Beranda blog Halaman 104

Polri Pemilik Ladang Berkat, Viral Di Kota  Tebingtinggi Sumatera Utara.

0

TEBINGTINGGI-GNEWSTV ID

Anggota Polri,  Pemilik ladang berkat yaitu Ipda Terlaksana Sembiring, yang berada di Jalan DI.Panjaitan, Kelurahan.Rambung, Kecamatan.Tebingtinggi Kota, adalah merupakan seorang anggota Polri yang senantiasa selalu memanfaatkan waktu luangnya untuk berdedikasi dan berbakti menjadi berkat bagi orang yang ada di sekitarnya dan warga lainnya.

Dengan memanfaatkan sejumlah lahan kosong untuk di tanaminya berbagai jenis tanaman diantaranya : berbagai jenis bunga- bungaan,sejenis Palawija seperti : cabai, Jagung, Terong, Sere dan Jagung Manis.

Ide dan gagasan itu tercetus dari dirinya (Ipda.Terlaksana Sembiring) sejak wabah Covid- 19 melanda dan menerpa masyarakat dunia. tidak terkecuali warga di Kota Tebingtinggi di tempat ia mengabdikan diri di institusi kepolisian itu.

Dengan memanfaatkan lahan yang ada, dan menjadikannya Nama Ladang tersebut Ladang Berkat(Ladang Menyampaikan Kasih Sayang), Ipda Terlaksana Sembiring banyak membagi- bagikan hasil ladang olahannya kepada Rumah rumah Ibadah berupa Bunga yang dia tanam atau cetak sendiri dan kepada warga yang membutuhkannya.tidak jarang sejumlah orang yang menerima hasil dari ladang berkat itu, memberikan simpatik dan sukarela.dimana hasilnya juga akan di bagi bagikan kepada sejumlah anak – anak yatim piatu yang berada di yayasan – yayasan serta Lansia yang kurang mampu dan Yayasan di luar Kota Tebing Tinggi.

Kegiatan yang tidak mengesampingkan Tugas Tupoksinya sebagai anggota Kepolisian Republik indonesia di Polres Tebingtinggi itu, di lakoni dan di gagasinya sejak ia masih berpangkat Aipda Polisi.Pemilik prodak minyak urut Tradisional karo dengan Mereka Sembiring Mejuah Juah itu juga tak segan – segan memberikan hasil olahan Ladang Berkat itu dengan secara cuma – cuma dan gratis kepada orang yang memintanya.

Kini ia pun sangat di kenal dan benar – benar Viral di kalangan masyarakat luas dan sosial Media, khususnya bagi kalangan warga masyarakat di Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara.

Niat Tulus dan Ikhlas, akan berbuah Berkat Serta Berkarya dan Berguna Bagi Orang Lain. itulah selogan yang ada tercetus di hati dan Pikiran, Ipda Terlaksana Sembiring.Baginya berbagi kasih kepada banyak orang itu adalah buah berkat dalam menjalani kehidupan di bumi ini, “Ujar Ipda.Pol Terlaksana Sembiring”, Salah Seorang Personil  Polres Tebing Tinggi, Polda Sumatera Utara tersebut.

tm-gnewstv.id

BRI BO Medan Thamrin Simulasi Penanganan Kebakaran Bekerjasama Dengan Damkar Kota Medan

0

Medan – Gnewstv.id 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Kantor CabangMedan Thamrin menggandeng Satpol PP bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Medan dalam kegiatan pelatihan penanggulangan kebakaran,Jumat (03/05/2024) di kantor cabang.

Pemimpin Cabang BRI Medan Thamrin, Tarmizi mengatakan, pelatihan yang melibatkan penggunaan berbagai alat pemadam kebakaran, mulai dari Fire Blanket hingga APAR, serta alat tradisional seperti karung basah, memberikan karyawan pengetahuan dan keterampilan praktis yang diperlukan untuk merespons dengan cepat dan efektif dalam situasi darurat.

Menurut Tarmizi, hal ini tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan, tetapi juga mengurangi tingkat kepanikan yang mungkin terjadi di antara karyawan ketika menghadapi kebakaran,” ujarnya. 

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk melatih kesigapan karyawan, sehingga mereka dapat menangani situasi darurat dengan tenang dan efektif.

“Dengan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan melalui sosialisasi ini, diharapkan para karyawan dapat merespons dengan cepat dan tepat jika terjadi keadaan darurat, yang pada gilirannya akan membantu mengurangi risiko dan kerugian yang timbul akibat bencana,” kata dia.( tim )

Hanya Gara Gara Hutang Puluh Ribu Rupiah,  Istri Kepala Dusun,Dilaporkan Warganya Kepolisi Diduga Lakukan  Penganiayaan 

0

Serdang Bedagai – Gnewstv.id  

Oknum istri Kepala Dusun (Kadus) Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut,  Berinisial SA (48),  melakukan dugaan Penganiyaan terhadap warganya sendiri, hanya gara gara kesal, terkait hutang-piutang.

Nasib naas itu, menimpa Ningsih Ayu Purwanti (28) warga Dusun V, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, ia menjadi korban Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum (SA) istri seorang kepala dusunnya sendiri, sehingga membuat Ningsih mengalami luka memar dibagian bibir dan mulut Ningsih.

Dirumahnya ,kepada awak media, pada Sabtu (04/05/24) Sore, Ningsih menceritakan Kronologi sebelum terjadinya Penganiayaan, pagi menjelang siang itu pada Hari Sabtu tanggal (17/02/24) oknum (SA) istri kepala dusun itu sempat memViralkan dirinya di media sosial facebook hanya gara-gara hutang tujuh puluh ribu rupiah, hingga terjadi cekcok adu mulut, komentar pedas, serta mendapat caci makian dari (SA). Istri seorang Kadus.

Kemudian karna merasa kecewa atas perbuatan (SA) istri kepala dusun yang memViralkan dirinya terkait hutang itu, ke esokan harinya, Pada senin (19/02/24) sekira pukul 11:00 Wib, korban beretikat baik mendatangi rumah (SA) untuk menyelesaikan dan membayar hutangnya, namun pada saat mendatangi kediaman (SA) bukan malah disambut baik oleh oknum (SA) tanpa berpikir panjang begitu melihat korban datang, Pelaku  langsung melakukan Penganiayaan terhadap korban, dengan cara meremas kuat mulut korban, sehingga membuat mulut korban luka memar akibat perbuatan pelaku (SA ).

Pada saat saya datang ke rumah (SA) karna saya merasa kesal atas tindakannya yang memviralkan saya di facebook gara-gara hutang segitu namun begitu saya sampai dirumahnya tanpa berpikir panjang (SA) langsung menganiaya saya, dengan  meremas kuat mulut saya, hingga luka memar,”Papar ibu dua anak itu kepada wartawan.

Lanjut, “Ningsih ( Korban ), menceritakan kepada awak media atas kejadian itu, dan  selanjutnya, korbanpun membawa persoaalan Itu serta melaporkannya,  ke Pemerintahan Desa Silau Rakyat, Pada Selasa (20/02/24), sekira pukul 10:00 Wib, 

Oleh Pihak Pemerintah Desa setempat,  dilakukanlah  mediasi, oleh Pihak  Pemerintahan Desa Silau Rakyat, turut di saksikan Sekertaris Desa (Sekdes), Babinsa Koramil, Babinkamtibmas Polsek Sei Rampah, Kepala Dusun II serta perwakilan keluarga kedua belah pihak,  namun pada saat dilakukan mediasi di Desa kembali terjadi cekcok dan  adu mulut, sehingga pada saat mediasi itu berlangsung, tidak membuahkan hasil dan kesepakatan yang baik dari kedua belah pihak, sehingga akhirnyapun korban memutuskan melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Serdang Bedagai dan menguraikan kronologi kejadian kepada Pihak personil  Satreskrim Polres Serdang Bedagai sesuai Laporan Polisi No : LP/B/48/11/2024/SPKT/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT.

Kami sudah sempat dimediasikan di Desa, namun saya menilai (SA) tak mau mengakui kesalahannya sampai cekcok adu mulut kembali terjadi karna tidak ada hasil penyelesaian di Desa, dan akhirnya, saya melaporkan kejadian itu ke Polres serdang bedagai,”Pungkasnya.

Harapan korban kepada Pemerintah  Desa Silau Rakyat dan Kepolisian  Serdang Bedagai, untuk dapat bertindak tegas, tanpa adanya tebang pilih.atas perbuatan (SA) terhadap saya , terlebih dirinya ( SA-red ), adalah Ibu seorang Kepala Dusun, “Harap Ningsih sebari  menangis tersedu-sedu di hadapan awak nedia yang mendatanginya.

Atas peristiwa ini ,saat dikonfirmasi awak media, ( Katimin )  Kepada Desa (Kades) Desa Silau Rakyat melalui pesan WhatsApp milik Kades, membenarkan akan kejadian itu, dengan  mengatakan ,bahwa kasusnya sudah dilimpah ke Polres Sergai. dimana sebelumnya telah melakukan mediasi di kantor Desa,namun tidak menemukan jalur damai, ” Ujar Kades Katimin mengakhiri.

tim- gnewstv.id

Berdiri Di Duga Bangunan Liar Di Sinyalir Tidak Miliki IMB.

0

Tebingtinggi- gnewstv.id

Di Sinyalir tidak miliki Izin Mendirikan Bangunan ( IMB ),  Sebuah Kegiatan diduga  bangunan Liar, tampak Sedang di Kejakan di Jl Letda Sujono, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara.

Bangunan yang terlihat sedang di kerjakan sejumlah pekerja di tenpat itu, pada sabtu, 04/05/24, kini pengerjaanya, masih tahap pemasangan pondasi ( Sloff ), tidak tampak terlihat di lokasi itu, Papan Plank Izin mendirikan  Bangunan ( IMB ) dari Dinas terkait , sebagai bukti  sedang di kerjakanya Proyek resmi ( Legal ).

Di minta kepada Pihak terkait , khususnya Pihak Satuan Polisi Pamong Praja ( Sat Pol-PP ) kota setempat ,”agar dapat menghentikan segera, dugaan Pengerjaan dan Pembangunan Proyek tidak  berizin ( Liar ) tersebut, yang nantinya bisa saja membahayakan warga sekitar dan kuat disinyalir, menyalahi aturan tata ruang ( Perda nomor 4 tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah Kota Tebingtinggi tahun 2013-2033 ), sehingga kemungkinan terjadinya  kerugian Pajak Daerah yang bisa jadi tidak di bayarkan akibat tidak adanya ( IMB )  pada Pembanguan di duga bangunan  rumah toko ( Ruko ) pada   proyek tersebut.

tim-gnewstv.id

Perayaan Paskah Penuh Sukacita Di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar

0

Pematangsiantar-Gnewstv.id 

Momen kebersamaan menghiasi Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, saat para Petugas bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Nasrani merayakan Hari Paskah, hal ini merupakan salah satu hari besar penting umat Nasrani. Sebagai dari rangkaian perayaan, para petugas dan warga binaan mengikuti kegiatan dengan penuh kegembiraan hingga acara selesai , pada Jumat (3/5) bertempat di Lapas Kelas II  Pematangsiantar jalan asahan . 

Ibadah Perayaan Paskah tahun ini mengangkat tema “Hidup sebagai alat kebenarannya”. Kegiatan dibuka dengan sambutan Kasubsi Bimkemaswat selaku pengisi acara yang kemudian dilanjutkan dengan nyanyian lagu-lagu Rohani oleh seluruh hadirin perayaan paskah. 

Kepala Lapas Kelas IIA Pematangsiantar yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kasi Binadik Lapas Pematangsiantar, Edward Situmorang. Beliau sangat mengapresiasi antusiasme warga binaan yang beramai-ramai menghadiri perayaan natal. Beliau berharap kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk ceremonial semata, melainkan media ibadah yang mendekatkan diri kepada tuhan.

Meskipun dihadapkan pada situasi yang tidak biasa, semangat untuk merayakan perayaan keagamaan seperti Paskah tidak pernah surut. Walaupun para warga binaan sedang menjalani masa pembinaan di dalam Lapas, kegiatan ini memberikan harapan dan inspirasi bagi para WBP untuk tetap menjalani kehidupan dengan penuh makna dan semangat kebersamaan, meskipun di balik jeruji besi.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen dalam memberikan akses yang setara terhadap hak bagi semua warga binaan, sebagai individu yang beriman dan beragama. 

Kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya Instansi Pemasyarakatan untuk memastikan bahwa hak asasi manusia setiap individu, termasuk WBP, tetap terjaga dan dihormati, (surati).

MKDS Lumpuh, Perhatian Pemkab Deli Serdang Dipertanyakan

0

Deli Serdang, gnewstv.id 

Wakil Ketua II Majelis Kebudayaan Deli Serdang (MKDS), Drs Jenda Bangun, mempertanyakan Perhatian Pemkab Deli Serdang atas lembaga yang dibuatnya ini .

Pasalnya, entitas budaya yang menjadi mitra kerja Pemkab Deli Serdang seakan terpasung dan Lumpuh serta tidak dapat bergerak. “ Heran juga kita, legalitas jelas namun tidak bergerak, “ ujar budayawan muda Deli Serdang ini, Kamis (3/5/2024).

MKDS resmi berdiri melalui Keputusan Bupati nomor 429 tahun 2021 tanggal 31 Desember 2021. Peresmiannya dilakukan HMA Yusuf Siregar di halaman Museum Daerah ditumpangkan dengan acara lain gawenya Dinas Budporapar.

Sejak diresmikan, MKDS berjuang dalam kevakuman anggaran serta sekretariat yang tidak jelas keberadaanya.

“ Ketika ada dialog budaya di Ampi Teater Ashari Tambunan merencanakan sekretariat di rumah pejabat Sekda yang sedang renovasi. Menunggu selesainya rumah itu, pengurus MKDS rapat berpindah berbagai tempat, “ ujarnya.

Semangat untuk berbuat sudah diperlihatkan parapengurus, namun respon kecil sekelas sekretariat pun tidak terjawab. Ditawarkan di ampi teater di museum dan terakhir di lokasi kuliner.

“ Suatu ketika saat berkumpul di lokasi terakhir ini, ada petugas dinas meminta mengosongkan ruangan. Tidak disebutkan alternatif ruangan lain,sangat miris sekali“ ujarnya.

Pengurus sejatinya tetap berupaya guna menjalankan amanah keputusan bupati. Bahkan di kafe pencucian kendaraan pun ditempuh untuk membicarakan lembaga ini.

Kordinasi dengan pengarah MKDS yakni Kabid Kebudayaan Dinas Budporapar Afry Deliansyah Nasution rutin dilakukan. “ Teknis dan administrasi MKDS dapat dilakukan dengan baik termasuk program kerja serta AD/ART, “ Kata Jenda Bangun.

Budayawan dan jurnalis senior ini menilai, jangan – jangan lembaga budaya memang sengaja dibiarkan seperti itu. “ Atau yang diperlukan even – even budaya saja, “ ketusnya.

Menurutnya, MKDS memiliki peran yang vital dalam memelihara dan mempromosikan warisan budaya yang kaya di Kabupaten Deli Serdang. Namun, tanpa dukungan anggaran  tidak mungkinlah.( Sur )

DPD PAN Kota Gusit, Resmi Terima Pendaftaran Yusman Dawolo 

0

Gunungsitoli-Gnewstv.id 

Gunungsitoli – Jln. Melati. No. 4. Tepatnya Di Kantor DPD PAN Kota Gunungsitoli. Bapak Yusman Dawolo bersama seluruh rombongan laksanakan Kunjungan dalam hal untuk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Walikota Gunungsitoli di DPD PAN Kota Gusit. Bapak Ariyanto Lase selalu Ketua DPP PAN Kota Gusit bersama Ketua Penjaringan Umar Bakir Zebua menyambut baik Bapak Yusman Dawolo berserta Rombongan. 

Mengawali Kegiatan ini, Umar Bakir Zebua sebagai Ketua Penjaringan, membuka sekaligus memberi Ruang kepada Bapak

 Yusman Dawolo utk menyampaikan Dokumen Pendaftaran Bakacada kepada Tim. 

Pada kegiatan ini juga Bapak Yusman Dawolo menyampaikan beberapa Hal Tujuan dan Harapan Harapan kedepan bilamana berhasil jadi Walikota Gunungsitoli nantinya. Dan apa yang menjadi program pembangunan kedepan bukan hanya janji, tapi akan kita wujud nyatakan diberbagai aspek kehidupan perekonomian masyarakat. 

Besar harapan saya (Yusman Dawolo) kedepan, kita semua mengharapkan Kota Gunungsitoli ini jadi kota harapan dan idaman, perekonomian hidup, anak2 dapat bersekolah dgn nyaman, lowongan kerja terbuka, sehingga apa yg diharapkan masyarakat banyak dapat kita implementasikan dlam perjalan Roda Pemerintahan. Tentunya ini tidak lepas dari dukungan kita semua, warga Kota Gunungsitoli. 

Untuk itu mari kita bergandengan tangan pada Pemilukada yg akan datang.. Jgn salah pilih,, kita berikan pilhan kepada orang2 tepat dan membangun Kota Gunungsitoli yg kita cintai. 

Ketua DPD PAN Kota Gusit Ariyanto Lase dlm sambutannya, menyampaikan, bahwa Bapak Yusman Dawolo telah Resmi diterima mendaftar sebagai Bacakada Utk Walikota Gusit di DPD PAN, Semoga amanah dan jadilah Calon pilihan Masyarakat  Kota Gunungsitoli.. 

Kegiatan pendaftaran ini diakhiri dengan Ramah tamah, makan siang dan Foto bersama. ( By Kristz.)

Kaban BPBD Sergai “Seret” Nama Pejabat BNPB dan Kemenkeu Terkait Kasus Dugaan Penipuan dan Gratifikasi

0

Sergai-gnewstv.id

Paket proyek fiktif berkedok dana DSP dan RR senilai Rp 16,1 Miliar, tahun anggaran 2023 pada dinas BPBD Kabupaten Serdang Bedagai,sumut.

Yang diperjual belikan oleh Agus Salim salah seorang oknum ASN yang berdinas di Kantor Kecamatan Silindak dan mengaku sebagai bendahara BPBD sergai dan juga mengaku orang dekat/ suruhan Kaban BPBD Sergai Frits Ueki Prapanca Damanik, sejak tahun 2023 hingga 2024.

disinyalir telah menimbulkan kerugian dan keresahan dikalangan Kontraktor yang telah terlanjur menyerahkan ratusan juta uang sebagai ikatan jual beli pelaksanaan proyek fiktif tersebut.

Salah seorang Kontraktor/ Korban (FEBS) yang dijanjikan oleh Agus Salim akan melaksanakan dua paket proyek yaitu proyek Rehabilitasi Jembatan Dusun I Desa Meriah Padang Kecamatan Tebing Tinggi senilai Rp 2,5 Miliar dan Rehabilitasi Jembatan Desa Pardomuan Desa Dolok Masihul senilai Rp1 Miliar,

Menderita kerugian materil maupun immateril karena telah menyerahkan uang jual beli proyek sebesar Rp 150 Juta Rupiah kepada Agus Salim dalam dua kali tahapan penyerahan yakni melalui transfer Bank ke rekening Agus Salim sebesar Rp 50 Juta Rupah dan penyerahan tunai/cash sebesar Rp 100 Juta Rupiah.

Adapun kronologinya, Agus Salim yang mengaku sebagai bendahara BPBD Sergai itu melalui kerabatnya menginisiasi pertemuan dengan Korban (FEBS) pada tanggal 16 Februari 2024 dirumah Pak De, Desa Karang Tengah Kecamatan Serbajadi sekitar pukul 14.00 wib, dalam pertemuan itu Agus Salim telah mempersiapkan satu jilid buku RAB asli dengan judul proyek Rehabilitasi Jembatan Dusun I Desa Meriah Padang Kecamatan Tebing Tinggi senilai Rp 2,5 Miliar dan RAB dalam bentuk PDF proyek Rehabilitasi Jembatan Desa Pardomuan Desa Dolok Masihul senilai Rp1 Miliar.

Sembari meyakinkan korban, Agus Salim menjelaskan bahwa proyek ini merupakan proyek DSP (dana siap pakai) BPBD Sergai tahun anggaran 2023 dan pelaksanaannya melalui mekanisme penghunjukan langsung (PL) untuk urusan kontrak kerja (SPK dan SPM), dokumen administrasi perusahaannya (CV) sudah didaftarkan ke panitia pengadaan barang dan jasa yang kata Agus PPK nya (pejabat pembuat komitmen) orang BNPB pusat, selanjutnya kepada korban (FEBS) akan dibuatkan kuasa direkturnya di Notaris yang kata Agus telah ditentukannya.

Sembari terus meyakinkan korban (FEBS), Agus juga menjelaskan bahwa 8 paket dana DSP BPBD itu senilai Rp 16,1 Miliar, sudah dicairkan dan di transfer BNPB pusat dan saat ini telah berada di rekening kas BPBD Sergai yakni di rekening Bank BNI milik BPBD dan jika korban telah menyetorkan uang yang diminta Agus (Rp 150 Juta) sebagai panjar dari nilai kewajiban (Fee proyek) yang ditawarkankan Agus Salim sebesar 15% dari nilai proyek, maka Agus akan bertanggungjawab atas pelaksanaan pekerjaan proyek itu dari awal hingga. akhir dengan iming iming proyek DSP itu bebas dari biaya PPN dan PPH dan dana down payment (DP) sebesar 25% dari nilai proyek akan segera dicairkan Agus kepada korban (FEBS) paling lambat awal bulan Maret 2024.

Kemudian disepakatilah pertemuan selanjutnya untuk meninjau lokasi kedua proyek yang ditawarkan oleh Agus Salim kepada korban (FEBS) sehingga akhirnya korban merasa yakin dan menyerahkan uang panjar fee proyek kepada Agus Salim dalam dua kali penyerahan yakni Rp 50 Juta Rupiah melalui transfer rekening Bank BCA dan Rp 100 Juta Rupiah tunai melalui pertemuan langsung dengan Agus Salim.

Pada saat awal bulan Maret 2024 tiba dan seperti apa yang sudah dijanjikan oleh Agus Salim kepada korban (FEBS) untuk mengeluarkan kontrak kerja dan DP 25% tidak dapat direalisasikan oleh Agus Salim dengan berbagai alasan bahkan Kaban BPBD Sergai Frits Ueki Prapanca Damanik, turut berperan dalam mendukung alasan-alasan yang disampaikan oleh Agus Salim pada korban (FEBS) kala itu.

Ketika ( FEBS ), coba mengkonfirmasi langsung kepada Kaban BPBD Frits Ueki Prapanca Damanik pada tanggal 15 Maret 2024 lalu, Frits dengan santainya menyatakan bahwa dirinya, Agus Salim dan Dean Panjaitan akan segera berangkat ke Jakarta, senin (18 Maret 2024,

untuk bertemu dengan Pak Panjaitan yang katanya salah seorang pejabat di Kementrian Keuangan dan salah seorang oknum pejabat BNPB untuk makan malam, sambil menunjukkan isi percakapan Whatsapp ponselnya yang tertera nama Pak Johny Sumbung, intinya keberangkatan Frits ke Jakarta untuk melakukan penandatangan MoU hibah proyek RR BPBD sergai yang dihadiri dan diteken oleh Bupati Sergai dan setelah pulang dari Jakarta akan saya kabari perkembangannya kata Frits.

Namun hingga berita ini diturunkan (Kamis 02 Mei 2024), janji janji dan iming iming Agus Salim dan Kaban BPBD Sergai Frits Ueki Prapanca Damanik belum bisa mereka buktikan kebenarannya, dan akibat dari perbuatan mereka yang diduga kuat telah melakukan tindakan pelanggaran hukum yakni dugaan penipuan dan gratifikasi yang masuk dalam katagori tindak pidana korupsi, telah menimbulkan kerugian dipihak korban, baik kerugian material dan immaterial.

Praktek nakal yang diduga melawan hukum yang diduga kuat , sudah dilakukan oleh Kaban BPBD Sergai Frits Ueki Prapanca Damanik dan Agus Salim ASN kantor Kecamatan Silindak, yang terindikasi dilakukan secara sadar dan berulang,

Perbuatan nakal kedua ASN ini tidak mencerminkan integritas mereka sebagai Pejabat Esalon II Kaban BPBD dan sebagai Aparatur Sipil Negara, pelanggaran Hukum dan Norma etika yang mereka lakukan harusnya ditindak tegas oleh Inspektorat/APIP Kabupaten Serdang Bedagai, terlebih dugaan penipuan dan gratifikasi ini juga telah disampaikan langsung kata, “FEBS, Langsung kepada Kepala Inspektorat Sergai Dimas kurnianto pada tanggal 21 Maret 2024, juga Kepala BKD Dingin Saragih, tanggal 17 April 2024,

dengan harapan agar dilakukan pemeriksaan intensif kepada kedua terduga Pelaku (Frits dan Agus). kemudian untuk segera diambil tindakan tegas dan terukur demi menegakkan wibawa dan citra ASN Pemkab Serdang Bedagai yang bersih dan bebas dari KKN, hal ini sudah merupakan Pelanggaran Etik berat yang di anggap terjadi , di Kalangan Pihak Pemerintahan kabupaten Sergai, seyogianya, menjadi atensi, dan Perhatian Serius Khususnya Oleh Pihak Inspetorat Sergai.

Sudah satu bulan lebih sejak kasus dugaan penipuan dan gratifikasi dalam ranah tindak pidana korupsi yang diduga telah dilakukan oleh Kaban BPBD Frits Ueki Prapanca Damanik dan Agus Salim mencuat ke publik, namun belum ada tindakan yang serius dan siginifikan juga dari Pihak Inspektorat ,Aparatur Penegak Hukum yakni Poldasu maupun Kejatisu.

Ketika hal ini coba di Konfirmasikan Kepada Kepala Inpektorat Kabupaten Sergai, Dimas kurnianto, melalui pesan WhatshApp milik Dimas, “pada Jum’at pukul .08.00.Wib, “Dimas mengatakan,” agar hal ini coba di sampaikan saja Langsung kepada pihak yang bersangkutan dalam hal ini , KABAN BPBD segai, frist ueki, atau ke pihak Kepolisian, ” ujar Dimas mengakhiri.

Partisipasi masyarakat dalam hal ini, masyarakat sekaligus korban dugaan tindak pidana penipuan dan gratifikasi aktif menyuarakan hal ini agar APH bertindak demi kebenaran dan keadilan untuk itu, atas nama masyarakat dan korban menyatakan dengan tegas perihal ini dimuat dalam konteks berita juga sebagai aduan masyarakat kepada Bapak Kapolda Sumut dan Kajati Sumut agar segera menyelidiki dugaan tindak pidana penipuan dan gratifikasi yang diduga dilakukan oleh ASN Pemkab Serdang Bedagai (Frits Ueki Prapanca Damaik dan Agus Salim) yang telah menimbulkan korban dan kerugian yang bersifat Materil dan Immateril.

tim-

Garpu Peduli Serahkan Bahan Material Perbaikan Jalan Menuju Rumdis Walikota Gunungsitoli

0

Gnewstv.id 

GUNUNGSITOLI – DPD Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (Garpu) Kota Gunungsitoli menyerahkan bantuan bahan material untuk memperbaiki jalan rusak di depan Rumah Dinas (Rumdis) Walikota Gunungsitoli di Disun l, Desa Lasara Bahili, Kecamatan Gunungsitoli. 

Bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris DPD Garpu Kota Gunungsitoli Marinus Harefa dan diterima Sekretaris Persatuan Masyarakat Gang Taqwa (Permata), Depian Pratama Hulu, Selasa (23/4/2024) lalu.

Adapun bantuan bahan material yang diserahkan DPD Garpu Kota Gunungsitoli diantaranya 10 zak Semen, 1 Pickup Pasir, dan 1 Pickup Kerikil untuk memperbaiki jalan rusak dan berlubang di depan rumah Walikota Gunungsitoli tersebut, Sowa’a Laoli SE, M.Si.

Ketua DPD Garpu Kota Gunungsitoli, Yusman Dawolo menerangkan bahwa bahan bantuan material yang diserahkan sebagai wujud nyata keperdulian pihaknya terhadap warga yang berada di Dusun l, Desa Lasara Bahili. 

“Bantuan ini merupakan bentuk keperdulian DDP Garpu Kota Gunungsitoli kepada warga yang membutuhkan. Karena jalan rusak tersebut selama ini terkesan diterlantarkan pemerintah daerah”, ucap Yusman Dawolo.

Yusman Dawolo menambahkan, bantuan bahan material diserahkan karena masyarakat merasa resah karena jalan rusak dan berlubang sehingga masyarakat sulit melalui secara nyaman dan aman.

“Jalan rusak dan berlubang di Gang Taqwa sangat membahayakan warga setempat yang melintas terlebih pada musim hujan. Saya berharap bantuan ini digunakan dan bermanfaat untuk memperbaiki jalan rusak yang dikhawatirkan dapat membahayakan warga”, katanya.

Sedangkan Depian Pratama Hulu mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPD Garpu Kota Gunungsitoli atas bantuan bahan material yang telah diserahkan. 

“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak Yusman yang dengan iklas member bantuan bahan material semen, pasir dan kerikil untuk pembangunan jalan lingkungan ini”, ujar Depian.

Depian menyebutkan, bahwa selama ini pemerintah daerah tidak memberikan perhatian terhadap jalan rusak dan berlubang di Gang Taqwa meski rumah dinas Walikota Gunungsitoli berada disana. 

“Sekali lagi, saya mewakili warga di sini mengucapkan terimakasih, semoga bantuan ini menjadi berkah bagi warga yang merindukan jalan bagus”, kata Depian. ( Kristz )

“Belasan Juta Raib, Maling Satroni Rumah Nek Inong Di Kecamatan Dolok Masihul Kab.Sergai”

0

Serdang Bedagai-gnewstv.id

Sangat mengerikan sekarang ini maling menjadi momok bagi masyarakat hampir di beberapa daerah merebak terjadinya kemalingan  rumah ,hingga membuat keresahan dan ketakutan  bagi masyarakat  akan harta benda mereka  untuk meninggalkan rumah walau sebentar saja, seperti yang terjadi di daerah Kecamatan Dolok Masihul   kabupaten Serdang Bedagai  propinsi Sumatera Utara rumah seorang warga  di satroni maling hingga menghabisi isi rumah mereka Rabu ( 1/5/2024)

Maling masuk kerumah – rumah warga melalui jendela rumah si korban bahkan tidak sungkan – sungkan maling juga beraksi melalui pintu depan rumah yang pada saat  pintu rumah tidak terkunci , ketika pemilik rumah lengah dan maling merasa aman saat itu lah maling menyempatkan untuk menghabisi harta berharga di rumah milik warga 

Seorang nenek Inong ( 78) di lingkungan tanah lapang kelurahan Dolok Masihul kabupaten Sergai  saat hendak sholat subuh ke mesjid yang tidak jauh dari rumahnya pada Rabu  pukul (4.58) wib 1 Mei 2024

ketika beranjak Kemesjid untuk sholat subuh pintu di tutup tapi tidak terkunci di karena kan anak dan cucunya pada waktu itu pada kumpul di rumahnya sebagian tidur di kamar dan sebagian tidur ruang tamu,  saat itulah maling satroni rumah nek Inong menghabisi gelang emas ,hp dan uang jutaan rupiah di dalam tas milik anak nenek Inong 

Nek Inong ketika di konfirmasi tentang kejadian tersebut pukuk ( 10.01) wib menjelaskan  ” aku sangat sedih sekali di mana anak – anak kumpul datang kerumah untuk melihat orang tuanya eh…maling masuk mengambil barang – barang milik anak ku , emas ,hp dan uang ludes di gondol maling ,mereka ( maling) masuk dari pintu depan rumah yang waktu itu aku mau sholat subuh ,pintu ku tutup begitu saja lupa ku kunci  di situlah maling masuk dari pintu depan langsung  ke kamar tempat tidur  mengambil semua isi tas yang ada dan keluar dari jendela kamar itu juga ” 

Nek Inong” aku kasihan lihat anak ku yang baru datang kumpul ingin melihat mamak nya tiba – tiba kejadian seperti ini membuat aku kesal dan serba salah karena pintu waktu itu aku  lupa untuk mengunci pintu rumah ” ucapnya sambil menangis.

Beberapa warga sekitar  sebut saja ibu mis  ketika di konfirmasi ” kami warga disini terutama para emak – emak sudah cukup resah dengan maling yang lalu lalang di tempat kami sudah beberapa kali rumah kami di masuki maling terutama rumah saya hp anak sekolah di rumah di curi sekitar 2 Minggu lalu belum lagi tabung elpiji waga di sini pada berhilangan ” 

” Kami emak – emak sepakat ini pasti ulah para pemakai sabu ,pengangguran tidak ada kerjaan mau menyabu tidak ada uang jadi mana lagi kalau tidak mencuri .” Ungkap seorang ibu mis 

Harapan masyarakat kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus pencurian yang kerap kali terjadi di lingkungan kami karena ini jelas telah membuat keresahan yang permanen bagi masyarakat sekitar.( Rony)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy