Beranda blog Halaman 151

Kabar Duka, Ketum Komnas PA Arist Merdeka Sirait Yang Juga Sosok Pejuang Anak Indonesia Telah Tiada

0

Jakarta-Gnewstv.id

Duka mendalam ,menyelimuti Dunia anak tanah air,setelah beredar kabar wafatnya Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait di Jakarta, Sabtu pagi (26/8/2023). 

Menurut infornasi, Sosok pejuang perlindungan meninggal dunia pagi ini sekitar pukul 08.30 WIB di Rumah Sakit Polri, Keramat Jati, Jakarta Timur, setelah beberapa hari dirawat di rumahsakit tersebut. 

“Benar, pagi ini kita mendapat informasinya, memang Ketum Komnas PA Bang Arist Merdeka Sirait ini sejak Bulan Juli 2023 kesehatannya terus menurun, dan beberapa kali keluar masuk rumah sakit, dan sempat sehat, namun di akhir bulan Agusatus ini kembali dirawat di Rumah Sakit” ujar Ketua Komnas PA Kabupaten Deli Serdang Junaidi Malik, Pria yang kerap membantu Arist Merdeka dalam setiap aktivitasnya memberi advokasi kepada anak di daerah Provinsi Sumatera Utara.

Namun sejauh ini belum diketahui pasti penyebab berpulangnya pria 63 tahun itu. Tapi yang pasti, semua pihak yang selama ini peduli akan perlindungan anak pasti kehilangan, khususnya seluruh Kabupaten Kota di Provinsi Sumatera Utara.

Sementara Ketua DPN Formapera Yushistira yang juga bersahabat Dengan Arist Merdeka Sirait sejak 1999 di Jakarta menuturkan kenangan pernah kenal dengan Sang pejuang perlindungan Anak itu.

“Saya kenal beliau sejak tahun 1999 saat beliau masuk menjadi Sekjen Komnas PA di bawah pimpinan Kak Seto. Saya tahu pasti gimana sosok Bang Arist dalam menjalankan tanggungjawabkan sebagai pejuang perlindungan anak,” kenang Yudis,

Selamat jalan Bang Arist, Anak Indonesia Pasti Kehilanganmu…Istirahatlah dengan tenang disisi Tuhan, kami akan melanjutkan cita-citamu melindungi seluruh anak-anak Indonesia. 

Laporan . Surya Dharma-Korlip gnewstv.id

PTUN Medan Tolak Gugatan Prihatinah Eks Staf Ahli Bupati Serdang Bedagai

0

Sei Rampah, Sergai. Gnewstv.id

Setelah memasuki masa beberapa kali persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan terkait gugatan
eks staf ahli Bupati Serdang Bedagai (Sergai) bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan, akhirnya gugatan Prihatinah di Tolak oleh PTUN Medan dengan nomor perkara 59/G/2023/PTUN.MDN, Kamis 24/8/2023 kemarin.

Dikutip dari laman resmi PTUN Medan,

“Dalam Amar Putusan Mengadili, Dalam Eksepsi, Menyatakan Eksepsi Tergugat dan Tergugat II Intervensi tidak diterima; Menolak Gugatan Penggugat; dan Menghukum Penggugat untuk membayar Biaya Perkara sejumlah Rp. 627.000,- (Enam Ratus Dua Puluh Tujuh Ribu Rupiah)

Gugatan yang di ajukan oleh Prihatinah eks staf ahli Bupati Sergai Darma Wijaya melalui PTUN Medan pada Senin 10 April 2023 yang lalu dengan materi gugatan yang di ajukan perihal status kepegawaian ASN (Aparatur Sipil Negara) yang merasa pe nonjob an dirinya tidak sesuai mekanismenya sebagai ASN dan menggugat Bupati Serdang Bedagai melalui PTUN Medan.

Setelah menjalani masa persidangan sebanyak 12 kali dengan memeriksa sejumlah saksi hingga pada masa penolakan gugatan Prihatinah selalu penggugat oleh PTUN Medan.

Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya selaku tergugat ketika dikonfirmasi melalui Kabag Hukum Kab. Serdang Bedagai Abdul Hakim Sori Muda Harahap, SH.,MH, Jum’at (25/8) pukul 15.00 Wib membenarkan dan menyampaikan kepada awak media di ruang kerja nya,

“Putusan penolakan yang dilakukan oleh PTUN Medan sudah benar dan kita secara mekanisme untuk memberikan materi yang sebenarnya sehingga hasil keputusan untuk menolak gugatan Prihatinah selaku penggugat dan Bupati Serdang Bedagai Bapak Darma Wijaya memenangkan akan gugatan tersebut”, ungkap Hakim.

Kabag Hukum melanjutkan,

“Prihatinah dalam hal gugatan nya di PTUN Medan telah sah di Tolak dan kalau mau melakukan banding itu hak nya dan kita siap dalam hal itu”, tutup nya.

Ir Prihatinah Sagala, M. Si ketika dikonfirmasi, Jum’at (25/8) pagi melalui pesan WhatsApp terkait pengajuan gugatan nya yang di tolak oleh PTUN Medan belum memberikan jawaban atas konfirmasi pewarta ini.

Laporan (Erick Yoma)

PTPN III (Persero) Tetap Penuhi Persyaratan  Terhadap Areal Perkebunan Yang Berada di Kawasan Hutan

0

Medan-Gnewstv.id 

Menanggapi pemberitaan terkait lahan areal HGU PTPN III (Persero) yang masuk ke dalam kawasan hutan seluas 6.000 Ha yang disinyalir berada di Kebun Torgamba atau Kecamatan Torgamba, seperti yang disampaikan oleh HM IKLAB RAYA dan Sumatera Institute, manajemen PTPN3 masih mengidentifikasi lokasi objek yang dimaksud. 

Sebab permasalahan areal PTPN III (Persero) yang terkena kawasan hutan tidak berada di kebun atau Kecamatan Torgamba seperti yang dimaksudkan di pemberitaan yang saat ini beredar.

Dan saat ini areal PTPN III (Persero) yang masuk kedalam kawasan hutan masih dalam proses di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sesuai persyaratan, ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Untuk penyelesaiannya dengan mekanisme Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) sesuai pasal 110A Undang-undang Cipta Kerja No. 2 Tahun 2022,melalui skema PP No. 24 Tahun 2021.

Dan PTPN III (Persero) telah memperoleh tanggapan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sesuai surat Nomor: S.2/Setjen/Satbikrasdat-UUTCK/I/2022 tanggal 21 Januari 2022 perihal Kelengkapan Data Permohonan Persetujuan penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) Melalui Skema PP Nomor: 24 tahun 2021.

Menyikapi pemberitaan tersebut Kepala Biro Sekretariat PTPN III (Persero) Operasional Medan, H. Dhani Hasibuan menyampaikan “Terkait gugatan yang di ajukan di Pengadilan Negeri Medan oleh HM IKlab Raya dan Sumatera Institute,kami berharap semua pihak tetap menghormati setiap proses hukum yang 

berlangsung”. Ujar Dhani di Medan, 24 Agustus 2023.

Sumber .Biro Sekretariat Perusahaan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero)

Laporan.Rudianto Purba -(red) gnewstv.id

133 Rumah Dan 1 Rumah Ibadah Rusak Dampak Angin Puting Beliung di Sergai

0

Sei Rampah, Sergai. Gnewstv.id

Jumlah kerusakan rumah akibat angin puting beliung di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada Selasa 22/8/2023 kemarin, bertambah. Hasil pendataan pihak BPBD Kab. Sergai, dari 82 rumah bertambah menjadi 133 rumah akibat bencana tersebut.

Kepala BPBD Sergai Frits Damanik mengatakan, dari hasil pendataan awalnya
82 rumah yang rusak, bertambah menjadi 133 rumah ditambah 1 rumah ibadah akibat dampak bencana tersebut.

“Kalau kemarin jumlah yang masuk ke BPBD hanya sekitar 82 unit rumah dan 1 unit rumah ibadah. Namun hari ini jumlah tersebut sudah bertambah menjadi 133 rumah warga dan 1 unit rumah ibadah, baik rusak ringan maupun rusak berat”, ucap Frits, Kamis (24/8) siang.

Frits Damanik menyebutkan, bahwa data yang diterima pihaknya masih belum bisa dikatakan final. Sebab, kemungkinan masih bisa bertambah karena masih hujan tadi malam.

“Ini masih belum bisa dikatakan data final, masih data sementara, siapa tau masih ada data yang masuk hari ini, bisa menjadi bertambah jumlahnya,” ungkapnya.

Frits merinci bencana angin puting beliung di Kabupaten Serdang Bedagai itu terdampak di lima Kecamatan yaitu,
Kecamatan Seirampah, Tanjung Beringin, Bandar Khalipah, Tebing Syahbandar, dan Tebing Tinggi.

“Rumah yang paling banyak terdampak di Desa Pematang Pelintahan Kecamatan Sei Rampah dengan jumlah 94 rumah, Kecamatan Bandar Khalipah ada 29 rumah, Kecamatan Tanjung Beringin ada 9 rumah, sementara Kecamatan Tebingtinggi dan Tebing Syahbandar masing- masing 1 rumah”, ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, angin kencang disertai hujan melanda wilayah Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (22/8) malam. Akibatnya, sebanyak 77 rumah di empat kecamatan porak poranda di terjang angin puting beliung.

Kepala BPBD Sergai Frits Damanik, mengatakan bencana alam dengan guyuran hujan deras disertai angin kencang terjadi di empat kecamatan, pada hari Selasa tanggal 22 Agustus 2023 sekitar pukul 19.45 WIB. (Erick Yoma)

SMK Al Washliyah 12 Sei Rampah Liburkan Pelajar Akibat Banjir Dampak Tanah Timbunan

0

Sei Rampah, Sergai. Gnewstv.id

Curah hujan tinggi yang mengguyur beberapa titik di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) membuat SMK Swasta Al Washliyah 12 Sei Rampah kebanjiran, sehingga terpaksa pihak sekolah meliburkan sementara siswa nya.

Kepala sekolah SMK Swasta Al Washliyah 12 Sei Rampah, Rizky menyebutkan, banjir menggenangi sekolahnya berlangsung sejak, Rabu kemarin 23/8/2023 dan hari ini Kamis (24/8) dan juga belum surut.

“Sekolah kita terendam banjir sudah dua hari, sejak kemarin akibat hujan deras dua malam berturut-turut, dengan terpaksa para siswa kita liburkan per hari ini. Kalau kemarin masih masuk sekolah, karena air belum masuk ke kelas”, ucap Rizky.

Rizky menjelaskan, selain karena hujan deras, drainase juga terganggu akibat adanya proses pembangunan di sebelah sekolahnya. Hal itu menyebabkan, aliran air tersumbat dan tidak bisa mengalir.

Sambungnya, air yang menggenang setinggi 30 cm untuk di lapangan dan 15 cm di dalam kelas. Menyahuti hal itu, ia dan pengusaha yang sedang melakukan pembangunan di sebelah sekolahnya pun melakukan musyawarah.

“Ya kita berharap pemerintah bisa menormalisasi drainase. Karena tadi sudah bermusyawarah dengan pemilik lahan, termasuk yang di sebelah. Kita mencari solusi untuk membuat parit, gorong-gorong. Agar air bisa surut”, ujarnya.

Rizky juga menjelaskan, jika banjir belum juga surut untuk beberapa hari kedepannya, maka pihaknya bakal mencari alternatif lain untuk keberlangsungan proses belajar dan mengajar agar tetap berjalan.

Pihak SMK Swasta Al-washliyah 12 bakal menyiapkan rumah toko (Ruko) untuk dan aktivitas belajar mengajar akan dipindahkan ke sana. Ia juga berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dapat memberikan solusi terkait banjir yang melanda sekolahnya.

“Tadi juga sudah jumpa di Polsek Firdaus, kita sudah musyawarah bersama pihak desa dan pengusaha yang yang ada disebelah sekolah. Karena mereka terdampak juga karena penimbunan pembangunan di sebelah,” katanya.

Awak media ketika mengunjungi lokasi SMK Swasta Al Wasliyah 12 Sei Rampah, tampak semua lokasi sekolah tergenang air setinggi betis orang dewasa. Para pegawai sekolah berusaha mengurangi genangan dengan menguras menggunakan mesin pompa dan juga secara manual.

Laporan .Erick Yoma-gnewstv

Forkopimda Kabupaten Deli Serdang resmikan Posko Kampung Bersinar Di Lubuk Pakam

0

Deli Serdang-Gnewstv.id

Porkopimda Kabupaten Deli Serdang meresminkan Posko Kampung Bersinar (Bersih Narkotika) di Desa Skip Kecamatan Lubuk Pakam. Kamis (24/08/2023) pagi.

Dalam kegiatan peresmian Posko Kampung Bersinar tersebut hadir Wakil Bupati Deli Serdang H.M. Yusuf Siregar sebagai yang mewakili Bupati Deli Serdang, Kepala BNN Kab. Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, S.IK, MM, Camat Lubuk Pakam, Kepala Desa Skip dan para tamu undangan lainnya.

Pada sambutannya Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH mengharapkan dengan adanya Posko Kampung Bersih Narkoba di Desa Skip ini, peredaran dan penyalahgunaan Narkoba bisa bersih dan kiranya warga turut mendukung tugas Kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba ini.

Kapolresta Deli Serdang juga mengajak kepada Orang Tua agar lebih aktif lagi untuk berperan aktif memantau dan memperhatikan anak anaknya agar anak anak dapat terhindar dari Narkoba, sebab peran dari Orang Tua sangat penting untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba yang dimulai dari pengawasan dalam keluarga masing masing”Ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Kapolresta Deli Serdang menghimbau kepada seluruh unsur Muspika beserta Tokoh tokoh masyarakat untuk turut serta bersinergitas dan bekerja sama untuk menciptakan Kampung Bersih Narkoba. “Imbuhnya.

Suber (Humas Polresta DS)

Laporan .Surya Dharma-gnewstv

Tembok Pembatas Ambruk Di Terjang Air Menimpa Dapur Rumah Warga

0

Sei Rampah, Sergai. Gnewstv.id

Diduga tidak kuat menahan terjangan air pasca hujan tadi malam, tembok pembatas bangunan yang sedang dalam pengerjaan ambruk dan menimpa salah satu rumah tepatnya di dapur dan satu unit sepeda motor, Rabu 23/8/2023 pukul 19.00 Wib.

Tembok pembatas bangunan yang ambruk saat ini masih dalam kondisi berantakan karena belum ada tindakan untuk perbaikan sambil menunggu pihak pengusaha.

Sutoho (37) yang rumah nya tertimpa mengatakan, Kamis (24/8).

“Kejadian nya tadi malam bang sekitar pukul 19.00 Wib dan menimpa dapur belakang yang berbatasan dengan tembok itu dan menimpa sepeda motor dan peralatan alat masak karena kami berjualan makanan”, tutur nya.

Akibat kegiatan pembangunan yang akan ke depan informasi nya untuk pusat jajanan umum atau kuliner di Sei Rampah mengakibatkan beberapa rumah warga yang berbatasan dengan lokasi penimbunan tanah tersebut kebanjiran pasca hujan deras tadi malam, seperti Kantor Polsek Firdaus, Kantor Desa Sei Rampah, Kantor Kemenag (KUA) dan Sekolah SMK Al-washliyah Sei Rampah serta beberapa rumah warga akibat saluran pembuangan dari pihak pengusaha belum ada saat ini.

Warga yang merasa dirugikan akibat pembangunan tembok dan timbunan tanah tersebut mencoba melapor ke Polsek Firdaus namun Pihak Desa dan Polsek Firdaus mencoba melakukan mediasi dengan memanggil pihak pengusaha untuk mencari solusi atas keresahan warga tersebut.

Kapolsek Firdausi AKP Idham Khalik melalui Kanit Reskrim IPTU Maruli Sihombing ketika dikonfirmasi awak media di ruangan nya membenarkan,

“Tadi pagi memang ada warga yang hendak melapor ke Polsek Firdaus akibat dari rubuh nya tembok tersebut, tapi kita lakukan dulu upaya mediasi secara kekeluargaan untuk mencari solusi dan kita panggil pihak pengusaha untuk mempertanggung jawabkan kerugian warga dan secepatnya akan di selesai kan oleh pihak pengusaha”, ucap Maruli.

Alex (57) pengusaha warga medan ketika dikonfirmasi pihak media setelah selesai upaya mediasi di aula Polsek Firdaus mengatakan,

“Kami akan bertanggung jawab atas semua kerugian warga akibat runtuhnya tembok pembatas bangunan kami itu, dan saat ini sedang kami lakukan pendataan nilai kerugian warga serta secepatnya kami akan buat saluran pembuangan”, ucap nya.

Upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak Desa Sei Rampah dan Polsek Firdaus antara warga dan pengusaha berjalan dengan baik dan warga menyampaikan keresahan nya langsung disikapi oleh pihak pengusaha.

Laporan.Erick Yoma-gnewstv.id

Rayakan Hut RI Ke 78, jajaran Polresta Deli Serdang laksanakan giat Penanaman Pohon Dengan Serentak

0

Deli Serdang-Gnewstv.id

Mewujudkan Institusi kepolisian Republik Indonesia Peduli Terhadap Lingkungan, Lestarikan Negeri Untuk Menuju Indonesia Maju, dalam rangka memperingati HUT RI ke-78 tahun 2023, Polri melaksanakan kegiatan Penanaman pohon serentak di seluruh Indonesia dengan tema POLRI LESTARIKAN NEGERI, PENGHIJAUAN SEJAK DINI,

Untuk Jajaran Polresta Deli Serdang melaksanakan penanaman sejumlah 2.400 pohon yang diawali oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Deli Serdang Ny. Novi Irsan Sinuhaji.di halaman belakang Mapolsek Pagar Merbau Polresta Deli Serdang, Rabu (23/8/2023),

Penanaman pohon secara serentak polri lestarikan negeri, penghijauan sejak dini tahun 2023 ini disaksikan dan dipantau langsung oleh bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.dari mabes polri melalui zoom,meeting

Penanaman 2.400 pohon secara serentak dihadiri oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH, Waka Polresta Deli Serdang Akbp Agus Sugiyarso, SIK, Mewakili Bupati Deli Serdang Kadis Lingkungan Hidup Eli Nasari Nasution, SP, Kadis Pertanian Rahman Saleh Dongoran, SP, Msi, Mewakili Dandim 0204 Deli Serdang Kapten Inf. R. E. Sinaga, Mewakili Kejari Deli Serdang Bilin Santoriko Sinaga, SH, MH dan Septian Tarigan, SH, PJU Polresta Deli Serdang, Mewakili Danramil 06 Lubuk Pakam Serma Sugito, Sekcam Pagar Merbau Feri Ginting, Kapuskesmas Pagar Merbau dr. Wawan H. M. Kes, Personil Polresta Deli Serdang, Bhayangkari Cabang Kota Deli Serdang.

Kepada media Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH mengatakan, “pohon yang ditanam secara serentak oleh Polresta Deli Serdang dan Polsek jajaran yaitu pohon mahoni, pohon durian, pohon trimbesi, pohon manggis, pohon klengkeng, pohon rambutan, pohon alpukat dan pohon matoa. Yang bertujuan untuk melestarikan alam, mencegah terjadinya banjir dan menjaga habitatnya serta mencegah terjadinya pencemaran udara” ungkapnya.

Sumber : (Humas Polresta DS)

Laporan .Surya Dharma-gnewstv.id

Kapolsek Sipispis AKP GUNAWAN EFFENDI.SH bersama Muspika Sipispis serta Personil Polsek sipispis,Serdang Bedagai,dan warga melaksanakan  Penghijauan di bantaran sungai bah bolon 

0

Sepispis-Gnewstv.id 

Kepolsian Sektor Sipis-pis,melaksanakan penanaman Pohon Penghijauwan dengan mengambil tema,”POLRI LESTARIKAN NEGERI PENGHIJAUAN SEJAK DINI, Pada Rabu 23/08/2023,yang dimulai  sekira pukul 08.30.Wib ,sampai dengan Selesai.

turut hadir Pada kegiatan tersebut ,KAPTEN INF PM SIMANJUNTAK,Danramil 15 sipispis ,Camat Sipispis,Bapak HERBIN DAMANIK SE,danpersonil Polsek sipispis dan Koramil 15 sipispis,serta Bhayangkari Polsek sipispis 

dan Sejumlah warga sekitar bantaran sungai bah bolon,Adapun jenis-jenis pohon yang di tanam dalam kegitan penghijauan tersebut di antaranya :

pohon durian 20 batang,Pohon trembesi 20 batang,Pohon duku 20 batang,Pohon jengkol 20 batang,pohon alpukat 20 batang dan pohon mangga  20 batang,

Dalam uraianya, Bapak Kapoksek Sipispis AKP Gunawan Efendi .SH,sangat mengapreori dan mengapresiasai,serta berterima kasih trrhadap ,Sejumlah warga, dan muspika Spispis atas terlaksananya kegitan Penghijauwan dan penanaman Pohon di sejumlah Bataran Sungai Bahbolon Di Desa Buluh Duri di Kecamatan Sipispis ,Kabupayen Serdang Brdagai tersebut tersebut,dan semoga kegiatan ini nantinya dapat bermanfaat bagi siapapun juga.

Laporan.tim gnewstv.id

Angin Puting Beliung di Sergai Terjang 77 Unit Rumah Warga dan 1 Rumah Ibadah, Bupati: Kita Harus Bersabar Dan Berdoa Akan Cobaan Ini

0

Sergai, Sumut. Gnewstv.id

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi kemarin sore hingga malam yang melanda wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (22/8), mengakibatkan sebanyak 77 rumah di empat Kecamatan mengalami kerusakan parah dan sedang.

Frits Damanik Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang dikonfirmasi
mengatakan, bencana alam akibat guyuran hujan deras disertai angin kencang terjadi tadi malam, Selasa tanggal 22 Agustus 2023 sekitar pukul 19:45 WIB membuat puluhan rumah warga hancur dan rumah ibadah, Rabu (23/8).

“Data sementara ada 77 rumah dan 1 rumah ibadah rusak berat dan ringan terjadi di Kecamatan Sei Rampah, Tanjung Beringin, Bandar Khalifah, dan Tebing Tinggi, yang mengakibatkan warga mengalami kerugian materi, namun dalam musibah angin puting beliung ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa”, ucap Frits.

Bupati Sergai Darma Wijaya begitu mendapat informasi dari masyarakat terkait bencana angin puting beliung yang mengakibatkan banyak rumah warga dan ada rumah ibadah mengalami kerusakan didampingi Kapala BPBD Sergai Frits Damanik bersama beberapa OPD, Camat dan Danramil Sei Rampas langsung turun ke lokasi kejadian untuk melihat warga yang terkena musibah di Dusun V, Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah.

Darma Wijaya menyampaikan, Pemkab Sergai segera mencari solusi terkait bencana alam ini, diantaranya menyiapkan bantuan kepada korban angin puting beliung,

“Beberapa posko bencana sudah didirikan, saat ini tim dilapangan masih terus bekerja untuk mendata keseluruhan rumah warga yang terdampak, untuk menyalurkan bantuan sementara ini berupa sembako dan kita semua harus bersabar serta berdoa menghadapi cobaan ini”, ungkap Bupati.

Awak media juga baru dapat gambar dan informasi bahwa di Dusun Ampera Desa Gelam Sei Sarimah Kecamatan Bandar Khalifah juga terdampak angin puting beliung tersebut, dan mengakibatkan beberapa rumah warga rusak berat dan ringan seperti terlihat dalam gambar yang dikirim warga, Rabu (23/8) pukul 15.00 Wib.

Laporan.Erick Yoma-gnewstv.id

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy