Polisi telah berhasil menangkap sosok Pria yang di cari-cari Umat Islam, Polisi telah berhasil menangkap sosok Pria yang di cari-cari Umat Islam, berinisial L yang di duga telah menyebarkan ujaran kebencian dan penistaan Agama melalui media sosial (medsos) di akun melalui snack videonya membuat terjadi antar Umat Agama dalam beberapa hari ini.
Terpisah, seperti apa yang di sampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi, saat di konfirmasi wartawan mengatakan Pria ber inisial L tersebut, berdomisili di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat.
Namun kini dia sudah di tangkap di wilayah Provinsi Sumatera Utara. “Dan kita sudah amankan (Pelaku, red), dan kita tetap berkoordinasi dengan Polda Papua Barat,” sebutnya.
“Saat ini si penista Agama itu masih menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Utara,” ujar Hadi saat di konfirmasi wartawan, Minggu (26/11/2023) malam sekira pukul 23.55 WIB.
Hadi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video dugaan ujaran kebencian tersebut. “Konten itu mengandung muatan sensitif ujaran kebencian,” imbaunya.
Sebelumnya, pengguna media sosial (medsos) di hebohkan aksi Pria yang di duga telah menyebarkan ujaran kebencian saat berada di salah warung, yang telah menyulut kemarahan Umat Islam.
Dari rekaman video akunnya melalui video senacknya yang di dapat, bahwa Pria yang mengenakan Baju Kaos warna Kuning itu berkata agar Israel menghabisi Rumah Sakit Indonesia, di Palestina.
“Sikit-sikit Demo (Palestina-red). Itu habisi itu Umat Musxxx (di samarkan, atas kebijakan redaksi),” ucapnya, yang mengaku bahwa dia berasal dari Provinsi Sumatera Utara.
Bahkan, dari rekaman yang beredar luas di masyarakat, Pria itu juga yang di duga telah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW melalui akun snack videonya.
Pria ini yang di duga telah menistakan Agama dan telah menyebarkan ujaran kebencian, jadi saat ini Polda Sumatera Utara sedang menanganinya.
Kabupaten Deli Serdang digerogoti aktivitas tambang galian C diduga ilegal, banjir hingga longsor akibat aktivitas tersebut kerap menghantui masyarakat setempat.
Seperti aktifitas penambangan galian C diduga ilegal di Desa Tungkusan, Desa Limau Mungkur, Desa Tandukan Raga, Desa Limau Mungkur di Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.
Camat STM Hilir saat di konfirmasi mengatakan pihaknya telah menyurati penambangan galian C diduga ilegal di wilayahnya.
Saat ditanya terkait aliran dana, ia pun menampik adanya aliran dana galian C ke Muspika. “Gak ada itu ah, “Ucap Wahyu Rismiana saat di Telephone via Whatsapp. Senin 27/11/2023.
Tak hanya itu, aktifitas penambangan galian C diduga ilegal juga marak di sepanjang bantaran Sungai Ular di Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang, pelaku melakukan pengerukan tanah di bantaran Sungai Ular yang membuat tanggul Sungai nyaris longsor.
Kepala Desa Sukamandi Hilir Bahrul ilmi bersama Kepala Desa Sukamandi Hulu dan Kepala Desa Sumberejo saat melakukan aksi demo di bantaran Sungai Ular mengatakan, “aksi penambangan galian C diduga Ilegal ini sangat merusak lingkungan, jika pengerukan tanah ini terus dilakukan, tanggul akan mengalami longsor dan lahan Pertanian di sampingnya terancam rusak dan gagal panen. “Ucap Bahrul Ilmi.
Sampai saat ini pihak Kepolisian Sektor Kota Deli Serdang belum melakukan rilis penangkapan terhadap pelaku Galian C di duga ilegal.
Kapolresta Deli Serdang AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo ketika dikonfirmasi tidak menjawab, begitu juga saat ditanyakan melalui pesan singkat Whatsaap belum merespon terkait maraknya galian C di Kabupaten Deli Serdang.
Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Kav Kapti Hertantyawan memimpin acara serah terima jabatan Dandim 0117/Aceh Tamiang, upacara sertijab dilaksanakan di Gedung KNPI Korem 011/Lilawangsa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, pada Minggu (26/11/2023) siang.
Jabatan Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang diserah terimakan dari Letkol Czi Alfian Rachmad Purnamasidi, S.I.P., M.Si kepada Letkol Inf Andi Ariyanto, S.I.P Dandim baru.
Sebelumnya Letkol Andi menjabat Komandan Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran (Dandodiklatpur) Rindam I/BB, di Medan. Sedangkan Letkol Alfian dijabatan barunya sebagai Pabandya-4/KP Spaban-II/Perencanaan Program dan Anggaran (Renprogar) Staf Perencanaan dan Anggaran TNI-AD (Srenaad).
“Kepada Letkol Inf Andi Ariyanto saya sampaikan selamat atas jabatan baru yang diamanahkan, beri semangat para prajurit dan mampu mengayomi keluarga besar Kodim, ukir prestasi dan adakan peningkatan dari pejabat sebelumnya untuk memajukan dan harumkan nama baik satuan,” sebut Danrem dalam sambutannya.
Orang nomor satu di Korem itu juga menyebutkan, walaupun berbagai tantangan kedepan semakin berat dihadapi, diharapkan kepada pejabat baru bisa meningkatkan profesionalisme prajurit melalui latihan maupun kegiatan teritorial dalam membantu kesulitan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sebentar lagi dihadapi tahun politik, tentunya tugas dan tanggung jawab semangkin kompleks, namun bagaimana semua kegiatan yang kita lakukan berdampak positif bagi prajurit dan masyarakat, begitupun kolaborasi maupun sinergitas bersama TNI-Polri memberikan kontribusi yang positif membantu pemerintah dalam membangun kemajuan Negara ini,” pungkas Danrem Akmil angkatan 97 itu.
Danrem Kapti Hertantyawan juga berpesan, kepada pejabat lama Letkol Alfian beserta istri, disampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan pengabdian selama ini dalam memajukan satuan, tetaplah menjadi keluarga besar Korem Lilawangsa dan semoga bakti dan karier semangkin sukses ditempat dan jabatan yang baru, pesannya.
Disela kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatangan berita acara serah terima jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 0117 disaksikan oleh Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 PD IM Ny Maya Kapti Hertantyawan.
Diketahui, pejabat baru Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Inf Andi Ariyanto. S.I.P, selain pernah menjabat Dandodiklatpur Rindam I/Bukit Barisan, sebelumnya menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS), Tembesi, Batam, Kepulauan Riau, Sumatera Utara.
Acara sertijab dan lepas sambut tradisi satuan turut dihadiri antaralain, Kasrem 011/LW Letkol Inf Eko Wahyu Sugianto,M.Han, para Dandim jajaran Korem 011/LW, para Kasi dan Pasi Korem 011/LW, para Komandan Satuan Dinas Jawatan (Satdisjan) dan para Perwira, Bintara, Tamtama maupun para Ketua Cabang dan Ibu-Ibu anggota persit yang hadir.
Pematang Siantar, Genewstv.id Demi kemajuan anak didik orangtua murid sepakat mengganti Komite Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Pematang Siantar.
Hal itu diputuskan berdasarkan hasil musyawarah dalam rapat para orangtua murid atas undangan Kepala Madrasah (Kamad) Nurhayati di MTsN Sabtu (25/11/2023). Rapat dihadiri orangtua murid, Kamad, mewakili Kemenag yang juga sebagai pengawas, Bapak Afif sebagai pengawas.
Menurut Nurhayati, rapat tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya. Dimana pengadaan lab.komputer yang dilakukan pihak sekolah untuk kepentingan proses belajar mengajar terancam dibatalkan. Puluhan unit komputer yang sudah ada di sekolah, terancam akan ditarik oleh toko.
Dijelaskan Nurhayati, pengadaan tersebut awalnya mendapat persetujuan komite dengan dana yang sudah ada di komite sekolah. Tapi ketika akan dilakukan pembayaran, komite tidak bersedia mengeluarkan dana tersebut.
Ironisnya, komite sekolah justru mengadukan Kamad Nurhayati ke aparat penegak hukum (APH).
Menurut Kemenag dan orangtua murid, pada prinsipnya komite secara substansi harus bisa bekerjasama dengan pihak sekolah. Dalam memajukan program sekolah yang disepakati pihak sekolah dan orangtua untuk kemajuan anak didik. Maka, jika terjadi masalah, seharusnya diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat.
“Apalagi sekolah kita ini, hanya satu satunya di Kota Pematang Siantar yang harus dijaga dan dimajukan. Mengendepankan musyawarah untuk mufakat,” kata Afif.
Nurhayati dalam kesempatan tersebut juga memaparkan capaian kinerja selama 1 tahun memimpin MTsN. Dampaknya sangat positif dan diakui oleh orangtua murid.
Ketika sekolah berusaha memberikan pendidikan yang terbaik, malah dana yang dipegang komite tidak dikeluarkan, seakan akan pengadaan komputer untuk siswa hanya beban Kemad.
Dengan sikap Komite sekolah tersebut, menurut orangtuaku murid Irwan Akmad Nasution, sudah tidak sesuai dengan pasal 12 Permendikbud 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah. Dimana Komite Sekolah, baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam, atau bahan pakaian seragam di Sekolah.
“Mencederai integritas evaluasi hasil belajar peserta didik secara langsung atau tidak langsung; mencederai integritas seleksi penerimaan peserta didik baru secara langsung atau tidak langsung; melaksanakan kegiatan lain yang mencederai integritas Sekolah secara langsung atau tidak langsung. Juga mengambil keputusan atau tindakan melebihi kedudukan, tugas, dan fungsi Komite Sekolah,” tegas Irwan.
Orangtua murid lainnya juga menyesalkan ketidak hadiran komite sekolah meskipun sudah diundang. Sikap ini dianggap kurang baik sehingga dengan tegas mengatakan agar komite sekolah yang sekarang dibubarkan.
Apalagi komite yang sedang berjalan saat ini, bukan hasil pemilihan rapat para orangtua murid. Melainkan penghunjukan dari Kepala Sekolah terdahulu. Selain itu, komite saat ini tidak pernah menjelaskan laporan dana komite kepada orang tua murid ataupun membuat pertemuan sekali dalam 1 semester sesuai Permendikbud.
Berdasarkan hasil musyawarah orangtua tersebut, Kamad Nurhayati memutuskan dan menyatakan Komite Madrasah yang sedang berjalan periode 2022-2024 dibubarkan.
Hasil musyawarah orangtua murid memilih Komite yang baru dari orangtua murid Irwan Akhmad Hasibuan, (surati).
Ribuan guru se-Kabupaten Deli Serdang mengikuti Upacara Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2023 Tingkat Deli Serdang di Lapangan Sepakbola Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Sabtu (25/11/2023).
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) tampak mengenakan pakaian khas Melayu. Sedangkan para peserta upacara juga memakai pakaian adat dan PGRI.
Membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia (Mendikbud Ristek), Nadiem Anwar Makarim BA MBA, Plt Bupati mengatakan guru merupakan nakhoda kapal yang akan mengarahkan pendidikan Indonesia pada tujuan Merdeka Belajar.
“Saya optimis semua pendidik di seluruh Indonesia akan terus bergerak mewujudkan Merdeka Belajar. Keyakinan ini tumbuh dari hal-hal yang berhasil kita capai bersama dalam empat tahun terakhir,” ucap Plt Bupati.
Tahun pertama Merdeka Belajar, Kemendikbud Ristek menghapus Ujian Nasional dan memberi kepercayaan pada guru untuk menilai hasil belajar muridnya. Penerapan Asessmen Nasional agar semua fokus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan. Lingkungan belajar yang menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi serta karakter murid.
Di tahun berikutnya, diluncurkan Kurikulum Merdeka. Jika Asessmen Nasional mengukur tujuan perubahan, Kurikulum Merdeka memberi petunjuk untuk mencapai tujuan itu. Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu para guru, karena tidak hanya meringankan beban murid, mengurangi pengurangan pada jumlah materi, dan menekankan pada pemahaman yang mendalam, tetapi juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitasnya dan berinovasi dalam mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan sesuai kebutuhan murid.
Ruang untuk belajar dan berbagi di antara sesama guru juga kini semakin luas dengan adanya platform Merdeka Mengajar. Jutaan guru di seluruh Indonesia sekarang saling terhubung, saling belajar, dan menginspirasi satu sama lain dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.
Selanjutnya, terobosan besar yang dihadirkan adalah dengan meluncurkan Pendidikan Guru Penggerak. Program ini berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya, karena tujuannya untuk mendorong lahirnya generasi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata.
Terakhir adalah mencapai target satu juta guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guna memenuhi kebutuhan guru, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan para pendidik.
“Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini adalah penanda kesatuan tekad kita untuk mengakselerasi kemajuan sistem pendidikan Indonesia. Oleh karena itu, mari rayakan hari ini dengan semangat untuk terus melaju ke depan, dengan derap langkah serentak melanjutkan gerakan Merdeka Belajar. Selamat Hari Guru Nasional!” ucap Plt Bupati pada upacara yang dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para guru berprestasi dan tropy kepada pemenang lomba tersebut.
Penerima piagam penghargaan yang diserahkan Plt Bupati tersebut, antara lain Siska Apulina Perangin-angin, pada unit kerja UPT SPF SMPN 2 Sibolangit dengan Capaian Prestasi Duta Teknologi Kemendikbud Ristek 2023; Jumiati SPd, pada unit kerja TK Maitreyawira dengan prestasi GTK Inovatif guru TK; Zaitu Azura SPd, unit kerja TK IT Bunaiya 7 dengan prestasi GTK Inovatif guru TK; Herlina SPd, unit kerja KB Maitreyawira dengan prestasi GTK Inovatif guru PAUD; Dewi Iriani Simamora SPd, unit kerja Penilik Deli Serdang dengan prestasi GTK Inovatif Penilik; Sri Dewi Kesuma Ningayu SPd MSi, unit kerja Penilik Deli Serdang dengan prestasi GTK Inovatif Penilik; Wike Nur Febriani SPd, unit kerja SMP IT Al Jawahir dengan prestasi GTK Inovatif SMP; Wahyu Hidayat SPdI, unit kerja UPT SPF SMPN 3 Pantai Labu dengan prestasi GTK Inovatif guru pembimbing khusus; Efyana Lestari SPd Aud. MPsi, unit kerja TK Negeri Pembina Sibolangit dengan prestasi GTK Inovatif Kepala TK; Hengky Luis SE Gr MPd, unit kerja SMP Maitreyawira dengan prestasi GTK Inovatif Kepala SMP; Rusti Lumbangaol SPd MPd, unit kerja Dinas Pendidikan dengan prestasi GTK Inovatif pengawas Dikdas; Surya Darma, unit kerja UPT SPF SMPN 3 Labuhan Deli dengan prestasi Juara I Lomba Inovasi Pembelajaran; M Fuad Asbi SPdI, pada unit kerja SMPN 1 Hamparan Perak dengan prestasi Juara II Lomba Inovasi Pembelajaran dan Tri Ningsih SPd Gr, UPT SPF SMPN 3 Pantai Labu dengan prestasi Juara III Lomba Inovasi Pembelajaran.
Diiserahkan juga pemenang lomba paduan suara, cipta dan baca puisi serta Inovasi Pembelajaran.
Setelah selesai upacara, Plt Bupati kemudian membuka Expo Pendidikan Kecamatan Sunggal Tahun 2023 yang diselenggarakan Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Sunggal di lokasi yang sama.
“Perayaan HGN dan HUT ke-78 PGRI Tahun 2023 yang kita selenggarakan hari ini tampak berbeda dengan tahun-tahun lalu. Biasanya dilakukan di ibukota Kabupaten Deli Serdang, Lubuk Pakam,” kata Plt Bupati.
Menjawab hal itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Yudh Hilmawan SE MM menuturkan diselenggarakannya kegiatan itu tidak di Lubuk Pakam, melainkan di Sunggal adalah agar tidak monoton dan mencari suasana baru.
Plt Bupati berharap perayaan yang sama bisa dilakukan di kecamatan lainnya.
“Bila perlu kegiatan dilakukan di Kecamatan Gunung Meriah. Di sana sudah ada tempat wisata. Kalau hanya ingin mengambil udara sejuk, tidak perlu ke tempat lain, di gunung meriah bisa kita merasakan udara sejuk,” sebut Plt Bupati.
Turut hadir pada upacara dan pembukaan Expo Pendidikan tersebut, Plt Ketua TP PKK Deli Serdang, Ny Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar; anggota DPRD Deli Serdang, Wahyu Danin SE; Sekretaris Daerah (Sekda), H Timur Tumanggor SSos MAP bersama Ketua Dharmawanita Persatuan, Ny Hj Boya Timur Tumanggor; para staf ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Sunggal, Danang Purnama Yuda SSTP beserta Muspika, camat se-Deli Serdang, kepala desa seKecamatan Sunggal; Ketua PGRI Deli Serdang, H Jumakir MPd dan lainnya.
Satuan Reskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil mengungkap Kasus Penipuan dan Penggelapan (tipu gelap) dengan motif menjanjikan masuk kerja sebagai karyawan di PTPN III Kebun Tanah Raja.
Korban Hayati (39) warga Dusun VI, Kampung Padang Desa Simpang Empat Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai.
Pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi LP/B/313/IX/2023/SPKT/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT tanggal 12 September 2023.
Dengan tersangka seorang ASN, Heri Irawan alias Heri (39) seorang ASN pegawai di Kantor Camat Silinda Sergai, warga Dusun Pembangunan I Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang.
Hal ini ditegaskan Kasat Reskrim Polres Sergai AKP J.H Panjaitan, didampingi Ps. Kasi Humas IPTU Edward Sidauruk, Kanit II Ekonomi IPDA Qory O. Siregar, dan Kanit Pidum IPDA Sakban Hasibuan saat press release, Sabtu (25/11) di halaman Sat Reskrim Polres Sergai.
AKP J.H Panjaitan, korban Hayati sebanyak 2 kali menyerahkan uang kepada tersangka dengan kwitansi bermaterai, dengan rincian pertama tanggal 24 Juni 2021 senilai Rp25.000.000 diserahkan di rumah korban, di Dusun IV Kampung Padang, Desa Simpang Empat dan yang menerima uang tersebut langsung tersangka dan dibuatkan bukti penyerahan.
“Kemudian penyerahan kedua, pada tanggal 23 Juli 2021 senilai Rp 30.000.000,- yang diserahkan Korban Hayati di Bank BRI Sei Rampah, dimana uang yang Hayati serahkan yaitu uang yang dipinjam dari Bank BRI. Menerima uang tersebut, langsung tersangka sendiri, Eri Irawan dan juga dibuatkan bukti penyerahan,” ujarnya.
Lanjut Kasat Reskrim, tujuan penyerahan uang tersebut, untuk mengurus anak dari Hayati (korban ) untuk bekerja di PTPN III, Tanah Raja Tahun 2021, namun setelah uang di serahkan oleh korban, tidak kunjung diterima bekerja dan uang pelapor tidak ada dikembalikan.
Barang bukti, 1 (satu) lembar surat perjanjian penitipan uang antara Heri Irawan dengan Hayati tanggal 06 November 2022 dan 1 (satu) lembar surat perjanjian penitipan uang antara Heri Irawan dengan Hayati tanggal 02 Januari 2023.
“Tersangka telah diamankan berikut barang bukti, dengan pasal yang dipersangkakan, Pasal 378 atau pasal 372 dari KUHPidana dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 4 tahun,” tutupnya. (Erick Yoma)
Pangdam I/BB, Mayjen TNI Mochammad Hasan mendapat kehormatan untuk melepas peserta Grand Final Asia Pacific Rally Championship Danau Toba 2023 di kawasan Geopark Kaldera, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Jumat (24/11/2023).
Pelepasan bendera start untuk 67 pereli luar dan dalam negeri itu dilakukan Pangdam bersama Pj Gubsu, Hassanudin serta Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo dan pengurus teras IMI lainnya.
Sebelum melepas para pereli, Pangdam menyampaikan bahwa rally seperti ini merupakan salah satu cara untuk mensosialisasikan destinasi wisata Danau Toba kepada dunia.
“Ini menjadi cara efektif mengenalkan Danau Toba sebagai kekayaan terbesar Provinsi Sumatera Utara. Karenanya saya mengajak semua kepala daerah khususnya di kawasan Danau Toba, seluruh stakeholder dan masyarakat untuk mendukung dan memanfaatkan event ini,” ucapnya.
Mayjen Mochammad Hasan juga mendorong teman-teman pecinta otomotif untuk manfaatkan kejuaraan rally dunia ini dan mensukseskannya.
Harapan senada turut diutarakan Pj Gubsu. Ia pun mengucapkan terima kasih karena telah memilih kawasan Danau Toba sebagai lokasi pelaksanaan rally.
“Terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang sudah membawa kejuaraan rally ini sampai ke Danau Toba,” ungkapnya.
Hari pertama Danau Toba Rally 2023-Grand Final, Jumat 24 November ini berlangsung intensif. Bukan hanya dari sisi jadwal namun juga lintasan. Tiga acara pokok digelar, yakni official Press Conference, Opening Ceremony, dan Super SS sepanjang 2.07 Km.
Untuk besok, Sabtu (25/11/2023) digelar Leg 1 Day 2 dengan 6 SS, yakni SS2 Tobasari 1 (12,75 km), SS3 – Gorbus 1 (15,61 km), SS4 – Huta Tonga 1 (16,67 km), SS5 – Negeri Dolok 1 (10,35 km), SS6 – Huta Tonga 2 (16,67 km), dan SS7 – Negeri Dolok 2 (10,35 km)
Leg 2 dihelat Minggu (26/11/2023) dengan lima SS, yakni SS8 – Negeri Dolok Reverse 1 (10,55 km), SS9 – Tobasari 2 (12,75 km)
SS10 – Gorbus 2 (15,61 km), SS11 – Huta Tonga Reverse (16,42 km), dan SS12 – Negeri Dolok Reverse (10,55 km)
Hadir di acara, Danrem 022/PT,Kolonel Inf A.Sitepu, S.Sos, MSi, M.Han, Danrem 023/KS, Kolonel Inf Lukman Hakim, Dandim 0207/SML Letkol Inf H.Yossy SB, SIP, MHan, Wakil Bupati Simalungun, serta Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Jimmy Bernando Panjaitan.
Program Organisasi Penggerak (POP) telah usai terlaksana hingga tahun ke-3, tahun 2023 ini. Program dari Episode 4 Merdeka Belajar ini merupakan upaya Kemendikbudristek melibatkan ormas yang bergerak di bidang pendidikan, terutama yang memiliki rekam jejak baik dalam pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan, dan yang telah memiliki atau sedang mengembangkan model peningkatan kompetensi PTK yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan di Indonesia.
20 ormas POP menyampaikan praktik baik dalam simposium yang dilaksanakan Ditjen GTK Kemdikbudristek di Novotel Mangga Dua, Jakarta, 23-26 Nov 2023.
Hasil menggembirakan didapat setelah tiga tahun pelaksanaan program. Dalam Simposium POP 2023 yang terlaksana 24 November 2023, Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan GTK, Kemendikbudristek, Nunuk Suryani, mengatakan sejak pertama diluncurkan pada 10 Maret 2020 lalu, hingga mendapatkan total 160 proposal intervensi dari total 135 ormas yang berpartisipasi, menunjukkan keberhasilan dari intervensi dan praktik baik ormas POP meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
“Evaluasi dampak POP memberikan informasi yang menggembirakan karena adanya perubahan signifikan pada lingkungan belajar, hasil belajar, dan karakter peserta didik, yang didukung dengan bukti tentang peningkatan kompetensi pendidik dan kepala satuan pendidikan sasaran POP.” Tutur Nunuk Suryani.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Guru Pendidikan Dasar, Rachmadi Widdiharto, juga menambahkan, hingga program pelatihan dan praktik baik diselesaikan oleh seluruh ormas, terdapat 7.300 satuan pendidikan yang menjadi sasaran intervensi dan 50.000 guru serta kepala sekolah yang menerima manfaat program pendampingan. “Fokus kami adalah peningkatan kompetensi fundamental peserta didik yaitu: literasi, numerasi, dan penguatan karakter, yang ini bisa kita capai bersama berkat gotong royong dalam POP ini,” Ujarnya.
Pak Zainal dari Yayasan Sinergi di Bengkulu
Rachmadi menegaskan bahwa hasil studi kuantitatif dan kualitatif menunjukan adanya peningkatan signifikan hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), khususnya skor literasi dan numerasi. Hal ini didapat melalui hasil studi kuantitatif perbandingan dengan skor tahun sebelumnya. “Selain itu, hasil survei karakter dan survei lingkungan belajar pada SD dan SMP sasaran POP menunjukkan peningkatan yang signifikan,” tambahnya.
Irawan, Ketua Yayasan Nurhidayah Dayah, salah satu ormas mitra POP menyampaikan apresiasi kepada Kemendikbudristek dengan adanya POP. Dikatakan Andi, program ini menjadi jembatan terbangunnya sinergitas antar pelaku pendidikan di daerah kami. “Semua daerah sasaran intervensi terutama para pendidik penerima manfaat program, mempunyai beragam skema untuk peningkatan kompetensi pembelajaran yang lebih berkualitas yang berfokus pada tujuan pembelajaran.” Ujar Andi. Senada dengan Irawan, Dr. Jamal mewakili Yayasan Akselerasi Islami Siswa Indonesia mengatakan bentuk apresiasi pada Kemendikbudristek. Ia menyebut, terdapat 160 guru sasaran pada 20 sekolah di 4 kabupaten yang mereka latih. “Terimakasih banyak untuk Kemendikbudristek, Program Organisasi Penggerak ini mewujudkan kolaborasi positif antara pemerintah, ormas dan sekolah dalam rangka bergerak bersama rayakan merdeka belajar” ungkap Juli.
Apresiasi atas penyelenggaraan POP juga disampaikan Ketua Forum Indonesia Menulis Kalimantan Barat, M Fakhrul Roji. Ia mengatakan, kolaborasi Kemendikbudristek dengan mitra melalui Program Organisasi Penggerak menjadi wasilah dipertemukan dengan beragam cerita unik di lapangan tentang pendidikan Indonesia. “Dengan kondisi geografis yang tidak mudah, serta beberapa daerah di Kalimantan Barat yang rentan banjir, menjadi saksi kebahagiaan di kalangan peserta terpilih sebagai peserta intervensi. Dibuktikan dengan keseriusan mengikuti pelatihan meski harus mendaki bukit, di hutan, untuk sekedar mendapat jaringan internet. Ada pula yang menempuh rela menempuh 2 hari perjalanan serta kondisi jalan terendam banjir, guna mengikuti pertemuan di ibukota kecamatan lokasi pelatihan”
DAMPAK PRAKTIK BAIK PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK
Salah satu ormas mitra POP, Yayasan Indonesia Mengabdi, melalui ketua programnya, Yusri, menceritakan praktik baik yang mereka lakukan dengan tujuan penguatan karakter peserta didik dalam aspek disiplin positif. Hasilnya, setelah mengantongi informasi dari peserta intervensi, pelatihan ini telah terbukti mampu mengubah perilaku guru dalam memersepsikan perilaku kekerasan. Peserta mampu memahami mengenai prinsip-prinsip disiplin positif, dan bagaimana mendisiplin siswa tanpa menggunakan kekerasan.
Kang Asep dari sekolah guri Dompet dhuafa
“Kami mendampingi total 1.124 guru dan kepala sekolah dari 4 kabupaten di Sulawesi Selatan. Dengan pendekatan untuk menerapkan disiplin dari dalam diri anak tanpa kekerasan, dampaknya terlihat dari nilai penguatan karakter peserta didik, misalnya, terlihat dari meningkatnya disiplin positif seperti berbicara sopan dan tanggungjawab pribadi.” Tutur Yusri.
Sementara itu, Yanti KerLiP, Ketua Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemdikbud khususnya Ditjen GTK yang telah mendukung 133 Ormas POP memperluas dampak praktik baik di wilayah dampingan masing-masing. “Semoga semangat goto ng royong untuk tumbuh bersama demi kepentingan terbaik anak ini terus menguat dalam upaya mencapai target SGD’s 2030 keempat, yakni pendidikan berkualitas, “ pungkas Yanti
Sebanyak 88 dari 133 Ormas POP bersepakat merintis asosiasi untuk melanjutkan bergerak bersama Kemdikbudristek memastikan terpenuhinya hak atas pendidikan dan perlindungan anak di Indonesia secara merata dan berkeadilan.
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH MM menerima audensi pengurus PWI Kabupaten Simalungun bersama ketua Konfrensi IV kamis 22/11 di Kantor Bupati di Pamatang Raya.
Dalam pertemuan yang singkat orang nomor satu di Pemerintahan kabupaten Simalungun mendukung sepenuhnya kesuksesan konfrensi yang akan dilaksanakan selasa 28/11 di Hotel Singasong jalan Sangnawaluh kecamatan Siantar kabupaten Simalungun.
Sebelum memaparkan kondisi perkembangan Simalungun selama kepemimpinannya Bupati akan mengupayakan hadir saat konfrensi PWI Simalungun.Selanjutnya Radiapoh Hasiholan Sinaga SH MM merasa miris melihat kondisi pertanian di kabupaten Simalungun untuk memperbaiki saluran tertier yang langsung menghubungkan ke areal persawahan petani membutuhkan biaya yang cukup besar Rp 450 M.
Dalam hal ini Pemerintah kabupaten Simalungun sudah berupaya secara perlahan-lahan untuk menjemput bola ke Pemerintah pusat agar permasalahan petani Simalungun berangsur-angsur pulih kembali dan bisa menjadi lumbung beras di Provinsi Sumatra Utara seperti tahun 80 an.
Untuk tahun anggaran 2024 dinas pertanian Simalungun memperoleh sumber dana Dana Alokasi Kusus (DAK) Rp 2 M untuk memperbaiki saluran tertier,saat ini dinas terkait sedang meninjau lokasi.
Bupati Simalungun juga mengakui banyaknya lahan persawahan yang beralih fungsi menjadi tanaman keras srperti kelapa sawit,karet dan lainya itu di karnakan tidak adanya saluran tertier yang langsung mengairi persawahan.Kendala yang dihadapi petani sawah di kabupaten Simalungun secara perlahan akan teratasi jika seluruh komponen terkait mendukung.
Salah satunya bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH MM minta dukungangan kepada Pers khususnya PWI apa yang telah dilakukan pemerintah kabupaten Simalungun selama kepemimpinannya sebab tanpa ada dukungan dari berbagai pihak masah pertanian di Tano Habonaron do Bona sulit di atasi,
Jumat (24/11/2022). Kapolresta Deli Serdang AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK terima audensi dari DPC GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) Kabupaten Deli serdang.
Bertempat di Ruang kerjanya, Kapolresta Deli Serdang AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK yang didampingi oleh Kasat Intelkam Polresta Deli Serdang Kompol Syahrial Efendi Siregar, SH, MAP menyambut hangat Ketua GAMKI Deli Serdang, Jonni Naibaho, wakil ketua GAMKI Deli Serdang P. MANURUNG, Sekjen GAMKI Deli Serdang Jeni R. Lumban Gaol serta pengurus GAMKI Deli Serdang.
Pada audensi tersebut Ketua GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) Kabupaten Deli serdang menyampaikan apresiasi ucapan terima kasih nya kepada Kapolresta Deli Serdang AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK yang telah menyambut dan menerima pengurus GAMKI Deli Serdang.
Dalam audiesni tersebut Ketua GAMKI Deli Serdang Jonni Naibaho mengatakan “ GAMKI Deli Serdang siap bekerja sama dan sekaligus menjadi garda terdepan utk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Deli Serdang, sekaligus menyampaikan bahwa GAMKI Kabupaten Deli Serdang akan melaksanakan kegiatan pelantikan kepengurusan GAMKI tingkat PAC dan akan melaksanakan perayaan Natal Kepemudaan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2023 di gedung Balairung Pemkab Deli Serdang, serta berharap dapat mendukung kegiatan tersebut.
Menanggapi hal tersebut Kapolresta Deli Serdang AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK mengatakan “ Terima kasih kepada pihak GAMKI yang telah hadir di Polresta Deli Serdang dalam rangka menjalin silaturahmi, selanjutnya pihak kepolisian tetap mendukung untuk kegiatan yang bersifat positif.
“ Saya berharap dalam kerukunan beragama kita tetap bergandengan tangan untuk menyejukkan suasana selama proses Pemilu tahun 2024 sehingga dapat berjalan dengan aman dan kondusif terkhusus di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.
“Saya juga berharap untuk kegiatan pelantikan kepengurusan GAMKI ditingkat PAC dan perayaan Natal Kepemudaan yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2023 di gedung Balairum Pemkab Deli Serdang dapat berjalan dengan lancar dan kondusif, ungkap Kapolresta Deli Serdang.
Diakhir kegiatan Audensi, Ketua GAMKI Deli Serdang bersama pengurusnya memberikan Piagam dan Ulos kepada Kapolresta Deli Serdang.