Beranda blog Halaman 63

Silmy Karim: Imigrasi Tertibkan Penyalahgunaan Visa dan ITAS Investor

0

P. Siantar, Gnewstv.id

Seorang wanita warga negara asing (WNA) asal Rusia berinisial AA (32) dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Bali pada Jumat, 6 September 2024 akibat penyalahgunaan izin tinggal. Berdasarkan hasil pemeriksaan, AA yang merupakan pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) Investor diduga terlibat dalam prostitusi. 

Terkait hal tersebut, Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim, pada siaran persnya, Rabu (25/09/2024 ) menyampaikan, AA masuk ke Indonesia dengan Visa Kunjungan pada Desember 2020 kemudian melakukan perpanjangan ke ITAS Investor. Saat itu,  syarat pemberian ITAS Investor yakni setoran modal senilai Rp1 Miliar.

“Sebelum pemberlakuan Permenkumham (Peraturan Menteri Hukum dan HAM) No. 22 Tahun 2023 tentang visa dan izin tinggal, penerbitan ITAS untuk Investor dapat diproses

dengan syarat penyertaan modal yang terbilang rendah, yakni Rp1 Miliar. Maka pada saat saya menjabat, di aturan terbaru diubah ketentuan modalnya, menjadi Rp10 Miliar untuk izin tinggal terbatas dalam rangka penanaman modal, dan Rp15 Miliar untuk izin tinggal tetap penanam modal. Ini dalam rangka memperketat WNA yang bisa menerima Visa Investor, kami semakin selektif,” jelas Silmy Karim.

Perubahan kebijakan keimigrasian terkait nilai penyertaan modal bagi pemohon Visa Investor tersebut merespon Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 4 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Fasilitas Penanaman Modal.

Sejalan dengan itu, Direktorat Jenderal Imigrasi juga gencar menertibkan pemegang visa investor agar tidak disalahgunakan. Imigrasi pun rutin melaksanakan operasi

pengawasan orang asing di seluruh Indonesia – khususnya Bali – guna menjaring orang asing yang beraktivitas tidak sesuai izin tinggal.

“Pada Juni lalu, Ditjen Imigrasi menindak 103 orang asing asal Taiwan pelaku kejahatan siber, di mana sebagian dari mereka menggunakan visa investor,” imbuhnya.

Silmy menambahkan, secara prosedural, penerbitan visa dapat dilakukan apabila berdasarkan hasil verifikasi persyaratan telah dipenuhi pemohon sesuai dengan ketentuanyangberlaku.Verifikasijugadilakukandenganpengecekan catatan pencegahan dan penangkalan (cekal).

“Dalam proses tersebut, jika secara syarat sudah dipenuhi pemohon dan yang bersangkutan tidak memiliki track record yang patut diwaspadai, maka visanya bisa diterbitkan. Akan tetapi, pada perjalanannya saat berada di Indonesia, tidak semua orang asing memiliki integritas untuk mematuhi peraturan. Contohnya macam-macam, mulai dari berkendara ugal-ugalan sampai beraktivitas tidak sesuai izin tinggal,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, penegakan hukum juga dilakukan terhadap tiga perempuan WNA, dua orang WN Uganda berinisial RKN dan FN serta satu WN Rusia berinisial IT. Mereka ditangkap oleh petugas imigrasi karena terlibat prostitusi di Bali.

“Imigrasi merupakan instansi yang menjalankan dua fungsi, yakni pelayanan dan penegakan hukum.Sebagaimana kami terus melakukan improve mendalam pelayanan, kami juga memperkuat pengawasan keimigrasian. Akselerasi pelayanan dan penegakan hukum ini tidak hanya dilakukan secara sistem dan infrastruktur, akan tetapi juga sampai level kebijakan.Evaluasi tentunya kami lakukan secara berkelanjutan untuk memaksimalkan kualitas orang asing yang memasuki Indonesia, pungkas Dirjen Imigrasi, (sur)

Dirjen Imigrasi Silmy Karim: Imigrasi Cekal 7.614 WNA

0

Kota Pematang Siantar – Gnewstv.id

Hingga 22 September 2024, sebanyak 7.614 orang masuk dalam daftar pencegahan dan penangkalan (cekal) Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi. Dari total tersebut, 602 merupakan pencegahan, sementara 7.012 merupakan penangkalan (penolakan masuk orang asing ke Indonesia). Sebanyak 1.644 orang asing yang ditangkal (23,5%) masuk dalam daftar tangkal untuk pertama kali, sedangkan 76,5% di antaranya telah diperpanjang masa penangkalannya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim pada siaran pers nya, Senin, (23/09/2024) di Jakarta. 

Sementara itu, 518 orang yang masuk daftar pencegahan merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang sedang menjalani proses hukum. Begitu pula dengan 63 lainnya yang merupakan orang asing, dicegah karena belum menuntaskan kewajibannya di Indonesia.

“Petugas Imigrasi berhak menunda orang asing keluar Wilayah Indonesia,  dalam hal,mereka masih punya kewajiban di Indonesia yang harus diselesaikan, misalnya

sangkutan pajak dan sebagainya,” jelas Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim.Silmy juga menjelaskan bahwa dalam revisi Undang-undang nomor 6tahun 2011.tentang keimigrasian, orang asing bisa ditolak untuk masuk ke Indonesia maksimal selama 10 tahun, dan dapat diperpanjang untuk 10 tahun berikutnya.

Sebelumnya,jangka waktu penangkalan sama seperti pencegahan yakni enam bulan.“Namun perpanjangan penangkalan juga tergantung pada jenis tindak pidana yang dilakukan orang asing. Dalam penjelasan Pasal 102 Ayat (3) UU Keimigrasian disebutkan bahwa penangkalan seumur hidup dapat diterapkan apabila Indonesia dan negara asal orang asing menganggap perbuatan yang bersangkutan sebagai tindak pidana. Contohnya, yang paling berat antara lain peredaran narkotika dan terorisme,”sambungnya.

Peningkatan jumlah penangkalan sebanyak 7.012 orang ini tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam menjaga keamanan negara, terutama dari ancaman kejahatan transnasional seperti narkoba, penyelundupan manusia, perdagangan orang serta ancaman masuknya pelaku kejahatan seksual.

“Ini cerminan komitmen kami dalam menjaga keamanan negara. Kami tidak akan raguuntuk mengambil tindakan tegas terhadap orang asing yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk melindungi kepentingan nasional dan mencegah masuknya unsur-unsur yang tidak diinginkan,” tutup Silmy, (sur).

Ratusan Juta Lebih Di Duga Uang Perawatan Di tilap, Asisten Afd Tega Terlantarkan Ribuan berondolan hasil Produksi Kini  tumbuh menjadi Gulma,  Hingga Hektaran Areal HGU Kebun monako Terlihat jadi Hutan Belantara.

0

Ket Gambar – Diduga kuat Hektaran Areal HGU dan tanaman Komudite Sawit Kini Jadi hutan Belantara dan Berondolan telah tumbuh menjadi gulma. milik PTP.Nusantara IV,Afd 3 Kebun Gunung monako dan terlihat Wajah oknum Berinisial DAH Asisten Afd 3, Kebun Gunung Monako – Sumatera Utara.

Gunung monako – Gnewstv.id  

Sebagai mana rilis dan di terbitkan pada Pemberitaan sebelumnya, di media gnewstv.id atas temuan tandan Buah Segar { TBS- Cangkang Kodok }   di pastikan milik Bumn PTP.Nusantara IV, Afd 3 , Kebun Gunung monako, di  Kecamatan Sipispis, Kabupaten  Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

“Dimana diduga sengaja di tinggal, tepat di areal Jalur air { parit } milik Perusahaan Negara Itu, pada  Sabtu, 21/09/2024,sekira pukul 08.00.Wib kemarin.

Selain itu, di temukan pula ribuan berondolan, yang tidak terkutip atau diduga sengaja di tinggal di areal Afd 3 Itu, bahkan hingga ada yang telah tumbuh menjadi gulma di tempat Itu, dan Ironisnya di biarkan begitu saja diterlantarkan oleh pihak manajemen Kebun, tumbuh  menjadi semak belukar di areal Produksi Kebun, bahkan ada yang nyaris tidak berjarak lagi dari Lokasi Kantor Afd 3 Kebun Gunung monako Itu.

Terkait atas temuan ini, tim Gnewstv.id , Coba mengkonfirmasikannya kepada manajemen dan Asisten Afd 3 , Kebun Gunung monako, bernama Dedi Alamsyah Hasibuan , melalui telepon WhatshApp milik asiten ( Pembantu Afd-red ) kebun. namun asisten, malah membalas dengan mengatakan, ” Lewat2 aja abg, Gak berhenti di kantor Pas saya di kantor Di panggil GK dengar mungkin abg.Karena pakai Helm, “Ujar Asisten Afd 3 ,dan belum di ketahui apa maksud dan tujuan balasan asisten di Afd 3, Bermarga Hasibuan Itu . yang juga pernah mengaku sebagai Keponakan dari Kepala Distrik Serdang I Pamela Itu,  ketika menjawab konfirmasi dari awak media Siber ini pada Sabtu, 21/09/2024, sekira pukul 10.31.Wib, kemarin Itu.

Ironisnya, atas adanya temuan dan Informasi dari warga tentang Tandan Buah Segar { TBS } diduga milik Bumn PTP.Nusantara IV, Kebun Gunung monako tersebut , malah terkesan pihak manajemen Afd ( Asisten -red ),  tidak mau peduli sama sekali, untuk melakukan evakuasi dan mengangkut yang di pastikan Tandan Buah Segar ( TBS ) kelapa sawit itu. dan  memang benar adalah milik Bumn PTP.Nusantara IV, Kebun Gunung monako,” Ujar salah seorang Pihak keamanan Kebun Gunung monako di Lokasi Itu.

Dimintakan Informasi dan Pemberitaan dari warga dan media ini, Kepada Bapak Kementerian Bumn. Khususnya yang terhormat Bapak  “Erick Thohir” Selaku, menteri Bumn dan Bapak Dirut PTPN.IV, Pihak Satuan Pemeriksa Interen ( SPI )PTPN. juga Para Aparat Penegak Hukum ( APH), Pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK.RI ),agar dapat secara serius menindak tegas Para oknum – oknum Jahat ( diduga korup-red ) dan tidak bertanggung jawab, yang di anggap telah merongrong dan  telah merugikan hasil Produksi Komudite Kelapa sawit milik Negara,serta para penanam sahamnya Itu.

“Hingga  disinyalir kuat telah melanggar Intruksi Kerja ( IK) dan Prosedur Kerja ( PK  ), Perusahaan Bumn. dengan dapat disegerakan  dan secepatnya  mencopot, memberhentikan dan memecat, serta menangkap Oknum pimpinan manajemen Afd Kebun Gunung monako, berinisial DDH Itu. yang sangat  terkesan tidak ber-AKHLAK dan bertanggung jawab terindikasi tidak miliki lagi etos kerja , serta sangat tidak mau pedulikan lagi hasil Produksi Komidite TBS sawit yang hingga di terlantarkan Itu.

Dimana seyogyanya, kesemuanya Itu yang seharusnya menjadi hasil Keuntungan Perusahaan dan Para penanam sahamnya , yang kini terlihat Jelas di terlantarkan di areal Kebun Afd 3 Itu. dan dibiarkan  tumbuh hingga  menjadi gulma ( semak belukar ),” Bahkan Areal HGU di tempat itu kini terlihat  telah menjadi hutan belantara, disinyalir  berlangsung sudah puluhan tahun lamanya di areal HGU  PTP.Nusantara Badan Usaha milik Negara tersebut.

Laporan – tim gnewstv.id  { Bersambung…}

BELUM KERING KERINGAT ATLIT TEBING TINGGI PERAIH MEDALI PON, PJ WAKO BERIKAN TALI ASIH

0

TEBINGTINGGI – Gnewstv.id 

Pemerintah Kota Tebing Tinggi resmi memberikan tali asih kepada pelatih dan atlit Kota Tebing Tinggi, yang berhasil meraih medali di ajang PON (Pekan Olahraga Nasional) XXI Aceh -Sumut tahun 2024, Selasa (24/9) di Sekretariat KONI, Komplek Sudirman Bisnis Centre.  

Setelah penutupan PON pada Jumat (20/9) lalu, empat hari setelahnya, Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi, Dr. Moettaqien Hasrimi, S.STP, M.Si langsung menyerahkan bonus kepada pelatih dan atlit Kota Tebing Tinggi mewakili Kontingen Provinsi Sumatera Utara, yang berhasil meraih 6 medali di ajang PON, dibeberapa Cabor (Cabang Olahraga) baik beregu maupun tunggal. Ke 6 medali yang berhasil diraih tersebut, yakni 3 medali perak dan 3 medali perunggu.

Atas prestasi yang membanggakan tersebut, Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi Dr. Moettaqien Hasrimi, S.STP, M.Si atas nama warga Kota Tebing Tinggi menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas capaian prestasi di ajang PON 2024, dengan meraih 6 medali.

Menurut Pj. Wali Kota Tebing Tinggi, prestasi ini luar biasa, sejarah bagi Kota Tebing Tinggi, terimakasih kepada pelatih, atlit, dan KONI Tebing Tinggi, yang telah melakukan pembinaan dan pelatihan, serta perjuangan dalam mengikuti PON XXI Aceh – Sumut tahun 2024. 

“Tali Asih ini harus segera dicairkan, ini adalah bentuk perhatian Pemko terhadap atlit berprestasi. Belum kering keringat atlit kita dalam berjuang di ajang PON, Tali Asih harus segera diserahkan, ini bentuk apresiasi kita ” tegas Pj. Wali Kota.

Pj. Wali Kota juga mengingatkan kepada para atlit agar jangan berpuas hati, masih banyak even-even provinsi maupun nasional yang akan dihadapi. Dan kepada KONI Tebing Tinggi Pj. Wali KOta juga berharap, agar mampu menghadirkan even-even olahraga tingkat provinsi di Kota Tebing Tinggi.

“Selama 5 hari Cabor Balap Sepeda PON dilaksanakan di Kota Tebing Tinggi, tanpa disadari pendapatan ekonomi di kota ini juga mengalami peningkatan yang drastis, baik dari segi UMKM, maupun perhotelan. Kesempatan-kesempatan seperti ini yang harus kita hadirkan, untuk mengenal Kota Tebing Tinggi lebih jauh,” harap Pj. Wali Kota.

Sebelumnya Ketua KONI Kota Tebing Tinggi, Anton melaporkan, para atlit Kota Tebing Tinggi mewakili Provinsi Sumatera Utara yang meraih Medali Perak di PON XXI Aceh – Sumut tahun 2024 yakni, Oloan Marhata, Cabor Sambo Kelas 98 Kg Putra, Bening dan Attar, Cabor Panahan Beregu Putra, dan Theresia Septiani, Tarung Derajat Putri.

“Dan untuk atlit Kota Tebing Tinggi mewakili Provinsi Sumatera Utara yang meraih Medali Perunggu yakni, Tri Rahmad Sampurno, Cabor Tunggal Seni Putra Pencak Silat, Juan Vargas, Cabor Tinju, dan Tari Apriani Sitorus – Amelia Fransiska, Cabor Kabaddi Nasional Style.” katanya.

Terkait besaran jumlah bonus (tali asih) yang diberikan, Anton merinci yakni, peraih medali perak menerima Rp. 30 juta, perunggu Rp. 20 juta, dan pelatih atlit peraih medali masing-masing Rp. 5 juta. 

“Dan besok KONI akan segera mentransfer uang Tali Asih kepada masing-masing rekening penerima,” ungkap Anton.

Hadir, Kadis Porabudpar Syahdama Yanto, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, Danramil 13/TT Kapt Inf Yudi Chandra, atlit PON Tebing Tinggi, Pengurus KONI dan Pengurus Cabor Tebing Tinggi.

Laporan – Rdt gnewstv.id 

Deklarasi Kampanye Damai KPU Siantar Diwarnai Bagi Bagi Uang

0

Pematangsiantar, Gnewstv

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pematangsiantar menggelar Deklarasi Kampanye Damai pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta walikota dan Wakil Walikota Pematangsiantar tahun 2024 di lapangan pariwisata, Selasa (24/9/2024).

Deklarasi Kampanye Damai pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta walikota dan Wakil Walikota Pematangsiantar diawali dengan Pengucapan deklarasi damai oleh 4 Paslon.

Ke-4 Paslon yang maju di Pilkada Pematangsiantar: Nomor 1 (Wesly -Herlina), Nomor 2 (Mangatas-Ade), Nomor 3 (Susanti – Ronald) dan No urut 4 (Yan Santoso – Irwan)

Ketua KPU Kota Pematangsiantar Muhammad Isman Hutabarat mengatakan pelaksanaan deklarasi kampanye damai dilaksanakan serentak di Indonesia. Tujuannya menyamakan persepsi untuk sama sama mendukung kampanye damai mensukseskan Pilkada Pematangsiantar.

“Tidak melakukan provokasi ataupun black campaign yang dapat merusak tatanan hidup bermasyarakat /sosial memecah belah persatuan dan kesatuan,” kata Isman.

Dalam kesempatan itu, Isman menghimbau masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial (medsos) dan tidak bicara menggunakan kata kata yang kurang pantas (menghujat/mencela) yang dapat menimbulkan ujaran kebencian agar
kampanye berjalan baik dan lancar.

Tahapan Pilkada lanjut Isman menjadi tanggung jawab bersama, KPU sebagai penyelenggara, Bawaslu sebagai pengawas dan masyarakat sebagai peserta yang juga aktif mengawasi agar Pilkada berjalan jurdil, langsung, bebas dan rahasia.

Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Jurist Pricesely Sitepu SH MH, mewakili Forkopimda mengatakan, Pemilukada serentak perdana kali dilakukan. Maka ia menaruh harapan besar agar pelaksanaannya berlangsung baik, aman dan kondusif.

“Berbeda wajar tapi tetap sepaham untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan kondusif wujudkan demokrasi yang bermartabat,” pesannya.

Kita semua kata Jurist, harus mempedomani aturan yang ada, masing masing Paslon dan partai pendukung dapat menjaga suasana kondusif saat berkampanye. Hal itu harus ditaati dan diterapkan.

Pelaksanaan kampanye baik secara terbuka maupun tertutup, berpotensi menimbulkan perpecahan. Kota Pematangsiantar adalah kota terbesar setelah Medan dan menjadi barometer kesuksesan pilkada di Sumut.

“Hindari issu sara dalam kampanye agar toleransi kota Pematangsiantar tetap terjaga,” kata Jurist.

Senada dengan Ketua KPU bahwa mewujudkan pemilu yang aman, damai, tertib dan bermartabat bukan hanya semata mata tugas kejaksaan tapi semua pihak.

“Kami, Kejaksaan telah menyurati pihak terkait tentang tahapan dan pelaksanaan Pilkada sebagai instruksi jaksa agung untuk menjaga kekondusifan pelaksanaan pilkada serentak di Indonesia dan daerah masing masing,”: ungkap nya, (rel/Sur )

Pasangan Calon RHS -Aji  Nomor  Urut 1 Sidang Pleno KPU Simalungun 

0

Simalungun, Gnewstv.id

Komisioner Pemilihan Umum Daerah (DPRD) Kabupaten Simalungun Rapat Pleno terbuka penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, di Aula KPUD Simalungun, Pematang Raya, Senin (23/9/2024).

Pasangan calon Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH, MH, dan Dr Azi Pratama Pangaribuan, SH, MH, mendapat nomor urut 1 (Satu) dan pasangan Dr H Anton Acmad dan Benny Gusman Sinaga di nomor urut 2 (Dua).

Dalam sambutannya, Ketua KPU Simalungun Johan Septian Pradana mengatakan, sesuai PKPU No : 2 tahun 2024  tentang Pilkada, hari ini jadwal penentuan Pengundian Nomor urut. Kordif langsung membacakan tata tertib pencabutan nomor pengundian, setelah dilaksanakan hasilnya akan dituangkan ke berita acara dan ditetapkan oleh KPU.

Ketua KPU Simalungun menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Simalungun untuk menggunakan hak pilihnya memilih calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun pada 27 November 2024 mendatang.

Usai pencabutan nomor urut, dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Pilkada Damai para Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun diikuti Tim Pemenangan para Calon dan Sejumlah Partai Pendukung serta Ketua KPU Simalungun, Bawaslu dan Forkopimda Simalungun. (Rel/ sur ).

Paslon Susanti – Ronald Silaturahmi Ke Dewan Mesjid Indonesia dan IPHI Pematangsiantar

0

Pematangsiantar,Gnewstv

Silaturahmi pasangan calon (Paslon) Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani dan Ronald Tampubolon dengan Dewan Mesjid Indonesia (DMI) dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pematangsiantar.

Paslon Susanti – Ronald mendatangi sekretariat DMI di gedung IPHI Jalan Sipirok Kecamatan Siantar Barat, Senin (23/9/2024)

H. Natsir Armaya Siregar, Ketua DMI Kota Pematangsiantar bersama pengurus menyambut baik kehadiran Paslon Susanti-Ronald.

Tujuan silaturahmi kata Armaya, mendengar program Paslon Susanti – Ronald untuk masa yang akan datang, sehingga DMI dan IPHI bisa memilih pemimpin yang tepat, pemimpin yang amanah untuk membangun Kota Pematangsiantar.

“Semoga pasangan ini diridhoi Allah dan menjadi pemimpin yang amanah di Kota Pematangsiantar,” doa Armaya.

Ibu Susanti Dewayani kata Armaya, bukanlah orang asing karena merupakan bagian dari IPHI Kota Pematangsiantar.

“Ibu dokter ini juga merupakan keluarga/anggota IPHI Kota Pematangsiantar, maka kita semua sudah saling kenal karena kita semua adalah keluarga besar. Jadi seakan akan kembali ke rumah, Selamat datang di rumah kita,” kata Armaya.

Armaya juga menjelaskan jika Dewan Mesjid dan IPHI berpedoman pada MUI artinya mengikuti arahan dan petunjuk MUI dalam menentukan sikap untuk memilih pemimpin. DMI merupakan Organisasi yang besar karena kita semua masuk Mesjid.

Dalam kesempatan itu, Pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Pematangsiantar menyampaikan salam kepada keluarga besar DMI dan IPHI. Sekaligus memperkenalkan Paslon “SUARA (Susanti – Ronald) Ok (No.3).

dr Susanti Dewayani mengenalkan figur Ronald Darwin Tampubolon yang rela meninggalkan legislatif demi mendampingi saya (dr Susanti) untuk maju kembali menjadi Wali Kota- Wakil Walikota Pematangsiantar pada Pilkada 27 November 2024. Ia merupakan anggota dan pimpinan dewan selama 2 periode.

Capaian yang diraih dan program ke depan kata dr Susanti Dewayani bahwa selama kepemimpinannya telah melantik Juru sembelih halal (Juleha) dan muslimah Juleha. Juleha baru pertamakali ada di Indonesia dan bersama Kemenag juga MUI untuk menjamin ke halal an yang dikonsumsi masyarakat.

“Jika mengkonsumsi yang halal, Insya Allah mendapatkan generasi yang terpuji,” jelasnya.

Program lainnya yang diwujudkan dr Susanti Dewayani, menjamin kesejahteraan melalui pemberi honor guru mengaji magrib dan Bilal mayit di Kota Pematangsiantar. Harapannya, dari tahun ke tahun lebih baik lagi.

Di masa kepemimpinan 2 tahun 6 bulan, Susanti juga telah mewujudkan kebutuhan masyarakat berupa pengadaan TPU di Kelurahan Gurilla Kecamatan Siantar Sitalasari seluas 5 Ha. Untuk pemakan umat Islam dan Nasrani. Juga lahan TPA di Tanjung Pinggir yang sudah dibeli Pemko sehingga sampah bisa dikelola karena memiliki nilai ekonomis.

“Kini sampah sudah bisa daur ulang dan kita sudah punya mesin pengolahannya,” ungkap Susanti.

Program yang dilaksanakan langsung menyentuh kepada kebutuhan masyarakat. Selain TPA dan TPU, seluruh masyarakat telah tercover dalam BPJS. Masyarakat bisa berobat secara gratis dengan mudah karena keberhasilan Kota Pematangsiantar meraih penghargaan UHC.

Selain itu, melalui Rencana detail Tata Ruang (RDTR), Kota Pematangsiantar terawat dan teratur karena semua sudah ada peruntukannya baik kawasan hijau, pemukiman, persawahan semua sesuai ketentuan hingga Kota Siantar tertata dengan baik.

Dibawah kepemimpinan dr Susanti yang masih berusia 2 tahun 6 bulan banyak fasilitas umum dibangun. Perubahan Kota Pematangsiantar yang signifikan bukti kerja nyata dr Susanti dan akan dilanjutkan untuk masa yang akan datang.

Oleh karena itu,Paslon Susanti -Ronald sangat mengharapkan dukungan DMI dan IPHI untuk secara bersama sama membangun Pematangsiantar yang religi dan sehat sejahtera berkualitas.

“Karena membangun kota Pematangsiantar tidak bisa hanya dilakukan pemerintah tapi juga peran aktif masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh elemen,” katanya.

Salah seorang pengurus DMI dan IPHI juga sangat berterima kasih atas kepemimpinan dr Susanti dimana pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan baik. dr Susanti sangat memperhatikan semua aspek dan kebutuhan dalam program-programnya.

“Saya juga berterima kasih karena istri saya yang sudah puluhan tahun menjadi honorer, telah diperjuangkan oleh ibu Wali Kota Susanti menjadi tenaga PPPK dan tanpa dibebani apapun. Terima kasih Bu Susanti, teruslah membangun Kota Pematangsiantar dan lanjutkan pembangunan,” katanya.

Kepedulian dr Susanti membangun seluruh rumah ibadah, sehingga kota Siantar yang toleran masih terus dirasakan keharmonisannya. Masyarakat hidup damai dan dapat melaksanakan ibadahnya masing masing dengan nyaman.

Silaturahmi Paslon Susanti – Ronald ke sekretariat IPHI bersama DMI Kota Pematangsiantar dipandu Yusuf Siregar dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Farel, (rel/Sur )

Paslon Susanti – Ronald Nomor Urut 3 Hasil Sidang Pleno KPU Kota Pematangsiantar

0


Foto : Paslon Susanti – Ronald nomor urut 3 Pilkada serentak di Kota Pematangsiantar

Pematangsiantar Gnewstv.id
Pasangan calon (Paslon) Walikota/Wakil Walikota Susanti – Ronald memperoleh Nomor urut 3 hasil sidang pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Sapadia Hotel, Senin (23/9/2024).

Selengkapnya, nomor urut Paslon pada Pilkada serentak di Kota Pematangsiantar, Nomor urut 1 pasangan Wesly – Herlina. Nomor urut 2, Paslon Mangatas-Ade, Nomor Urut 3,Paslon Susanti – Ronald dan No.4, paslon Yan Santoso – Irwan.

Pencabutan nomor urut merupakan bagian tahapan Pilkada serentak berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 tahun 2024 yang telah dirubah beberapa kali tentang tahapan, program dan jadwal pemilihan Kepala daerah. Juga PKPU No 8 tahun 2024 tentang pencalonan Kepala daerah.

Demikian disampaikan Ketua KPU Pematangsiantar Muhammad Isman Hutabarat didampingi para komisioner saat membuka sidang Pleno terbuka Paslon Walikota/Wawakot di Hotel Sapadia Jalan Diponegoro, Senin (23/9/2024)

Pasca pencabutan nomor urut dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan sambutan dari masing masing Paslon.

Ketua KPU Pematangsiantar Muhammad Isman Hutabarat bersama komisioner Nurbaiyah Siregar, Chucha Ashari, Roy Mansen Simarmata dan Sekretaris KPU tetap menghimbau seluruh masyarakat dan partai pendukung dapat menyukseskan Pilkada di Kota Pematangsiantar, (rel/ sur )

Polres Sergai Musnahkan 6.831 gram Shabu Dengan Alat Incinerator BNN Prov. Sumut

0

Teks photo/video: Kapolres Sergai AKBP Jhon Heri Rakutta Sitepu bersama stakeholder Kab. Sergai dan Ditlabfor Polda Sumut saat pemusnahan barang bukti shabu di parkiran Polres Sergai, Senin (23/9).

Sergai, Sumut. Gnewstv.id

Pemusnahan barang bukti kejahatan narkoba hasil tangkapan tersebut pada hari Rabu, 21/8/02024 yang lalu disaksikan oleh pihak stakeholder, Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai diwakilkan oleh Rio Silalahi selaku Kasi BB, PN Sei Rampah melalui wakil kepala PN Sei Rampah Maria Cristine Natalia Barus, Kepala Badan BNNK Sergai Lira Sihombing serta tim penguji dari Ditlabfor Polda Sumut AKBP Debora Hutagaol.

AKBP Jhon Heri Rakutta Sitepu saat gelar pemusnahan didampingi Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Iwan Hermawan menjelaskan akan kegiatan pemusnahan ini setelah pihaknya mendapatkan hasil uji laboratorium jika barang bukti tersebut positif jenis Met amfetamin golongan I,

“Pemusnahan ini kita lakukan setelah berkoordinasi dengan pihak terkait dan segera kita lakukan pemusnahan disaksikan pihak stakeholder, Sehingga pemusnahan barang bukti shabu tersebut segera kita lakukan, untuk menjaga tidak di salah gunakan nanti nya,” ujar Jhon Sitepu di halaman parkiran Polres Sergai, Senin (23/9) pagi.

Rangkaian pemusnahan ini sifatnya untuk membuktikan kepada masyarakat jika Polres Sergai perang terhadap peredaran gelap narkotika, khususnya di wilkum Polres Sergai.

Saat ini 2 (dua) orang pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka atas peredaran gelap narkotika yaitu ZH (39) dan RJAS (32) yang kedua pelaku warga Labuhanbatu, dari tangan kedua pelaku berhasil diamankan 7 bungkus plastik berwarna kuning tulisan Guanyinwang yang telah positif jenis shabu (metamfetamin) golongan I.

Saat dilakukan pengujian zat yang terkandung pada kristal putih dalam kemasan plastik kuning tersebut, Ditlabfor Polda Sumut melalui AKBP Debora Hutagaol melakukan pengetesan dengan cairan spesifik dan dicampur dengan kristal putih (shabu) dan seketika warnanya berubah menjadi orange (oren).

“Dari hasil uji saat ini kita pastikan bahwa zat yang terkandung dalam kristal putih tersebut zat Metamfetamin golongan I (shabu),” tegas Debora.

Saat ini kedua pelaku ZH dan RJAS telah ditahan dan disangkakan pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1, UU RI No. 35 tahun 2009, ancaman pidana penjara 6 (enam) tahun paling singkat atau pidana 20 tahun paling lama.

Sebanyak 6.831 gram atau kurang lebih 6 kg dimusnahkan dengan alat pemusnah milik BNN Prov. Sumut jenis Incinerator (mesih pembakar). (gntv/ery)

AKHLAK Asisten Afd 3,Gunung monako Di Pertanyakan,Tega Rugikan Penanam Saham, Dengan Terlantarkan Buah TBS dan Berondolan Bahkan Nyaris Tak Berjarak Dari Lokasi Kantor Afd, Kini Tumbuh Menjadi Gulma Dan ada Pula Hektaran yang Jadi Belantara Hutan

0

Ket.Gambar Tandan Buah Segar ( tbs ) Cangkang Kodok di terlantarkan di Areal dan nyaris tak berjarak lagi dari Lokasi kantor Afd 3 Kebun Gunung nonako, serta Berondolan yang telah tumbuh menjadi Gulma dan ada pula areal HGU kini mirip dengan Hutan Belantara Raya – Sumatera Utara.

Serdang Bedagai – Gnewstv.id 

Sebagai mana di terbitkan pada Pemberitaan sebelumnya, di media gnewstv.id atas temuan tandan Buah Segar ( TBS ) Cangkang Kodok, di pastikan milik Bumn PTP.Nusantara IV, Afd 3 , Kebun Gunung monako, di  Kecamatan Sipispis, Kabupaten  Serdang Bedagai, Sumatera Utara. dimana terlihat di tinggal, tepat di areal Jalur air ( parit ) milik Perusahaan Negara Itu, pada  Sabtu, 21/09/2024, sekira pukul 08.00.Wib kemarin.

Selain itu, di temukan pula ribuan berondolan, yang tidak terkutip atau diduga sengaja di tinggal di areal Afd 3 Itu, bahkan hingga ada yang telah tumbuh menjadi gulma di tempat Itu, dan Ironisnya di biarkan begitu saja oleh pihak manajemen Kebun, tumbuh  menjadi semak belukar di areal Produksi Kebun. bahkan ada yang nyaris tidak berjarak lagi dari Lokasi Kantor Afd 3 Kebun Gunung monako tersebut.

Terkait atas temuan ini, tim Gnewstv.id, Coba mengkonfirmasikannya kepada manajemen dan Asisten Afd 3, Kebun Gunung monako, bernama Dedi Alamsyah Hasibuan, melalui telepon WhatshApp milik asisten ( Pembantu Afd- red ) kebun. namun asisten malah membalas dengan mengatakan, “Lewat2 aja abg, Gak berhenti di kantor Pas saya di kantor Di panggil GK dengar mungkin abg. Karena pakai Helm, “Ujar Asisten Afd 3, Bermarga Hasibuan Itu, menjawab konfirmasi dari awak media Siber ini pada, Sabtu, 21/09/2024, sekira pukul 10.31.Wib, kemarin.

Ironisnya, atas adanya temuan dan Informasi dari warga tentang Tandan Buah Segar ( TBS ) diduga milik Bumn PTP.Nusantara IV, Kebun Gunung monako tersebut, malah terkesan pihak manajemen Afd ( Asisten -red ),  tidak mau peduli sama sekali, untuk melakukan evakuasi dan mengangkut yang di pastikan Tandan Buah Segar ( TBS ) kelapa sawit itu. “memang benar adalah milik Bumn PTP.Nusantara IV Kebun Gunung monako,” Ujar salah seorang Pihak keamanan Kebun Gunung monako di tempat itu.

Diminta, Informasi dan Pemberitaan dari warga dan media ini, Kepada Yang Terhormat Pihak Bapak Kementerian Bumn Khususnya Bapak  “Erick Thohir” Selaku menteri Bumn dan Bapak Dirut PTPN.IV, agar dapat secara serius menindak tegas Para oknum – oknum Jahat dan tidak bertanggung jawab, yang di anggap telah merongrong dan sangat besar merugikan hasil Produksi Komudite Kelapa sawit milik Negara Itu.hingga  disinyalir telah melanggar Intruksi Kerja ( IK) dan Prosedur Kerja ( PK  ), Perusahaan Bumn PTP.Nusantara dengan dapat sesegera mungkin  secepatnya  mencopot, memberhentikan dan memecat pimpinan manajemen Afd Kebun Gunung monako, berinisial DDH ini. ( Pernah mengaku sebagai Keponakan Dari Kepala Distrik Serdang I Pamela -red ) yang terkesan tidak ber- AKHLAK dan bertanggung jawab, serta sangat tidak mau mempedulikan lagi atas  hasil Produksi Komidite TBS, yang seyogyanya menjadi hasil Keuntungan Perusahaan, yang kini terlihat Jelas di terlantarkan di areal Kebun Afd 3 Itu. saat ini dibiarkan hingga tumbuh menjadi gulma. Ada pula hektaran yang terlihat menjadi semak belukar dan mirip hutan belantara diduga di areal HGU milik Badan Usaha Negara tersebut.

Laporan – tim gnewstv.id ( Bersambung…)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy