Beranda blog Halaman 2

Bupati Deli Serdang Dukung Penuh “GREAT Campaign” Fathin Naufal di Grand Final Duta Pelajar Anti Narkoba Sumut 2026

0

DELI SERDANG -gnewstv.id 

Semangat membara dari Deli Serdang untuk Sumatera Utara, Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked(PD)., Sp.PD memberikan dukungan penuh kepada Fathin Naufal Murtadho, siswa kelas XI SMK Telkom Medan, dalam ajang Grand Final Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN) Sumut 2026. Sabtu, 31 Januari 2026.

Dukungan ini bukan sekadar ucapan, tapi juga harapan besar agar Fathin dapat menjadi “role model” bagi generasi muda dalam memerangi narkoba.

Fathin, putra ketiga dari empat bersaudara dari pasangan Surya Dharma, ST, M. Si (Jurnalis Metro TV) dan Juni Mustika, yang beralamat di Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang, berhasil menembus ketatnya seleksi yang diikuti oleh 1800 pendaftar dari seluruh Sumatera Utara.

“Sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan kualitas dan potensi yang dimilikinya”.

Ajang DPAN ini bukan sekadar kontes biasa, melainkan sebuah “GREAT Campaign” untuk mencari perwakilan pelajar yang akan menjadi garda terdepan dan role model dalam mensosialisasikan bahaya narkoba serta menjalankan program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) di kalangan generasi muda. Sebuah misi mulia yang membutuhkan sosok inspiratif seperti Fathin.

Setelah melalui proses karantina yang intensif pada tanggal 6, 7, dan 8 Februari, Fathin akan tampil dalam “Spectacular Show” Grand Final DPAN Tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara 2026 yang akan digelar pada:

– Tanggal: Minggu, 8 Februari 2026

– Penyelenggara: Komunitas Duta Pelajar Anti Narkoba Sumatera Utara (@dpansumut) yang merupakan bagian dari DPAN Indonesia

Mari kita berikan dukungan penuh kepada Fathin Naufal Murtadho agar dapat meraih hasil terbaik dan menginspirasi generasi muda Sumatera Utara untuk hidup sehat tanpa narkoba dengan cara menulis 

*Saya Mendukung Fathin Naufal Murtadho @_falzzss* di kolom komentar INSTAGRAM DPANSUMUT.(Sur )

DPRD Sumut Soroti Pemindahan Napi Korupsi Ilyas Sitorus ke Nusakambangan, Dinilai Tak Proporsional

0

MEDAN, gnewstv.id

Pemindahan narapidana kasus korupsi, Ilyas Sitorus, dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjung Gusta Medan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Jawa Tengah, menuai sorotan tajam dari DPRD Sumatera Utara. Langkah tersebut dinilai berpotensi menimbulkan pertanyaan serius terkait keadilan dan konsistensi penegakan disiplin di lingkungan pemasyarakatan.

Anggota Komisi A DPRD Sumut, Berkat Kurniawan Laoli, menilai alasan pemindahan Ilyas tidak proporsional jika semata-mata didasarkan pada pelanggaran penggunaan telepon genggam di dalam rutan. Menurutnya, pelanggaran serupa bukan hal baru dan kerap terjadi di berbagai lembaga pemasyarakatan.

“Kalau hanya karena penggunaan handphone, maka penegakan disiplin seharusnya dilakukan secara adil dan menyeluruh. Jangan sampai muncul kesan ada perlakuan berbeda antarwarga binaan,” ujar Laoli kepada wartawan, Kamis (29/1/2026) sore.

Ilyas Sitorus dipindahkan pada Kamis dinihari, 22 Januari 2026, dengan pengawalan ketat petugas pemasyarakatan dan personel Brimob. Pemindahan ini dilakukan menyusul beredarnya foto yang diduga memperlihatkan Ilyas menggunakan telepon genggam dari dalam rutan, yang kemudian memicu pemeriksaan internal.

Laoli mengungkapkan, Komisi A DPRD Sumut telah mempelajari kasus tersebut dan meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk terhadap kinerja Kepala Rutan Tanjung Gusta Medan. Ia menekankan pentingnya pengawasan internal yang konsisten agar pelanggaran serupa tidak terus berulang.

Pemindahan Ilyas menjadi perhatian publik lantaran ia tercatat sebagai narapidana kasus korupsi pertama asal Sumatera Utara yang dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, yang selama ini dikenal sebagai lapas dengan tingkat pengamanan tinggi dan identik dengan narapidana berisiko tinggi.

Kepala Rutan Tanjung Gusta Medan, Andi Surya, menjelaskan bahwa pemindahan dilakukan karena Ilyas dinilai tidak disiplin dan terbukti memiliki telepon genggam di dalam sel. Ia juga menyebutkan bahwa hak bebas bersyarat Ilyas Sitorus yang seharusnya dapat diajukan pada Februari 2026 menjadi batal akibat pelanggaran tersebut.

Sebelumnya, Andi Surya sempat membantah bahwa foto yang beredar di media sosial diambil di dalam Rutan Tanjung Gusta. Namun, setelah dilakukan inspeksi mendadak, petugas menemukan sebuah telepon genggam di dalam sel yang ditempati Ilyas.

Perintah Menteri 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, mengungkapkan bahwa pemindahan Ilyas dilakukan atas perintah langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto. Perintah tersebut disampaikan secara lisan dan melalui pesan singkat, mengingat proses pemindahan dilakukan secara cepat.

Menurut Yudi, langkah tersebut diambil sebagai bagian dari penegakan disiplin serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Ilyas Sitorus diketahui merupakan mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut dan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara. Ia divonis 16 bulan penjara dalam perkara korupsi pengadaan perangkat lunak perpustakaan digital pada 2021 dan seharusnya mengajukan bebas bersyarat pada Februari 2026. (Sur)

Terpidana Mati Syalihin GP Kasus 214 Kg Ganja Kabur Usai Sidang, Kejari Deli Serdang Beberkan Kronologi

0

DELI SERDANG, gnewstv.id 

Terekam CCTV (Closed Circuit Television) yang berada di Pintu gerbang Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Seorang Terpidana Mati Syalihin GP alias Lihin (39) dari 9 Orang Terpidana mati Kasus penyeludupan 214 Kg Ganja berhasil kabur usai sidang di PN Lubuk Pakam, Selasa (27/1/26) sore.

Dari rekaman CCTV berdurasi hampir dua menitan itu,  Syalihin GP alias Lihin (39) yang naik Sepedamotor Honda Beat yang dikendaraai oleh seorang mengenakan Helm sempat Ditendang oleh salah seorang pemuda yang berada di depan pintu masuk Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, namun tendangan tersebut tidak sempat menjatuhkan kedua, sehingga terpudana mati itu berhasul kabur.

Terkait kaburnya seorang terpidana mati kasus 214 Kg Ganja, Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang membeberkan kronologi kaburnya terdakwa Syalihin GP alias Lihin (39), usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 14.28 WIB.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Deli Serdang, Jenda Riahta Silaban, SH., MH., didampingi Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), menjelaskan bahwa setelah sidang selesai, sekitar pukul 14.28 WIB, sepuluh terdakwa akan dikembalikan ke Lapas Lubuk Pakam. Sebelumnya, 30 terdakwa sudah dikembalikan secara bertahap. Jelasnya Rabu (28/1/2026).

Saat proses memasukkan terdakwa ke dalam mobil tahanan, yang dilakukan dalam dua tahapan, Syalihin melakukan perlawanan. Ia memberontak dan menarik paksa borgol yang terhubung dengan terdakwa lain hingga menyebabkan terdakwa lain terjatuh dan terluka. Dengan upaya tersebut, Syalihin berhasil melepaskan borgol dan melarikan diri.

“Dari rekaman CCTV pengadilan, terlihat ada dua orang yang sudah menunggu di luar. Satu orang menggunakan sepeda motor KLX warna hitam, dan satu orang lagi menggunakan sepeda motor Beat warna putih,” ungkap Kasi Intel. Terdakwa terlihat dibonceng oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor Beat warna putih.

Hingga saat ini, tim Waltra (Pengawalan dan Pengamanan Tahanan) terus melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan stakeholder lain. Kejari Deli Serdang terus berupaya melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangkap kembali terdakwa yang melarikan diri. Pungkasnya. (Sur)

Terpidana Mati 214 Kg Ganja Kabur Naik Motor Usai Sidang, Sempat Diterjang Pria

0

Deli Serdang, gnewstv.id 

Kabar mengejutkan datang dari Deli Serdang. Sebanyak 40 terdakwa dibon dari Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam, dan satu di antaranya, Syalihin, terpidana mati kasus kepemilikan 214 kg ganja yang merupakan tangkapan BNN Provinsi Sumatera Utara, dilaporkan kabur usai mengikuti persidangan pada Selasa 27 Januari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Syalihin kabur sesaat setelah sidang pledoi selesai. Diduga kuat, ia dibantu pihak lain yang memanfaatkan kelengahan petugas di kompleks pengadilan.

Rekaman CCTV di pintu keluar PN Lubuk Pakam yang diperoleh menunjukkan adegan menegangkan. Syalihin terlihat dibonceng seorang pria tak dikenal mengendarai sepeda motor. Bahkan, seorang pria sempat mencoba menerjang motor tersebut, namun gagal menghentikan pelarian Syalihin.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) di Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam, Nico Brata MP Nainggolan, membenarkan kejadian tersebut pada Rabu (28/01/2026). “Benar bang ada 40 terdakwa yang dibawa, 39 yang pulang,” ujarnya.

Hingga saat ini, media ini masih berupaya menghubungi Kasi Intel Kejari Deli Serdang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Kaburnya terpidana mati ini menjadi sorotan tajam. Bagaimana mungkin seorang terpidana dengan pengamanan super ketat bisa lolos. Siapa saja yang terlibat dalam aksi nekat ini.

Kasus kaburnya terpidana mati ini tentu menjadi sorotan tajam. Bagaimana mungkin seorang terpidana dengan pengamanan ketat bisa melarikan diri, Siapa saja yang terlibat dalam pelarian ini.

Pihak kepolisian dan kejaksaan diharapkan segera bertindak cepat untuk menangkap kembali Syalihin dan mengungkap jaringan yang membantunya kabur. Kejadian ini juga menjadi evaluasi serius terkait sistem pengamanan tahanan di lingkungan pengadilan.(sur)

WALI KOTA TEBING TINGGI RESMIKAN PASAR INPRES, TEGASKAN KEBERPIHAKAN PADA PEDAGANG KECIL

0

TEBING TINGGI – gnewstv.id

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, secara resmi meresmikan Pasar Inpres yang berlokasi di Jalan Gurami, Senin (19/01/2026). Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa peresmian ini merupakan puncak dari perjalanan panjang yang telah diperjuangkan sejak tahun 2019, saat ia masih menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Tebing Tinggi.

“Ini adalah perjuangan panjang yang dimulai sejak 2019. Sejak awal, saya selalu menekankan bahwa tidak boleh ada pedagang yang terkena penggusuran, karena di sinilah tempat mereka mencari nafkah,” ujar Wali Kota di hadapan para undangan dan pedagang.

Wali Kota juga memastikan bahwa pembagian kios dan stand dilakukan secara tertib ( Red ) 

WUJUD EMPATI KEPADA MASYARAKAT, WALI KOTA TEBING TINGGI KUNJUNGI KELUARGA PEDAGANG PASAR GAMBIR DAN PASIEN RSUD

0

TEBING TINGGI – gnewstv.id

Sebagai wujud empati mendalam terhadap duka dan keluhan yang dialami masyarakat, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, melakukan kunjungan layatan dan membesuk warga di dua lokasi berbeda pada Sabtu (17/01/2026).

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kediaman mendiang Lindon Malau (61), di kawasan Simpang Pekong, Jalan Gatot Subroto. Mendiang merupakan pedagang Pasar Gambir yang meninggal dunia setelah sempat jatuh pingsan saat mengikuti rapat antara pedagang Pasar Gambir bersama Pemerintah Kota beberapa waktu lalu.

Di hadapan istri dan keluarga mendiang, Wali Kota menyampaikan belasungkawa yang mendalam baik atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota.

“Saya mewakili Pemerintah Kota Tebing Tinggi, serta atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan turut berdukacita, belangsungkawa yang mendalam atas meninggalnya saudara, bapak kita, dalam usia 61 tahun, dengan meninggalkan istri dan 7 orang anak,” ujar wali kota. 

Wali Kota juga meminta maaf atas kejadian yang terjadi di Pasar Gambir saat rapat berlangsung.

“Saya meminta maaf atas kejadian ini, ini tidak dinginkan, ini kehendak Tuhan, mari bersama kita mendoakan beliau. Semoga diampuni dosa-dosanya, ditempatkan Tuhan disisi-Nya. Semoga keluarga diberikan penghiburan. Terima kasih kepada keluarga duka yang menerima kami dengan baik. Mauliate amang, inang. Horas,” tambah Wali Kota.

Istri mendiang, Ibu br. Simarmata, menyambut haru kehadiran rombongan. Dengan suara lirih, ia mengenang sosok suaminya yang selalu bersama dalam setiap kegiatan, mulai dari berdagang hingga beribadah. Ia pun mengapresiasi kepedulian Wali Kota yang bersedia meluangkan waktu untuk melayat langsung ke rumah duka.

“Terima kasih Bapak atas kunjungannya Bapak dan Ibu semuanya. Terus kami bersama (dengan mendiang), ke pajak (pasar) sama, ke gunung sama, ke pesta sama bahkan kami ke gereja sama duduk, kami satu barisan bangku. Kami minta doa agar kami didoakan bisalah hati kami terangkul,” Ungkap istri Mendiang, Ibu br. Simarmata.

Usai dari rumah duka, Wali Kota beserta rombongan bergerak menuju Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Brohol, untuk menjenguk Ibu Suliyem (64). Kunjungan ini bermaksud untuk melihat kondisi kesehatan Ibu Suliyem sekaligus mengklarifikasi insiden yang sempat terjadi di RSUD dr. H. Kumpulan Pane beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Iman Irdian Saragih menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan layanan kesehatan yang diterima keluarga. Beliau menegaskan akan ada tindakan tegas jika ditemukan kelalaian prosedur.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi meminta maaf kepada Ibu Suliyem dan keluaraga. Kalau ada unsur kelalaian tindak disiplin, kalau ada unsur kesengajaan, lakukan tindak pidana. Itu yang kemarin saya sampaikan seperti itu. Ibu Suliyem sehat-sehat, semangat ya,” Ujar Wali Kota.

Anak perempuan satu-satunya dari Ibu Suliyem, Sumiata, yang tinggal di rumah tersebut selama 11 tahun bersama dengan suami yang bekerja sebagai buruh lepas, selama ini merawat ibunya dengan segala keterbatasan, merasa terharu atas perhatian orang nomor satu di Tebing Tinggi tersebut. Ia berharap ibunya mendapatkan perawatan terbaik ke depannya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kunjungan tersebut, antara lain Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kasatpol PP Benny Erickson, Kadis Perhubungan Yustin Bernard, Kadis Perdagangan Marimbun Marpaung, Direktur RSKP drg. Lili Marliana, Camat Bajenis Ary M., Plt. Kabidkom Diskominfo Nur Erdian, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, Lurah Pelita, Lurah Berohol, insan pers dan tim peliputan Diskominfo. ( Red ) 

PIMPIN GOTONG ROYONG DI PASAR INPRES, WALI KOTA TEBING TINGGI: KIOS DAN STAND BUKAN UNTUK DIPERJUALBELIKAN!

0

TEBING TINGGI – gnewstv.id

Menjelang peresmian Pasar Inpres di Jalan Gurami, Kelurahan Badak Bejuang, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, memimpin aksi gotong royong bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Tebing Tinggi, Sabtu (17/01/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa Pasar Inpres adalah aset negara dan daerah yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat, bukan sebagai komoditas yang bisa diperjualbelikan secara bebas.

Wali Kota menjelaskan bahwa pasar ini dijadwalkan akan diresmikan pada Senin, 19 Januari 2026. Wali Kota menekankan sistem distribusi kios akan dilakukan secara ketat dan adil guna menghindar perselisihan. ( Red ) 

RSUD KUMPULAN PANE KEDEPANKAN PELAYANAN HUMANIS, LURUSKAN MISKOMUNIKASI TERKAIT ISU PENOLAKAN PASIEN

0

TEBING TINGGI – gnewstv.id

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan pemberitaan yang beredar di media sosial mengenai dugaan penolakan pasien. Pihak rumah sakit menegaskan komitmennya untuk tidak pernah menolak pasien, terutama yang membutuhkan penanganan darurat (emergency).

Direktur RSUD Kumpulan Pane, Lili Marliana, menjelaskan bahwa peristiwa yang viral tersebut murni merupakan bentuk kesalahpahaman komunikasi (miskomunikasi) di lapangan.

Menurut Lili Marliana, insiden bermula saat petugas memberikan informasi mengenai kondisi kapasitas ruang perawatan yang sedang penuh. Hal ini dilakukan demi memastikan setiap pasien mendapatkan fasilitas perawatan yang layak dan sesuai standar medis.

“Petugas kami menyampaikan bahwa ruang perawatan saat itu sedang penuh. Sebagai solusi medis yang bertanggung jawab, kami menyarankan agar pasien diobservasi sementara di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) atau jika pihak keluarga menghendaki kenyamanan lebih, dapat memilih rumah sakit rekanan lainnya,” ujar Direktur.

Diketahui, pasien bernama Ibu Suheli (66) warga Berohol, sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di RSUD Kumpulan Pane pada pekan lalu. Hal inilah yang membuat keluarga merasa nyaman dan bersikeras untuk kembali mendapatkan layanan di RS milik pemerintah kota tersebut.

Menunjukkan sikap rendah hati dan tanggung jawab moral, jajaran manajemen RSUD Kumpulan Pane tidak tinggal diam. Mereka langsung berinisiatif mengunjungi Ibu Suheli yang saat ini dirawat di RS Chevani untuk bersilaturahmi sekaligus meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.

“Kami secara langsung telah menemui keluarga pasien untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat kesalahpahaman informasi. Bagi kami, keselamatan dan kepuasan pasien adalah prioritas utama,” tegas manajemen.

RSUD Kumpulan Pane menyadari sepenuhnya bahwa di era digital, aspirasi masyarakat sangat cepat berkembang di media sosial. Pihak rumah sakit menjadikan momentum ini sebagai bahan evaluasi internal untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi petugas di garda terdepan.

“Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kami. RSUD Kumpulan Pane berkomitmen untuk terus berbenah dan memastikan komunikasi antara tenaga medis dan masyarakat berjalan lebih efektif, demi pelayanan kesehatan Tebing Tinggi yang lebih baik,” pungkasnya. ( Red ) 

Kapolresta Deli Serdang Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kasat Res Narkoba, Kasat Samapta dan Kapolsek Bangun Purba

0

Deliserdang, gnewstv.id 

Polresta Deli Serdang melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Kenal Pamit sejumlah pejabat utama, Selasa (20/1/2026) pagi. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Apel Mapolresta Deli Serdang.

Upacara Sertijab dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si selaku Inspektur Upacara. Bertindak sebagai Perwira Upacara AKP Iskandar Ginting, S.H., dan Komandan Upacara IPTU Irfan Alma, S.H.

Upacara ini juga dihadiri oleh Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polresta Deli Serdang, Kapolsek jajaran, personel Polresta Deli Serdang, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Deli Serdang Ny. Rani Hendria beserta pengurus Bhayangkari.

Serah terima jabatan tersebut meliputi empat posisi strategis, yakni Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba, Kasat Samapta, serta Kapolsek Bangun Purba. Prosesi Sertijab diawali dengan pembacaan Keputusan Kapolda Sumatera Utara, dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan, serta penandatanganan berita acara Sertijab, pengambilan sumpah jabatan, dan pakta integritas.

Adapun pejabat yang melaksanakan Sertijab yaitu Kasat Resnarkoba dari Kompol Sebastian R.S. Saragih, S.Sos., S.I.K., M.H. kepada Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H. Jabatan Kasat Reskrim diserahterimakan dari Kompol Risqi Akbar, S.I.K., M.H. kepada AKP Marvel Stefanus Arantes Ansanay, S.T.K., S.I.K., M.Si. Selanjutnya, jabatan Kasat Samapta diserahkan dari Kompol Supendi, S.H., M.H. kepada Kompol Sisworo, S.H., M.H., serta jabatan Kapolsek Bangun Purba dari AKP F. Kemit, S.H. kepada AKP Jaya Sitepu, S.H.

Dalam amanatnya, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana SIK MSi menegaskan “mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri sebagai bagian dari penyegaran dan peningkatan kinerja” ungkapnya 

 Kapolresta juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan, serta berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan, khususnya dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan acara Kenal Pamit di Aula Pendopo Polresta Deli Serdang sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan pun berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.(Sur)

PT Angkasa Pura Aviasi Resmi Tutup Posko Nataru 2025/2026, Layani Penumpang di Bandara Kualanamu Capai 428.671 Orang

0

DELI SERDANG, gnewstv.id

PT Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola Bandara Internasional Kualanamu secara resmi menutup Posko Pengendalian Transportasi Udara Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Senin (5/1/2026) kemarin. Penutupan posko ini menandai berakhirnya masa siaga pelayanan libur akhir tahun yang berlangsung selama 18 hari.

Sepanjang periode angkutan Nataru yang dimulai pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Bandara Internasional Kualanamu mencatat total 428.671 pergerakan penumpang.

Selain itu, trafik pergerakan pesawat udara mencapai 3.648 pergerakan, mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara selama musim liburan.

Penutupan posko berlangsung dengan kondisi operasional yang berjalan kondusif, aman, dan terkendali. Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan dan komitmen pengelola bandara dalam memastikan kelancaran arus penumpang pada periode dengan tingkat mobilitas tinggi.

Hadirkan Pengalaman Berkesan bagi Penumpang Tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan keselamatan penerbangan, PT Angkasa Pura Aviasi juga menaruh perhatian besar pada kenyamanan serta pengalaman penumpang (customer experience). Selama periode Nataru, berbagai kegiatan tematik dihadirkan untuk menciptakan suasana terminal yang hangat dan menyenangkan.

Sejumlah kegiatan seperti pertunjukan live music hingga pembagian kado spesial kepada penumpang turut memeriahkan suasana di Bandara Kualanamu. Puncak apresiasi pelanggan dilakukan pada momen pergantian tahun, di mana manajemen memberikan souvenir eksklusif serta penyambutan khusus kepada penumpang penerbangan terakhir (last flight) tahun 2025 dan penerbangan pertama (first flight) tahun 2026.

Plt. Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, mengatakan bahwa berbagai inisiatif tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan berkelas.

“Pencapaian 428.671 penumpang dan 3.648 pergerakan pesawat ini harus diimbangi dengan kualitas layanan yang prima. Pembagian kado, hiburan musik, hingga pelepasan penumpang last flight 2025 dan penyambutan first flight 2026 merupakan wujud apresiasi kami kepada pengguna jasa,” ujar Dedy.

Ia menambahkan, pihaknya ingin memastikan Bandara Kualanamu tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit, tetapi juga menjadi bagian dari kenangan manis perjalanan liburan para penumpang.

Kolaborasi Solid Antar-Stakeholder

Suksesnya penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 di Bandara Internasional Kualanamu tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang kuat antara PT Angkasa Pura Aviasi dengan seluruh stakeholder komunitas bandara. Di antaranya TNI, Polri, pemerintah daerah, Otoritas Bandara, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, serta perusahaan ground handling.

Dengan berakhirnya masa posko Nataru, PT Angkasa Pura Aviasi menyatakan kesiapan untuk melangkah di tahun 2026 dengan semangat baru, sekaligus terus meningkatkan standar operasional dan pelayanan demi kenyamanan dan kepuasan seluruh pengguna jasa bandara.(Sur)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy