Beranda blog Halaman 65

Mutasi di Polres Sergai: Kabag Ops, Kabag Ren, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasi Propam dan Kasi Was

0

Sergai, Sumut – Gnewstv.id

Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu pimpin upacara serah terima 6 pejabat utama Polres Sergai, Kamis, (19/9/2024) pagi di lapangan Mapolres Sergai hingga berlanjut ke aula Patriatama Polres Sergai.

AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu menyampaikan dalam amanat nya, bahwa serah terima jabatan dilingkungan suatu organisasi merupakan hal biasa dan akan terus berlangsung untuk penyegaran juga promosi.

“Akan tetapi yang paling utama pergantian jabatan adalah untuk penguatan organisasi, peningkatan soliditas kinerja bagi satuan yang akan dipimpin,” imbuhnya.

Kepada pejabat yang baru selamat bergabung di Polres Sergai, (sebut Kapolres), kepercayaan yang di berikan ke pejabat baru memberikan peningkatan kualitas kerja di satuan yang dipimpin. Baik itu soliditas, kualitas kerja dan disiplin. Dan juga kepada ibu-ibu Bhayangkari yang mendampingi suami agar tetap memberikan dukungan penuh di Polres Sergai.

Selanjutnya, kepada pejabat yang lama saya ucapkan terima kasih selama bekerja dan bertugas di Polres Sergai.

“Terima kasih atas kinerjanya selama bertugas di Polres Sergai dan bekal selama di Polres Sergai dapat diterapkan di tempat yang baru. Yang tidak baik cukup tinggal di Polres Sergai saja, Yang bagus bawa dari Polres Sergai dan dikembangkan di tempat baru,” tegasnya.

Terakhir Kapolres Sergai berpesan bagi seluruh personel Polres Sergai agar mendukung pejabat baru, sinergitas dalam pelaksanaan tugas yang dituangkan dalam Hubungan Tata Cara Kerja (HTCK) di lingkungan Polres Sergai dapat dipedomani dan dilaksanakan.

“Marilah kita laksanakan tugas dengan iklas hati, karena yang iklas dikerjakan pasti hasilnya baik,” pesan Sitepu.

Adapun jabatan strategis di Polres Sergai yang diserahterimakan yakni, AKP Donny Pance Simatupang S.H.,MH Kasat Reskrim Polres Sergai yang baru dari Panit 2 unit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumut menggantikan AKP John Harto Panjaitan, SH., M.H yang dimutasi ke Paur 4 Siaga SPKT Polda Sumut, KOMPOL Hendro Sutarno Kabagops yang baru dari Kasiaga 1 Bagdalops Roops Polda Sumut menggantikan KOMPOL Azhari, SE yang dimutasi ke Kabagren Polres Binjai, IPTU Maruli Sihombing PS. Kasat Samapta yang baru dari Kanit Reskrim Polsek Firdaus Polres Sergai menggantikan AKP Selfester Butar-Butar yang dimutasi ke Kabagren Polres Tapanuli Utara, AKP Budiarto PS Kabagren Polres Serdang Bedagai dari Kasubbagdalpers Bag Som Polres Serdang Bedagai, mengisi jabatan yang sudah lama ditinggalkan, IPTU Fridoliavon Mangoloi Manik, SH Kasi Propam Polres Serdang Bedagai yang baru dari Kaurbinops Satsamapta Polres Serdang Bedagai, mengisi jabatan yang ditinggalkan pensiun, IPTU Edwin Angkasa Simanjuntak Kasiwas yang baru dari Waka Polsek Perbaungan mengisi jabatan yang ditinggalkan pensiun. (gntv/ery)

PARAH…!!! LOKASI DAS DISINYALIR DI RUSAK, HEKTARAN  AREAL HGU DIDUGA MALAH DI TERLANTARKAN JADI BELANTARA HUTAN DI AFD 3  KEBUN GUNUNG MONAKO

0

Ket.Gambar.( Atas ) – Semenanjung Daerah Aliran Sungai { DAS } Bahsumbu di Gunung monako ,Sipispis terlihat rusak parah di duga akibat telah di rambah dan di tanami Komudite Kelapa Sawit milik PTPN.Kebun Gunung monako.

Gambar ( Tengah ) – Di Duga Anggaranya di Korupsi dan di Gelapkan, Sehingga Hektaran Areal disinyalir Lahan HGU milik PTPN.IV kebun Gunung Monako, tampak terlihat mirip Hutan Belantara Raya dan Jadi Semak Belukar di Sumatera Utara.

Gunung Monako – Gnewstv.id 

Entah apa, gerangan yang ada dalam pemikiran para oknum – oknum Petinggi Bumn PTP.Nusantara IV, Regional I, wilayah Sumatera Utara, di Kebun Gunung monako ini.

Dimana di temukan Lokasi areal Daerah Aliran Sungai ( DAS ) di Daerah itu, yang terlihat sangat rusak parah, bahkan Abrasi atau Longsor ,serta sangat mengancam keselamatan ribuan pemukiman dan masyarakat di hilir sungai jikala banjir besar melanda.

Bahkan menurut banyak keterangan warga sekitar, yang juga ikut terdampak kehilangan mata pencarian mereka selama ini. seperti, mencari, ikan, udang,kepiting dan hewan penghuni air lainya di lokasi Itu , yang di akibatkan terdampaknya kerusakan Sungai.di kabarkan sudah sangat lama berlangsung di tempat dan di daerah Alisan Sungai Basumbu Itu.dampak dari kerusakan Daerah Aliran Sungai ( DAS ) diduga di Perbuat oleh oknum – oknum petinggi PTP.Nusantara Kebun Gunung monako tersebut.

Peristiwa itu berlangsung ,di kabarkan warga, sudah sejak mulai di buka dan di tanaminya sejumlah komidite kelapa sawit di duga milik Perusahaan Bumn Kebun Gunung monako  itu, di Daerah Aliran Sungai ( DAS ) Sungai Bajsumbu tersebut.” bukankah hal Itu menurut  warga adalah  merupakan suatu  Perbuatan  Pelanggaran Pidana dan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Repubrik Indonesia ini? 

“Bahkan Ironisnya, kini malah seakan menjadi sangat jauh berbanding terbalik dengan realita yang terjadi dan apa yang terlihat atas dugaan hektaran areal milik Bumn PTP.Nusantara IV.regional , Sumut, Kebun Gunung monako Itu.yang tampak pada gambar di atas di lokasi areal Diduga HGU itu. sebuah areal yang mirip sekali dengan Lokasi hutan belantara raya dan tampak tidak di urus ( di rawat ) sama sekali di Afd 3 Kebun Gunung monako dan disinyalir pastilah menyalah Sop Intruksi Kerja ( IK ) dan Prosedur Kerja ( PK ) juga sangat merugikan Para penanam sahamnya di Perusahan Badan Usaha milik Negara PTP.Nusantara tersebut.

Dan terkait hal ini, awak media Gnewstv.id ini,coba mengkonfirmasikanya, kepada Pihak asisten Afd 3 ,Bernama Dedi Alamsyah Hasibuan,Via WhatshApp miliknya pada hari ini kamis,19/ September /2024, pukul 07.31.Wib, namun WhatsApp milik Asisten Dedi tidak mau berbalas sama sekali.

Di tempat terpisah Junaidi Harahap, Selaku Ketua Kelompok Masyarakat Pengelola Dan Pemantau Daerah Aliran Sungai- DAS ( KMPPD ) Sumut. “Pada kamis,19/09/24, mengatakan kepada pihak media gnewstv.id, diri atau wadah organisanya, sangat- sangat kecewa sekali, atas apa yang saat ini terlihat dan terjadi di areal Das Itu. Sebagai mana yang tampak terlihat secara gamblang di semenanjung  Daerah Aliaran Sungai ( DAS) sungai bahsumbu itu.

“Dimana keberadaan Areal hutan hijau dan hutan  rimbun, di Daerah Aliran Sungai { DAS } bahsumbu Itu, kini  sudah jarang dan nyaris tidak terlihat lagi, akibat tergantikan dan  banyaknya ribuan tanamaman komidite Pohon Kelapa sawit di sinyalir milik PTP.Nusanatara Kebun Gunung monako tersebut.

Kedepan, pihaknya ( KMPPD- red ) akan kembali melayangkan Surat, kepada pihak- pihak terkait dan para Pimpinan  Institusi  Aparat Penegak Hukum ( APH ) dimana surat sebelumnya telah pihaknya kirim ( KMPPD-red) kepada  Dirut Regional Sumut.namun hingga sat ini belum juga mendapatkan balasan resmi, atas peristiwa yang terjadi saat ini. dimana  nyata sekali terlihat kerusakan parah  pada Semenanjung Daerah Aliran Sungai ( DAS) bahsumbu Itu akibat telah di tanami Komudite Pohon Kelapa Sawit disinyalir milik PTPN.IV  Kebun Gunung monako dan kuat diduga Pihak PTPN tidak membayarkan pajak ke Negara atas semua itu, temasuk surat nantinya di kirimkan kepada pihak Kemeterian BUMN, manajemen ISPO, RSPO dan Kepada Bapak Presiden Republik  Indonesia. ( tim – gnewstv.id ) 

Pelaku UMKM Raup Omzet Rp1 Miliar Selama Festival UMKM PON XXI Sumut

0

Medan –  Gnewstv.id 

Festival UMKM Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Sumut yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) sukses mencatatkan total omzet hingga lebih dari Rp1 miliar.

Berlangsung selama 7-15 September 2024 di Lapangan Astaka Pancing, festival ini melibatkan 300 pelaku UMKM binaan provinsi dari berbagai kabupaten/kota serta menjalin kerjasama dengan berbagai sponsor dan stakeholder terkait.

Adapun produk UMKM yang terdata meraup penjualan tertinggi sepanjang gelaran festival adalah merchandise serta kategori makanan dan minuman.

Tidak hanya menghadirkan bazaar produk-produk unggulan, Festival UMKM PON XXI juga menyuguhkan penampilan dari berbagai musisi lokal untuk menarik para pengunjung meramaikan area Lapangan Astaka Pancing setiap harinya.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni yang juga Ketua Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Wilayah Sumut dalam sambutannya di pembukaan Festival UMKM PON XXI menyatakan bahwa festival ini dirancang untuk mengenalkan beragam produk asli Sumut kepada sekitar 18.000 tamu PON, khususnya yang berasal dari luar Sumatera.

“Banyak sektor yang terdampak positif dari penyelanggaran PON ini, baik itu UMKM, perhotelan, wisata, kuliner semuanya terdampak. Kita bersyukur ini semua terdongkrak naik, perekonomian pun ikut naik,” ungkap Fatoni.

Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumut sekaligus Wakil Ketua Bidang Pemasaran PB PON Sumut, Naslindo Sirait juga menambahkan bahwa pencapaian omzet ini diharapkan dapat memacu semangat para pelaku UMKM binaan Sumut untuk terus meningkatkan kualitas, kreativitas, dan inovasi mereka hingga mampu bersaing di level nasional, bahkan internasional.

“Omzet ini dapat tercapai karena produk-produk yang dijual oleh UMKM kita merupakan produk yang berkualitas. Sebelum mendapat izin untuk berjualan di festival, para pelaku UMKM telah melalui proses kurasi yang ketat oleh tim khusus di Dinas Koperasi UKM,” jelas Naslindo. ( tim ) 

PIMPIN UPACARA HKN, PENJABAT WALI KOTA TEBING TINGGI HIMBAU ASN TINGKATKAN KINERJA DAN BERI PELAYANAN TERBAIK

0

TEBINGTINGGI – Gnewstv.id 

Memimpin jalannya upacara HKN (Hari Kesadaran Nasional), Selasa (17/09/2024) di lapangan sepak bola stadion Ramlan Yatim Jln. Gunung Leuser BP7, Penjabat (Pj.) Wali Kota Tebing Tinggi Dr. Moettaqien Hasrimi, S.STP., M.Si., selaku Pembina Upacara, meminta kepada jajaran ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, agar semakin meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. 

Dalam kesempatan itu, Pj. Wali Kota juga menyampaikan adanya kenaikan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) bagi ASN Pemko Tebing Tinggi di tahun 2025.

“Di hari baik, pagi yang cerah ini tanggal 17 September, 3 bulan 10 hari, saya menjabat, insyallah kita doakan bersama, TPP para ASN akan saya naikkan. Kita syukuri seberapa banyaknya. Insyallah, saya akan memberikan yang terbaik, tapi kita tahu kemampuan keuangan APBD kita. Jadi bila tunjangan kita sudah naik, tingkatkanlah kinerja, berikanlah pelayanan terbaik kepada masyarakat kita,” pesan Pj. Wali Kota. 

Selain hal itu, menghadapi pesta Demokrasi Pilkada pada 27 November 2024 mendatang, Pj. Wali Kota mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga netralitas dan bijak dalam bermedia sosial.

Selanjutnya, Pj. Wali Kota juga menghimbau para pimpinan OPD agar dapat menjalin ikatan emosional yang baik kepada seluruh pegawai.

“Bila kita memiliki ikatan emosional yang baik, tentunya bekerja sudah menjadi lebih baik. Artinya kebersamaan yang kita bina, insyallah memancarkan aura positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tugas yang baik kepada bangsa dan negara,” kata Pj. Wali Kota. 

Sebagai informasi, sebelumnya Pj.  Wali Kota Moetaqqien Hasrimi juga telah menyampaikan kenaikan honorarium bagi Kepala Lingkungan (Kepling), penggali kubur, bilal mayit dan kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu).

Upacara diikuti oleh  Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat dan Lurah atau mewakili, seluruh ASN di lingkungan Pemko Tebing Tinggi dan tim peliputan Diskominfo. ( red ) 

Warga Minta Polisi Gerebek Gudang Minyak  Solar di Tanjung Mulia

0

Ket.Gambar. Gerbang berwarna Biru yang Di Sinyalir Lokasi Gudang BBM di Duga Ilegal

MEDAN – gnewstv.id 

Ditemukan lagi  gudang pengempul BBM jenis solar bersubsidi di Jalan Pendidikan Metal Raya, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, beroperasi diduga Ilegal.

Gudang yang tidak jauh dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 24 Kota Medan itu, telah dipagari seng berwarna biru agar tidak ketahuan aktivitas di dalam gudang tersebut. Pemilik gudang itu, disebut – sebut berinisial AH

Informasi diterima tim media siber, minyak solar yang berada di dalam gudang pengempul itu, berasal dari minyak mentah ( kondesat ) olahan Peureulak Aceh. 

Minyak kondesat dari Aceh itu diangkut melalui mobil truk coldiesel dengan menggunakan drum berwarna hitam hingga jerigen berukuran 35 liter.

Selain minyak solar, minyak mentah kondesat diduga di jadikan minyak pertalite yang sudah diwarnai.

“Aktivitas gudang itu malam dan pagi dini hari. Siang ini mana orang paling penjaga gudang pasti diam – diam aja di dalam itu,” kata warga saat di datangi di lokasi gudang tersebut, Senin (16/9/2024).

Warga yang tak menyebutkan identitasnya itu, membenarkan gudang tersebut tempat pengempul minyak solar. Namun ia tidak mengetahui asal minyak yang diolah digudang tersebut.

“Ada solar sih, tapi nggak tau ntah dari mana diambil mereka. Coba dekati pintu disana bau minyak bensin dan solar,” ujarnya.

Warga lainnya, cemas mendengar adanya gudang pengempul minyak solar dan pertalite di gudang tersebut. Sebab, gudang BBM itu mudah terbakar dan meledak ,hingga dikhawatirkan dapat membahayakan  kerumah rumah warga.

Warga ini pun meminta Kepolisian Polda Sumatera Utara, agar menggerebek gudang solar yang mengancam, keselamatan  nyawa warga tersebut. Apalagi gudang itu berada ditengah – tengah pemukiman warga.

“Berharap Polda Sumut turun untuk menggerebek dan menyita gudang itu.dimana  minyak- minyak, sangat mudah sekali terbakar hingga dapat membakar rumah warga.”Ironisnya Pemilik gudang Itupun tidak memikirkan keselamatan lingkungan disini,” pungkasnya.

Sementara, gudang tersebut diduga di bekingi aparat penegak hukum (APH).  Bahkan oknum wartawan berkedok jadi humas di gudang tersebut. 

Saat dikonfirmasi kepada Humas gudang diketahui bernama Firman yang disebut – sebut oknum wartawan Itu, mengaku tak mengetahui gudang tersebut siapa pemiliknya. 

Ia pun menyebutkan akan mengabari kepada awak media setelah memberitahu kepada pemilik gudang tersebut. 

“Nanti kita telpon an ya. Pokoknya ku sampaikan dulu sama pimpinan ya cees,” cetusnya.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Dirkrimsus Polda Sumut, Kombes Andry Setiawan ketika dikonfirmasi awak media, Via pesan WhatsApp belum menjawab hingga berita ini di rilis. ( tim – ) 

PON XXI Creative Market Asah Kreativitas dan Sportivitas Generasi Muda Sumut

0

Medan – gnewstv.id

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Sumatera Utara menggelar PON XXI Creative Market di Komplek Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) pada Sabtu, 14 September 2024.

Acara ini diadakan untuk menyemarakkan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 dan berfokus pada anak-anak serta keluarga.

Acara ini diikuti ratusan anak berusia 4 hingga 12 tahun yang berpartisipasi dalam berbagai lomba, seperti lomba mewarnai maskot PON, melukis totebag, dan fashion show dengan tema sporty. Selain itu, acara ini juga menghadirkan bazar produk-produk unggulan UMKM Sumut, pertunjukan tari dan musik daerah, serta parade kain tradisional Sumatera Utara.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Naslindo Sirait, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mempromosikan produk lokal dan adat istiadat Sumut, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi anak-anak Su inimut,” kata Naslindo.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk perwakilan Bhayangkari Daerah Sumut dan Dharma Wanita Persatuan.( tim – ) 

Terdakwa AAN Protes Kepada Hakim, Atas Empat Tahun tuntutan Jaksa Terhadap Dirinya

0

Keterngan Gambar – Atas Terdakwa Aan dan Rudi,di dampingi PH, Ketika Keluar Usai Persidangan, Gambar Bawah – Kasi Intel Hiras Silaban SH dan Dedi Kaparang SH, Saat Dinkonfirmasi wartawan, pada Jum’at ,13/09/2024, di Kantor Kejaksaan Negeri Jl.Yos Sudarso, Kota Tebingtinggi, Sumatera – Utara.

TEBINGTINGGI – Gnewstv.id 

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kota Tebing Tinggi,  Dede Stevan  Kaparang, menuntut  terdakwa Rudi dan Saiman Siahaan  masing 4 tahun. “Terbukti bersalah melanggar pasal 266 ayat 1 KUHPidana.”  Demikian JPU Dede dalam tuntutannya yang dibacakan dihadapan Majelis Hakim PN Tebing Tinggi,  Jumat (13/9/2024).

Spontan terdakwa Saiman Siahaan memprotes tuntutan tersebut . Ketua Majelis Hakim Lenny Lasminar SH. MHum.,  mengatakan agar terdakwa menuangkan keberatan dalam pembelaan yang akan diajukan melalui penasehat hukumnya.

Dalam keterangannya kepada wartawan JPU Dede Kaparang bersama Kasi Intel Kejari Tebing Tinggi Hiras Silaban SH mengatakan bahwa perkara tersebut dilimpahkan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berdasarkan hasil Penyidikan Polda Sumut. Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi lalu menyajikannya di persidangan berikut menghadirkan terdakwa serta saksi-saksi serta alat bukti di persidangan. ” Penyidik mengajukan berkas setelah memenuhi unsur-unsur  tindak pidana, adanya saksi-saksi maupun bukti surat,”  ujar Jaksa.

Terkait unsur tindak pindana yang didakwakan sesuai dengan pasal 266 ayat 1 KUHPidana yang menyebutkan antara lain bahwa barang siapa melakukan atau menyuruh melakukan ( perbuatan pemalsuan ) meskipun saksi yang diduga disuruh oleh terdakwa tidak dihadirkan Jaksa (DPO) menurut Kasi Intel Kejari Tebingtinggi, Hiras Silaban SH, Kepda awak media pada Jum’at 13/09/2024, pihaknya hanya memajukan berkas. “Kalau dikonfirmasi siapa lagi yang akan menyusul selain itu, konfirmasikan ke  Poldasu saja  selaku Penyidiknya,” kata Hiras.

TuntutanJPU juga mempertimbangkan  keterangan saksi-saksi yang bersesuaian namun saat dipertanyakan antara saksi mana yang bersesuaian tersebut Hiras Silaban dan Dede Kaparang mengatakan tentu Jaksa telah memilih keterangan saksi mana yang bersesuaian untuk menguatkan dalil tuntutannya.

Demikian juga menjawab terkait apa yang memperkuat pemalsuan surat yang dimaksudkan itu itu sehingga merugikan siapa, Jaksa Penuntut Umum hanya mengatakan bahwa kewenangan terdakwa akan muncul dalam pledoi . “Kita tunggu saja, pledoilah dulu, lalu kita ajukan replik”. Demikian Hiras Silaban dan Dede Kaparang mengakhiri wawancara dengan wartawan.

Perkara pemalsuan surat, yang bergulir selama 3 bulan terakhir ini di PN Tebing  Tinggi menyita perhatian masyarakat karena menghadirkan 2 terdakwa kakak beradik yaitu Rudi alias Akwang  Saiman Siahaan alias Aan. Saiman Siahaan WNI Keturunan Tionghoa dikenal warga Tebing Tinggi sebagai pemilik gudang sawit  dan juga memiliki pengolahan kelapa sawit Anugrah Makmur Jaya di Jalan AMD, Kec. Bajenis Kota Tebing Tinggi. IKedua terdakwa dilaporkan oleh Komisaris PT Anugrah Makmur Jaya (AMJ) kota Tebing Tinggi, Ir. Yusdi Harianto atas dugaan pemalsuan akta notaris, ke Polda Sumatera Utara. ( tim – )

Kadis Pendidikan, Kepala BKD & Kasi Kesiswaan  SD Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus PPPK Langkat, LBH Medan: Harus Ditahan & Masih ada Aktor Intelektual Lainya

0

Medan – Gnewstv.id 

Medan , 13 September 2024, Polda Sumut secara resmi melalui Kabid Humas Kombes. Pol. Hadi telah menetapkan Kadis Pendidikan, Kepala BKD Langkat dan Kasi Kesiswaan sebagai Tersangka dugaan tindak pidana korupsi dalam seleksi PPPK Langkat Tahun 2023.

Sebelumnya Polda Sumut telah memeriksa sebanyak 100 Saksi terkait laporan tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan PPPK Langkat. Adapun laporan  itu dibuat oleh para guru honorer (103) Langkat yang dinyatakan tidak lulus dalam seleksi tersebut. 

Atas laporan tersebut polda sumut telah menetapkan 2 Tersangka Kepala sekolah di kabupaten  Langkat. Namun hingga 5 bulan lebih setelah penetapan tersebut, para aktor intelektual belum juga ditetapkan sebagai Tersangka. 

Dengan tidak Ditetapkannya aktor intelektualnya sebagai Tersangka, para guru melakukan aksi hingga berjilid-jilid sebanyak 6 kali untuk mendesak polda untuk segera menetapkan intelektualnya.

Alhasil tepat pada hari Kamis 12 September 2024 Kadis Pendidikan, BKD Langkat dan Kasi Kesiswaan ditetapkan sebagai tersangka. 

Terkait penetapan tersangka dua pejabat kabupaten Langkat tersebut, LBH Medan mendesak polda sumut segera menahan keduanya serta 2 kepala sekolah sebelumnya. 

“LBH Medan menduga jika masih ada Aktor intelektual lainya yang merupakan aktor utama dalam seleksi PPPK Langkat Tahun 2023. Oleh karena itu LBH Meminta secara tegas kepada polda sumut untuk mengungkapnya. 

Seraya meminta dua pejabat Langkat tersebut membuka dengan seterang-terangnya dalang dari permasalahan PPPK kab. Langkat Tahun 2023.

Kemudian, penetapan tersangka terhadap Kadis Pendidikan dan BKD Langkat *membuktikan secara nyata dan hukum jika telah terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif* dalam penyelenggaraan seleksi PPPK Langkat tahun 2023 yang merugikan ratusan guru honorer Langkat.

Kecurangan seleksi PPPK Langkat tahun 2023 sesungguhnya telah bertentangan dengan UUD 1945, UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, UU Tipikor, PermenpanRB Nomor: 14 Tahun 2023, Kemendikbud 298. ICCPR dan Duham. 

Sumber – Irvan Saputra, SH., MH,Sofyan Muis Gajah,SH. 

Laporan tim  – gnewstv.id

Karya Septianus Batee Hadiri Pemakaman Orang Tua Yunius Larosa di Gunungsitoli

0

Gunung Sitoli -Gnewstv.id 

Gunungsitoli -12 September 2024, Calon Wali Kota Gunungsitoli, Karya Septianus Batee, menghadiri ibadah pemakaman orang tua dari Yunius Larosa, calon Wakil Wali Kota Gunungsitoli, yang juga merupakan pasangannya dalam Pilkada 2024. Ibadah pemakaman dilaksanakan di rumah duka di Desa Bawadesolo Idanoi, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, sekitar pukul 13.15 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Karya Batee didampingi oleh sang istri, Elvivian Natalia Zebua, serta tim pemenangan pasangan Karya-Yunius. Ibadah pemakaman dipimpin oleh Pdt. Ododogo Larosa, S.Th. Tampak beberapa tokoh masyarakat serta anggota DPRD Kota Gunungsitoli turut hadir memberikan penghormatan terakhir.

Sebagai calon Wali Kota, Karya Batee diberikan kesempatan untuk menyampaikan kata-kata penghiburan kepada keluarga yang berduka. Dalam sambutannya, Karya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian orang tua Yunius Larosa. Ia mengingatkan bahwa kematian adalah bagian dari kehidupan yang pasti akan dialami oleh setiap makhluk hidup. 

“Setiap dari kita akan mengalami kematian, namun dalam kehidupan kita, penting bagi kita untuk senantiasa berbuat kebaikan,” ujarnya. Karya juga menyebut bahwa orang tua almarhum adalah seorang pelayan Tuhan yang setia, dan sesuai janji firman Tuhan, orang percaya akan menerima mahkota kehidupan sesuai dengan perbuatannya di dunia.

“Kehidupan di dunia ini hanya sementara, oleh karena itu, sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita harus selalu berusaha melakukan yang terbaik demi kemuliaan-Nya,” lanjut Karya Batee.

Suasana haru terasa di rumah duka saat keluarga besar mengenakan pakaian seragam putih dan menyanyikan lagu-lagu kenangan untuk menghormati almarhum. Cucu-cucu dari almarhum turut hadir, memberikan penghormatan terakhir kepada kakek mereka. 

Selain itu, anak-anak dari Sekolah Ono Niha Peduli Disabilitas Netra (Onipedistra) turut memberikan sumbangan lagu pujian dalam ibadah pemakaman, meski mereka mengalami gangguan penglihatan.

Ratusan warga turut hadir dalam prosesi pemakaman ini, memberikan penghormatan terakhir hingga ke tempat peristirahatan terakhir yang berlokasi tidak jauh dari rumah duka. ( By. Kristz ) 

Dua Pekan Hampir Pasca Penembakan Brutal Tewaskan Anak Di bawah Umur Pelajar SMP di Sergai, APH Belum Ungkap Dalangnya ?

0

Teks photo: Ilustrasi

Sergai, Sumut. Gnewstv.id

Jelang dua pekan pasca penembakan brutal oleh orang tidak dikenal (OTK) terhadap korban MAA (13) yang mengakibatkan korban meregang nyawa tertembus peluru tajam di punggung kiri tembus dada kanan atas pada hari Minggu 1/9/2024 dini hari yang lalu masih menjadikan tanya besar kepada publik, khususnya keluarga korban. Siapa pemilik senjata api Perenggut maut tersebut?

Berawal dari korban bersama rekan-rekannya hendak melakukan tawuran dengan pihak lainnya, sehingga korban bersama rekan-rekannya mengejar pihak lawan nya hingga ke arah hotel Danau Indah Pub Lubuk Pakam dan saat peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB subuh, pihak korban mendengar suara tembakan satu kali. Mendengar suara tembakan tersebut, pihak korban dan rekan-rekannya langsung melarikan diri ke arah Perbaungan, Sergai, Sumatera Utara.

Di Jalan Lintas Sumatera Medan – Tebing Tinggi, korban dan rekan-rekannya diburu oleh para pelaku dengan menggunakan kendaraan Avanza hitam dengan menembaki korban dan rekannya secara membabi buta (brutal), tepatnya di Pasiran di depan pabrik sawit Adolina Perbaungan para pelaku kembali melakukan penembakan dan korban tersungkur ke dalam selokan (parit) bersama rekannya serta kendaraan roda dua yang ditumpangi oleh korban akibat tertembus peluru dari pelaku.

Dari keterangan pihak kepolisian Polres Sergai beberapa hari yang lalu, Senin (9/92024) melalui Plt kasi humas Polres Sergai Ipda Nauli Siregar, saat ini pihak mereka telah mengamankan 4 (empat) orang terduga pelaku, yaitu EJN alias R (31) warga Deli Serdang, MAA alias E (22) warga Deli Serdang, AP alias S (25) warga Perbaungan, Sergai, dan PMS alias S (47) warga Kota Medan,

“Keempat terduga pelaku sudah kita amankan di Satreskrim dan telah menjadi tersangka. Kita masih mendalami keterlibatan dan peran masing-masing tersangka,” jelasnya 

Awak media ini mencoba menggali apakah ada keterlibatan oknum TNI pemilik senpi tersebut,

“Dugaan kuat adanya keterlibatan oknum TNI pemilik senpi tersebut saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Hery Charwansyah, Ketua Komnas Perlindungan Anak Jakarta, mengapresiasi upaya penyelidikan kasus penembakan dan pembunuhan anak pelajar yang juga tergolong anak di bawah umur ini, saat dihubungi media Gnewstv.id, Jumat (13/9/2024) pagi.

“Tetapi kami meminta Polres serdang bedagai harus mengejar kepemilikan senjata api yang digunakan sebagai  ekeskutor dalam kasus pembunuhan anak ini. Karena ini berkaitan dengan persoalan senjata yang tidak umum dimiliki masyarakat dan hanya orang-orang terlatih yang terbiasa menggunakannya,” dalam pesan Whatsapp nya.

Lebih jauh Hery menekankan bagaimana pihak kepolisian Polres Serdang Bedagai agar terang dalam pengungkapan kasus penembakan pelajar ini.

“Jangan sampai publik beranggapan ada upaya mengaburkan perkara dan upaya melindungi pihak-pihak tertentu,” tegasnya.

Terpisah, penasehat hukum keluarga korban, Rohdalahi Purba SH. MH memberikan keterangan nya, Jumat (13/9) pukul 17.00 WIB,

“Dari bukti dan fakta yang kami dapatkan dilapangan, pelakunya adalah anggota TNI (oknum.red), tapi hingga saat ini kita kecewa dengan sikap polres sergai dengan lambat nya pengungkapan pelaku utama. Kami juga telah ber kordinasi dengan Subpom Deli Serdang dan Pomdam I Bukit Barisan, mereka beralasan masih menunggu hasil penyelidikan dari Polres Sergai. Kami sebagai pihak penasehat keluarga korban meminta kepada Kapolres Sergai AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu untuk secepatnya menuntaskan kasus ini secara terang,”  tukasnya. (gntv/ery)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy