Beranda blog Halaman 37

Menteri Desa Soroti Pemerasan Dana Desa, Namun Korupsi Tak Boleh Luput dari Pengawasan

0

Jakarta – Gnewstv.id

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap praktik pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terhadap aparat desa. Dalam acara sosialisasi yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Kementerian Desa pada 1 Februari 2025, Yandri menegaskan bahwa praktik ini menghambat program pembangunan desa.

Menurutnya, sejumlah oknum meminta uang kepada aparat desa dengan dalih tertentu, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah jika terjadi di banyak wilayah. “Bayangkan kalau ada desa yang dimintai Rp3 juta, satu oknum bisa mengantongi ratusan juta. Ini sudah kelewatan,” ujarnya.

Untuk menertibkan praktik tersebut, Yandri meminta kepolisian dan kejaksaan turun tangan. “Kalau perlu, tangkap saja oknum-oknum seperti ini,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Desa meluncurkan aplikasi “Jaga Desa”, yang memungkinkan masyarakat dan aparat desa melaporkan dugaan pemerasan atau penyimpangan anggaran secara langsung.

Publik Kritisi Fokus Menteri: Korupsi Dana Desa Juga Harus Dibongkar!

Pernyataan Menteri Desa menuai respons kritis dari berbagai pihak. Banyak yang menilai bahwa pemerintah tidak boleh hanya fokus pada pemerasan, tetapi juga harus lebih serius dalam memberantas korupsi ( Diduga di lakukan Oknum oknum Kades di Indonesia  ) dalam pengelolaan dana desa.

Beberapa langkah yang diusulkan publik untuk meningkatkan transparansi anggaran desa meliputi:

1. Audit terbuka yang bisa disaksikan langsung oleh masyarakat dan dipublikasikan secara luas.

2. Laporan pertanggungjawaban keuangan desa harus mudah diakses warga dan dipampang di papan informasi desa.

3. PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) wajib transparan dalam menyediakan data penggunaan anggaran.

4. APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) harus bertindak independen tanpa ada intervensi atau konspirasi penyalahgunaan anggaran.

Selain itu, kritik juga muncul terkait dugaan penyebab pemerasan yang disorot Yandri. Banyak pihak menilai bahwa praktik ini tidak berdiri sendiri, melainkan seringkali dipicu oleh kurangnya transparansi dan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.

“Jangan hanya menyalahkan wartawan dan LSM. Kalau pengelolaan dana desa benar-benar transparan, tidak ada celah untuk praktik seperti ini,” ujar seorang aktivis.

Faktanya, banyak laporan media yang mengungkap kasus penyalahgunaan dana desa, bahkan secara terang-terangan melanggar aturan. Ini menjadi bukti bahwa keterbukaan informasi publik harus ditegakkan sebagai tameng utama dalam melawan korupsi.

Sebelumnya, pada Desember 2024, Kementerian Desa telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kejaksaan Agung untuk memperketat pengawasan dana desa. Namun, efektivitas kerja sama ini masih menjadi pertanyaan jika keterbukaan informasi publik sesuai undang-undang nomor 14 tahun 2008 belum sepenuhnya diterapkan.

Masyarakat diimbau untuk aktif mengawasi dana desa dan melaporkan setiap indikasi penyimpangan atau pemerasan. Tanpa pengawasan publik yang ketat, dana desa berisiko terus disalahgunakan dan tidak sepenuhnya bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.(tim -red )

Polres Sergai Ungkap 30 Kasus Narkoba, 42 Tersangka Ditangkap.

0

Sergei, Gnewstv.id 

Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Serdang Bedagai (Sergai) menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkotika. Sepanjang Januari 2025, Sat Narkoba berhasil mengungkap 30 kasus narkoba, menangkap 42 tersangka, dan mengamankan barang bukti berupa 146,52 gram sabu serta 1,09 gram ganja .Kasat Narkoba Polres Sergai,AKP Iwan Hermawan, mengungkapkan bahwa dalam operasi ini terdapat tujuh kasus besar dengan barang bukti lebih dari 2 gram sabu 6 Januari 2025,

TKP : Rumah di Dusun I, Desa Nagur, Kec. Tanjung BeringinTersangka :MF alias Brewok (32)

Barang Bukti : 4,33 gram sabu7 Januari 2025 TKP : Pinggir jalan Dusun III, Desa Sennah, Kec. Pegajahan

Tersangka : MN alias Mamat (44)Barang Bukti : 13,83 gram sabu 8 Januari 2025.TKP : Jalan umum Dusun I, Desa Cempedak Lobang, Kec. Sei Rampah Tersangka : Mhd. A L alias Arif (33) dan M S alias Halim (45)

Barang Bukti : 100,22 gram sabu 16 Januari 2025 TKP : Dusun I, Desa Pulau Tagor, Kec. Serba Jadi

Tersangka : S O(46) dan TB(47) Barang Bukti : 6,91 gram sabu 18 Januari 2025  TKP : Doorsmeer sepeda motor di Dusun IV, Desa Penggalangan, Kec. Sei Bamban

Tersangka : ZA alias Lobar (35) Barang Bukti : 2,57 gram sabu 25 Januari 2025  TKP : Rumah di Dusun IV A, Desa Sukasari, Kec. Pegajahan Tersangka : TM alias Tegar (18), A A alias Angga (22), ARH alias Rudi (33)

Barang Bukti : 4,41 gram sabu 25 Januari 2025 TKP : Dusun I, Desa Kota Tengah, Kec. Dolok Masihul Tersangka : RP (26) Barang Bukti : 5,73 gram sabu

Dari 30 laporan polisi (LP) yang ditangani , 12 LP dengan 19 tersangka  yang merupakan pengguna narkoba telah menjalani rehabilitasi. Sementara itu, 18 LP dengan 23 tersangka, yang berperan sebagai pengedar masih dalam penahanan dan proses penyidikan.

“Pemberantasan narkoba adalah tugas kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk aktif dalam memerangi narkoba dengan melaporkan segala aktivitas mencurigakan,” ujar AKP Iwan Hermawan. 

Plt. Kasi Humas Polres Sergai, IPTU Zulfan Ahmadi ,SH, MH, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan penindakan tegas terhadap peredaran narkotika di wilayah Serdang Bedagai.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, jika menemukan transaksi atau penyalahgunaan narkoba, segera laporkan melalui Call Center 110 Polres Sergai,” tutupnya.(Ms.si)

Polres Serdang Bedagai Bagikan 2.000 Bibit Cabai untuk Dukung Ketahanan Pangan di Desa Suka Sari.

0

Sergei, Gnewstv.id 

Dalam rangka mendukung Program 100 Hari Pemerintahan dalam bidang ketahanan pangan perkarangan bergizi, Kapolres Serdang Bedagai (Sergei)  AKBP Jhon Heri Rakutta Sitepu , S.I.K .,M.H.  menggelar kegiatan tatap muka sekaligus menyalurkan bantuan 2.000 bibit cabai , kacang panjang, dan polibeg kepada masyarakat Desa Suka Sari , Kec. Pegajahan Kab. Sergei, Jumat(31/01).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Waka Polres Sergei Kompol Mukmin Rambe, S.H., Kabag Ops Kompol Hendro,S.H., Kabag Sumda Kompol Eva Sinuhaji,S.H., Kasat Intel AKP Siswoyo,S.H., Kasat Lantas AKP Fauzul, serta pejabat daerah seperti 

Sekcam Pegajahan Mariadi, Danramil 07 Perbaungan Kapten Inf Abdul Malik diwakili Babinsa Serma Suriadi, Kapolsek Perbaungan AKP S.Gurusinga, S.H., dan perwakilan Dinas Pertanian Kecamatan Pegajahan Nuraini Pane. 

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Kecamatan Pegajahan, tokoh masyarakat, serta sekitar 100 tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kapolres Sergei, AKBP Jhon Heri Rakutta Sitepu  menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan, sebagaimana diinstruksikan oleh 

Presiden Prabowo Subianto.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah mereka dengan menanam tanaman pangan seperti cabai , kacang panjang, dan sayuran lainnya .Selain untuk konsumsi pribadi, hasil panen juga bisa dijual untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga menyebutkan bahwa 

Desa Suka Sari dipilih sebagai desa percontohan  karena masyarakatnya telah menunjukkan keberhasilan dalam menanam kacang panjang. Bahkan, banyak warga mulai sadar akan pentingnya bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Hari ini, kami melihat sendiri bagaimana masyarakat disini telah berhasil menanam dan memanfaatkan lahan yang ada. Ini adalah contoh yang baik bagi desa desa lain untuk mengikuti langkah serupa,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari warga Desa Suka Sari. Kepala Desa, Karmadi , menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres Serdang Bedagai ( Sergei) atas bantuan yang diberikan.

” Kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan dari polres.

Bibit cabai ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami . Dengan adanya bantuan ini, kami semakin termotivasi untuk menanam dan mengembangkan pertanian di desa kami,”ujarnya.

Salah satu tokoh masyarakat, Nasrun Harahap, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, program seperti ini harus terus didukung karena dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus ekonomi keluarga.

Selain memberikan bibit cabai, Polres Sergei juga menyerahkan hasil panen kacang panjang kepada warga sebagai bukti keberhasilan program pertanian lokal.

Kapolres Serdang Bedagai menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung program program yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.

” Kami Polres Serdang Bedagai ( Sergei ) akan selalu mendukung kegiatan seperti ini, yang sejalan dengan cita cita Presiden. Jika masyarakat membutuhkan bantuan,kami siap membantu,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan keluhan atau permasalahan yang mereka hadapi melalui Bhabinkamtibnas di desa  atau langsung menghubungi call center 110 Polri.

Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak desa yang termotivasi untuk mengembangkan ketahanan pangan secara mandiri, meningkatkan kesejahteraan masyarakat ,dan mendukung ketahanan pangan nasional.(Ms.si)

10 Bulan Buron, Pelaku Pencurian Uang dan Emas Dibekuk Polsek Dolok Masihul

0

Sergei, Gnewstv.id 

Setelah melarikan diri selama 10 bulan, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul akhirnya berhasil mengamankan pelaku pencurian berinisial B S (46), warga Dusun III, Desa Karang Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai.

Pelaku ditangkap di kediamannya pada Kamis, 30 Januari 2025, setelah sebelumnya melarikan diri ke Dumai, Riau. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan panjang berdasarkan laporan polisi nomor LP / B / 39 / IV / 2024 / SPKT / POLSEK DOLOK MASIHUL / POLRES SERGAI / POLDA SUMUT, yang dilaporkan pada 23 April 2024 oleh korban Muhammad Syaputra (28), warga Dusun I, Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai.

Kasus ini bermula pada Sabtu, 13 April 2024, sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban bersama kekasihnya Dewi Yuliana  (33) tengah dalam perjalanan menuju rumah orang tua korban di Cinta Kasih, Dusun I, Desa Tanjung Harap.

Di tengah perjalanan, korban melihat seorang pengendara sepeda motor terjatuh. Dengan niat baik, korban dan kekasihnya segera menepi untuk memberikan pertolongan dan bahkan menyerahkan sejumlah uang kepada pengendara yang diduga mengalami kecelakaan tersebut.

Namun, saat kembali ke mobil, korban mendapati dompetnya yang berisi uang tunai Rp13 juta serta emas seberat ±65 gram telah hilang. Sadar telah menjadi korban pencurian, korban segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Dolok Masihul.

Setelah dilakukan penyelidikan intensif, polisi akhirnya mengidentifikasi B S sebagai pelaku pencurian. Namun, pelaku telah melarikan diri ke Dumai, Provinsi Riau.

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul terus memburu keberadaan pelaku. Hingga akhirnya, pada 30 Januari 2025, polisi mendapatkan informasi bahwa B S telah kembali ke rumahnya di Dusun III, Desa Karang Tengah. Dengan sigap, tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam pemeriksaan awal, B S mengakui telah mencuri dompet korban dengan modus mengalihkan perhatian melalui kejadian kecelakaan palsu. Ia juga mengungkapkan bahwa uang tunai di dalam dompet telah habis digunakan selama masa pelariannya, begitu juga dengan emas yang telah dijual dan hasilnya digunakan untuk kebutuhan hidup.

Plt. Kasi Humas Polres Sergai, IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, membenarkan penangkapan ini dan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus kejahatan serupa.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati saat berada di jalan. Jangan mudah teralihkan perhatian, terutama ketika ada kejadian yang tampak mencurigakan. Jika mengalami tindak kejahatan, segera laporkan ke kepolisian terdekat atau hubungi Call Center 110 Polres Sergai,” ujar IPTU Zulfan Ahmadi.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Dolok Masihul untuk proses hukum lebih lanjut.(Ms.si)

Kapolres Pematangsiantar Ikuti Zoom Meeting Rapat Program Makan Bergizi Gratis

0

Pematangsiantar, Gnewstv.id

Bertempat di Ruangan Rutama, Kapolres Pematangsiantar bersama Pejabat Utama mengikuti zoom meeting rapat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P, pada Kamis 30 Januari 2025 pagi pukul : 10.00 Wib.

Dalam arahannya Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P berharap berharap seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Polda, Polres, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas, tetap bersemangat dan berkomitmen dalam menjalankan tugas.

“Tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi garda terdepan mendukung berbagai Program Pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, mari kita tanamkan niat yang tulus untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” Ujar Wakapolda.

Ia menambahkan segala upaya serta kerja keras yang telah dilakukan selama ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Berbagai program yang telah dirancang juga sudah berjalan dengan baik, menunjukkan komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Namun, tantangan ke depan masih banyak, dan kita harus terus meningkatkan kualitas kerja serta koordinasi agar setiap kebijakan dan program pemerintah dapat diimplementasikan dengan optimal.

Bapak Kapolda menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah dalam setiap program pembangunan. Salah satu fokus utama saat ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan gizi. Masalah gizi, terutama di wilayah Polda Sumatera Utara, merupakan isu yang harus mendapat perhatian serius karena berhubungan langsung dengan kesehatan dan masa depan generasi penerus.

“Oleh karena itu, kita harus turut serta dalam mendukung program-program pemerintah terkait perbaikan gizi, seperti distribusi makanan bergizi, edukasi kesehatan, serta peningkatan akses masyarakat terhadap sumber pangan yang sehat dan berkualitas,” Pungkas Brigjen Pol. Rony Samtana,(srt).

Disinyalir Adanya Pembiyaran terhadap  Penikmat Narkoba, mengakibatkan Pencurian marak di kecamatan Dolok masihul hingga Sangat resahkan warga 

0

Dolok masihul, Sergai -Gnewstv.id 

Pertemuan tokoh masyarakat dan tokoh agama di kantor camat Dolok Masihul kabupaten Serdang Bedagai pada sore pukul 15.10 win adalah membahas tentang maraknya maling di rumah warga yang di akibatkan karena banyaknya beredar narkoba di kecamatan Dolok Masihul kabupaten Serdang Bedagai yang di duga tak kunjung berkurang bahkan semangkin bertambah diduga kuat akibat adanya pembiyaran dan bisa jadi adanya dugaan setoran terhadap sejumlah oknum oknum tertentu?

Bahkan para pengedar dan pemakai tidak segan – segan mengancam warga  jika keberadaanya utk bertransaksi di depan rumah atau di belakang rumah warga yang dianggap mereka nyaman di permasalahkan atau di usir pemilik rumah warga akan di lempar batu begitulah penyampaian salah satu warga yang enggan disebutkan namanya,

Yang hadir dalam acara tersebut adalah forkapimcam , tokoh agama tokoh masyarakat ,tim 11 dan tokoh pemuda untuk membahas serius tentang narkoba yang merajalela di kecamatan Dolok Masihul bahkan menjadi momok bagi masyarakat akan rumah – rumah mereka yang di satroni maling 

[30/1 20.30]Hamdan RANGKUTI:sebagaibtokoh pemuda ketika di konfirmasi mengatakan.  ” Intinya kita  mengajak semua instansi baik polri, TNI dan pemerintahan terkhusus kecamatan,Polsek dan Koramil tuk membuat action ( aksi ) dalam hal penindakan tegass terhadap peredaran narkoba Dikelurahan Pekan Dolok Masihul

Yang berujung banyaknya derita kemalingan rumah para warga yang di rasakan warga di kecamatan Dolok masihul kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara ini. ( tim ) 

Samsul Tarigan: Kibarkan Bendera GRIB di Kabupaten Asahan, Sumayera Utara 

0

Asahansatu – Gnewstv.id 

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (DPD GRIB Jaya) Sumatera Utara, Samsul Tarigan secara resmi menyerahkan mandat sekaligus surat keputusan untuk DPC GRIB Jaya Kabupaten Asahan, di Aula Zona Garden Jalan Sungai Musi Emplasmen, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Rabu (29/01/2024).

Penyerahan surat tersebut bernomor surat mandat: 028/DPD-GRIB-SUMUT/I/2025 dan sekaligus surat keputusan nomor: 027/DPD-GRIB-SUMUT/I/2025 langsung diterima Hendra Syahputra, didampingi pengurus DPC GRIB Jaya Kabupaten Asahan Khairul Anhar Harahap, Andrean Zovy, Oki Akbar dan pengurus Satgasus Asahan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD GRIB Jaya Sumut Samsul Tarigan mengamanahkan agar GRIB Jaya mampu membesarkan organisasi besutan Hercules itu di Kabupaten Asahan serta dapat bermanfaat ke masyarakat.

“Kibarkan bendera GRIB Jaya ke seluruh wilayah Kabupaten Asahan, PAC maupun Ranting organisasi, berkordinasi dengan Forkopimda serta melakukan program positif  ditengah-tengah masyarakat.” terang Samsul Tarigan.

Sementara itu, Hendra Syahputra dan pengurus menyatakan siap mengemban amanah yang diberikan Ketua DPD GRIB Jaya Sumut kepadanya untuk membesarkan organisasi kemasyarakatan tersebut di Kabupaten Asahan.

“Saya siap mengkibarkan Bendera GRIB Jaya ke seluruh saentaro kabupaten Asahan, melakukan program-program positif yang nantinya dapat di rasakan masyarakat Asahan,” tegas Hendra.

Turut hadir dalam penyerahan legalitas mandataris dan SK DPC GRIB Jaya Asahan tersebut Ketua DPD Samsul Tarigan, Ketua harian Dejon Badawai Sembiring, Sekda DPD Rio Kily Kily SH MH, Ketua LBH DPD Hendra Manatar Sialoho, Komandan Satgas DPD Govinda Tarigan, Komandan DPC Satgas Kota Tebing Tinggi Irwansyah Putra, dan pengurus.( tim )

Polres Sergei Gelar Patroli Skala Besar Jaga Keamanan Imlek 2576

0

Sergei Gnwestv.id

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) saat perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar patroli skala besar dan razia cipta kondisi pada Rabu (29/1). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Sergai.

Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel yang terlibat mengikuti apel di Mako Polres Sergai pada pukul 09.00 WIB. Apel dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sergai, KOMPOL Hendro Sutarno, yang menekankan pentingnya kesigapan personel dalam menjaga keamanan di tempat-tempat ibadah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama umat Buddha yang sedang merayakan Tahun Baru Imlek. Patroli dibagi menjadi dua tim yang menyisir berbagai kecamatan guna memastikan tidak ada gangguan Kamtibmas,” ujar KOMPOL Hendro Sutarno.

Dua tim patroli bergerak ke sejumlah wilayah, yakni:

Tim 1: Menyisir Kecamatan Teluk Mengkudu, Pantai Cermin, dan Perbaungan, dipimpin oleh Kabag Ren Polres Sergai AKP Budiarto.

Tim 2: Mengamankan wilayah Kecamatan Sei Rampah, Sei Bamban, dan Tanjung Beringin, dikoordinasikan oleh Kabag Logistik Polres Sergai KOMPOL Eva S. Sinuhaji, SH.

Selama kegiatan pengamanan, personel kepolisian mengunjungi sembilan Vihara/Klenteng di berbagai kecamatan. Beberapa di antaranya melaksanakan ibadah dengan jumlah jemaat bervariasi, seperti Vihara Avalokitesvara di Kecamatan Perbaungan yang dihadiri sekitar 300 jemaat, dan Vihara Dewi Kwan Im di Kecamatan Pantai Cermin dengan 200 jemaat. Sementara itu, dua tempat ibadah, yakni Vihara Lokesvara dan Klenteng Seng Hiang di Kecamatan Sei Bamban, tidak mengadakan kegiatan ibadah.

Kegiatan pengamanan berlangsung tertib dan aman. Jemaat yang beribadah pun mengapresiasi kehadiran aparat kepolisian yang sigap dalam menjaga ketertiban.

Plt. Kasi Humas Polres Sergai, IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, menegaskan bahwa kehadiran polisi dalam pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kami selalu hadir untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif. Jika masyarakat menemukan adanya gangguan keamanan, segera laporkan ke SPKT Polres Sergai atau melalui Call Center 110,” ungkapnya.

Setelah pengamanan selesai, personel kembali ke Mako Polres Sergai untuk melaksanakan apel konsolidasi sebagai evaluasi kegiatan.

Dengan adanya patroli skala besar ini, perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili di wilayah hukum Polres Sergai berjalan aman, lancar, dan penuh khidmat. 

Polres Sergai berkomitmen terus menjaga keamanan masyarakat dalam berbagai perayaan keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya.(Ms.si)

Polres Sergai Tingkatkan Patroli Skala Besar untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili

0

Sergei Gnewstv.id

Dalam rangka menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibnas) yang kondusif pada perayaan Malam Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Polres Serdang Bedagai (Sergei) menggelar Patroli Skala Besar  melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan(KRYD) pada Selasa malam (28/1/2025).

Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel yang bertugas melaksanakan apel kesiapan di Mako Polres Serdang Bedagai pada pukul 20.45 WIB. Apel ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sergei, KOMPOL Hendro Sutarno, yang memberikan arahan terkait strategi patroli dan pengamanan.

Dalam arahannya, KOMPOL Hendro Sutarno membagi personel patroli ke dalam dua tim, dengan pembagian wilayah sebagai berikut:

Tim 1,  yang menyisir wilayah Kecamatan Teluk Mengkudu ,Pantai Cermin dan Perbaungan, dipimpin oleh Kabag Ops KOMPOL Hendro Sutarno.

Tim 2, yang bertugas di wilayah 

Kecamatan Sei Rampah , Sei Bamban dn Tanjung Beringin, dipimpin oleh Kabag Logistik KOMPOL Chandra T. Situmorang , ST, MM.

Personel diinstruksikan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab guna memastikan masyarakat, khususnya umat yang merayakan Imlek, dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Tepat pukul 21.00 WIB, patroli skala besar dimulai. Personel bergerak menyisir Vihara dan Kelenteng  yang menjadi pusat perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Serdang Bedagai. Sebanyak 12 Vihara/Kelenteng menjadi sasaran pengamanan, di antaranya:

Vihara Dewi Kwan Im, Dusun I, Desa Pantai Cermin Kiri, Kec. Pantai Cermin

Vihara Avoloki Teswari / Dwi Kwan Im, Jl. Serdang, Kel. Simpang Tiga, Kec. Perbaungan

Vihara Sien Thian Sanghie / HUT Cou Kong, Dusun VI Rampah Kiri, Desa Sei Rampah, Kec. Sei Rampah

Vihara Seng Hiang Keng, Desa Hapoltahan, Kec. Sei Bamban

Vihara Go Ong Keng, Desa Hapoltahan, Kec. Sei Bamban

Vihara Tri Dharma Buddha, Kec. Pantai Cermin

Vihara Dsi Kuwanin, Kec. Pantai Cermin

Vihara Satya Maitreya, Kec. Perbaungan

Vihara Avlotikes Vara, Jl. Serdang, Kel. Simpang Tiga Pekan, Kec. Perbaungan

Vihara Cin Kun Tha Thi, Dusun IV, Desa Kota Galuh, Kec. Perbaungan

Vihara Seng Hut Co, Dusun II, Desa Citaman Jernih, Kec. Perbaungan

Vihara Siong Te Kong, Kel. Simpang Tiga Pekan, Kec. Perbaungan

Dalam patroli ini, personel memberikan pengamanan langsung di lokasi, berinteraksi dengan masyarakat, dan memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan selama perayaan berlangsung,

Setelah patroli dan pengamanan dilakukan, berikut hasil yang dicapai:

Situasi tetap kondusif, tidak ditemukan insiden gangguan keamanan atau kericuhan.

Ibadah berlangsung dengan aman dan lancar , umat dapat melaksanakan perayaan dengan tenang.

Masyarakat menyampaikan aspirasi, atas kehadiran dan pengamanan yang diberikan oleh Polres Sergai.

Personel kembali ke Mako Polres Sergei, untuk apel konsolidasi setelah tugas pengamanan selesai.

Plt. Kasi Humas Polres Sergai IPTU Zulfan Ahmadi , SIK ,MH menegaskan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan wujud tanggung jawab Polres Sergei dalam menjaga keamanan seluruh masyarakat, baik yang merayakan Tahun Baru Imlek maupun masyarakat umum di wilayah hukum Polres Sergai.

“Kami berharap masyarakat tetap bekerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan tindakan kejahatan atau gangguan Kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau hubungi  Call Center 110 Polres Sergei,” ujar IPTU Zulfan Ahmadi.

Dengan terlaksananya patroli skala besar ini,Polres Sergei memastikan perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili berlangsung dalam suasana yang aman ,damai,dan penuh hikmad.(Ms.si)

Pelaku Penganiayaan Keluarga Nurmalia Tak Kunjung Ditangkap, Salah Satu Korban Meninggal Dunia

0

MEDAN – Gnewstv.id

Pelaku penganiayaan terhadap Nurmalia (60) warga Jalan Pusaka Dusun XVIII-Jambe, Percut Sei Tuan, Deliserdang dan dua anaknya hingga kini belum belum mendapatkan keadilan. Bahkan, diduga pelaku masih bebas berkeliaran dan tak kunjung ditangkap. Yang mana diketahui laporannya sudah berlangsung 5 bulan di Polsek Medan Tembung dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/1250/VIII/2024/SPKT/POLSEK MEDAN TEMBUNG/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 23 Agustus 2024.

Pasalnya, pelaku tersebut berinisial LS diduga pensiunan TNI menganiaya korban dengan menggunakan Airsoftgun dan Helm. Tak hanya itu, istri dan anaknya juga terlibat menganiaya korban.

Salah satu korban bernama Ardiansyah meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan LS dengan menggunakan Helm.

Hal itu, diungkapkan Nurmalia (korban) kepada wartawan, Selasa (28/1/2025) sore.

“Laporan kami sudah berlangsung 5 bulan pak. Namun, hingga kini kami belum juga mendapatkan keadilan hukum yang pasti dari pihak Polsek Medan Tembung. Satu anak saya bernama Ardiansyah meninggal dunia karena dipukul LS (terlapor) pakai helm, saya dan satu lagi anak saya dipukul dengan menggunakan Airsoftgun tepat pada bagian kepala,” ucap Nurmalia menangis mengingat anaknya yang sudah meninggal dunia atas penganiayaan tersebut.

Ia berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum yang berlaku di Indonesia.

“Tolong kami bapak Kapolri, Kapolda Sumut, Kapolrestabes dan Kapolsek Medan Tembung. Kami ini korban pak, kami hanya ingin mendapat keadilan hukum pak,” ujarnya.

“Kami ini orang susah pak, orang tak punya. Anak saya meninggal dunia karena dipukul LS (terlapor) tepat pada kepala bagian belakang dengan mengunakan Helm,” pungkasnya.

Dalam hal ini, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, SIK, SH dan Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono SIK saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Selasa (28/1/2025) hingga berita ini diterbitkan belum berkomentar. ( tim )

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy