko, dan masyarakat se-Kota Tebing Tinggi turut serta dalam sholat berjamaah ini.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha dan berharap ibadah kurban menjadi berkah serta amal jariyah bagi semua. 

“Saya H. Iman Irdian Saragih, Wali Kota beserta jajaran Pemko Tebing Tinggi mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1446 Hijriah tahun 2025 Masehi. Semoga menjalankan ibadah kurban ini juga menjadi berkah dan menjadi amal jariyah bagi kita semua. Maaf bila ada salah ucapan yamg kurang berkenan, saya mohon ampun kepada Allah SWT,”  ujar Wali Kota.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Al Ustaz Ihsanul Ma’arif Lubis menyampaikan nilai-nilai pendidikan dalam peristiwa kurban, yaitu perilaku sabar, tawakal, dan ketauhidan. Ia berharap ibadah Idul Adha ini membawa semangat baru bagi seluruh umat Islam dan kebermanfaatan dalam membangun Kota Tebing Tinggi.

Rangkaian Hari Raya Kurban dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban sebanyak 20 ekor lembu di halaman gedung Balai Kota Tebing Tinggi, Jalan Dr. Sutomo No. 14. Wali Kota Iman Irdian Saragih juga menyampaikan bahwa total hewan kurban yang akan disembelih di Kota Tebing Tinggi berjumlah 638 ekor lembu dan 395 ekor kambing, yang akan dilaksanakan pada hari itu juga dan sebagian pada esok hari (7/6/2025).

Acara Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban ini juga dihadiri oleh Kepala OPD, Camat, Lurah atau mewakili, tokoh agama, tokoh masyarakat, tamu undangan, dan tim peliputan Diskominfo. ( red ) 

Semarak Idul Adha 2025, Dusun Sadar Timur Desa Sekip Qurban 8 Sapi dan 7 Kambing

0

Lubuk Pakam, gnewstv.id

Rasa Syukur dalam Perayaan Idul Adha 1446 H Tahun 2025 yang dirasakan Warga Dusun Sadar Timur, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang benar-benar tercermin dari Rasa Suka Cita dan Keguyuban yang selama ini terbina.

Terbukti Pada idul qurban tahun 2025 ini, Warga Dusun Sadar Timur, Desa sekip, Lubuk pakam berqurban 8 Sapi sapi dan 7 Kambing, Jum’at (6/6/2025) usai pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid Al-Istiqomah.

Sebanyak 8 Sapi ini masing-masing 1 ekor Sapi dengan Bobot Lebih Kurang 1 Ton merupakan sumbangan Qurban dari Bapak Syam Nasution seorang Pengusaha ternama Cafe and Resto Uncle Syam Di Lubuk pakam.

sedangkan 7 ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing merupakan Gotong Royong dari Warga Dusun Sadar Timur sebagai Peserta Qurban yang menyisihkan Rizkinya Selama Satu Tahun.

Menurut Ketua Panitia Idul Qurban tahun 2025, Surya Dharma, ST, M.Si yang didampingi Joko Susilo,S.Kom selaku Sekretaris, Agus Riani selaku Bendahara, Wakil Ketua M.Amin Hadi Wiajaya, Koordinator Perlengkapan Adi Suprayetno dan Irfandi mengatakan Sangat bersyukur atas pelaksanaan penyembelihan Hewan Qurban tahun 2025 ini meskipun Jumlah Hewan Wurban sedikit berkurang dari tahun sebelumnya.

“Syukur alhamdulillah, Pelaksanaan penyembelihan Hewan Qurban tahun ini berjalan lancar tanpa hambatan apapun, dan seluruh daging sapi dan kambing dapat disalurkan kepada yang Hak, meskipun Jumlah hewan qurban Sapi tahun ini berkurang namun dari jumlah pembagian untuk masyarakat sangat mencukupi,” ujar Surya.

Surya dan Pengurus Panitia Qurban tahun ini mengucapkan terimakasih kepa Warga Dusun Sadar timur yang mana masih diberi kepercayaan pada periode ketiga ini sebagai Panitia Qurban, dan Terimakasih juga kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Istiqomah Dusun Sadar Timur Yang di ketua Bapak Dahlil Partaonan Harahap yang mengeluarkan SK Kepada Panitia sebagai Bukti Sah Panitia Dapat Bekerja dalam Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban.

“Saya bersama Pengurus Panitia mengucapkan Terimakasih, karena masih diberi kepercayaan oleh warga Dusun Sadar timur sebagai Panitia Qurban hingga tiga tahun ini, dan kami selaku panitia dan Manusia yang merupakan tempatnya Khilaf dan kekurangan sehingga selaku ketua Panitia kami mengangkat 10 jari kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga, dan semoga tahun mendatang pelaksanaan Qurban lebih baik lagi dengan Panitia yang baru, Aamiin,” Ujar Surya.

Surya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Sudarminto, yang merupakan Penyembelih Hewan Qurban yang masih mau membantu Pantitia dan juga ucapan terimakasih kepada 57 relawan bagian Penetel Warga Dusun Sadar Timur dan Kampung Banten yang masih Ikhlas membantu Pantia, sehingga pelaksanaan penyembelihan, penetelan hingga pembagian Qurban dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan. (Sur)

Belasan Kilo meter Jalan Rusak Parah Mirip Kubangan Kerbau Menjadi Derita Pahit  Bertahun tahun Masyarakat Raya Kahean, di Simalungun 

0

Simalungun – gnewstv.id

Belasan Kilo meter Jalan rusak Parah, bak mirip Kubangan kerbau, di Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun , Propinsi Sumater Utara,belum tersentuh secara keseluruhan 

Hal ini kiranya dapat menjadi info dan Perhatian Serius Pihak Pemerintah, Propinsi Sumatera Utara ( Gubsu Boby Nasutio -red ) dan khususnya Pihak Pemerintah  Kabupaten Simalungun, Bapak Bupati Dr.H.Anton Achmad.SE.MM dan Kadis PU Simalungun.

Seorang warga setempat yang setiap harinya melintasi jalan rusak parah Itu, berinisial Pj, yang namanya tidak mau di sebut secara lengkap, pada pemberitaan ini, sangat -sangat mengeluhkan peristiwa itu, dan berharap perhatian serius dari Pihak Pemerintah setempat agar jalan tersebut,benar -benar secepatnya dapat di jamah dan mendapatkan perbaikan.

Begitupun juga yang di katakan Herman, 40 tahun, seorang  sopir truk pengangkut kelapa sawit juga mengeluhkan keluhan yang serupa , kepada awak media siber ini, pada sabtu,07/06/2025, sekira pukul 09 30 Wib hari ini.

Ia berharap Kemerdekaan dan Pemerataan Pembangunan di kabupaten  simalungun ini, khususnya jalan yang menjadi fasilitas umum, hendaknya merata dan dapat menyentuh semua wilayah, agar kemerdekaan di negeri ini dapat bersama – sama di rasakan rakyat  dan seluruh masyarakat, khususnya, di kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, di Propinsi Sumatera Utara NKRI ini. ( tim – gnewstv.id) …Bersambung…

Ketua DPD AKPERSI  Desak Gubernur Ansar Ahmad Copot PPTK Diskominfo Kepri

0

Tanjungpinang – gnewstv.id 

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPD AKPERSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Fauzan mendesak Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk segera mencopot Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri,Rabu 04/05/2025.

Desakan ini dilontarkan dengan adanya dugaan ketidak profesionalan dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan Diskominfo, yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dan berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

“Fazan menilai PPTK Diskominfo Kepri telah bertindak tidak profesional, cenderung tertutup, dan tidak transparan dalam menjalankan tugasnya. Ini mencederai semangat reformasi birokrasi dan keterbukaan informasi publik,”   yang sangat susah di jumpai maupun di hubungi via telpon sebab  Ketua DPD AKPERSI Kepri menyampaikan  dengan tegas kepada media.

Ketua AKPERSI Kepri yang di Nahkodai oleh Fauzan juga menyebut bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari insan pers dan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan wewenang serta kurangnya akses informasi dalam pelaksanaan program-program di Diskominfo Kepri.

“Sebagai asosiasi yang menaungi insan pers, kami berkewajiban menyuarakan kebenaran dan memastikan bahwa prinsip good governance dijalankan. Bila perlu, kami akan mengambil langkah hukum jika Gubernur tidak segera melakukan evaluasi dan tindakan tegas,” ujarnya.

DPD AKPERSI Kepri Fauzan meminta agar Gubernur Ansar segera mengevaluasi kinerja Diskominfo Kepri dan mencopot PPTK yang diduga menjadi sumber masalah. Jika semuanya tidak di gubris tidak menutup kemungkinan kami akan gelar aksi ujar Fauzan dengan suara menggelegar 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Diskominfo Kepri terkait desakan ini. ( Sumber  tim – Rilis dari DPD AKPERSI Provinsi Kepri )

Imigrasi Tunda Keberangkatan 1.243 Jemaah Calon Haji Diduga Nonprosedural dari Sejumlah Bandara 

0

Pematangsiantar, Gnewstv.id

Petugas imigrasi di seluruh Indonesia menunda keberangkatan sebanyak 1.243warga negara Indonesia (WNI) selama periode 23 April hingga 1 Juni 2025. Tindakan inidilakukan karena para WNI tersebut terindikasi kuat sebagai jemaah calon haji (JCH) nonprosedural.

Dari total jumlah tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta – Banten, mencatat jumlah penundaan keberangkatan tertinggi dengan 719 orang.

Disusul oleh Bandara InternasionalJuanda, Surabaya, dengan 187 orang, Bandara Ngurah Rai, Denpasar, sejumlah 52 orang,Bandara Sultan Hasanudin, Makassar, sebanyak 46 orang, Bandara Internasional Yogyakarta,42 orang, Bandara Kualanamu, Medan, 18 orang, Bandara Minangkabau, Sumatera Barat, 12orang dan Bandara Internasional Sultan Haji Sulaiman dengan 4 orang yang ditundakeberangkatannya.

Selain itu, penundaan keberangkatan JCH nonprosedural juga dilakukan di beberapa pelabuhan internasional di Batam, Kepulauan Riau. Di Pelabuhan Citra Tri Tunas, sebanyak 82orang ditunda keberangkatannya, diikuti oleh Pelabuhan Batam Center 54 orang danPelabuhan Bengkong 27 orang.

Alasan utama penundaan keberangkatan adalah karena para WNI tersebut tidak memiliki visa haji atau dokumen lainnya yang dipersyaratkan untuk ibadah haji. Penundaan ini bukan berarti para WNI tersebut sama sekali tidak bisa bepergian ke Arab Saudi, karena mereka sudah memiliki visa Arab Saudi yang artinya mereka dapat melintas masuk ke negara tersebut. Hanya saja, saat musim haji ini kami perlu menekan potensi penyalahgunaan visa dalam rangka melakukan ibadah haji. Setelah musim haji selesai, para WNI tersebut tetap bisa berangkat keArab Saudi, sesuai dengan peruntukan visa mereka,” jelas Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Suhendra.

Di Yogyakarta, petugas mendapati kejanggalan dalam keterangan enam WNI berinisial HBS,DDA, K, MS, M, dan ER yang hendak berangkat menuju Kuala Lumpur – Malaysiamenggunakan maskapai AirAsia AK349. Saat pemeriksaan awal, empat orang mengaku akanberlibur ke Kuala Lumpur dan berencana kembali pada 27 Mei 2025. Sementara dua lainnyamenunjukkan visa kerja Arab Saudi.

Petugas kemudian melakukan pendalaman dan wawancara lebih lanjut yang membuahkanpengakuan dari enam orang tersebut bahwa Kuala Lumpur hanyalah destinasi transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.

Sementara itu di Surabaya, 171 JCH yang ditunda keberangkatannya kedapatan tidak menggunakan visa haji. Mereka bermaksud menuju Arab Saudi menggunakan visa kunjungan dengan bantuan jasa biro perjalanan wisata. 

Salah satu jemaah mengaku, mereka bahkan harus merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah untuk berangkat.“Sangat disayangkan niat baik masyarakat mau beribadah

malah dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab dengan membuat mereka berangkat melalui jalur non prosedural,” ujar Suhendra.

Tidak jauh berbeda, di embarkasi Makassar petugas imigrasi menunda keberangkatan 46 WNI  sepanjang periode 23 April s.d. 23 Mei 2025 karena memberikan keterangan yang tidak konsisten pada saat pemeriksaan. 

Sebelas di antaranya mengaku berencana akan ke Medan untuk menghadiri acara lamaran keluarga namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh petugas terbukti bahwa yang bersangkutan dan rombongan lainnya akan melaksanakan ibadah haji secara nonprosedural.“Penundaan keberangkatan ini kami lakukan untuk menghindarkan WNI dari potensi masalah dikemudian hari, baik di dalam maupun luar negeri. Jangan sampai mau ibadah malah jadi masalah karena pakai cara yang tidak benar. Bersabar menanti melalui jalur resmi akan lebihmenjamin keamanan, kenyamanan, serta perlindungan hukum bagi para jemaah,” tutupSuhendra. (Srt)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy