Beranda blog Halaman 12

Ngerihh…!!! Diduga Selewengkan Anggaran Perawatan Hingga Miliyaran rupiah, Dan Abaikan Areal Afd,Kini Mirip Hutan Belantara Raya,Hingga Terlantarkan TBS Membusuk Di Lapangan,Lalu Di Duga Dibakar Demi Hilangkan BB?

0
Keterangan Gambar – Areal Di Duga HGU milik Bumn PTP.Nusantara IV ,Afd 1 Kebun Silau Dunia ,Yang Kini mirip Hutan Belantara Raya, yang Disinyalir Sengaja tidak di rawat, Diduga karena Penyelewengan Anggaran Perawat, demi raup Keutungan Sejumlah oknum yang disinyalir doyan Korupsi Anggaran,di Serdang Bedagai,Propinsi Sumatera Utara.( Dok -gnewstv.id ) “Senin,23/06/2025,Sekira pukul 14.30.Wib.

Serdang Bedagai – gnewstv.id

Diminta Atensi serius untuk Bapak Menteri Bumn Bapak Erick Thohir, Bapak Wamen Kementerian Bumn, Bapak Direktur Holding ,Bapak Direksi ( SEVP ) Regional I ,Manajer Kebun PTP.Nusantara IV eks PTPN.III , Pihak Satuan Pemeriksa Internal ( SPI ), Wilayah Kerja dan Kewenangan Kebun Silau Dunia, di Propinsi Sumatera Utara.

Keterangan Gambar – Duduga TBS yang sengaja di Tinggal dan Membusuk Di Areal Afd 1, Selanjutnya Diduga di bakar di PTPN IV,Kebun Silau Dunia dan Areal diduga HGU Jadi mirip Hutan Belantara di Sumatera – Utara

Terkait adanya temuan dugaan sejumlah Pekerja ( Disinyalir Karyawan PTPN -red) banyak yang terlihat tidak mengunakan Alat Pelindung Diri ( APD) dan adanya dugaan Penelantaran Tandan Buah Segar ( TBS ) yang di sinyalir sengaja di biarkan membusuk, hingga menjadi Tandan Kosong ( TANKOS ) yang terlihat kini telah di bakar, di areal Afdiling 1 Kebun Silau Dunia, beberapa hari lalu, pada, 10/06/2025. 

Selain itu, di temukan juga disinyalir  ribuan Tandan Buah Segar ( TBS ) di atas Pohon Komudite Sawit yang selayaknya sudah di panen, namun juga di duga sengaja di abaikan ( diduga di terlantarakan -red )  dan tidak di lakukan pemanenan, maupun fruning ( Pemangkasan Pelepah ) sama sekali, sesuai Prosedur rotasi ,hingga terlihat juga buah telah menjadi berondolan dan bahkan sudah membusuk, kini tumbuh di areal perkebunan diduga milik Afd I Bumn milik Negara tersebut.

Sebagai mana di ketahui bersama, Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) PTP.Nusantara, adalah merupakan bagian yang dikabarkan  mendapat anggaran belanja notabenenya  di asup dari uang rakyat. dimana gelontoranya melalui APBN dan juga dari Para penanam Sahamnya, serta Standartnya mematuhi Intuksi Kerja ( Ik ) dan Prosedur Kerja ( Pk) di Perusahaan Plat merah Itu.

Namun Ironisnya, masih ada saja hingga detik ini dan malah seakan terkesan di sengaja diduga ,Tandan Buah Segar (TBS ), yang tidak di panen dan di biarkan hingga membusuk di areal lapangan Blok Perusahaan Afd .I Kebun Silau Dunia.

Bahkan sebagai mana di ketahui bersama adalah, dimana biaya perawatan Perkebunan Nusanatara itu, Disinyalir hingga  mencapai 5 sampai dengan 15 juta per hektar, pertahunnya. yang di gelontorkan untuk Pengelolaan khususnya bagi  Komudite Kelapa Sawit milik Perusahaan PTP.Nusantara ini.

Namun anehnya, masih saja ada di temukan peristiwa dan kejadian atau fenomena dan pemadangan yang tak lajim di lihat mata, di areal Pekebunan Afd 1 Kebun Silau Dunia Itu, bahkan banyak pula terlihat di lokasi areal itu, sejumlah batang Pohon Kelapa sawit yang diduga sengaja tidak di urus hingga di batang pohon, di tumbuhi dan di lilit oleh ratusan gulma parasit sejenis tanaman liar berupa Pohon beringin dan juga jenis semak belukar lainya yang kini mirip menjadi hutan belantara raya ratusan Hektar Luasnya.

Saat hal ini coba di konfirmasikan kepada Pak Pak Asiten Kepala ( Askep ) rayon B PTP.Nusantara Kebun Silau Dunia ,bernama pak Jul pada selasa, 10/06/2025 ,sekira pukul.14.35.Wib,Lalu, melalui WhatsApp milik Askep, terkait di Indikasi adanya  ribuan buah TBS di Pohon dan di Areal  diduga  di terlantarkan dan di tinggalkan, di Afd 1 kebun itu, sayangnya, WhatsApp milik pak Askep, saat di konfirmasi pada saat Itu tidak berbalas sama sekali.namun hari ini Askep mengatakan sedang ada rapat ?.dengan mengatakan : Izin y bgda lagi rapat bgda🙏

Di minta Informasi dan Liputan Exlusif -tim gnewstv.id ini, menjadi perhatian serius, bagi para petinggi Perusahaan  dan Para pemangku kepentingan, Khususnya Bapak menteri Bumn, Wamen Kemetrian Bumn, dan Bapak Deriksi Holding PTP Nusantara, supaya dapat menindak tegas atau memutasikan semua pihak yang disinyalir terlibat, agar peristiwa dan kejadian yang sama seperti yang terjadi saat ini, tidak akan terus  terulang kembali. Agar kerugian yang lebih besar yang mungkin saja telah terjadi sekarang ini, di Perusahaan milik Negara Itu dapat  terselamatkan dan agar nantinya bisa mendapatakan keuntungan demi Kesejatraan Perusahaan ,Karyawan dan Negara Khususnya di PTP.Nusantara milik Bumn tersebut.( tim -red) ..Bersambung …..

Pangdam I/BB Panen Perdana Padi Super Legowo Sinar Mentari yang Hasil Panennya Capai 10 Ton Per Hektar

0

Serdang Bedagai, gnewstv.id 

Setelah Tiga Bulan Penanaman Bibit Padi Super Legowo Sinar Mentari pada Bulan Maret 2025 lalu, Akhirnya Panglima Daerah Militer (Pangdam) 1 Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Rio Firdianto Didampingi Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya bersama Forkompimda Kabupaten Serdang Bedagai, Bulog Sumut , Kadis Pertanian Sumut Kembali melakukan Panen perdana Bibit Padi Super Legowo Sinar Mentari Di Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, Senin (23/6/2025)

Pada Panen Perdana Bibit Padi Super Legowo Sinar Mentari Dari Panglima TNI ini menurut Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto , sejalan dengan Program Presiden Prabowo untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan.

“Panen Perdana Bibit Padi Legowo Sinar Mentari ini hasil panennya menurut pengelola sangat signifikan dari bibit padi verietas lainnya, Untuk lahan yang kita panen seluas Satu Hektar ini diperkirakan bisa mencapai 10 Ton, sementara Hasil padi biasa hanya 6 ton saja l, jadi ada peningkatan 80 persen. sedangkan harga jual gabah kering tetap diangkat HET yang ditentukan pemerintaj di harga Rp.6.500/Kg nya,”ujar Pangdam I Bukit Barisan.

sementara menurut Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, sangat berterima kasih sekali atas kepercayaan Panglima untuk uji coba bibit padi super Legowo Sinar Mentari ini,bahkan setelah Panen perdana dan hasilnya begitu signifikan, Pemkab Serdang Bedagai akan memanfaatkan Lahan tidur jadi lahan persawahan.

“Saya berterimakasih sekali kepada panglima atas uji coba bibit padi super legowo sinar mentari yang hasil panennya hari ini benar-benar luar biasa , sehingga kabupaten serdang bedagai berharap dapat dikembangkan di serdang bedagai , Kami bersinergi dengan TNI untuk lahan-lahan Produktif dapat dicetak lahan sawah,” kata Bupati Serdang Bedagai.

Pihak Pengelola lahan sawah yang menjadi uji coba bibit padi super Legowo Sinar Mentari Hendy Aeng Dumbo Akan terus berusaha menggandeng petani di Desa Kota Galuh untuk Membudidayakan Bibit Padi yang luar biasa hasil panennya ini.

Dari pantauan di lokasi panen perdana, Selain hasil panennya yang luar biasa bulir padinya juga cukup besar dari bibit padi vieritas unggul lainnya.

Dan Pihak Pemerinath Provinsi Sumatera Utara berharap dengan bibit padi super Legowo Sinar Mentari ini, Hasil Panen di Provinsi Sumatera Utara dapat ditingkatkan dan Tetap menjadi salah satu Provinsi Surplus padi di indonesia dan tetap menjadi Salah Satu Provinsi  penopang ketahan pangan di indonesia. (Sur)

HMTN-MP Bawa Aspirasi Tuntutan Lahan 20 Ribu Ha Dikembalikan Ke Petani Kosik Putih Di Paluta Ke Presiden 

0

Paluta, gnewstv.id 

Konflik agraria puluhan tahun yang membelit ribuan kepala keluarga petani Desa kosik putih, kecamatan simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara kembali naik ke permukaan.

Pasalnya Dari Luas 47 Ribu Hektar Lahan Yang Disita Negara Dari pt.torganda ada 20 ribu hektar lahan milik petani kosik putih, dan  Ketua Umum Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN-MP) Asril Naska Yang Turun Bersama rombongan DPW HMTN-MP Sumut Ke Lokasi Akan Membawa Aspirasi Tuntutan lahan 20 ribu hektar dikembalikan Ke Petani Kosik Putih Ke Presiden.

Sebelum Turun Ke Desa Kosik Putih,Kecamatan Simangambat, Kabupaten Paluta,  Ketum HMTN-MP Bersama Rombongan DPW HMTN-MP Sumut bertemu Bupati Paluta Yang Diwakili Eakil Bupati Paluta Basri Harahap Di Kantor Bupati Paluta.

Ketum HMTN-MP Menyampaikan Sejumlah Program Strategis Petani dan program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden hingga konflik agraria yang dirasakan petani Kosik Putih.

Dimana HMTN-MP Awalnya Memerima Surat Dari DPW HMTN-MP untuk dapat mendukung aspirasi petani Kosik Putih Yang Menginginkan Lahan Mereka seluas 20 ribu hektar kembali ke Petani, Sebab saat ini negara suda menyita lahan seluas 47 Ribu Hektar Itu Dari pihak swasta PT.Torganda, Sehingga Petani Kosik Putih Berharap lahan kebun milik mereka itu dapat dikembalikan sesuai aturan hukum dan perundang-undang yang berlaku di NKRI.

Kedatangan Ketum HMTN-MP Asril Naska bersama rombongan Disambut Hangat Ribuan Petani Kosik Putih Yang Menginginkan Keadilan Bagi Mereka, dimana tahun 2002 lalu lahan hutan yang dibuka seluas 14 ribu hektar Dan Terus Bertambah.

Dimana Pada Tahun 1996 Sebanyak 1.500 kepala keluarga membuka hutan menjadi lahan perkebunan agar mereka bisa mempunyai kehidupan berkecukupan dari hasil kebun sendiri,  Namun Penggusuran Paksa, Intimidasi dan pembakaran rumah petani Dilakukan Oleh Orang Suruhan  PT.Torganda, sehingga Petani Terusir Dari Lahan Yang Mereka Kelola.

Dan saat ini,  disaat negara memenangkan kasus di lahan tersebut dan lahan seluas 47 ribu hektar milik PT.Torganda akhirnya disita Negara kelompok tani sri bumi lestari memohon pemerintah mengembalikan lagi lahan mereka.

“Dengan isak tangis ibu Vina yang merupakan Petani Kosik Putih, Kecamatan Simangambat, Paluta ini menyampaikan seruannya kepada Presiden Prabowo untuk dapat mengembalikan lahan yang pernah mereka kelola pada tahun 1996 dan digusur paksa dengan intimidasi serta kekerasan oleh pihak PT.Torganda sehingga ribuan Petani kembali sengsara,” Ujar Ibu Vina sambil menitikkan air mata.

Tokoh masyarakat margono menambahkan bahwa apa yang disampaikan sejumlah petani itu betul adanya. “Bahwa lahan yang dikelola ribuan petani dulunya hutan pada tahun 1996, setelah dibuka ditanami sawit, tanaman keras dan palwija dan mulai besar, dan tragedy menyedihkan itu terjadi tahun 2002, dimana kami digusur paksa oleh PT.Torganda, diintimidasi sehingga petani sengsara hingga puluhan tahun dan saat ini setelah lahan tersebut disita negara kami mohon kepada pak presiden prabowo untuk dapat mengembalikannya kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani sri bumi lestari,” kata Margono.

Sementara Ketua Umum HMTN-MP Asril Naska bersama ribuan petani yang meninjau langsung lokasi lahan yang dulunya dikelola petani mengatakan bahwa pihaknyanya sudah membaca surat permohonan petani untuk lahan seluas 20 ribu hektar dikembalikan ke peyani kosik putih.

“Permohonan Petani Kosik Putih ini seluas 20 ribu Hektar untuk diserahkan kembali ke petani Kosik Putih sesuai data yang ada, sehingga HMTN-MP turun ke lokasi untuk melakukan Verifikasi, Validasi dan Hlarifikasi kebenaran data lahan tersebut, sehingga nantinya HMTN-MP dapat menyuarakan kepada Presiden Prabowo, agar Lahan seluas 20 Ribu Hektar dari 47 Ribu Hektar yang disita dapat dikembalikan ke Petani Kosik Putih melalui Kelompok Tani Sri Bumi Lestari,” tegas Asril Naska.

Asril naska berharap instansi terkait seperti kementerian ATR/BPN, kanwil BPN Sumut, dan satgas Reforma Agraria untuk segera melakukan validasi verifikasi dan klarifikasi terhadap lahan yang dituntut Masyarakat Petani Kosik Putih, Kecamatam Simangambat, Padang Lawas Utara ini sebagai legalitas tanah yang sudah digarap turun temurun harus segera diterbitkan.

Dalam pernyataan penutupnya, asril menyerukan kepada presiden prabowo bahwa aspirasi peyani padang lawas utara adalah tangisan bangsa yang menginginkan keadilan. ( Sur )

Bandara Internasional Kualanamu Tetap Beroperasi Normal, Terkait Pendaratan Divert Pesawat SV 5688

0

Deli Serdang, gnewstv.id 

Komunitas Bandara Internasional Kualanamu memastikan bahwa operasional Bandara tetap berjalan normal dan kondusif.

Pada hari ini, Sabtu, 21 Juni 2025 pukul 09.27 WIB, telah mendarat satu penerbangan yang dialihkan (divert) di Bandara Internasional Kualanamu. Pesawat dengan nomor penerbangan SV 5688 yang melayani rute Jeddah – Surabaya, melakukan pendaratan sebagai langkah teknis demi menjamin keselamatan penerbangan. 

Seluruh proses penanganan pesawat dan penumpang telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Emergency Operation Center (EOC) Bandara Internasional Kualanamu telah diaktifkan, dengan melibatkan unsur Komite Keamanan Bandara. Hal ini untuk memastikan bahwa prosedur penanganan keadaan darurat (airport contingency plan) berjalan optimal dan sesuai ketentuan. 

Penerbangan tersebut menggunakan pesawat Airbus333 dengan tujuan Bandara internasional Juanda di Surabaya membawa 376 penumpang. Saat ini semua  penumpang dan crew sdh di lakukan pemeriksaan di terminal dan di nyatakan sudah clear.

Bandara Internasional Kualanamu tetap melayani seluruh penerbangan sesuai jadwal dan memastikan kenyamanan serta keselamatan bagi seluruh pengguna jasa Bandara ujar Bapak Nugroho Jati, Plt. Director of Operation and Service PT Angkasa Pura Aviasi.(Sur)

Bawa Jamaah Haji Asal Surabaya, Pesawat Saudi Arabia flight SV 5688 Mendarat Darurat Di Bandara Kualanamu

0

Kualanamu, gnewstv.id 

Pesawat Saudi Airlines SVA5688 Rute Muscat, Arab Saudi -Surabaya yang mengangkut 376 jemaah haji 2025 dan 13 Crew tujuan Surabaya mendarat darurat di Bandara International Kualanamu, Sabtu (21/6/2025) sekitar pukul 09.27 WIB.

Dari informasi awal Pesawat Haji Arab Saudi Airlines Tujuan Surabaya ini mendarat darurat di Bandara Kualanamu Sama Seperti pesawat Haji tujuan Jakarta Sebelumnya ada dugaan Ancaman Bom.

Meskipun belum ada keterangan resmi dari pihak Bandara Kualanamu, pihak Kepolisianaupun kementerian agama setempat, namun sejumlah aparat keamanan, baik dari TNI/Polri, Avsec, serta tim penjinak bom sudah melakukan penjagaan dan sterilisasi di sejumlah titik, termasuk di area terminal kargo Bandara Kualanamu.

Dari lokasi sisi luar Run way Bandara Kualanamu juga tampak, 376 jamaah haji asal Surabaya sudah di evakuasi menggunakan srjumlah Bus Bandara Menuju terminal Kedatangan International.

Informasi yang dihimpun, mendarat daruratnya pesawat haji di Bandara Kualanamu diduga adanya ancam bom dari orang yang tidak bertanggung jawab. Akibat dari peristiwa ini, sejumlah penerbangan sempat mengalami penundaan.

Baik datang dan pergi ke berbagai tujuan di Bandara Kualanamu.

Dari pantauan, pesawat Saudia tersebut sejauh ini masih terparkir di area terminal kargo. Sedangkan penumpang pesawat juga sedang dilakukan evakuasi dan dibawa ke terminal Internasional.

Sejumlah pejabat yang berwenang di Bandara Kualanamu belum ada memberikan keterangan terkait mendarat darurat pesawat Saudi Airlines tujuan Surabaya tersebut.

Sebelumnya juga, Saudi Airlines membawa 442 jemaah Haji Debarkasi Jakarta Kloter 12, No Flight SV5276, sempat mendarat darurat di Bandara Kualanamu Selasa (17/6/2025) karena diancam bom dari Luar Negeri. (Sur)

Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI ) Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-79: Polri Semakin Dicintai”

0

Jakarta – gnewstv.id 

AKPERSI 20 Juni 2025. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke -79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, Ketua Umum Rino Triyono, S.H,.S.Kom., serta Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Budianto, C.BJ. atau yang biasa di sapa ( Baday ) menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keamanan serta ketertiban di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum, Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI ), Rino Triyono, S.H., S.Kom., berharap Polri semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat melalui kinerja yang profesional dan penuh dedikasi.

“Melalui HUT Bhayangkara ke-79 ini, kami dari Asosiasi Keluarga Pres Indonesia ( AKPERSI ), mengapresiasi kerja keras dan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Semoga Polri semakin dicintai dan menjadi contoh bagi institusi lainnya, ujar Sekjend AKPERSI  DPP Budianto, C.BJ.

Ucapan selamat ini menjadi bentuk dukungan dan penghargaan kepada Polri atas kontribusinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat, ucapan dari,  Sekjend DPP Budianto, C.BJ, menjadi bentuk dukungan moral yang penting bagi Polri.

Dalam mengemban amanah sebagai penegakan hukum dan penjaga keadilan sosial, semoga Polri terus menjadi garda terdepan dalam melindungi dan melayani masyarakat Indonesia. ( tim -red ) 

HMTN-MP Pasilitasi Lahan 20 Ribu Dikembalikan ke Petani Kosik Putih, Bupati Paluta Harus Mendukung

0

Padang Lawas Utara, gnewstv.id 

Konflik agraria puluhan tahun yang membelit ribuan petani di Desa Kosik Putih, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), kembali diangkat kepermukaan. Mereka menuntut pengembalian 20.000 hektare lahan eks HGU yang telah mereka kelola sejak 1990-an, namun dikuasai PT Torganda sejak 2002.

Merespons jeritan petani ini, Ketua Umum DPP Himpunan Masyarakat Tani Nusantara – Merah Putih (HMTN-MP), Asril Naska, turun langsung ke Kabupaten Paluta, bertemu langsung dengan Wakil Bupati H.Basri Harahap mengantikan Bupati Palita H.Reski Basyah Harahap Yang lagi ada Jadwal Kerja lain, pada Rabu (18/6/2025) di kantor Bupati Paluta sebelum Turun ke Lokasi Kosik Putih, Kamis (19/6/2025).

Dalam Pertemuan dengan Wabup Paluta

 H.Basri Harahap yang sangat bersahaja itu, tampak mendukung apa yang menjadi Program strategis Petani yang diutarakan Ketua Umum HMTN-MP Asrl Naska bersama pengurus DPW HMTN-MP Sumut dan DPC HMTN-MP  Kabupaten Paluta.

Dalam pertemuan yang berlangsung 2 jam itu, Wabup Paluta H.Basri Harahap menyampaikan konflik agraria di paluta kembali naik ke permukaan lagi, terlebih setelah lahan 47 ribu ahektar milik PT.Torganda disita negara.

“Saya rasa saat ini konflik agraria di Paluta kembali naik ke permukaan setelah adanya Satgas PKH dari pusat bersama tim menyita lahan seluas lebih kurang 47 Ribu hektar milik Perusahaan swasta PT.Torganda, dan Upaya HMTN-MP yang akan mendengarkan dan mmbawa aspirasi Patani Kosik Putih, Kecamatan Simangambat Yang menuntut 20 Ribu Hektar dari 47 Ribu hektar yang sita negara dapat kembali ke Petani, itu merupakan Hak warga negara, Semoga HMTN MP dapat membantu Petani Kosik Putih, Ujarnya.

Usai Pertemuan dengan Wakil Bupati Paluta, Ketum HMTN MP Asril Naska bersama rombongan dari DPP HMTN MP dan DPW HMTN MP Sumut mendatangi lokasi lahan yang tuntut Petani Kosik Putih denganenempuh perjalanan dari Kota Ginung Tua menuju Lokasi Sekira Hampir Enam Jam Perjalanan.

Ribuan petani menyambut rombongan HMTN-MP dengan penuh harapan. Dalam forum terbuka, tokoh masyarakat KH. Kambali menyuarakan tuntutan tegas:

“Ini tanah yang kami hidupkan sejak Tahun 1996. Kami punya sejarah, bukti fisik, dan pengelolaan berkelanjutan. Tapi hingga hari ini, negara belum memberi kami kejelasan hukum.” tegas KH Kambali

Ia juga menegaskan bahwa lahan seluas 47.000 hektare milik PT Torganda telah disita negara dan kini sebagian dikuasai BUMN. Namun, masyarakat berharap redistribusi lahan dilakukan secara adil kepada petani penggarap, bukan kembali ke tangan elite.

“Kami harap di masa pemerintahan Presiden Prabowo, lahan ini benar-benar kembali ke rakyat. Jika sudah disita negara, maka kelola bersama rakyat demi ketahanan pangan nasional,” tegas KH. Kambali.

HMTN-MP Kritik Pemprov Sumut: Gagal Dengarkan Rakyat

Sebelum mengunjungi Paluta, rombongan DPP HMTN-MP memulai kunjungan dari Medan, tepatnya dari Kantor DPW HMTN-MP Sumut di Jalan Mandala By Pass. Mereka telah menyambangi Kantor Gubernur Sumatera Utara dan Kantor Bupati Paluta.

HMTN-MP menyayangkan gagalnya audiensi resmi dengan Gubernur Sumut, Bobby Nasution.Namun HMTN-MP mendapat sambutan baik dari Bupati PALUTA melalui Wakil Bupati PALUTA H.Basri Harahap.

“Sikap Pemprov Sumut tidak menunjukkan keberpihakan kepada rakyat. Aspirasi petani adalah nyawa pembangunan daerah. Gubernur seharusnya hadir,” kritik Asril.

HMTN-MP telah melayangkan permohonan audiensi resmi kepada Gubernur Sumut dengan nomor surat: 21/SP/DPP/HMTN-MP/Permohonan Audiensi/12/2025, yang hingga kini belum mendapatkan respon.

Asril: Petani Adalah Pilar Kedaulatan Pangan, Bukan Objek Politik

Dalam orasinya di hadapan ribuan warga, Asril menegaskan bahwa perjuangan agraria bukan semata soal kepemilikan lahan, tetapi soal martabat bangsa.

“Petani bukan objek pembangunan, mereka fondasi ketahanan pangan. Jika terus dimarjinalkan, maka negara ini kehilangan pijakan. Kita harus bergerak menuju pertanian yang berpihak pada rakyat, bukan pasar dan pemodal.” ujar Asril.

Desak ATR/BPN dan Satgas Reforma Agraria Segera Bertindak

HMTN-MP mendesak Kementerian ATR/BPN, Kanwil BPN Sumut, dan Satgas Reforma Agraria untuk segera melakukan verifikasi , validasi dan klarifikasi klaim masyarakat Desa Kosik Putih. Legalitas atas tanah yang telah digarap secara turun-temurun harus segera diterbitkan.

“Negara tidak boleh ragu berdiri di belakang rakyatnya. Ini saatnya membangkitkan kembali kedaulatan petani, bukan memperpanjang ketimpangan,” ucap Asril.

Seruan ke Presiden Prabowo: Dengarlah Suara Petani.

Dalam pernyataan penutupnya, Asril menyerukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto:

“Pak Presiden, dengarlah suara rakyat dari desa Kosik Putih. Jangan biarkan mereka terusir di tanah sendiri. Aspirasi petani Paluta adalah tangisan bangsa yang haus keadilan.”Ucap Asril. (Sur)

SUCOFINDO dan PEMROV SUMUT Berkolaborasi Mewujudkan Industri Berkelanjutan di Sumut

0

Medan, gnewstv.id

PT SUCOFINDO, perusahaan nasional di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC) yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, kembali menunjukkan perannya dalam mendukung transformasi hijau lintas sektor. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan seminar bertajuk “Industrial Sustainability with SUCOFINDO” yang berlangsung pada tanggal Rabu (18 /6/2025) di Medan, Sumatera Utara.

Seminar ini diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus ajang kolaborasi antar pemangku kepentingan, pelaku usaha lintas industri, bersama PT SUCOFINDO dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kompetensi terhadap implementasi regulasi untuk industri hijau berkelanjutan.

Mewakili Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Faisal Arif Nasution, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sektor industri memegang peran strategis, tidak hanya sebagai penggerak Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah, namun juga sebagai fondasi daya saing dan ketahanan ekonomi jangka panjang.

“Di tengah berbagai dinamika global, mulai dari krisis iklim, tekanan terhadap ekosistem, hingga tuntutan pasar internasional, industri kita harus mampu bertransformasi,” ujar Faisal Arif Nasution.  

Ia menekankan bahwa transformasi ini harus sejalan dengan prinsip berkelanjutan  (industrial sustainability), tidak cukup hanya tumbuh, tetapi industry juga harus bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. 

Lebih lanjut, Faisal menegaskan bahwa konsep ekonomi hijau bukan lagi sekedar wacana, melainkan kebutuhan  nyata. salah satu pilar utama dalam mencapai ekonomi hijau adalah melalui investasi yang tepat sasaran, yakni investasi yang rendah karbon, ramah lingkungan, hemat energi, dan mendukung penciptaan lapangan kerja yang inklusif,” tegas Faisal Arif Nasution. 

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menunjukkan komitmennya melalui pengintegrasian agenda ekonomi hijau dan biru ke dalam 17 program prioritas pembangunan sumatera utara tahun 2025–2029, ”Ini adalah bukti nyata bahwa berkelanjutan adalah bagian tak terpisahkan dari visi pembangunan daerah,” tambahnya

Faisal juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT SUCOFINDO. 

Dengan reputasinya sebagai perusahaan nasional yang kompeten di bidang inspeksi, pengujian, dan sertifikasi, PT SUCOFINDO telah menjadi mitra penting dalam memastikan bahwa proses industri di Sumatera Utara berjalan secara efisien, berkualitas, dan juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial. 

Senada dengan hal tersebut,  Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO, David Sidjabat menyatakan bahwa praktik berkelanjutan saat ini bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah keharusan yang membutuhkan  tindakan cepat dan kolaboratif. 

 “PT SUCOFINDO hadir sebagai mitra strategis bagi pelaku industri dalam mendukung aksi nyata berkelanjutan melalui pendekatan terintegrasi dan solusi komprehensif. Kami siap mendampingi pelaku industri dalam memenuhi regulasi, meningkatkan efisiensi operasional, dan bersama mewujudkan prinsip berkelanjutan demi masa depan yang lebih hijau,” ujar David Sidjabat.

David Sidjabat berharap melalui seminar ini dapat mendorong hadirnya semangat transformasi industri hijau dengan dukungan teknologi, pengelolaan limbah yang tepat, penguatan aspek K3, hingga optimalisasi efisiensi melalui penerapan material balance yang sejalan dengan regulasi yang berlaku sehingga mendorongnya inovasi demi industri  di berbagai lini sektor yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama Direktur Layanan Industri PT SUCOFINDO memaparkan langkah-langkah strategis yang mendukung berkelanjutan lingkungan, termasuk melalui layanan jasa Green Generation yang mengintegrasikan layanan aspek lingkungan dan berkelanjutan di berbagai sektor industri. 

“Di antaranya yaitu peran SUCOFINDO sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi untuk skema Gas Rumah Kaca dan Nilai Ekonomi Karbon, Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca, layanan otomasi pemantauan dan pengelolaan lingkungan, green financing dan konsultasi peningkatan rating ESG (Environment, Social, and Governance),” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PT SUCOFINDO Medan, Anjar Hariyastanto, menegaskan kesiapan cabangnya untuk berkolaborasi dalam mendukung sektor industri di Sumatera Utara dalam peningkatan efisiensi, daya saing, dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.

“Potensi layanan TIC di wilayah Sumatera Utara sangat besar, khususnya di sektor agro, perikanan, energi, dan sumber daya alam lainnya,” ungkap Anjar.

Selanjutnya ia menambahkan bahwa PT SUCOFINDO Cabang Medan memiliki layanan dalam mendukung pertumbuhan industri yang berada di Kota Medan dan Lhokseumawe, Aceh, “Salah satunya berkaitan dengan pengujian laboratorium, inspeksi peralatan, assessment, feasibility study dan ditunjuk sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang berwenang untuk melaksanakan Audit Halal,” tutup  Anjar Hariyastanto

Tentang SUCOFINDO 

PT SUCOFINDO adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau ID Survey bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) sebagai induk, serta PT Surveyor Indonesia.

Bisnis SUCOFINDO bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Seiring waktu SUCOFINDO melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan  terbarukan, dan teknologi informasi. SUCOFINDO memiliki 66 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. jaringan 75 laboratorium yang tersebar luas menghadirkan solusi yang cepat, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh penjuru tanah air.(Sur -red )

Parah…!!! Menyalahi IK dan PK, Diduga  Selewengkan Anggaran Perawatan Hingga  Ratusan juta rupiah dan Memanen dengan tidak baik, Manajemen PTPN KSDUN Telantarkan TBS Hingga Membusuk, juga Mempekerjakan Karyawan tanpa Menggunakan APD 

0
Keterngan Gambar – Telihat Seorang Diduga Karyawan yang Langsung membersihkan Batang Pohon Komudite Kelapa Sawit yang terlilit gulma dan buah yang membusuk, setelah di Liput tim-media gnewstv.id pada beberapa hari lalu, disinyalir milik PTP.Nusantara Kebun Silau Dunia , Di Afdiling 1, juga malah telihat bekerja tidak menggunakan ALAT PELINDUNG DIRI ( APD ) Di Areal Kebun setempat ,di Serdang Bedagai, Propinsi Sumatera Utara

Serdang Bedagai – gnewstv.id

Perhatian serius untuk Bapak Menteri Bumn Bapak Erick Thohir, Bapak Wamen Kementerian Bumn, Bapak Dikretur Holding, Direksi ( SEVP ) Regional I ,PTP.Nusantara IV eks PTPN.III , Pihak Satuan Pemeriksa Internal ( SPI ), Wilayah Kewenangan Kebun Silau Dunia, Propinsi Sumatera Utara.

Terkait adanya temuan dugaan sejumlah Pekerja ( Disinyalir Karyawan PTPN -red) dan adanya dugaan Penelantaran Tandan Buah Segar ( TBS ) yang di sinyalir sengaja di biarkan membusuk, hingga menjadi Janjangan Kosong ( JANKOS ) di areal Afdiling 1 Kebun Silau Dunia, pada Rabu 10/06/2025,sekira pukul 14.30.Wib. 

Selain itu, di temukan juga disinyalir  ribuan Tandan Buah Segar ( TBS ) di atas Pohon Komudite Sawit yang selayaknya sudah di panen, namun juga di duga sengaja di abaikan ( diduga di terlantarakan -red )  dan tidak di lakukan pemanenan dan fruning ( Pemangkasan Pelepah ) sama sekali sesuai rotasi ,hingga terlihat juga buah telah menjadi berondolan dan bahkan sudah membusuk dan yang tumbuh di area perkebunan diduga milik Negara tersebut.

Sebagai mana di ketahui bersama, Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) PTP.Nusantara, adalah merupakan bagian yang dikabarkan  mendapat anggaran belanja, adalah notabenenya  di asup dari uang rakyat yang  melalui APBN dan juga dari Para penanam Sahamnya, juga mematuhi standarisasi Intuksi Kerja ( Ik ) dan Prosedur Kerja ( Pk) di Perusahaan Plat merah Itu.

Namun Ironisnya, masih ada saja hingga detik ini dan malah seakan terkesan di sengaja diduga TBS yang tidak di panen dan di biarkan hingga membusuk di areal lapangan Blok Perusahaan.

Dan bahkan sebagai mana di ketahui bersama adalah, dimana biaya perawatan Perkebunan Nusanatara itu, bahkan disinyalir hingga  mencapai 5 sampai dengan 15 juta per hektar, pertahun, yang di gelontorkan untuk Pengelolaan khususnya bagi  Komudite Kelapa Sawit milik Perusahaan PTP.Nusantara Itu.

Namun masih saja ada di temukan peristiwa dan kejadian atau fenomena pemadangan yang tak lajim di lihat mata, di areal Pekebunan Afd 1 Kebun Silau Dunia Itu, bahkan banyak pula terliahat di lokasi areal itu, sejumlah batang Pohon Kelapa sawit yang diduga sengaja tidak di urus hingga di batang pohon, di tumbuhi dan di lilit oleh ratusan gulma parasit sejenis tanaman liar berupa Pohon beringin dan juga jenis Pohon rambung merah batang pohon sawit di areal afd 1 tersebut.

Saat hal ini coba di konfirmasikan kepada Pak Askep  rayon B PTP.Nusantara Kebun Silau Dunia ,bernama Jul pada selasa, 10/06/2025,sekira pukul.14.35.Wib melalui WhatsApp milik Askep, terkait di Indikasi adanya  ribuan Buah TBS di Pohon di Areal  diduga  di terlantarkan dan di tinggalkan, dan disinyalir di Afd 1 kebun itu, sayangnya WhatsApp milik pak Askep tidak berbalas sama sekali, sampai berita ini di rilis kembali.

Di minta Informasi dan Liputan exlusif ini menjadi perhatian serius bagi para petinggi Perusahaan  dan Para pemangku kepentingan, Khususnya Bapak menteri Bumn, Wamen Kemetrian Bumn,  Direktur Holding dan Bapak Deriksi PTP Nusantara, supaya dapat menindak tegas semua pihak yang disinyalir terlibat, agar peristiwa dan kejadian yang sama tidak akan terus  terulang kembali dan adanya kerugian yang lebih besar yang dapat di timbulkan, supaya Perusahaan dapat  terselamatkan dan mendapatakan keuntungan  di PTP.Nusantara  tersebut. ( tim – red )….Bersambung …..

Pesawat Saudi Arabian Airlines Pembawa Jamaah Haji Diteror Bom, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Jalankan Prosedur Airport Contingency Plan

0

Deli Serdang, gnewstv.id

Sebuah pesawat Saudi Arabian (Saudia) Airlines dengan tujuan Jeddah-Jakarta dilaporkan diduga diteror bom, memaksa pesawat komersil yang membawa sejumlah penumpang tersebut untuk melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu. Dengan adanya informasi ini Suasana di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara mendadak heboh, Selasa (17/6/2025).

Dari informasi yang diperoleh wartawan, bahwa pesawat Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SVA5276 yang semula terbang dari Jeddah menuju Jakarta (CGK) terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu (KNO) setelah menerima ancaman bom via email yang dikirimkan ke bandara Jakarta.

Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menjalankan prosedur kontingensi dalam penanganan ancaman keamanan dan keselamatan terhadap pesawat Saudia SV-5726.

Pesawat tersebut berangkat dari Jeddah, Arab Saudi, dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.

Saat diketahui terdapat ancaman keamanan dan keselamatan, pilot memutuskan untuk mengalihkan pendaratan ke bandara terdekat.

PGS. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Anak Agung Ngurah Pranajaya mengatakan, “Seluruh bandara InJourney Airports siap menangani keadaan darurat keamanan atau emergency. 

Bandara terdekat saat Saudia SV-5726 melintas adalah Bandara Kualanamu. Pesawat tersebut kemudian melakukan pendaratan di Bandara Kualanamu sekitar pukul 10.44 WIB untuk menjalankan prosedur keamanan dan keselamatan.”

Di saat bersamaan, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC) terdiri dari unsur Komite Keamanan Bandar Udara (Airport Security Committee) untuk memastikan prosedur Airport Contingency Plan berjalan baik dan sesuai ketentuan.

“Fokus utama setiap saat adalah memastikan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang dan juga pengguna jasa bandara,” ujar Anak Agung Ngurah Pranajaya.

Hingga saat ini, seluruh penumpang diamankan di area terminal Bandara Internasional Kualanamu untuk proses lebih lanjut. Pihak berwenang terus melakukan penyelidikan mendalam terkait ancaman bom ini.(Tim)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy