Beranda blog Halaman 85

Resto Favorit Masyarakat Akan Segera Hadir di Kualanamu.

0

Kualanamu, gnewstv.id

Meluaskan Passenger Experience Dengan Menghadirkan Pelayanan Terbaik di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara sejak Juli 2022.

PT Angkasa Pura Aviasi telah melakukan berbagai peningkatan pada layanan penumpang dan berada di jalur peningkatan berkelanjutan. Hal ini dilakukan pada berbagai bidang mulai dari layanan parkir, telekomunikasi, konektivitas Domestik maupun Internasional, serta berbagai macam pilihan F&B. 

Setelah mempelajari profil calon penumpang serta pengunjung Bandar Udara Internasional Kualanamu, berbagai layanan diberikan sesuai dengan kebutuhan calon penumpang dan pengunjung Bandar Udara Internasional Kualanamu. PT Angkasa Pura Aviasi Bandar Udara Internasional Kualanamu terus meningkatkan perubahan dan peningkatan di Bandar Udara Internasional Kualanamu salah satunya adalah dengan hadirnya beberapa F&B seperti Douwe Egberts Coffee dan Wie Tiam Coffee, Resto Populer Ayam Kalasan dan Bread Papa yang menyajikan kebutuhan pelanggan yang tersedia di Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Dalam hal meningkatkan pelayanan yang berkelanjutan, PT Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola Bandar Udara Internasional Kualanamu akan terus menerus memberikan experience journey terhadap para pengguna jasa di Bandar Udara Internasional Kualanamu. 

Pada Rabu 12 Juni 2024, PT Angkasa Pura Aviasi telah menandatangani Kontrak Kerjasama Komersial dengan Multiple F&B Brand antara lain Marugame Udon, Burger King, Old Town Coffee serta Warung Made. Kontrak ini di tandatangani langsung  oleh Director of Commercial & Business Development PT Angkasa Pura Aviasi Bandar Udara Internasional Kualanamu Bapak Kedar Deshpande. 

“Dalam waktu dekat akan segera dibuka Resto F&B lainnya yaitu Subway. Pilihan ini tentu akan lebih memanjakan lidah para pengguna jasa Bandar Udara Internasional Kualanamu,” ujar Bapak Kedar Deshpande.

PT Angkasa Pura Aviasi juga akan menerapkan sistem tenant mixing untuk penempatan gerai-gerai F&B. Dalam merencanakan tenant mixing tersebut, banyak hal yang harus diperhatikan antara lain penentuan Layout & Passenger Flow, Space Allocation, Category & Brand Mix.

Selain itu, tidak kalah pentingnya adalah service element dimana kita juga harus menciptakan suasana yang nyaman bagi para pengguna jasa Badar Udara Internasional Kualanmu. Selain perencanaan komersial diatas, PT Angkasa Pura Aviasi Bandar Udara Internasional Kualanamu juga telah menunjuk Konsultan Komersial  Airport  Internasional ternama  yang memiliki credential dalam merencanakan komersial di berbagai Bandar Udara dunia.

Ravi Shankar Saravu selaku Managing Director of PT Angkasa Pura Aviasi Bandar Udara Internasional Kualanamu juga menambahkan. Perencanaan ini sudah selesai dilaksanakan dan sekarang sedang masuk dalam tahap implementasi. Penting bagi kami untuk menentukan aktifitas komersial di Bandar Udara Internasional Kualanamu berdasarkan kajian komprehensif, agar aspek komersial bisa memenuhi ekspektasi para pengguna jasa serta meningkatkan nilai bisnis Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Perencanaan komersial ini sebelumnya juga telah dilakukan pengkajian secara detail oleh Konsultan Marketing dalam rangka menganalisis passenger profile Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Melihat trend serta menentukan product preference, harapannya produk yang dijual di Bandar Udara Internasional Kualanamu adalah Produk yang disukai oleh Masyarakat pada umumnya.( Sur )

Meteran PDAM Tirta uli Hilang :PWI Apresiasi Pelayanan Perumda Tirtauli Pematangsiantar

0

Pematangsiantar – Gnewstv.id

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pematangsiantar mengapresiasi pelayanan Perumda Tirtauli Pematangsiantar.

Pasca meteran air milik Kantor PWI Kota Pematangsiantar dicuri pada Rabu (12/6/2024) menjelang subuh, langsung diganti oleh Perusahaan air minum daerah tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi pelayanan yang diberikan Perumda Tirtauli Pematangsiantar. Setelah meteran air kantor PWI di Jalan Kartini hilang, langsung diganti setelah kita membuat laporan resmi ke Polres Pematangsiantar,” ungkap Ketua PWI, Surati kepada media, Jumat (14/6/2024).

Sebelumnya kata Surati, peristiwa kehilangan itu telah dilaporkan ke Polres Pematangsiantar dengan Nomor: LP/B/324/VI/2024/DPKT/Polres Pematangsiantar tanggal 13 Juni 2024. Dalam membuat laporan tersebut, PWI Kota Pematangsiantar langsung didampingi M Nurdin bagian kehumasan Perumda Tirtauli.

Secara singkat Surati menjelaskan kronologi kejadian hilangnya meteran air kantor PWI. Hilangnya meteran diketahui pada Kamis (13/4/2024) pagi saat akan membuka kantor PWI di Jalan Kartini.

Lalu mendapat laporan dari penjaga kantor yang tinggal di sebelah kantor PWI tentang raibnya meteran air tersebut. Selanjutnya pengurus PWI melaporkan kejadian tersebut ke Perumda dan Polres Pematangsiantar.

“Dengan respon cepat, Petugas dari Perumda segera turun ke TKP bersama Polres. Usai meninjau TKP dan fan membuat laporan, meteran baru segera dipasang. Terima kasih kepada Perumda Tirtauli dan Polres Pematangsiantar,” kata Surati.

Ketua PWI Kota Pematangsiantar juga berharap pelaku pencurian meter segera diungkap oleh Polres Pematangsiantar.

Sebelumnya, Nurdin juga menjelaskan jika pada hari yang sama pihaknya (Perumda Tirtauli) menerima laporan sebanyak 12 meter air hilang.

“Meski sebelumnya, pencuri sudah dihukum tapi tampaknya tidak menjadi efek jera. Bahkan diduga muncul maling baru,” kata Nurdin, (surati)

Miliki 6,39 Gram Sabu,Polres Pematangsiantar Tangkap Seorang Residivis

0

Pematangsiantar, Gnewstv.id
Tim Opsnal Sat ResNarkoba Polres Pematang tangkap Residivis Pengedar Narkotika jenis sabu di Jalan Patuan Anggi Kelurahan Baru Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar, pada Rabu 12 Juni 2024 malam pukul 22.15 Wib.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno SH, SIK melalui Kasat ResNarkoba AKP JH Pasaribu SH, MH pada Jumat, 14 Juni 2024 mengatakan residivis itu berinisial Wah alias W (52) warga Jalan Sepat Kelurahan Pardomuan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar.

Dijelaskannya, awalnya masyarakat memberikan informasi adanya peredaran Narkoba di Jalan Patuan Anggi Parluasan Kota Siantar. Setelah dilakukan penyelidikan, pada hari Rabu 12 Juni 2024 sekira pukul 22.15 Wib, Team Opsnal unit 2 Sat Resnarkoba Polres Pematangsiantar melakukan penangkapan terhadap tersangka Wah alias W di Jalan Patuan Anggi Parluasan Kelurahan Baru Kecamatan Siantar Utara Kota Pematang Siantar.

Dari Tersangka W diamankan barang bukti berupa 1 bungkus kotak rokok Magnum berisi narkotika jenis sabu sebanyak 5 paket berat bruto 6,39 Gram dan 1 buah HP merk samsung warna putih.

Diinterogasi tersangka W mengaku sabu itu miliknya yang di belinya dari Medan pada awal bulan Juni 2024 sebanyak 10 paket dengan harga Rp. 4.000.000. Dari 10 paket sabu tersebut, 5 paket sudah habis terjual dan sisanya 5 paket yang saat ini sebagai barang bukti.

“Tersangka Wah alias W merupakan resedivis kasus narkoba tahun 2019 dan telah menjalani hukuman 3 tahun 8 bulan di Lapas Pematang Siantar. Hingga saat ini tersangka sudah diamankan guna diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” Kata AKP JH Pasaribu, (surati).

Kapolres Pematangsiantar Tanam Padi Perdana

0

Pematangsiantar, Gnewstv.id

Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno SH, SIK bersama Forkopimda hadiri tanam padi perdana dan penyerahan bantuan benih jagung di Kelompok Tani Satahi Kelurahan Mekar Nauli Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar.

Kegiatan itu bertempat di Kelompok Tani Satahi Kelurahan Mekar Nauli Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar, pada Kamis, 13 Juni 2024 pukul : 09.00 Wib.

Dalam amantnya Walikota Pematangsiantar Dr. Susanti Dewayani Sp.A menyampaikan ia yakin kalau sudah jadi petani itu biasanya sehat kemudian jalan pun lincah tegak tapi luar biasa karena setiap hari bergerak sehingga kesehatan itu selalu terjaga. Tentu nya sudah diterangkan dari awal sampaikan bahwa pada hari ini pemerintah daerah Kota Pematangsiantar melalui APBD dan juga akan diikuti APBD Provinsi

Kali ini akan memberikan 10 ribu bibit padi faritas unggul yang terbaru artinya begitu ditanam langsung gepuk. Begitu ditanam ditanam kemudian kemudian mudah mudahan cepat besarnya cepat tumbuhnya dan saya rasa lebih mudah sehingga produksinya dapat meningkat.

Jadi 10 ribu bibit padi faritas ini akan bisa untuk kurang lebih 400 hektar lahan persawahan dan ini tentunya tadi istilahnya ada perdana berarti nanti ada yang ke-2 ke-3 dan selanjutntnya.

Tentunya ini adalah tujuannya untuk tentang pangan nasional khususnya Kota Pematangsiantar supaya dapat mandiri artinya kita bisa memenuhi kebutuhan diri sendiri, kebutuhan Kota Pematangsiantar. Tentunya tadi sudah banyak oleh bapak Kadis disaat ini lahan yang ada Kota Pematangsiantar sekitar 1.280 hektar tadinya lebih tinggi lagi tapi makin lama makin menyusut jadi bagaimana mengatasinya,

Ini menjadi kekhawatiran kita semua terutama para petani. Pemerintah Kota Pematangsiantar sudah hamper finish adanya RGTN artinya Pemerintah Kota Pematangsiantar seluruh wilayah Kota Pematangsiantar sudah di patokan sudah didenahkan yang mana untuk sawah, yang mana untuk perumahan, yang mana untuk kafe kafe, yang mana untuk sekolahan ini sudah dipetakan dan hamper finish. Sekarang dinas PU berada di Jakarta tinggal mem-finishkan tinggal peraturan walikota selesailah itu.

Dan ini akan berlaku seluruh wilayah siantar artinya yang sudah ditetapkan diwilayah sawah tidak boleh lagi dibangun menjadi kos kosan tidak lagi dibangun untuk kafe kafe. Kalo itu sesuai dengan aturan pasti isinya tidak akan peluang tapi kedepanya tidak ada sejengkel tanah pun yang peruntukan untuk persawahan kemudian berubah fungsi.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan Benih secara simbolis kepada Kelompok Tani Satahi berupa 14 Karung, 2 Bungkus Kelompok Tani Serasi 9 Karung, 7 Bungkus, Kelompok Tani Dosroha 10 Karung dan Kelompok Tani Horas Nauli 4 Karung serta ditutup dengan Tanam Padi Perdana oleh Forkopimda, (surati).

Polresta Deli Serdang Gerebek Tempat Judi Tembak Ikan Di Tanjung Morawa

0

Deli Serdang – gnewstv.id

Polresta Deli Serdang yang telah berkomitmen untuk memberantas judi di wilayah hukum Polresta Deli Serdang, sehingga telah dilakukannya penindakan yang dilaksanakan pada Rabu 12 Juni 2024 pukul 22.45 wib di jalan ujung serdang, dusun 3 Gang Jawa Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. 

Berawal atas informasi yang di terima dari masyarakat yang mengatakan bahwa adanya aktifitas dan tempat permainan judi, Personil Polresta Deli Serdang langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang di maksud yakni di Desa Ujung Serdang Kecamatan Tanjung Morawa.

Setibanya di lokasi tersebut, Personil tidak menemukan adanya  pemain judi tersebut, yang ditemukan satu unit mesin Meja judi tembak Ikan dan satu unit mesin judi roullete, Kemudian Meja judi Tembak Ikan dan mesin roullete tersebut diboyong dan diamankan ke Mako Polresta Deli Serdang guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo, S.IK, menjelaskan “bahwa penindakan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas judi ikan yang ada di Desa Ujung Serdang Kecamatan Tanjung Morawa” ungkapnya. 

Kapolresta Deli Serdang  juga menghimbau kepada masyarakat khususnya warga Kabupaten Deli Serdang, agar terus menjaga ketertiban dilingkungan kita dan apabila mengetahui ada terjadi tindak pidana, baik terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba, perjudian, tindak kejahatan jalanan, begal, genk motor, pencurian, maupun tindak pidana lainnya, agar segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat, atau dapat menghubungi call center Polresta Deli Serdang 110,  untuk segera ditindak lanjuti. (Sur-Rill)

Peringati HUT Kodam I/BB dan Korem 022/PT, Danrem 022/PT Pimpin Ziarah

0

Pematangsiantar – Gnewstv.id
Dalam menyambut HUT Kodam I/Bukit Barisan ke- 74 dan Korem 022/Pantai Timur ke-62, Komandan Korem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Tagor Rio Pasaribu S.E., memimpin Ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nagur di Kota Pematangsiantar , Kamis (13/06/2024).

“Ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Kodam yang ke-74 dan Korem yang ke-62 seluruh puncak acaranya nantinya akan dilaksanakan syukuran di Makorem.

Pada kesempatan tersebut Danrem 022/PT menyampaikan bahwa melalui moment HUT Kodam I/BB dan Korem 022/PT bisa membangkitkan semangat kita untuk melanjutkan pengabdian kita kepada bangsa dan negara. Lebih lanjut Danrem menambahkan jauhi segala pelanggaran terutama narkoba karena akan merugikan diri sendiri, keluarga dan Satuanmu”Ujar Danrem.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 022/PT, Dandodikjur Rindam I/BB, Dandim 0207/SML, Para Kasi Korem 022/PT, Para Kasatdisjan Rem 022/PT, Perwira, Bintara, Tamtama, PNS dan Persit Jajaran Korem 022/PT, (surati).

Akibat Berita Bohong, T.Raja Gamal Telunjuk Alam Melaporkan Sultan Deli Dkk Ke Polrestabes Medan

0

MEDAN – Gnewstv.id  

Konfrensi Pers salah satu kelompok yang diduga menyudutkan dan menjelekkan nama baik Tengku Raja Gamal Telunjuk Alam dibeberapa media, Selasa (28/5/2024) lalu nampaknya akan berbuntut panjang. Pasalnya apa yang disampaikan kelompok tersebut dinilai menyebarkan berita bohong/Hoax sehingga menimbulkan keributan ditengah-tengah masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). 

Tak terima dengan hal itu, Tengku Raja Gamal Telunjuk Alam melaporkan permasalahan ini ke Polrestabes Medan. Hal ini disampaikannya usai melapor ke SPKT Polrestabes Medan.

“Alhamdulillah hari ini kedatangan kita ke Polrestabes Medan bersama Tengku Gamal Telunjuk Alam menindaklanjuti atas adanya video dan berita-berita beredar, konfrensi pers yang dilakukan di salah satu Cafe di daerah Serdang Bedagai, Kota Galuh, yang kita duga membuat berita hoax atau berita bohong yang membuat kericuhan kepada masyarakat. Dan atas berita-berita itu kita buat laporan ke Polrestabes Medan,” ujar Kuasa Hukum Tengku Gamal, Dedi Suheri, SH kepada wartawan, Rabu (12/6/2024) siang kemarin. 

Dedi mengatakan, akibat berita bohong tersebut ia melaporkan beberapa orang seperti Sultan Deli, Sultan serdang,Pangeran Bedagai, Kepala Pertanahan Kesultanan Deli dan Seorang pengusaha di Desa Kota Galuh Perbaungan berinisial A.

“Karena merekalah yang melakukan konfrensi pers di desa Kota Galuh dan ada juga seorang pengusaha berinisial A. Harapan kita laporan ini segera diperiksa diproses secara objektif. Atas apapun yang diucapkan mereka di dalam konfrensi Pers yang menyebar luas di media sosial maupun media cetak, elektronik maupun online untuk buktikan ucapan mereka. Kita tantang mereka untuk membuktikan ucapannya,” tantangnya. 

Dedi menjelaskan bahwa Telunjuk Alam yang melekat pada nama Tengku Gamal adalah nama asli bukan gelar sesuai di KTP. Sedangkan tuduhan Nurhayati dikatakan sebagai mafia tanah sangat  menyakitkan hati keluarga yang merupakan keturunan melayu. 

“Sebenarnya Telunjuk Alam adalah nama murni dari klien kita Tengku Raja Gamal Telunjuk Alam. Satu lagi yang kita harapkan mengenai adanya tuduhan mafia tanah dan lain-lain, buktikan apa yang diucapkan mereka dalam konfrensi Pers, buktikan di kepolisian. Kita tantang mereka untuk membuktikan kata-kata mereka,” tegasnya. 

Advokat dari Kantor DSP Law Firm ini juga menegaskan bahwa terkait berita-berita yang beredar, Nurhayati tidak pernah  menggunakan silsilah keturunan Sultan ataupun Raja. Yang benar adalah orangtua perempuannya adalah seorang Tengku dan ayahnya keturunan prancis. 

“Sehingga apa yang disampaikan oleh pihak-pihak yang kita duga membuat berita bohong atau hoax, yang membuat keributan kepada masyarakat yang mengenai silsilah Nurhayati dan silsilah Tengku Gamal adalah berita tidak benar/fitnah, maka kita sikapi dengan laporan ke Polisi,” tegasnya lagi. 

Dedi berharap pihak Polrestabes Medan untuk segera memproses laporan pengaduan kliennya karena telah membuat suatu berita bohong dan mengintervensi putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. 

“Kita tantang mereka untuk membuktikan ucapannya. Itulah yang kita inginkan, karena perbuatan mereka telah mencoreng dan merusak nama baik klien-klien kami,” tantangnya lagi mengakhiri. 

Sebelumnya, Konfrensi Pers Forum Perjuangan Tanah Kota Galuh bersama Sultan Deli, Pangeran Bedagai, Sultan Serdang, Kepala Pertanahan Kesultanan Deli dan salah seorang pengusaha Sergai berinisial A dibeberapa media pada Selasa (28/5/2024) lalu dinilai menyebarkan berita bohong/Hoax. 

Dimana di Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, tengah hangat membahas sosok Nurhayati. Pemenang sengketa tanah seluas 64 Ha di kasasi Mahkamah Agung (MA) ini kini menjadi sorotan masyarakat dan para pemangku Kesultanan Deli, Kesultanan Serdang, hingga Pangeran Bedagai. (Sur)

Uday Suhada laporkan dugaan tindak pidana korupsi ke Kejati Banten.

0

Banten – gnewstv.id

Direktur Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP) Banten Uday Suhada melaporkan dugaan tindak pidana korupsi alih fungsi gedung Training Center Universitas Pendidikan Indonesia (TC UPI) Kampus Serang yang menjadi hotel komersil ke Kejati Banten.

Direktur Eksekutif ALIPP Banten mengatakan, pihaknya telah mengkoordinasikan kasus itu kepada Kejati Banten bahwa gedung TC UPI Serang dibangun pada tahun 2011 dengan menggunakan APBN senilai Rp.58 miliar oleh PT HK. Namun saat itu pihak pelaksana tidak menyelesaikan pekerjaannya tanpa kejelasan penyebabnya.

“Karena pembangunannya tidak selesai, maka pada akhirnya UPI melanjutkan pembangunan dengan Kembali mengeluarkan angaran setiap tahun. Dari tahun 2011 sampai dengan 2022, biaya yang dikeluarkan sekitar  Rp.70 miliar,” ungkap Uday Suhada kepada media, Rabu(12/6/2024).

“Setelah gedung tesebut selesai, anehnya tidak digunakan untuk kepentingan mahasiswa UPI, sebagaimana dalam perencanaan. Pihak Rektorat UPI justru mengambil kebijakan mengomersilkan gedung tersebut. Padahal jika dihitung secara ekonomi sekalipun, jumlah dana yang bisa dikelola dari mahasiswa jauh lebih stabil dibandingkan dengan perhotelan yang bersifat fluktuatif,” sambungnya.

Terlebih lagi lanjut Suhada, Kota Serang bukanlah tujuan wisata. Jika bangunan itu difungsikan sebagai tempat perkuliahan, maka gedung itu memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 1.000 mahasiswa. Sedangkan SPP mahasiswa tiap semester senilai Rp 7 juta.

“Artinya, dalam setahun dana dari mahasiswa yang dapat dikelola sekitar Rp14 miliar. Maka dalam hitungan 10 tahun sudah break even point (BEP),” katanya.

Di sisi lain Uday Suhada menerangkan, tempat perkuliahan mahasiswa UPI Serang yang ada saat ini, yakni di Kampus UPI Ciracas Kota Serang, kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan ada satu gedung diantaranya yang dibangun sekitar dua tahun yang lalu dengan anggaran sekitar Rp50 miliar, kondisinya kini sudah rusak, banyak keretakan dan bocor.

“Padahal mahasiswa UPI Serang membayar biaya perkuliahannya sama dengan kampus UPI Pusat, di Bandung. Namun fasilitas yang diberikan jauh berbeda”, jelas Aktivis Antikorupsi Banten ini.

Dikatakannya, sungguh sebuah ironi Gedung dimaksud sedianya dibangun untuk praktikum mahasiswa Program Studi Pariwisata. Namun kenyataannya, Program Studi Pariwisata saat ini berada di Kampus UPI Sumedang, Jawa Barat, bukan di kampus UPI Serang.

“Gedung TC UPI Serang adalah salah satu aset atau kekayaan negara yang pemanfaatan dan pengelolaannya dilakukan oleh UPI sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum atau PTN-BH, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Uday.

Namun kata dia, dalam beberapa waktu terakhir, telah terjadi perubahan signifikan dalam pemanfaatan aset itu. TC UPI Serang kini dioperasikan sebagai hotel komersil dalam pengelolaan PT MGM yang dikenal sebagai pengelola hotel kenamaan di Indonesia. Ini terdapat indikasi penyalahgunaan kewenangan dan jabatan yang dilakukan oleh petinggi UPI.

“Hal ini tidak hanya merugikan mahasiswa, universitas dan negara, tetapi juga merusak integritas dan transparansi yang seharusnya dijunjung tinggi oleh lembaga pendidikan, dimana seharusnya gedung tersebut dapat difungsikan semaksimal mungkin, selayaknya tujuan gedung tersebut didirikan menggunakan anggaran negara,” tegasnya.

Kami melihat ada dugaan permufakatan jahat antara pihak oknum Rektorat UPI dengan pihak lain. Mestinya yang dilakukan adalah permohonan izin, melalui kajian terlebih dahulu dari Pihak Direktorat Jenderal Kekayaan Negara atau DJKN Kementerian Keuangan. Namun yang dilakukan UPI adalah membuat surat yang seolah-olah gedung tersebut adalah TC bekerja sama dengan pihak ketiga,” imbuhnya.

Di sisi lain, dalam perjanjian kerja sama antara UPI dengan PT MGM tentang pengelolaan Gedung TC pada Kampus UPI di Serang, secara gamblang disebutkan pada pasal 7 tentang Pembiayaan Kegiatan disebutkan, bahwa seluruh biaya yang timbul untuk kegiatan sebagaimana dimaksud dalam perjanjian itu, disediakan dan ditanggung sepenuhnya oleh pihak kedua sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

“Skenarionya, petinggi UPI mengeluarkan uang non budgeter yang diambil dari Bank BTN Cabang Utama Bandung. Dana itu kemudian diserahkan kepada Kepala Biro Keuangan UPI, yang selanjutnya diserahkan kepada Kepala Biro Sarana Prasarana UPI untuk diberikan kepada pihak perizinan Pemkot Serang,” paparnya

Ditambahkannya, atas dasar itu pula dia meminta Kejati Banten melakukan penyelidikan menyeluruh terkait dugaan penyalahgunaan aset negara tersebut. Dia juga meminta Kejati Banten agar menghentikan kegiatan apapun di Gedung TC UPI Serang. Apabila terbukti adanya pelanggaran hukum, dia menuntut pengembalian Gedung TC UPI Serang kepada negara dan melakukan tindakan tegas terhadap para pihak yang terlibat.

“Jika Kejati Banten bisa menyelesaikan kasus ini, maka ini akan menjadi awal dari pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi lainnya yang berada di lingkungan UPI. Kami siap memberikan informasi dan bukti yang dibutuhkan,”pungkas Uday Suhada.(R.Nixon.H)

Masyarakat Deli Serdang Tolak Jalan Berdebu  

0

Deli Serdang – gnewstv.id

Masyarakat Jalan Orde Baru di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menolak keras keberadaan pabrik beton (batching plant) yang diduga milik investor Korea. Pabrik tersebut beroperasi tanpa izin resmi dan mencemari udara di sekitarnya, sehingga meresahkan warga setempat.

Berdasarkan pantauan wartawan pada Rabu, 12 Juni 2024, lokasi pabrik beton terletak di Jalan Orde Baru, Dusun XIII Desa Mulyo Rejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Saat itu, terlihat empat truk molen sedang antri untuk diisi bahan baku beton. Polusi udara dari pabrik tersebut sangat jelas terlihat, dengan debu dari bahan baku beton keluar dari cerobong pengolahan semen dan berterbangan di sekitar area pabrik.

Masalah semakin parah karena pabrik tersebut membangun pintu keluar-masuk truk molen yang berdampingan dengan rumah warga, tepat di sebelah dinding pabrik. Diduga, pintu ini sengaja dibuat untuk memudahkan truk molen yang sudah diisi dengan beton ready-mix agar dapat melawan arah jalan lintas menuju tol Semayang.

Alimin Sagala, seorang warga yang tinggal di Jalan Orde Baru/Jalan Pintu Tol Semayang No. 163, tepat di sebelah dinding pabrik, menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin untuk operasional pabrik tersebut. “Pada tahun 2023, Kepala Dusun pernah datang meminta tanda tangan dari warga, namun saya tidak pernah setuju jika pabrik semen tersebut beroperasi,” kata Sagala yang sudah tinggal di lokasi tersebut selama 40 tahun.

Sagala juga mengungkapkan bahwa ia telah melaporkan pabrik beton tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup Deli Serdang pada Desember 2023, namun hingga kini belum ada respon. “Saya memiliki cucu yang masih balita, dan polusi dari pabrik ini sangat berbahaya bagi kesehatannya,” tambah Sagala.

Sagala mendesak Penjabat Bupati Deli Serdang untuk segera menutup pabrik beton tersebut karena dipastikan beroperasi tanpa izin dan ilegal. “Tidak ada papan nama perusahaan dan jelas terjadi pencemaran udara, terbukti dari keluhan warga sekitar,” kata Sagala, yang terpaksa menutup usaha makanannya akibat polusi udara.

Tidak hanya Sagala, beberapa warga lain juga terpaksa pindah karena tidak tahan dengan polusi udara dari pabrik beton tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun Sagala, ada sekitar 10 kepala keluarga yang tinggal bersebelahan dengan pabrik tersebut.

Polusi udara yang dihasilkan oleh pabrik beton yang telah beroperasi sejak akhir Desember 2023 tersebut dianggap sangat berbahaya bagi kesehatan warga sekitar. Sagala sekali lagi meminta Presiden Jokowi, Penjabat Gubernur Sumatera Utara, dan Penjabat Bupati Deli Serdang untuk mengambil tindakan tegas dan segera menutup pabrik beton tersebut. “Kami masyarakat menolak keberadaan pabrik beton ini karena mengancam kesehatan keluarga kami. Menghirup debu semen dalam jangka panjang sangat berbahaya bagi tubuh kami,” tegasnya.

Ketika dimintai komentar, pihak keamanan pabrik beton ilegal tersebut mengarahkan wartawan kepada pihak humas. Namun, humas yang dihubungi melalui telepon meminta agar datang langsung untuk konfirmasi di panglong di km12 Jalan Medan-Binjai.

tim – gnewstv.id 

Mempererat hubungan silahtuhrahmi, Wakapolres Cilegon lakukan Anjangsana kepurnawirawan.

0

Banten – gnewstv.id

WakaPolres Cilegon Polda Banten KOMPOL Rifki Seftirian Yusuf berserta PJU dan Bhayangkari melakukan Anjangsana ke Purnawirawan dan personil Polres Cilegon yang sakit.Rabu(12/6/2024).

Kegiatan Anjangsana ini merupakan bentuk kegiatan silahturahmi agar mempererat hubungan baik dengan purnawirawan di lingkungan POLRI serta menyambut HUT Bhayangkara ke-78.

WakaPolres Cilegon Polda Banten KOMPOL Rifki Seftirian Yusuf membenarkan bahwa Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78 kembali hari ini Polres Cilegon Polda Banten menggelar kegiatan penyaluran Bantuan Sosial kepada Purnawirawan dan Warakawuri serta personil Polres Cilegon yang sakit.

Pemberian bantuan sosial sendiri merupakan salah satu bentuk Kepedulian institusi kepada para purnawirawan Polri yang telah berdedikasi saat masih aktif bertugas di Kepolisian serta personil Polres Cilegon yang sakit.

Ditengah usia Polri yang telah menginjak 78 Tahun, dan kedepan semakin bertambahnya umur institusi Kepolisian tentunya kita tidak akan pernah lupa dedikasi para purnawirawan yang dulunya mengabdi di institusi Kepolisian, Ujarnya.

Lebih lanjut ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat khususnya membantu meringankan beban hidup masing-masing purnawirawan.

Selain itu kunjungan ini juga menjadi wadah dalam mempererat silaturahmi Institusi kepada para Purnawirawan khususnya.(R.Nixon.H)

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

Maaf Om, Beritanya gak bisa di copy