Sebanyak dua puluh rumah terendam banjir akibat luapan air sungai Sei Baroh, Desa Sei Buah Keras, bukan hanya permukiman warga akan tetapi lahan persawahan seluas lima hektar dikhawatirkan gagal panen.
Kepala Desa(Kades) Sei Buah Keras Sarifuddin membenarkan akan kejadian tersebut, bahwa sebelum luapan air sungai telah terjadi banjir yang mengenangi pemukiman warga dusun perkubuan, ketika ditambah dengan luapan air sungai maka kedalaman menjadi tinggi.
“Sebanyak 27 rumah terendam dan lahan persawahan seluas lebih kurang 5 ha akan mengalami gagal panen,”jelas Kades. Selasa(13/12/2022).
Dikatakan, Kades Sarifuddin bahwa warga dusun perkubuan telah menjadi langganan banjir per tahun nya, disebabkan alur sungai lama telah terjadi penangkapan dan air mengalir ke alur Sei Baroh.
“Kita telah mengusulkan ke Pemerintah agar dapat menormalisasi alur sungai lama dan melakukan penutupan alir ke Sei Baroh, agar pemukiman warga tidak mengalami kebajiran lagi,”harapan Kades.
Menurut salah satu warga Dusun perkubuan Desa Sei Buah Keras menyampaikan pemukiman warga telah menjadi langganan banjir setiap tahunnya akibat alur sungai lama telah mengalami kedangkalan sehingga air mengalir ke alur Sei Baroh.
“Ketika Musim penghujan, kami mengalami kebanjiran dan kini ditambah luapan air sungai Sei Baroh maka menjadi tinggi kedalaman air mencapai hampir satu meter di pemukiman kami,” ungkapnya.
Dianya berharap adanya perhatian yang serius dari pemerintah daerah, provinsi maupun pusat untuk melakukan tindakan agar warga dusun perkubuan tidak lagi menjadi langganan banjir pertahunnya.
Disela sela kegiatan pengamanan Aksi Pawai Akhbar masyarakat yang tergabung PROTAP, Kapolres Toba AKBP Taufiq Hidayat Thayeb dengan berjalan kaki menyempatkan untuk menghampiri dan menyambangi serta menyapa abang becak di sekitar Bundaran Balige, Senin (12/12/2022)
Kunjungan orang nomor satu di Polres Toba ini tidak lain untuk menyapa abang becak sembari bersilaturahmi. Meskipun kehadiran Kapolres Toba sempat membuat kaget abang becak tersebut.
Obrolan Kapolres Toba bersama abang becak berlangsung dengan suasana hangat. Ini juga merupakan bukti kehadiran Polri untuk masyarakat dalam memberikan rasa aman.
Pada kesempatan itu, Taufiq juga mengaku salut dengan semangat dengan abang becak di sekitar Bundaran Balige. Ia pun memberikan motivasi agar terus semangat dalam bekerja.
Mereka dengan semangat bekerja, terus bekerja dengan baik, karena dengan kerja keras maka akan mencapai hasil yang baik juga, jangan lupa selalu mengucap syukur kepada Tuhan yang maha Esa,” ucap Taufiq.
Ia berpesan kepada abang becak agar tetap menjaga kesehatan, serta tidak ragu dalam menyampaikan laporan jika mengalami kendala atau gangguan keamanan dalam bekerja.
“Tetap jaga kesehatan, dan jika ada kendala atau gangguan keamanan bisa langsung melapor ya, tutup Kapolres Toba AKBP Taufiq Hidayat Thayeb SH S.IK…
Universitas Batuttah Medan bekerja sama dengan Pokdarkamtibmas Kamtibmas Bhayangkara Polda Sumut dan Palang Merah Indonesia (PMI) melaksanakan kegiatan Donor Darah bersama. Kegiatan Donor darah Universitas Batuttah tersebut di laksanakan di Kampus Battuta Medan, Jln. Sekip Simpang Jln Sikambing, Medan Sumatera Utara, Sabtu 17-12-2022 ( 09.00- Selesai )
Kegiatan donor darah yang dilaksanakan Universitas Battuta, merupakan dampak nyata bakti sosial Universitas Battuta terhadap warga masyarakat kota Medan yang masih banyak membutuhkan donor darah. Donor darah yang dilaksanakan Universitas Battuta Medan, di ikuti seluruh mahasiswa, pegawai dan para dosen, beserta masyarakat umum.
Universitas Battuta Medan melalui Kepala yayasan Universitas Battuta Drs. H.Margono. M.M. mengajak seluruh masyarakat kota Medan khususnya dan masyarakat Sumatera Utara umumnya, agar dapat ikut serta bersama sama dalam kegiatan donor darah yang di laksanakan Universitas Battuta Medan tersebut. Universitas Battuta juga menyediakan bingkisan menarik bagi setiap pendonor dan kegiatan donor darah ini juga terbuka untuk umum ujar Kepala Yayasan Universitas Battuta Drs.H. Margono, M.M.
Pada kesempatan terpisah Burju Simatupang ST pimpinan sekaligus pemilik, Media Pendamping News “MPnews” dan Media Metropost 24 , serta Pembina DPD SPRI SUMUT ( Serikat Pers Republik Indonesia ) dan Ketua Persatuan Wartawan Polda Sumatera Utara PWPSU mengatakan, kegiatan donor darah yang di laksanakan Universitas Battuta Medan Sumatera Utara, dapat mendapatkan apresiasi dari warga masyarakat kota Medan, sekaligus menjadi contoh bagi universitas universitas yang berada di kota Medan secara khusus dan Sumatera Utara secara umum…
Sebagai wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat yang tertimpa bencana, Kapolda Sumut Irjen. Pol R. Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si melalui Kapolres Mandailing Natal AKBP H.M Reza Chairul. A.S. S.IK., S.H., M.H dalam hal ini diwakili oleh Wakapolres Kompol Welder Sidabutar berserta Rombongan, melakukan kunjungan ke lokasi banjir di Desa Perbatasan Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal. Senin, (12/12/2022). “Ini bentuk kepedulian dan keprihatinan kami dari jajaran Polda Sumut atas musibah bencana yang menimpa warga di Desa Perbatasan,” ujar Kompol Welder.
Tak hanya kunjungan ke lokasi banjir, rombongan Wakapolres ini juga membagikan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir diantaranya 16 karung beras, 30 bungkus minyak goreng dan Mie Instan beberapa Karton.
“Semoga paket sembako yang kami salurkan ke masyarakat bisa sedikit membantu mereka untuk kebutuhan sehari-hari. Tutur Perwira Melati satu itu.
Wakapolres menyebut, banjir yang melanda wilayah Pantai Barat Khususnya Kecamatan Lingga bayu pada Minggu, (11/12/2022), ada beberapa desa yang terdampak. Namun banjir terparah berada di Desa Perbatasan dan Ranto Baek Kecamatan Linggabayu.
“Dari laporan yang kami terima, ada beberapa Desa yang terkena banjir, namun Desa Perbatasan dan Ranto Baek yang parah, dengan ketinggian air ± 1 meter,” ucap Waka Polres.
Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada mengingat akhir – akhir ini di wilayah Kabupaten Mandailing Natal sering terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Karena saat ini masih dalam musim hujan, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah yang dekat bantaran sungai dan perbukitan yang rawan terjadi banjir serta tanah longsor, kami himbau untuk tetap waspada,” Tambah mantan Kabag Ren Polres Samosir itu.
Kompol Welder juga mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan kepedulianya terhadap lingkungan.
“Jaga lingkungan baik kebersihannya maupun kelangsungan hidup tumbuhan yang ada di sekitar kita ini, terlebih di area yang memungkinkan terjadi banjir dan longsor,” tutupnya…
Mawardi warga Aceh ditangkap polisi karena diduga membawa ganja kering 1 ton lebih di bawah Flay Over Padang Bulan Jalan Jamin Ginting Kelurahan Kwala Belaka Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Senin (12/12/2022) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi ketika dikonfirmasi Senin malam justru mengarahkan kru media ini ke Polrestabes Medan.“Silakan ke Polrestabes Medan ya,” kata Hadi singkat.Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda membenarkan penangkapan ganja seberat 1 ton lebih yang dibawa pakai mobil box.Valentino menyatakan personel mengamankan narkotika jenis ganja sebanyak satu ton lebih atau 1.338 paket, satu paket seberat 1 kilogram ganja.
Ia menyampaikan selamat kepada personel Satuan Narkoba Polrestabes Medan yang telah berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba tersebut.“Selamat kepada rekan-rekan saya dari Satnarkoba yang sudah berhasil pengungkapan. Yang kita dapatkan ada 36 goni atau 1.338 paket, satu paketnya berisi 1 kilogram ganja,” kata Valentino, Senin (12/12/2022) malam.
Dikatakannya, awal pengungkapan ini sudah dilakukan sejak satu bulan lalu atau tepatnya pada bulan November 2022.“Sejak November Satnarkoba sudah melakukan upaya penyelidikan, ada informasi akan ada kiriman barang berupa ganja dari Aceh,” ujar Valentino.
Sebelum tersangka ditangkap, sebut Valentino, hari ini pihaknya dapat kepastian dan informasi yang akurat atau A1. Setelah itu dilakukan upaya penyelidikan dan penghadangan ataupun pembuntutan tersangka di TKP.
Polisi berhasil menghentikan 1 mobil box dengan pengemudi inisial M dari Aceh. “Selanjutnya kita amankan barang bukti yang disebutkan tadi,” pungkasnya.Informasi awal untuk barang ganja tersebut akan langsung dibawa ke Jakarta. Akan tetapi saat ditanyakan pada tersangka mengatakan akan dibawa ke Medan.
“Tapi dari awal informasi kita dapat akan dibawa ke Jakarta,” ucapnya.Disinggung terkait siapa yang memesan barang ganja tersebut, Kapolrestabes menyatakan masih di dalami oleh pihaknya.
“Pemesan masih kita dalami, tapi hasil pembuntutan rekan-rekan kami dan saat penangkapan satu orang inisial M,” ujarnya.Diketahui mobil box berwarna putih itu bernopol BL 8237 HC. Ciri-ciri pengemudi setinggi 160 Cm perawakan kurus dan memakai baju kaos warna abu-abu dengan menggunakan topi kupluk. Saat digelandang tersangka sudah diborgol…
Setelah dilaksanakan di Kota Medan, workshop PYFM 2022 dilanjutkan di Kabupaten Deliserdang pada hari Minggu (11/12/2022) bertempat di Yayasan Perguruan Dwitunggal. Kemudian Senin (12/12/2022) dilaksanakan di Kota Pematangsiantar, yang berlokasi di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar.
“Kita akan laksanakan di tiga daerah, ada di Siantar ada juga di Deliserdang. Karena kita menyadari industri multimedia kreatif itu tidak terbatas tanpa mengenal daerah. Mau di mana pun dia mau di pelosok sekali pun, kalau idenya itu bisa masuk ke pasar, itu juga diperhitungkan,” jelas Ketua IJTI Sumut, Tuti Alawiyah Lubis.
Workshop PYFM 2022 mampu menarik antusiasme masyarakat yang cukup tinggi khususnya para kreator muda, terdata ada sebanyak 200 orang peserta terdata mendaftar dan menimba ilmu dalam event ini.
“Total peserta untuk di Medan sendiri ada 100 orang, Deliserdang ada 50 orang dan di Siantar itu juga 50 orang, jadi total 200 orang,” lanjut Tuti.
Dengan terselenggaranya PYFM 2022, Tuti berharap ilmu dan wawasan yang didapatkan mampu memberikan ide dan inovasi baru bagi pihak-pihak yang bergerak di industri kreatif dan media penyiaran, sehingga dapat terus bersaing seiring perkembangan teknologi visual.
“Harapannya pasti ke depan dengan adanya ini, semua karya produksi yang kita hasilkan dapat bersaing, dapat punya kelas tersendiri, dapat harga sendiri, yang dapat bersaing di internasional,”
Sementara itu Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Pematang Siantar, Teuku Munandar mengatakan, salah satu sektor ekonomi kreatif Indonesia yakni menjadi sineas muda merupakan suatu terobosan bagi generasi muda untuk menghasilkan film – film yang sangat bermafaat untuk dapat dijual dengan harapan dapat kembali membangkitkan perekonomian.
“Tentunya berupaya bagaimana potensi ekonomi yang ada di Indonesia, dapat dikembangkan. Kami melihat ekonomi kreatif salah satu sektor yang sangat potensial di Indonesia dengan berbagai sumber daya yang dimiliki harusnya dapat dimanfaatkan,” katanya.
Teuku Munandar juga sangat antusias ketika menerima ajakan untuk berkolaborasi dengan IJTI Sumut dan siantar simalungun dalam memajukan potensi generasi muda dalam hal ekonomi kreatif.
“Oleh karena itu, ketika menerima ajakan dari IJTI Sumut dan Siantar-Simalungun, kami sangat antusias karena merupakan suatu terobosan untuk menerima potensi generasi muda kita,” ungkapnya.
Kepala Sekolah Dwitunggal Simalungun, Hermin, juga merasa senang dan bangga untuk belajar mengenai dunia ekonomi kreatif berbentuk film sineas dan dunia broadcasting, karena ini merupakan tahun pertama kalinya para siswa mengikuti pembelajaran seperti ini. Ia berharap kepada para siswa dapat kembali belajar dengan lebih giat agar dapat mengikuti jejak para film maker yang sudah berpengalaman.
‘’Saya merasa sangat senang dan bangga karena dikasih kesempatan untuk belajar tentang hal ini. Jujur memang ini baru merupakan tahun pertama anak kami bisa belajar broadcasting, sata punya harapan kedepan walaupun masih tahun pertama, anak saya dapat belajar dengan lebih baik lagi karena mereka telah dipertemukan dengan orang – orang yang terlibat langsung di bidangnya,’’
Salah seorang siswa Sekolah Dwitunggal mengatakan, kegiatan ini dapat menambah wawasan mengenai dunia bradcasting dan tata letak pengambilan gambar ketika melakukan pembuatan film. Adanya workshop dunia broadcasting dan pembuatan film, ia merasa sangat bermanfaat karena dapat menambah wawasannya dalam dunia perfilman.
‘’Kegiatan ini dapat menambah wawasan saya tentunya dalam pengambilan kamera dan letak letak pengambilan gambar. Manfaat setelah ikut kegiatan ini saya bisa tau lebih dalam tentang dunia perfilman ini dan menambah wawasan saya.’’ mengakhiri.
Komitmen memajukan industri kreatif di Indonesia, Ikatan Jurnalis Televisi Sumatera Utara (IJTI Sumut) berkolaborasi dengan Digital Cinematography Indonesia (DCI) dan Panasonic, menggelar Panasonic Young Filmmaker 2022 (PFYM), Sabtu (10/12/2022). Acara yang dikemas dengan konsep workshop ini merupakan wadah untuk berkompetisi, menghasilkan karya-karya terbaik para filmmaker dan creator muda.
Workshop PFYM yang digelar IJTI Sumut selama tiga hari, 10-12 Desember 2022 ini, dilaksanakan di tiga daerah, yakni Kota Medan, Kabupaten Deliserdang dan Kota Pematangsiantar.
Pada hari pertama, workshop yang berlokasi di La Famiglia, Jalan Sei Serayu 115 Medan, menghadirkan tiga orang pemateri luar biasa, di antaranya GoenRock, Director of Photography & Content Creator, Benny Kadarhariarto, Cinematographer dan dari kalangan Tokoh Masyarakat, Gus Irawan.
Ketua IJTI Sumut, Tuti Alawiyah Lubis, mengatakan, kegiatan ini untuk menjawab kebutuhan pasar industri multimedia yang semakin berkembang, dengan sasaran para content creator, influencer, youtuber, selebgram hingga pihak-pihak yang bergerak di industri penyiaran.
“PYFM ini adalah kelas film, penyelenggaranya kebetulan kolaborasi ada tiga stakeholder, ada IJTI, ada DCI, ada Panasonic. Ini untuk menjawab kebutuhan pasar karena kebutuhan industri multimedia semakin meluas semakin kenceng, jadi mau tidak mau kita harus berinovasi makanya kita buat kelas film,” ungkapnya, Sabtu (10/12/2022).
Egi, Product Marketing Panasonic, mengungkapkan terima kasihnya atas kerja sama yang terjalin antara Panasonic, DCI dan IJTI Sumut, sehingga workshop ini dapat terlaksana di beberapa wilayah di Sumatera Utara.
“Terima kasih untuk IJTI Sumut udah diajak berkolaborasi untuk workshop PYFM 2022 di Medan ini. Semoga menjadi awal Lumix dan IJTI dalam membangun industri kreatif dan seterusnya,” katanya.
Di tengah semakin banyaknya para filmmaker dan content creator yang meraup pundi-pundi pendapatan baik melalui Youtube maupun media sosial lainnya, tentu peningkatan kualitas produk yang mereka hasilkan terutama dari segi skill, teknis hingga alat harus terus dilakukan demi menarik minat para viewers. Sehingga workshop PYFM 2022 ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman baru untuk membantu para filmmaker dan content creator muda dalam ‘menjual’ konten mereka.
“Mengenai PYFM 2022 ini, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, yang pertama misi kita adalah peningkatan digital creator muda dan kreatif muda dalam menjual konten-konten yang diproduksi,” jelas Egi.
CEO Digital Cinematography Indonesia, Benny Kadarhariarto, mengatakan ini adalah kedua kalinya PYFM digelar di Kota Medan, setelah sebelumnya pada tahun 2017. Ia mengungkapkan industri film indie di Kota Medan cukup ramai, sehingga sangat sayang jika PYFM tidak mampir ke Medan, dan menyapa para filmmaker lokal.
“Medan itukan film indienya cukup giat ya, cukup ramelah, makanya kita selalu tertarik untuk mampir ke Medan. Harapan saya dari DCI itu selalu untuk memberikan pengetahuan dasar tentang cinematography, videography gitu ya, ke seluruh teman-teman yang cuman ngikutin naluri untuk bikin, mereka belajar di Youtube, dengan kita datang ke sini mereka bisa belajar langsung, bisa interaksi langsung,” jelas Benny.
IJTI Sumut sebagai organisasi tempat berkumpulnya para jurnalis televisi, juga harus memberikan pemahaman kepada pada para jurnalis TV bahwa dunia broadcasting terus bergerak maju, seiring berkembangnya teknologi. Sehingga harus mampu memuaskan para penonton melalui visual yang berkualitas.
“Untuk IJTI sendiri tentu sebagai para professional broadcasting, kita juga harus selalu upgrade sesuai kebutuhan pasar. Dunia broadcasting itu jangan dinamis, jadi kita harus terus berinovasi, karena kebutuhan itu tidak lagi soal pemirsa, tapi juga viewer,” ungkap Ketua IJTI Sumut yang kerap disapa Tulus itu.
Setelah dilaksanakan di Kota Medan, workshop PYFM 2022 akan dilanjutkan di Kabupaten Deliserdang pada hari Minggu (11/12/2022) bertempat di Yayasan Perguruan Dwitunggal. Kemudian pada hari Senin (12/12/2022) akan dilaksanakan di Kota Pematangsiantar, yang berlokasi di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar.
“Kita akan laksanakan di tiga daerah, ada di Siantar ada juga di Deliserdang. Karena kita menyadari industri multimedia kreatif itu tidak terbatas tanpa mengenal daerah. Mau di mana pun dia mau di pelosok sekali pun, kalau idenya itu bisa masuk ke pasar, itu juga diperhitungkan,” jelasnya.
Workshop PYFM 2022 mampu menarik antusiasme masyarakat yang cukup tinggi khususnya para kreator muda, terdata ada sebanyak 200 orang peserta yang akan hadir dan menimba ilmu dalam event ini.
“Total peserta untuk di Medan sendiri ada 100 orang, Deliserdang ada 50 orang dan di Siantar itu juga 50 orang, jadi total 200 orang,” lanjut Tuti.
Dengan terselenggaranya PYFM 2022, Tuti berharap ilmu dan wawasan yang didapatkan mampu memberikan ide dan inovasi baru bagi pihak-pihak yang bergerak di industri kreatif dan media penyiaran, sehingga dapat terus bersaing seiring perkembangan teknologi visual.
“Harapannya pasti ke depan dengan adanya ini, semua karya produksi yang kita hasilkan dapat bersaing, dapat punya kelas tersendiri, dapat harga sendiri, yang dapat bersaing di internasional,”
Sementara itu Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Pematang Siantar, Teuku Munandar mengatakan, salah satu sektor ekonomi kreatif Indonesia yakni menjadi sineas muda merupakan suatu terobosan bagi generasi muda untuk menghasilkan film – film yang sangat bermafaat untuk dapat dijual dengan harapan dapat kembali membangkitkan perekonomian.
“tentunya berupaya bagaimana potensi ekonomi yang ada di Indonesia, dapat dikembangkan. Kami melihat ekonomi kreatif salah satu sektor yang sangat potensial di Indonesia dengan berbagai sumber daya yang dimiliki harusnya dapat dimanfaatkan.
Teuku Munandar juga sangat antusias ketika menerima ajakan untuk berkolaborasi dengan ijti sumut dan siantar simalungun dalam memajukan potensi generasi muda dalam hal ekonomi kreatif.
Oleh karena itu, ketika menerima ajakan dari ijti sumut dan siantar simalungun, kami sangat antusias karena merupakan suatu terobosan untuk menerima potensi generasi muda kita’’
Kepala Sekolah Dwitunggal Simalungun, hermin merasa senang dan bangga untuk belajar mengenai dunia ekonomi kreatif berbentuk film sineas dan dunia broadcasting karena ini merupakan tahun pertama kali nya para siswa mengikuti pembelajaran seperti ini. Ia berharap kepada para siswa dapat Kembali belajar dengan lebih giat agar dapat mengikuti jejak para film maker yang sudah berpengalaman.
‘’saya merasa sangat senang dan bangga karena dikasih kesempatan untuk belajar tentang hal ini. Jujur memang ini baru merupakan tahun pertama anak kami bisa belajar broadcasting, sata punya harapan kedepan walaupun masih tahun pertama, anak saya dapat belajar dengan lebih baik lagi karena mereka te;lah dipertemukan dengan orang – orang yang terlibat langsung dibidangnya’’
Salah seorang siswa Sekolah Dwitunggal mengatakan kegiatan ini dapat menambah wawasan mengenai dunia bradcasting dan tata letak pengambilan gambar ketika melakukan pembuatan film. Adanya workshop dunia broadcasting dan pembuatan film, ia merasa sangat bermanfaat karena dapat menambah wawasannya dalam dunia perfilman.
‘’kegiatan ini dapat menambah wawasan saya tentunya dalam pengambilan kamera dan letak letak pengambilan gamabar Manfaat setelah ikut kegiatan ini saya bisa tau, lebih dalam tentang dunia perfilman ini dan menambah wawasan saya.’’ tutupnya.
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyakaikan Kejuaraan Nasional (Kerjurnas) Drumband tahun 2022 yang diselengarakan oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI), di Gelanggang Olah Raga(GOR) Wilis, Kota Madiun, Jawa Timur, Senin (12/12/2022).
Edy Rahmayadi berikan semangat dan motivasi kepada kontingen drumband dari Provinsi Sumut yang menjadi peserta, dan jangan pernah menyerah, membawa nama Sumut.
“Berikan yang terbaik untuk Sumut, menjaga sikap dan tunjuk kan yang terbaik,”pinta Edy.
Ditambahkan Edy Rahmayadi, semua pemain drumband harus memiliki keyakinan akan menang, buang jauh – jauh pesimis dan raih kemenangan.
Edy Rahmayadi berpesan, agar menjaga kekompakan tim, tidak akan ada juara, jika tidak kompak dan menjaga kebersamaan.
“Jika ada masalah besar dikecilkan, masalah kecil ditiadakan, terus jaga kekompakan,”harap Edy.
Sementara itu, Ketua Umum PDBI Sumut Baharuddin Siagian mengucapkan terima kasih atas kedatangan Gubernur Edy Rahmayadi ke Madiun, untuk memberikan semangat dan motivasi kepada pemain drumband Sumut.
“Suatu kebanggan buat pemain drumband, jauh – jauh Gubernur datang ke Madiun, untuk menyemangati para permain yang berlaga,”ucap Baharuddin.
Dikatakan Baharuddin, dengan datangnya Gubernur Edy Rahmayadi, memberi energi positif dan membuat para pemain lebih percaya diri, kemungkinan kemenangan akan diraih.
“Kehadiran Gubernur, Para pemain drumband memberikan yang terbaik, target kita dapat emas di Cabor drumband, saya yakin karena persiapan kita sudah sangat matang,” ungkap Baharuddin.
Berbagai latihan, laga dan try out sudah dilalui. Hal tersebut, membuat Baharuddin, lebih optimis dan berani memasang target emas untuk PON mendatang.
Salah satu nggota drumband Sumut Dina Damayana mengatakan, sangat senang melihat kedatangan Gubernur Edy Rahmayadi ke Madiun. Diakuinya, kedatangan Gubernur menambah semangat dirinya dan teman – teman lainnya.
“Kami tidak menyangka Gubernur bisa datang kemari, tentu kami semua senang dengan perhatian Gubernur Edy Rahmayadi. Kami bisa main dan tampil lebih enjoy, semangat bertanding lebih kuat,” ucap Dina.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melaksanakan sosialisasi kegiatan Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) dalam Perspektif Kehumasan, Komunikasi, Opini dan Pelayanan Publik.
Sosialisasi tersebut berlangsung di Gedung MUI Simalungun Jln Asahan Kecamatan Siantar, secara resmi dibuka oleh Bupati Simalungun diwakili Sekda Esron Sinaga, Senin (12/12/2022).
Kadis Kominfo Simalungun SML Simangunsong dalam laporannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya sosialisasi kegiatan PPID untuk peningkatan pemahaman/penguatan implementasi dari UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten.
Bupati Simalungun dalam sambutannya tertulisnya yang di bacakan Sekda menyampaikan keterbukaan informasi publik salah satu ciri penting negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih.
Dikatakan, PPID berfungsi sebagai pengelola dan penyampai dokumen yang di miliki oleh Badan Publik sesuai dengan UU No 14 Tahun 2022.
Keterbukaan informasi publik merupakan kewajiban setiap badan publik sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dalam perumusan kebijakan. Masyarakat dapat memberikan saran dan masukan dalam rangka peningkatan pelayanan serta mendorong pengelolaan informasi publik semakin lebih baik di masa yang akan datang.
Keterbukaan publik juga diperlukan dalam implementasi pemenuhan standar pelayanan publik.
Diharapkan kepada penyelenggara informasi publik turut berpartisipasi aktif untuk menyediakan kepada masyarakat, sehingga terciptanya instansi atau unit kerja yang benar-benar informatif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
Sosialisasi kegiatan PPID tersebut berlangsung selama satu hari yang diikuti oleh para PPID dari OPD dan dari Kecamatan se-Kabupaten Simalungun. Sebagai Narasumber dalam sosialisasi itu berasal dari Dinas Kominfo Sumut, Komisi Informasi Provsu dan dari Balai Besar Pengembangan SDM Penelitian Kominfo Medan serta Kabag Organisasi Setdakab Simalungun, (Sur).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melaksanakan sosialisasi kegiatan Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) dalam Perspektif Kehumasan, Komunikasi, Opini dan Pelayanan Publik.
Sosialisasi tersebut berlangsung di Gedung MUI Simalungun Jln Asahan Kecamatan Siantar, secara resmi dibuka oleh Bupati Simalungun diwakili Sekda Esron Sinaga, Senin (12/12/2022).
Kadis Kominfo Simalungun SML Simangunsong dalam laporannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya sosialisasi kegiatan PPID untuk peningkatan pemahaman/penguatan implementasi dari UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten.
Bupati Simalungun dalam sambutannya tertulisnya yang di bacakan Sekda menyampaikan keterbukaan informasi publik salah satu ciri penting negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih.
Dikatakan, PPID berfungsi sebagai pengelola dan penyampai dokumen yang di miliki oleh Badan Publik sesuai dengan UU No 14 Tahun 2022.
Keterbukaan informasi publik merupakan kewajiban setiap badan publik sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dalam perumusan kebijakan. Masyarakat dapat memberikan saran dan masukan dalam rangka peningkatan pelayanan serta mendorong pengelolaan informasi publik semakin lebih baik di masa yang akan datang.
Keterbukaan publik juga diperlukan dalam implementasi pemenuhan standar pelayanan publik.
Diharapkan kepada penyelenggara informasi publik turut berpartisipasi aktif untuk menyediakan kepada masyarakat, sehingga terciptanya instansi atau unit kerja yang benar-benar informatif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
Sosialisasi kegiatan PPID tersebut berlangsung selama satu hari yang diikuti oleh para PPID dari OPD dan dari Kecamatan se-Kabupaten Simalungun. Sebagai Narasumber dalam sosialisasi itu berasal dari Dinas Kominfo Sumut, Komisi Informasi Provsu dan dari Balai Besar Pengembangan SDM Penelitian Kominfo Medan serta Kabag Organisasi Setdakab Simalungun,
Kota Pematang Siantar diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, namun juga destinasi kesehatan. Mengingat di Kota Pematang Siantar ada sembilan rumah sakit (RS), baik tipe B maupun tipe C, ditambah sejumlah fasilitas kesehatan (faskes).
“Terkadang saya miris karena sering mobil ambulans yang membawa pasien dari Kabupaten Toba, Taput, dan lainnya langsung menuju Kota Medan, dan hanya melintas di Kota Pematang Siantar. Jadi ke depannya, Pematang Siantar harus bisa menjadi destinasi di bidang kesehatan. Rumah sakit-rumah sakit di Pematang Siantar harus mampu menjadi rujukan pasien, baik dari Pematang Siantar, maupun dari daerah lainnya di sekitar Pematang Siantar,” kata Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA saat menghadiri acara Peresmian RS Murni Teguh Pematang Siantar dan Perayaan HUT Murni Teguh Hospitals, di Jalan Medan Kelurahan Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba, Senin (12/12/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.
Disampaikan dr Susanti, peresmian RS Murni Teguh menjadi momen yang sangat penting dan mempunyai nilai-nilai strategis, serta sangat menyentuh empati dan nilai-nilai cinta kasih serta kemanusiaan.
“Keberadaan Rumah Sakit Murni Teguh diharapkan dapat menjawab tantangan. Sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kota Pematang Siantar,” terangnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, dibutuhkan tenaga-tenaga medis yang bekerja sepenuh hati, profesional, dan handal dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
“Semoga investasi di bidang kesehatan ini bisa berkembang dengan baik dan Rumah Sakit Murni Teguh dapat terus tumbuh untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan bagi semua kalangan masyarakat,” terang dr Susanti, yang juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-10 kepada Murni Teguh Hospitals.
Harapan dr Susanti lainnya, kehadiran RS Murni Teguh di Kota Pematang Siantar dapat memicu RS lainnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Pematang Siantar dan sekitarnya. Serta intens dan fokus mewujudkan Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas.
Sebelumnya, Direktur RS Murni Teguh Pematang Siantar dr Ronald Saragih dalam sambutannya menerangkan, izin RS Murni Teguh Pematang Siantar sudah terbit tanggal 8 Desember lalu. Saat ini, lanjutnya, RS Murni Teguh Pematang Siantar memiliki 50 tempat tidur dengan 30 karyawan.
Dalam kesempatan tersebut, dr Ronald mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani yang memberikan izin dan kesempatan kepada pihaknya untuk berkarya.
“Kiranya dengan kehadiran Rumah Sakit Murni Teguh, akan mewujudkan cita-cita perjuangan pembangunan Pemerintah Kota Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas,” sebutnya.
Sementara itu, Presiden Direktur (Presdir) RS Murni Teguh dr Mutiara dan Cuncun mengatakan, RS Murni Teguh Pematang Siantar merupakan RS Murni Teguh ke-7. Diharapkan, tahun depan jumlah RS Murni Teguh terus bertambah.
“Kami juga mengharapkan Rumah Sakit Murni Teguh semakin hari semakin maju, terutama di Kota Pematang Siantar,” kata dr Mutiara yang mengaku Kota Pematang Siantar merupakan tempat kelahirannya. Ia menghabiskan masa kecil dan tumbuh di Kota Pematang Siantar.
Menurut dr Mutiara, selama ini sangat banyak pasien dari rumah sakit di Pematang Siantar yang harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Medan. Ia yakin, jika fasilitas RS di Kota Pematang Siantar sama dengan RS di Kota Medan, maka pasien tidak perlu jauh-jauh ke Medan. Sebab bisa ditangani di Pematang Siantar.
“Semoga Rumah Sakit Murni Teguh membawa berkat untuk kita, masyarakat di Pematang Siantar,” sebutnya.
Peresmian RS Murni Teguh Pematang Siantar ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA dan pengguntingan pita.
Sedangkan perayaan HUT Murni Teguh Hospitals ditandai pemotongan tumpeng.
Acara juga diisi dengan pemutaran video sejarah Murni Teguh Hospitals dan tarian dari SMA Kalam Kudus Pematang Siantar.
Turut hadir, Ketua DPRD Kota Pematang Siantar Timbul Marganda Lingga SH, mewakili Kapolres Pematang Siantar, Asisten Administrasi Umum Setdako Pematang Siantar Drs Pardamean Silaen MSi, Plt Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Pematang Siantar dr Erika Silitonga, Direktur RSUD dr Djasamen Saragih dr Maya Damanik, Koordinator RS Murni Teguh Pematang Siantar Elly Soraya Sembiring, dan Unsur Forkopimcam Siantar Martoba.