Beranda blog Halaman 121

Warga Dihebohkan Penemuan Mayat di Gang Mahoni Dusun IV Desa Perdamean

0

deliserdang

Warga dihebohkan dengan penemuan Mayat, tewas dalam posisi telungkup di gang Mahoni Dusun IV Desa Perdamean, kecamatan tanjung morawa kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Jum’at (05/01/2023) sekira pukul 12.00 wib.

Melihat ada Mayat tewas bersimbah darah diwajah dan kakinya, warga yang heboh langsung menghubungi pihak Desa, diduga korban Tabrak lari oleh pengendara dijalan lintas Medan-Lubuk pakam Deli Serdang.

Korban meninggal dunia dengan mengenakan pakaian compang camping, tidak tau pasti penyebab kematiannya, diduga korban Tabrak lari dan diduga seorang ODGJ yang tidak ada identitas di saku celananya.

Tak lama kemudian Polsek Tanjung Morawa datang bersama Tim INAFIS Kabupaten Deli Serdang yang sebelumnya sudah dihubungi Aparat Desa Perdamean untuk mengidentifikasi korban yang tewas telungkup didalam gang Mahoni.

Diduga korban sering berkeliaran dijalan besar Medan-Lubuk pakam dengan pakaian yang kumal di badannya, terlihat saat Tim INAFIS mengidentifikasi korban, ditemukan luka di bagian tumit kaki kanan terkelupas dengan wajah memar bersimbah darah dan beberapa bagian tubuh terluka gores.

Belum tau pasti penyebabnya kematiannya, dari hasil indentifikasi Tim INAFIS, korban warga desa namorambe dusun IV bermarga Tarigan dan selanjutnya akan diberitahukan kepada pihak keluarganya, “Ungkap Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Ipda Suyadi SH.

Awak media kemudian menjumpai warung yang berdekatan dengan posisi korban meninggal dunia mengatakan “Sebelumnya melihat korban berjalan dari seberang jalan menuju warungnya membeli air mineral dengan muka sudah bersimbah darah dan disuruh duduk jauh dari warungnya, karena takut nanti didatangi orang, “Ujar pemilik warung.

Awak media juga mengkonfirmasi Kepala Desa Perdamean Toni mengatakan, “Korban bernama Aman Tarigan, warga dusun IV Desa Namorambe dan saya sudah berkoordinasi dengan kepala Desa Namorambe, “Pungkasnya.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, Polsek Tanjung Morawa bersama Tim INAFIS Kabupaten Deli Serdang, membawa korban kerumah sakit Bhayangkara untuk diotopsi.@mppds

Pemerintah  Tidak  Berkutik Tegakan Hukum,Sehingga terkesan terus Saja Membiarkan  Pengusaha  Kelapa Parut Perampas Jalan dan trotoar yang tidak  Indahkan Peraturan ,Hingga terus hidupkan mesin Parut Kelapa Walau Saat Ibadah Adzan Di  Kumandangkan 

0

Tebingtinggi-gnewstv.id

Sampai detik ini,Sabtu 06/Januari 2024,Pemerintah Kota Tebingtinggi ,khususnya, kecamatan dan Kelurahan terkesan sudah tidak mampu lagi, untuk menindak Seorang Pengusaha kelapa parut berinisial Whb,di Lingkungan 4 ,Kelurahan Bandar Sakti,kecamatan Bajenis,Kota Tebingtinggi,Sumatera Utara,yang tetap saja lakukan aktivitas Usaha Pemarutan  kelapanya yang mengundang gaduh dan kebisingan di tengah-tengah masyarakat sekitar,di Lingkungan 4 ,Kelurahan Bandar Sakti,Kota Tebingtinggi,Sumatera Utara Itu.

Padahal pada dua pekan yang lalu,Pelaku berinisial.Whb itu,sudah mendapatkan Peringatan dari Pihak Pemerintah Setempat ( Kelurahan dan Kecamatan)  untuk tidak lagi melaksankan aktifitasnya Pemarutan Kelapanya mengunakan mesin dompeng dan  yang menimbulkan kebisingan dan ke onaran,yang beraktifitas menggunakan trotoar dan badan Jalan di ,Lingkungan 4,Kelurahan Bandar Sakti,Kecamatan Bajenis “ujar Camat Bajenis bernama.Dira Astama Trisna ,via whatshap miliknya ketika di konfirmasi 0852-9658-xxxx ,kala Itu.

Acap kali mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum,padahal Perbuatan itu telah di atur pada Kuhp pasal 172-503 dan pasal 265 dengan ancaman kurungan Penjara  dan denda sebesar 10 juta rupiah dan Pelanggaran undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang  Lalulintas,dan acap kali di tempat Itu mengundang Peristiwa Laka lantas,serta  membahayakan pengguna jalan lainya yang melintas di sekitar Itu, karena sanpah dari batok kelapa yang di biarkan menumpuk padat  di badan Jalan di lokasi Itu ,pasalnya hampir setiap harinya juga mesin pemarut kelapa yang ia gunakan untuk mengukur (memarut)  kelapa ,terus saja berbunyi bising,sehingga sangat  menggagu ketenteraman dan kenyaman warga lainya,Khususnya masyarakay yang ada di sekitarnya, apalagi saat beristirahat malam tiba.

Apalagi di tambah mesin yang terus- menerus berbunyi keras hingga hampir  24 jam setiap harinya di nyalakan, oleh oknum berinidial Whb Itu beserta anggotanya.

Belum lagi ketika sejumlah armada pengangkut kelapa yang ia pesan ,datang dan menjatuh-jatuhkan ratusan,bahkan ribuan  buah kelapa yang di angkut ke teras di atas( trotoar) ,sehingga memicu ke onaran seakan menjadikan lokasi itu gudang penimbunan buah kelapa yang ia lakukan,dan menambah susaana semakin berisik dan  merugikan ketenangan dan kenyamanan  warga lainya,saat beristirahat.

Bahkan acap kali ketika adzan subuh di kumandangkanpun,bahkan ibadah-ibadah lainya sedang berlangsung ,pemilik usaha kelapa parut berinisial Whb itu,terkesan tidak memperduliikanya,bahwa ibadah menyembang “Allah” Tuhan Yang Maha Esa, sedang berlangsung di sekitar masjid yang tidak jauh dari lokasi Parut Kelapa yang mesinya terus saja berbunyi miliknya Itu,hanya disinyalir demi mementingkan keutungan pribadinya semata, tanpa memikirkan kenyamanan warga dan Masyarakat lainya,yang juga Sedang melaksanakan Ibadah.

Acap kali mendapatkan teguran dari warga sekitar  ,namun Pengusaha parut kelapa berinisial Whb itu yang datang merantau ke tenpat Itu,malah terkesan tidak mau perduli sama sekali,atas saran-saran  warga tersebut ,bahkan terus saja hampir belasan tahun sudah berlalu,Oknum berinisial Whb Itu,tetap melakukan aktifitas pemarutan kelapanya itu di rumah di duga tidak berizin  Usaha Itu,yang ia tempati hampir setiap harinya tersebut ,padahal Pemerintah sudah menyediakan pasar tempat utuk para pedagang beraktifitas dan berusaha, yaitu pasar sakti ,yang tidak jauh  dari lokasi tempat ia berusaha tersebut,agar tidak menimbulkan kegaduhan.

Dan Ketika Peristiwa ini,di konfirmasikan Kepada Camat Bajenis Kota Tebingtinggi,melalu pesan Whatshap milik Camat Dira Astama Trisna.S.SI P. Msi di no.0852-9658-xxxx, Pada Selasa 26/12/2023,Sekira pukul 09.10.Wib,mengatakan “akan di cek ,dengan menambahkan  “tks  atas info bg”ujar Camat Dira,

Dengan Selanjunya Camat Dirapun menambahkan ,”Lurah kepling dan babinkamtimas sdh turun ke lokasi dan memberi peringatan kpd pedagang,

Dan masalah sampah yg memakan bahu jln akan di bersihkan dn mundur dr tempat yg memakan bahu jln tersebut dlm 2 hr ini ( 27/Des/2023-red) akan dibersihkan”ujar Camat Dira,namun hingga detik ini,Dabtu 06/Januari 2024,teguran Pemerintah Kecamatan  Itu terkesan hanya di anggap teguran sampah dan angin lalu semata, buktinya hingga berita ini di rilis kembali Oknum berinsial Whb,Itu terus saja beraktifitas seperti biasa dan semakin meraja lela..,atau mungkinkah diduga ada indikasi  suap..?? “,sehingga oknum berinisial  Whb itu bisa terus saja leluasa dan terkesan sudah  dapat mengalahkan dan mengangkakangi Pemerintah Setempat  serta Peraturan perundangan yang masih berlaku di Negeri Indonesia ini..?..

Ketika awak media ini mengkonfirmasi ulang dan menanyakan kembali  Perihal Peristiwa itu,mengapa Pihak Pengusaha kelapa parut berinisial.Whb,yang menggunakan dan merampas  trotoar ( di atas parit ) milik Pemko Tebingtinggi dan badan Jalan milik Pemerintah Itu,tidak  juga menghentikan kegiatan parut kelapanya..??..apakah adanya Indikasi Suap ??.,sehingga Pelaku  tidak berhenti juga melakukan  kegiatanya tersebut,(Kegiyatan parut kelapa-red) dan Sepekan sudah berlalu dari jadwal yang di tentukan,” Ibu Camat Bajenis bernama.Dira Astama Trisna,S.SIP, Msi,Sangat di sayangakan tidak lagi menjawab dan membalas  lagi sama sekali konfirmasi awak media Siber ini hingga berita ini dirilis kembali.

Warga berharap dan meminta  atas peristiwa ini ,kepada Bapak Pj Walikota Tebingtinggi Bapak Drs Syamadani Msi, ,Bapak Ketua DPRD  ,Kapolres Tebingtinggi, Kajari dan Kasadpol PP,serta  Dinas Perdagangan dan Camat ,dan juga  lurah setempat, agar segera dapat menindak lanjuti peristiwa dan Laporan warga ini, sekalipun melalui pemberitaan yang warga dapat sampaikan terlebih dahulu saat in,agar Apa yang menjadi Nawacita Negara ( Negara hadir ketika rakyat membutuhkan),’Itu dapat di Penuhi dan di lakukan  Oleh Pihak Pemerintah Setempat  ,Sebelum warga melakukan aksi-aksi lain dan melakukan Demonstrasi -unras di Sekitar usaha Parut kelapa,dan kekator Walikota dan DPRD Kota Tebingtinggi Sumut, dimana disinyalir Usaha parut Kelapa kepunyaan Whb Itu di sinnyalir tidak berizin (Ilegal),dan sangat-sangat mengganggu ketenteraman dan kenyamanan warga di sekitar Usahanya,serta mengundang bau busuk dan bau tengik atas sisa sampah parut kelapa Itu, yang di buang sembarangan  pula di sekitar dan badan jalan dan parit trotoar di lokasi Itu, dan Perbuatan oknum Whb Itu selama ini sudalah sangat meresahkan warga masyarakat,serta  sangat mengganggu ketenangan dan kenyamanan warga selama ini di tempat Itu.

Sebab di duga tempat usaha parut Kelapa yang di miliki Oknum berinisial Whb Itu,di sinyalir tidak berizin, yang  menggunakan dan.merampas trotoar dan badan jalan milik Pemerintah Kota Tebingtinggi,serta di pastikan sudah  menyalahi dan melanggar kententuan Perundang-undangang yang berlaku di Negara Kesatuan Repubrik Indonesia tercinta ini,

dimana usahanya itu dikabarkan berlangsung sudah hampir belasan tahun lamanya, dan di duga meraup keutungan Pribadi di atas kesengsaraan warga masyarakat yang lainya,mengundang ke onaran dan kegaduhan, apalagi saat ada warga yang sedang menderita sakit penyakit di sekitar Itu,dimana kegitan parut kelapa milik Whb Itu,menimbulkan kebisingan dan mengundang ke onaran,atas  aktifitas mesin parut kelapa milik Whb,yang terus berbunyi hingga hampir  24 jam setiap harinya.

tim-gnewstv.id

Kasad : TNI Tetap Netral, Jangan Berlebihan Menarik Kesimpulan Kasus Boyolali

0

JAKARTA-gnewstv.id 

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. kembali menegaskan bahwa TNI tetap memegang teguh netralitas dalam menghadapi Pemilu 2024. Ia juga meminta agar semua pihak tidak berlebihan dalam menarik kesimpulan dari insiden yang terjadi di Boyolali pekan lalu.

Hal tersebut disampaikan Kasad dalam wawancara eksklusif dengan Rosiana Silalahi pada acara yang bertajuk “Penganiayaan Relawan, Netralitas TNI Dipertanyakan”, ditayangkan di Kompas TV, Kamis (4/1/2024).

Terkait tema wawancara, Kasad menyatakan bahwa dirinya menyayangkan ada pihak-pihak yang coba mengaitkan insiden yang terjadi ke arah netralitas TNI. Untuk itu ia bersyukur mendapat kesempatan untuk dapat meluruskan pendapat miring tersebut.

“Tidak ada sangkut-pautnya dengan yang lain (netralitas TNI). Ini murni karena anggota saya masih muda, jadi meresponnya begitu. Tapi dilihat dari perkembangannya sekarang, larinya ke mana-mana. Makanya saya berterima kasih bisa hadir di Rosi untuk mengklarifikasi hal itu,” ujarnya.

Kasad juga menegaskan bahwa tindakan cepat TNI AD dalam merespon insiden Boyolali merupakan bukti konkret bahwa TNI AD memang memegang teguh netralitas. Untuk itu, ia meminta masyarakat dapat melihat peristiwa tersebut secara utuh, jangan langsung menarik kesimpulan berdasarkan video pendek yang beredar.

“Jangan menganalisa kejadian berdasarkan video pendek dan langsung menarik kesimpulan. Rombongannya sudah mutar delapan kali dan sudah berulang kali diingatkan (agar jangan menimbulkan kebisingan). Jadi ada aksi ada reaksi. Tapi bukan liar kesimpulannya. Jangan disangkutkan ke mana-mana, dan sebaiknya semua pihak saling evaluasi, bukan kami saja,” himbaunya.

Menutup wawancara, Kasad kembali menegaskan bahwa Pimpinan TNI AD akan mengevaluasi berbagai kegiatan yang dilakukan Angkatan Darat selama masa kampanye, khususnya Pilpres. Agar tidak lagi muncul tuduhan bahwa TNI/TNI AD tidak netral.

“Dari mulai saya dilantik sudah saya sampaikan bahwa saya akan tegas terkait masalah netralitas. Saya sudah buktikan, ada peristiwa, malamnya (oknum anggota) langsung ditahan, beberapa hari sudah jadi tersangka. Tinggal tunggu sidang nanti, karena dia juga punya hak untuk membela diri. Jadi, jangan terus disudutkan ke kita (TNI AD), diarahkan lagi tentang netralitas. Menurut saya itu berlebihan, jadi jangan _lah_,” tandasnya. *(Dispenad)*

tim-gnewstv.id 

Gelapkan 1 Unit Sepeda Motor, Pasangan Kumpul Kebo Buron

0

Sei Rampah,gnewstv.id

Niat hati ingin membantu malah apes yang dialami seorang warga, Jaka (29) warga Sei Rejo, Sei Rampah, Sergai. Pasalnya, Jaka yang awalnya pinjamkan sepeda motornya kepada seorang perempuan berinisial Hl (30) warga tidak jelas ketemu dengan korban, lalu dengan berat hati korban pinjamkan kendaraannya jenis Scoopy BK 2650 XBE, namun sampai saat ini tidak kunjung dikembalikan.

Jaka dan orang tuanya Kardi (60) saat ini masih berusaha melakukan pencarian terhadap pelaku dengan menyebarkan photo di akun media sosial nya, dengan tulisan “Jika ketemu dengan orang ini, agar dapat memberitahukan kepada korban” sambil memasang photo kedua orang pelaku.

Saat korban dikonfirmasi oleh media ini di kediaman nya di Sei Rampah, Sei Rejo. Kamis, 4/1/2024. Kardi dan anaknya Jaka menjelaskan awalnya ketika sepeda motor yang dipinjamkan namun telah raib dibawa oleh pelaku.

“Pelaku itu sering juga belanja ke warung kami, karena kata pelaku hendak mengantarkan seseorang ke simpang rampah sehingga saya pinjamkan sepeda motor tersebut, setelah ditunggu lama tak balik-balik hingga sekarang ini,” jelas Jaka dengan geram.

Jaka lebih lanjut menambahkan,

“Perempuan yang pinjam kendaraan saya itu tidak jelas warga mana, tapi kami beserta keluarga sudah datangin orang tuanya di Deli Tua dan orang tuanya mengatakan, tidak mau ikut campur masalah itu, hari ini kami akan laporkan kedua pelaku ke Polsek Firdaus agar segera ditangkap pelaku itu,” ungkap nya.

Kedua pelaku yang yang diduga ada keterlibatan dengan barang haram Narkoba ini, saat ini masih dalam pencarian oleh keluarga korban di daerah Percut, Tembung hingga ke sarang narkoba Garapan Jermal dan Medan sekitarnya. (Erick Yoma)

Ratusan Guru Status P Medan Tuntut Lulus PPPK, Tolonglah Pemerintah Angkat Kami di tahun 2024

0

Medan – gnewstv.id

Ratusan guru yang tergabung dalam Forum Guru Status P Kota Medan menuntut agar pemerintah segera merealisasikan janji pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Mereka mengaku kecewa, hingga saat ini belum juga diangkat menjadi PPPK meski sebelumnya sudah dinyatakan lulus dengan status P (Pasing Grade).

Ketua Forum Guru Status P Kota Medan Merry Hasugian mengatakan sebelumnya mereka terpilih mengikuti tes uji PPPK khusus dengan kriteria masa pengabdian sebagai tenaga pengajar honor 3-5 tahun. Setelah mengikuti computer assisted test (CAT) pada tahun 2023, akunya, dirinya bersama ratusan tenaga honor lainnya dinyatakan lulus dengan status P.

“Namun, hingga saat ini kami belum juga mendapat formasi PPPK Kota Medan. Karena itu, kami memohon agar pemerintah segera mengangkat kami tanpa tes lagi di tahun 2024,” ujarnya Merry, kamis (4/1/2024) sore kepada sejumlah awak media.

Ditambahkan guru honor SD Negeri 060927 Medan Johor itu, untuk memperjuangkan haknya mereka telah menyurati Walikota Medan, Komisi II dan Komisi X DPR RI, Ombudsman serta sejumlah instansi lainnya.

Menjawab wartawan, Merry mengaku pihaknya curiga karena dalam ada sejumlah guru honor dengan masa pengabdian 2 tahun malah dinyatakan lulus formasi PPPK Kota tahun 2023, sementara klasifikasi tes tersebut khusus untuk tenaga honor dengan masa pengabdian 3-5 tahun.

Sementara, Penambela Ritonga (36) memohon pemerintah segera mengangkat mereka, dengan mempertimbangan masa pengabdiannya yang sudah sekira 18 menjadi guru honor di SD Negeri 060886.

“Kami mohon, agar pemerintah mengangkat kami menjadi PPPK, dengan petimbangan kami para guru honor sudah mengabdi hingga belasan tahun dengan gaji perbulan jauh di bawah UMK,” pintanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala angkat bicara mengenai keluhan para guru honorer tersebut dan mengaku akan menerima perwakilan para guru honorer pada hari senin (8/1/2024) esok. Nantinya pengaduan para guru tersebut akan ditindaklanjuti pihaknya.

tim

Silaturahmi Kapolres Dengan Bupati Luwu Timur untuk Meningkatkan Sinergitas dan Komunikasi

0

Sulawesi selatan | Gnewstv.id

AKBP Zulkarnain , S.H, S.I.K, M.H yang baru beberapa hari menjabat sebagai Kapolres Luwu Timur melakukan silaturahmi dengan menyambangi Kantor Bupati Luwu Timur.

Kedatangan Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain bersama dengan para pejabat utama Polres Luwu Timur disambut oleh Bupati Luwu Timur, H. Budiman di Lounge Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (03/01/2024).

AKBP Zulkarnain yang menggantikan pejabat sebelumnya AKBP. Silvester MM. Simamora, S.I.K, M.H , yang kini bertugas sebagai Kabag Binkar RO SDM Polda Metro Jaya.

Sementara AKBP Zulkarnain sebelumnya menjabat sebagai Kasubditgakkum Dipolairut Polda Kalimantan Utara (Kaltara).

Saat berbincang, Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain menyampaikan bahwa, kunjungan ini dalam rangka silaturahmi serta membangun sinergitas dan komunikasi dengan Bupati dan jajarannya.

Sebagai Kapolres yang baru, Zulkarnain mengharapkan dukungan dari pemerintah terhadap kinerja kepolisian, karena dirinya menyadari tidak bisa bekerja dengan maksimal tanpa dukungan pemerintah daerah.

“Kami menyadari tidak akan bisa bekerja tanpa didukung oleh Pemda bersama unsur Forkopimda lainnya, kami polisi tidak ada artinya,” ucap AKBP. Zulkarnain.

Ia juga menyampaikan, sebagai bagian dari unsur Forkopimda, dirinya bersama jajarannya siap mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah dalam hal apa saja untuk kepentingan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Luwu Timur, H. Budiman juga mengucapkan selamat datang atas kunjungan Kapolres Luwu Timur seraya memperkenalkan satu persatu jajarannya yang turut hadir dalam pertemuan itu.

Bupati H. Budiman menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran kepolisian yang selama ini sudah banyak membantu Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, khususnya dalam menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Bumi Batara Guru.

Bupati berharap sinergitas dan hubungan harmonis yang terjalin selama ini antara pemerintah daerah dengan kepolisian dapat terus dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan di masa-masa mendatang.

“Semoga hubungan yang erat serta jalinan silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan Polres Luwu Timur dapat terus dipertahankan dan lebih ditingkatkan dalam rangka bersama-sama membangun dan memajukan Kabupaten Luwu Timur,” harapnya.

Dalam Silaturrahmi ini, Bupati Luwu Timur didampingi Sekda Luwu Timur, H. Bahri Suli, seluruh Staf Ahli Bupati dan Asisten Setdakab Pemkab Luwu Timur.

Askar

Terindikasi Ada Suap, Seakan Pemerintah Kalah dan tak mampu Tegakan Hukum Sehingga terkesan Membiarkan Pengusaha Kelapa Parut Perampas trotoar dan Badan jalan Yang tak Indahkan Peraturan ,Hingga terus hidupkan mesin Parut Walau Saat Ibadah Adzan Sedang Di Kumandangkan

0

Tebingtinggi-gnewstv.id

Seorang Pengusaha kelapa parut berinisial Whb,di Lingkungan 4 ,Kelurahan Bandar Sakti,kecamatan Bajenis,Kota Tebingtinggi,Sumatera Utara,Pada Selasa 02/Januari 2024,,tetap saja lakukan aktivitas Pemarutan kelapanya yang mengundang gaduh dan kebisingan hingga detik ini,Selasa 02/Januari/2024,sekira pukul 09.45.Wib,

Padahal pada Sepekan yang lalu,Pelaku berinisial.Whb itu,sudah mendapatkan Peringatan dari Pihak Pemerintah Setempat ( Kelurahan dan Kecamatan) untuk tidak lagi melaksankan aktifitasnya Pemarutan Kelapanya mengunkan mesin dompeng yang menimbulkan kebisingan dan ke onaran,diatas trotoar dan badan di ,Lingkungan 4,Kelurahan Bandar Sakti,Kecamatan Bajenis “ujar Camat Bajenis bernama.Dira Astama Trisna ,via whatshap miliknya ketika di konfirmasi 0852-9658-xxxx ,dimana di Lokasi parut kelapa itu ,banyak warga dan rumah Ibadah (Masjid) di sekitarnya.

Acap kali mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum,padahal Perbuatan itu telah di atur pada Kuhp pasal 172-503 dan pasal 265 dengan ancaman kurungan badan dan denda sebesar 10 juta rupiah dan Pelanggaran undang 22 tahun 2009 tentang Lalulintas,dan acap kali Peristiwa Itu membahayakan pengguna jalan lainya yang melintas di sekitar Itu ,pasalnya hampir setiap harinya juga mesin pemarut kelapa yang ia gunakan untuk mengukur (memarut) kelapa ,terus saja berbunyi bising,sehingga sangat menggagu ketenteraman dan kenyaman warga lainya yang ada di sekitarnya, apalagi saat beristirahat malam tiba.

Apalagi di tambah mesin yang terus- menerus berbunyi keras hingga hampir 24 jam setiap harinya di nyalakan oleh oknum Whb Itu beserta anggotanya.

Belum lagi ketika sejumlah armada pengangkut kelapa yang ia pesan ,datang dan menjatuh-jatuhkan ratusan,bahkan ribuan buah kelapa yang di angkut ke teras rumah miliknya,memicu ke onaran seakan menjadikan lokasi itu gudang penimbunan buah kelapa yang ia perbuat,menambah susaana semakin berisik dan merugikan ketenangan dan kenyamanan warga lainya,saat beristirahat.

Bahkan acap kali ketika adzan subuh di kumandangkanpun,bahkan ibadah-ibadah lainya sedang berlangsung ,pemilik usaha kelapa parut berinisial Whb itu,terkesan tidak memperduliikanya,bahwa ibadah menyembang “Allah” Tuhan Yang Maha Esa, sedang berlangsung di sekitar masjid yang tidak jauh dari lokasi Parut Kelapa yang terus berbunyi miliknya Itu,hanya disinyalir demi mementingkan keutungan pribadinya saja, tanpa memikirkan warga dan Masyarakat lainya,yang juga Sedang melaksanakan Ibadah.

Acap kali mendapatkan teguran oleh warga sejiranya ,namun Pengusaha parut kelapa berinisial Whb itu ,malah terkesan tidak mau perduli sama sekali,atas saran-saran warga tersebut ,bahkan terus saja hampir belasan tahun sudah berlalu,Oknum berinisial Whb Itu,terus saja melakukan aktifitas pemarutan kelapa itu di rumah di duga tidak berizin Usaha Itu,yang ia tempati hampir setiap harinya tersebut ,padahal Pemerintah sudah menyediakan pasar tempat utuk para pedagang beraktifitas dan berusaha, yaitu pasar sakti ,yang tidak jauh dari lokasi tempat ia berusaha saat ini.

Dan Ketika Peristiwa ini,di konfirmasikan Kepada Camat Bajenis Kota Tebingtinggi,melalu pesan Whatshap milik Camat Dira Astama Trisna.S.SIP. Msi di no.0852-9658-xxxx, Pada Selasa 26/12/2023,Sekira pukul 09.10.Wib,mengatakan “akan di cek ,dengan menambahkan “tks atas info bg”ujar Camat Dira,

Dengan Selanjunya Camat Dirapun menambahkan ,”Lurah kepling dan babinkamtimas sdh turun ke lokasi dan memberi peringatan kpd pedagang,

Dan masalah sampah yg memakan bahu jln akan di bersihkan dn mundur dr tempat yg memakan bahu jln tersebut dlm 2 hr ini ( 27/Des/2023-ted) akan dibersihkan”ujar Camat Dira

Namun hingga hari ini Selasa ,01 Januari 2024, kemarin sekira pukul 11.27.Wib ,ketika awak media ini mengkonfirmasi ulang dan menanyakan kembali Perhal Peristiwa itu,mengapa Pihak Pengusaha kelapa parut berinisial.Whb,yang menggunakan dan merampas trotoar ( di atas parit ) milik Pemko dan badan Jalan milik Pemerintah,tidak juga menghentikan kegiatan parut kelapanya..??..apakah adanya Indikasi Suap ??.,sehingga Pealaku tidak berhenti juga melakukan kegiatanya tersebut,(Kegiayan parut kelapa-red) dan Sepekan sudah berlalu dari jadwal yang di tentukan,” Ibu Camat Bajenis bernama.Dira Astama Trisna,S.SIP, Msi,Sangat di sayangakan tidak menjawab dan membalas lagi sama sekali konfirmasi awak media Siber ini sehingga membuat tanda tanya besar…??…ada apa atas semua yang terjadi Itu…???..

Warga berharap atas peristiwa ini ,kepada Bapak Pj Walikota Tebingtinggi,Ketua DPRD ,Kapolres Tebingtinggi, Kajari dan Kasadpol PP,serta Dinas Perdagangan dan Camat ,ajuga lurah setempat, agar segera dapat menindak lanjuti peristiwa dan Laporan warga ini, sekalipun melalui pemberitaan yang warga dapat sampaikan terlebih dahulu saat in,agar Apa yang menjadi Nawacita Negara ( Negara hadir ketika rakyat membutuhkan),’Itu dapat di Penuhi Oleh Pihak Pemerintah ,Sebelum warga melakukan aksi-aksi lain dan melakukan Demonstrasi -unras di Sekitar usaha Parut kelapa,dan kekator Walikota dan DPRD Kota Tebingtinggi Sumut, dimana disinyalir Usaha parut Kelapa kepunyaan Inisial Whb Itu di sinnyalir tidak berizin (Ilegal),sehingga Selama ini sangat-sangat mengganggu ketenteraman dan kenyamanan warga di sekitar Usahanya,serta mengundang bau busuk dan bau tengik atas sisa sampah parut kelapa Itu, yang di buang sebarangan pula di sekitar dan badan jalan di lokasi Itu, dan Perbuatan oknum.Whb Itu sudalah sangat meresahkan warga masyarakat ,mengganggu ketenangan dan kenyamanan warga selama ini di sekitar Lokasi parut Kelapa miliknya itu.

Sebab di duga tempat usaha parut Kelapa yang di miliki Inisial Whb Itu,di sinyalir tidak berizin, menggunakan trotoar dan badan jalan milik Pemerintah Kota Tebingtinggi,serta menyalahi dan melanggar kententuan undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Repubrik Indonesia tercinta ini,

dimana usahanya itu dikabarkan berlangsung sudah hampir belasan tahun lamanya, dan di duga meraup keutungan Pribadi di atas kesengsaraan warga yang lainya apalagi,ada warga yang sedang menderita sakit penyakit yang di sertai dengan Keonaran dan kebisingan aktifitas mesin parut kelapa milik Whb,yang terus berbunyi hingga nyaris 24 jam setiap harinya.

tim-gnewstv.id

Warga Desa Bogak Besar Gantung Diri, Idap Sakit Jiwa

0

Sergai, Gnewstv.id

Warga Desa Bogak Besar Kec. Teluk Mengkudu, Sergai dengan kabar meninggalnya AR alias Aman (47) seorang buruh tani yang dikabarkan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dapur rumahnya di Dusun VI Desa Bogak Besar, Selasa (02/01).

Polsek Teluk Mengkudu bersama tim Inafis Satreskrim Polres Sergai mendapat kabar ada warga gantung diri langsung melakukan identifikasi kepada korban karena warga telah menurunkan korban dari kain sarung yang digunakan korban untuk gantung diri dan akibat hal tersebut korban meninggal dunia.

Ps. Kasi Humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk SE.,MM menjelaskan, bahwa sebelumnya pihak kepolisian Polsek Teluk Mengkudu mendapat laporan via telpon dari warga terkait adanya warga di Desa Bogak Besar yang meninggal dunia dengan gantung diri.

Menurut keterangan Eliya (38) istri korban, sekitar pukul 06.30 Wib pagi, hendak mematikan lampu dapur dan menemukan suaminya telah tergantung dan langsung histeris, sementara anak kandung korban Inisial MR (16) mendengar jeritan Ibunya langsung berlari dan segera membuka jeratan kain di leher korban bersama warga, upaya pertolongan dilakukan, namun korban sudah telah meninggal.

“Beberapa bulan belakangan ini korban mengalami sakit dan pernah mencoba beberapa kali mau bunuh diri dengan memegang Setrum listrik kata istri korban,” ungkap Edward menirukan kata istri korban.

Ps. Kasi Humas lebih lanjut menjelaskan, pihak keluarga secara rutin mengawasi korban,

“Semasa hidup nya korban ada mengalami penyakit sesak nafas dan paru-paru dalam beberapa bulan terakhir ini. Meski telah dibawa berobat ke rumah sakit, korban kembali menyatakan keinginan untuk bunuh diri, hingga ditemukan tubuh korban tergantung dengan jeratan kain dan dileher korban ditemukan menghitam karena jeratan,” terang nya.

Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menyatakan bahwa korban murni bunuh diri. Dan korban akan segera dikebumikan oleh pihak keluarga seusai sholat Ashar. (Erick Yoma)

Upacara Kenaikan Pangkat Anggota di Polres Luwu Timur Menandai Awal TAHUN 2024

0

Sulawesi | Gnewstv.id

Dalam rangka memperingati kenaikan pangkat anggota Polri periode 2 Januari 2024, Polres Luwu Timur menggelar upacara Kenaikan pangkat pada hari Selasa, 2 Januari 2023, pukul 08.00 WITA.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Luwu Timur , AKBP Zulkarnain, S.H, S.I.K, M.H., sebagai Inspektur Upacara.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Sarimin S.Pd bertindak sebagai Perwira Upacara, dan IPDA Sudarmin sebagai Komandan Upacara.

Hadir pula dalam kegiatan ini Wakapolres Luwu Timur KOMPOL Syamsul P, serta para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, personel Polres Luwu Timur, Ibu Ketua dan Pengurus Bahayangkari Cabang Luwu Timur.

Dalam kenaikan pangkat kali ini, sejumlah perwira dan brigadir Polri menerima promosi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya dalam melaksanakan tugas. Rinciannya adalah sebagai berikut:

AKP: 1 orang
IPTU: 1 orang
IPDA: 1 orang
AIPTU: 20 orang
AIPDA: 3 orang
BRIGADIR: 13 orang
BRIPTU: 3 orang

Upacara kenaikan pangkat ini menjadi momen bersejarah yang menandai awal perjalanan anggota Polri dalam tahun 2024. Semoga dengan pangkat baru, semangat dan dedikasi dalam melayani masyarakat semakin meningkat. Selamat kepada seluruh anggota yang naik pangkat.

“ Kenaikan pangkat dalam lingkungan Polri bukanlah suatu pencapaian yang datang secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil dari dedikasi dan pengabdian seorang anggota dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab. Prestasi ini mencerminkan komitmen dan kerja keras yang dilakukan selama bertahun-tahun.
Dengan mendapatkan kenaikan pangkat, diharapkan anggota Polri yang bersangkutan dapat terus memberikan kontribusi yang maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kenaikan pangkat juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional dan memberikan dorongan semangat bagi seluruh personel kepolisian”.Ujar kapolres dalam Amanatnya.

Selamat kepada seluruh anggota Polri Jajaran Polres Luwu Timur yang meraih kenaikan pangkat, semoga kesuksesan ini dapat menjadi inspirasi bagi anggota lainnya untuk terus memberikan yang terbaik dalam melaksanakan tugas-tugas mulia mereka.

Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personil Polresta Deli Serdang

0

Lubuk Pakam: Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK, Pimpin langsung Upacara Kenaikan Pangkat Personil Polresta Deli Serdang, Periode 01 Januari 2024, dilapangan Apel Polresta Deli Serdang, Senin (01/01/2024).

Upacara Kenaikan Pangkat Personil Polresta Deli Serdang Periode 01 Januari 2024 berjumlah 87 Personil, dengan rincian dari AKP ke Kompol 1 Personil, IPTU ke AKP 13, IPDA ke IPTU 13 Personil, Aipda ke Aiptu 16 Personil, Bripka ke Aipda 5 Personil, Brigpol ke Bripka 3 Personil, Briptu ke Brigpol 35 Personil dan Bripda ke Briptu 1 Personel.

“Kenaikan Pangkat ini tidak diterima dengan tiba-tiba, kenaikan Pangkat ini dimaknai dengan Apresiasi, Penghargaan dan dedikasi kinerja. Semua itu memerlukan Perjuangan dan Kerja Keras Disiplin Loyalitas dan tidak ada catatan Pelanggaran selama mengabdi di Kepolisian Republik Indinesia”. ucap Kapolresta Deli Serdang.

“Dengan Kenaikan Pangkat setingkat lebih tinggi ini tentunya rasa syukur harus dibarengi dengan Peningkatan Kinerja dan bertambahnya tanggung jawab dalam melaksanakan tugas”. Tutupnya.

Secara simbolis dilakukan Tradisi penyiraman air kembang bunga kepada Personil yang mendapatkan kenaikan Pangkat, yang dipercayai agar Pangkat yang tercapai saat ini, maka kekurangan yang dahulu dapat luntur dan Personil lebih bersemangat dalam bertugas.

Begitu juga dengan Kapolresta Deli Serdang, kemarin tanggal 31 Desember 2023 telah naik pangkatnya setingkat lebih tinggi dari AKBP menjadi Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK, yang dilantik oleh Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K.,M.Si di Mapolda Sumut

Tampak dalam acara tersebut Kapolresta Deli Serdang dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Deli Serdang, Para Kabag Polresta Deli Serdang, para Kasat Polresta Deli Serdang, para Kapolsek Jajaran Polresta Deli Serdang, para Perwira Polresta Deli Serdang, para Bintara dan ASN Polresta Deli Serdang, serta Anggota Bhayangkari Cabang Kota Deli Serdang.(Sur)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy