Beranda DAERAH Sumut Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.203.163 yang berada di Jalan Besar...

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.203.163 yang berada di Jalan Besar Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara diduga telah melayani pembelian Pertalite dengan jerigen yang digunakan untuk diperjualbelikan kembali.

126
0

Tg morawa | Gnewstv

Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, aktivitas tersebut diduga dilakukan disaat SPBU sedang buka di siang hari dengan terang-terangan sehingga mengakibatkan antrian panjang.

Akhirnya wartawan mengkonfirmasi hal ini ke pihak PT. Pertamina, dan pihak PT. Pertamina telah memberi surat pembinaan untuk SPBU 14.203.163 atas nama PT. SUMATERA UTARA ASRITAMA di Tanjung Morawa tersebut, namun pihak SPBU mengabaikan surat pembinaan tersebut dan masih tetap melayani pengisian BBM ke jerigen.

“Pengisian BBM jenis Pertalite di SPBU Tanjung Morawa menggunakan jerigen, hampir setiap hari, siang dan di sore menjelang magrib. Karyawan SPBU tersebut beroperasi disaat posisi SPBU sedang terbuka hingga pelayanan sampai magrib,” kata sumber masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Selasa (20/12/2022).

Menurutnya, pengisian bahan bakar jenis Pertalite ke jerigen, menggunakan kereta dengan becak tersebut diduga kerap kali terjadi, bahkan sudah sangat meresahkan masyarakat. Karena mengakibatkan masyarakat lama mengantri untuk mengisi BBM, ditambah lagi karyawan mengutamakan mengisi jerigen dengan alasan supaya cepat habis.

“Diduga karena adanya permainan pengisian Pertalite ke jerigen di kereta dengan becak mengelabui masyarakat. Kalau gak ada permainan gak mungkin BBM di Agara seringkali langka,” sebutnya.
Saat wartawan klarifikasi hal ini kepada karyawan SPBU, “Kenapa ada pengisian Pertalite ke jerigen? Tak lama kemudian pihak Humas menghubungi wartawan, sayangnya pihak Humas bersikap arogan, “Kenapa kau ganggu-ganggu orang pembeli minyak pengisian ke jerigen? SPBU tersebut memang ada melayani pengisian BBM menggunakan jerigen, tapi kenapa kau ganggu?”

Selanjutnya, diduga salah satu karyawan SPBU tersebut mengintimidasi wartawan lewat Whatsapp, “Kau wartawan kacangan, kalau kau mau jumpa kita yok di mana kau mau,” melalui nomor Whatsapp 0838308036xxx yang tidak mau mengenalkan dirinya…

Edison Harianja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini