Beranda NEWS Nasional Lapor Pak Presiden : Di Kebun Gunung monako  PTPN.IV Terkesan Pejabatnya tak...

Lapor Pak Presiden : Di Kebun Gunung monako  PTPN.IV Terkesan Pejabatnya tak Tersentuh Hukum, Nekad Terlantarkan Hektaran Lahan HGU dan Malah  Merusak DAS 

151
0

Ket.Gambar – Telihat sangat Jelas Kerusakan di Semanjung Daerah Aliran Sungai ( Das ) Sungai Bahsombu serta hilangnya sebahagian besar keanekaragaman hayati ( flora dan fauana) kuat diduga di lakukan Pihak Oknum oknum manajemen PTP.Nusantara Gunung monako yang Alih fungsikan Jalur hijau menjadi tanaman komudite Kelapa Sawit dan malah terlantarakan Areal HGU menjadi belantara Hutan. dan Gambar Tengah – Ketua KMPPD – Desa Simalas,Sipispis, Sumatera Uatara : Junaidi Harahap

Gunung monako – Gnewstv.id 

Inilah fenomina miris, yang saat ini Sedang  berlangsung dan  terjadi di tanah air Indonesia tercinta ini, padahal sebagai mana di ketahui bersama, saat ini Indonesia, telah memasuki era  bersih -bersih di kabinet Merah – Putih. yang di Pimpin oleh Bapak Presiden terpilih ke – 8 ,Bapak Prabowo  Subianto – Gibran Raka Buming raka. dengan berkomidmen akan menindak tegas segala bentuk kejahatan Apapun ,serta  Pelaku pelaku tindak pidana Korupsi yang telah merugikan Bangasa dan Neagara.

Namun anehnya, hingga detik ini, masih saja  banyak oknum -oknum pejabat di Negeri NKRI  ini, terlebih di Perusahaan Bumn PTPNusantara Kebun Gunung monako , yang terindikasi berbuat sewenang -wenang, terhadap karyawan dan sejumlah  bawahan mereka ( karyawan- red)  , bahkan terkesan  kurang memiliki rasa manusiawi terhadap Pekerjanya dan terkesan tidak lagi tersentuh oleh hukum yang berlaku (Kebal  Hukum-red ). 

Bahkan perbuatan mereka ( Oknum para pejabat- red)  seakan  gemar  sekali melakukan dugaan  Pelanggaran  dan kejahatan atas  ketentuan hukum,  seperti adanya dugaan pungli, tindak pidana korupsi,serta Pengerusakan terhadap lingkungan yang  mengakibatkan, besar  hilangnya keaneka ragaman hayati serta flaura dan faunaya di semenanjung Daearah Aliran Sungai ( DAS), tepatnya di sungai bahsumbu, yang berada di  Desa Damak Urat, Gunung monako, Desa simalas dan juga di Desa Sibarau, di Kecamatan Sipispis,kabupaten Serdang Bedagai,Sumatera Utara. 

Sebagimana telah di terbitkan dalam pemberitaan sebelum – sebelumnya di.media Siber  gnewstv.id .dimana di temukan sejumlah lokasi areal Daerah Aliran Sungai ( DAS ) di Daerah itu, yang terlihat sangat sudah rusak parah  bahkan terjadi abrasi atau Longsor yang  cukup parah, juga sudah  sangat mengancam keselamatan ribuan pemukiman dan masyarakat di hilir sungai, jikala banjir bandang datang dan melanda dari hulu sungai bahsumbu tersebut.

Bahkan menurut banyak keterangan warga sekitar, yang juga ikut terdampak kehilangan mata pencarian mereka selama ini  seperti, ikan udang,kepiting dan hewan penghuni air lainya, di akibatkan terdampaknya kerusakan Sungai.di kabarkan sudah sangat lama berlangsung di tempat dan di daerah Alisan Sungai Basumbu Itu, yang diduga akibat ulah pihak oknum -oknum tidak bertanggung jawab di managemen Perusahaan milik Bumn Nusantara tersebut,  yang terkesan hanya mau meraup untung besar semata, tanpa memikirkan dampak dari kerusakan dan lenyapnya  keaneka ragaman hayati dan Lingkungan di sekitarnya Itu.

“Bahkan Ironisnya lagi,  malah  jadi berbanding terbalik pula dengan apa yang terlihat atas adanya dugaan hektaran  areal milik Bumn PTP.Nusantara IV.regional I, Kebun Gunung monako tersebut, yang tampak pada gambar di atas,  sejumlah areal yang kini mirip sekali dengan belantara  hutan, dan  di sinyalir masih masuk.di areal HGU milik Perushaan Plat merah Itu terkesan sengaja tidak di urus, bahakan malah Daerah Aliran Sungai ( Das) nya yang di rusak dan di babat hingga di tanami ribuan tanaman komudite kelapa sawit disinyalir milik Perusahaan Negara Itu.

Dan terkait hal Itu, awak media Gnewstv.id ini,coba mengkonfirmasikanya, kepada Pihak Asisten Afd 3 ,Bernama, Dedi Alamsyah Hasibuan,Via WhatshApp miliknya pada hari ini kamis,19/ September /2024, pukul 07.31.Wib beberapa waktu  lalu, namun sayangnya, WhatsApp milik Asisten Dedi tidak berbalas sama sekali.

Sebelumnya telah juga di beritakan, ada tekabar ulah dan  perangai,serta  tingkah laku oknum Asisten Afd 3, ( Pembantu Kebun -red ) berinisial DD, di Kebun Gunung Monako, Bumn PTP.Nusantara.IV.Regional I ,Sumatera Utara Itu,

Berkedok  melaksanakan Program modus  Jum’at dan memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar di dusun, V Desa Simalas, Kecamatan Sipispis ,Segai pada Juma’at beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal,  29/08/2024, di Dusun V  Desa Simalas tersebut .

Seorang karyawan, Afd 3 yang tidak mau di sebutkan  namanya Itu , pada  pemberitaan sebelumnya mengatakan, dirinya sangat kecewa dan terluka atas apa yang di lakukan Pihak managemen Afd, terutama Asisten Afd 3 setempat berinisial DD Itu dirinya melakukan  kegiatan  Jum’at berkah Itu, dengan mengatakan kepada tim media siber ini,  kami karyawan masing – masing di pungut biaya ( uang kutipan ) bang , (  diduga Pungli ) Rp.30.000, sampai dengan Rp 50.000, ( tiga puluh ribu s/d, lima Puluh ribu rupiah ) untuk melakukan program yang dia buat oleh  oknum Asisten Afd nya  berinisial DD tersebut.

Dan kutipan terhadap sejumlah karyawan, serta mandor – mandor di Afd 3 itu, di belanjakan untuk membeli sejumlah sembako, dann di bagi – bagikan kepada warga masyarakat  di luar Perkebunan Bumn  PTP.Nusantara IV di Sumatera Utara Itu. di pastikan kegiatan yang di lakukan asisten Afd 3 Itu,  adalah di luar Prosedural dan SOP ,serta Kententuan manajemen Perusahan Negara tersebut.

Dan malah terkesan seakan Perusahan sekelas Bumn PTPNusantara Itu , tidak mampu ( tak sanggup ) lagi menggekobtorkan  Dana Bina Lingkungan { CSR / TJSL } kepada masyarakat sekitar , secara peraturan yang resmi yang  tertuang dalam ketentuan yang telah ada di Perusahaan milik Bumn tersebut.

Di tempat terpisah Junaidi Harahap, Selaku Ketua Kelompok Masyarakat Pengelola Dan Pemantau Daerah Aliran Sungai- DAS ( KMPPD ) Sumut. Pada senin , 11/2024,mengatakan kepada pihak media gnewstv.id, diri atau wadah organisanya ( KMPPD ) , sangat- sangat menyesalkan serta  menyayangkan dan kecewa sekali, atas apa yang saat ini terlihat dan terjadi di areal Das Itu. Sebagai mana yang tampak terlihat secara gamblang di semenanjung  Daerah Aliaran Sungai ( DAS) sungai bahsumbu yang telah rusak parah  dari flaura dan faunanya dan telah beralih fungsi menjadi tanaman komudite sawit milik PTP.Nusantara Itu.

Dimana keberadaan Areal hutan hijau dan hutan  rimbun, di Daerah Aliran Sungai { DAS } bahsumbu Itu, kini  sudah jarang dan nyaris tidak terlihat lagi,hingga  tinggal kenangan saja. akibat tergantikan dan  banyaknya ribuan tanamaman komidite Pohon Kelapa sawit di sinyalir milik PTP.Nusanatara Kebun Gunung monako telah tertanam di wilayah Das  tersebut.

Sebelumnya pihaknya ( KMPPD-red ) telah  melayangkan Surat Klarifikasi pertama mereka , kepada pihak manajemen PTPNusantara IV dalam hal ini manajer Kebun Gunung monako dan Save Regional I Sumut, perihal atas kerusakan Lingkungan Das Itu,  namun sayangnya hingga sampai saat dan berita ini di muat kembali, pihaknya ( KMPPD-red ) tidak juga kunjung mendapatkan balasan dan jawaban dari Pihak manajemen Kebun  yang di anggap sangat bertanggung jawab atas hal kerusakan yang kini telah terjadi di areal semenjung Daerah Aliran Sungai ( Das ) sungai bahsumbu tersebut.

Dan berikutnya Junaidi harahap juga  menambahkan, ” pihaknya akan kembali  melayangkan surat  tembusan mereka  Itu ,kepada Pihak-pihak  terkait Lainya, serta  para Pimpinan  Institusi  Aparat Penegak Hukum ( APH ) Baik Kepada Bapak Kapolda, Bapak Kapolri,  Bapak Kejatisu dan Kajagung RI , Pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS),  serta kepada Pihak Kemeterian BUMN  dan  atau juga Kepada Bapak Presiden Republik  Indonesia. 

Sebelum selanjutnya, mereka akan menggelar aksi Demontrasi secara besar – besaran ke kantor manajemen PTP.Nusantara tersebut. demi dapat dikembalikanya  jalur hijau di areal Das yang ada di tempat Itu dan demi tegaknya ketentuan  hukum yang berlaku dan rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia tercinta di Negeri  ini. ( tim – gnewstv.id )