Beranda DAERAH Sumut Garuda Indonesia Dan Ditjen Imigrasi Resmikan Layanan Jalur Khusus Keimigrasian Penumpang Garuda

Garuda Indonesia Dan Ditjen Imigrasi Resmikan Layanan Jalur Khusus Keimigrasian Penumpang Garuda

120
0

Simalungun- Gnewstv.id

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia (GI) terus memperkuat upaya untuk meningkatkan layanannya, salah satunya dilaksanakan sinergi bersama antara Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.  Untuk menghadirkan layanan jalur khusus  (special lane) keimigrasian bagi penumpang Garuda. Kehadiran special lane ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama Yang dilaksanakan oleh Direktur utama Garuda Indonesia,  Irfan Suraputra dan Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham RI Silmy   Karim , Demikian siaran pers PT Garuda Indonesia (PERSERO TBK) dan Direktorat Jenderal Imigrasi, Kamis(30/3) yang lalu di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hàtta.

Melalui kerja sama ini, seluruh penumpang kelas first class, business class , dan anggota GarudaMiles Platinum khususnya penumpang rute internasional akan mendapatkan nilai tambah berupa seamless travel experience , khususnya pada proses pre-flight dan post-flight melalui proses pemeriksaan imigrasi yang lebih cepat, baik pada saat keberangkatan maupun ketibaan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno – Hatta, Jakarta dan di Terminal bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Pada acara tersebut,  Direktur Utama  Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, layanan jalur khusus tidak hanya merupakan upaya perusahaan untuk terus memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa, namun juga merupakan bentuk komitmen Garuda  Indonesia sebagai national flag carrier, untuk turut berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor pariwisata melalui berbagai inisiasi, dan sinergi strategis bersama stakeholder pariwisata. 

Dikatakan Irfan ebih lanjut , “Hadirnya layanan jalur khusus proses keimigrasian ini, merupakan salah satu dari inisiatif berkelanjutan GI sebagai national flag yang dihadirkan untuk meningkatkan kualitas seamless journey bagi pengguna jasa Garuda secara end-to-end,  selaras dengan trend penerbangan yang mulai tumbuh signifikan “.

Dalam alur layanan jalur khusus tersebut, penumpang first class, business class,  dàn anggota GarudaMiles Platinum akan diberikan sebuah kartu penanda,  untuk selanjutnya Passenger Service Assistance (PSA) GI yang akan mengarahkan penumpang ke konter proses pemeriksaan keimigrasian khusus, ujar Irfan.

” Tentunya kami menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham RI  atas kolaborasi yang terjalin serta dukungan berkelanjutan dan stakeholder kebandaraan lainnya terhadap terhadap langkah GI untuk terus memberikan nilai layanan kepada seluruh pengguna jasa , khususnya pada dua touch – point kami yaitu proses pre-flight dan post-flight, ” imbuh Irfan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham RI SilmyKarim menyampaikan, kerja sama ini merupakan perwujudan kolaborasi positif antar stakeholder dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tidak menutup kemungkinan adànya kerja sama lain, atau mungkin pengembangan pelayanan kedepannya.

” Ekosistem ini yang harus kita jaga dan kita bangun, agar dari sinergitas antar lembaga ini dapat menghasilkan nilai tambah disegala sektor yang bermanfaat bagi masyarakat.  Hal ini sejalan dengan salah satu fungsi Imigrasi, yàitu fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat, ujar Silmy.

Silmy juga berharap penandatanganan kerja sama ini mampu menarik lebih banyak orang asing yang berkualitas untuk berkunjung ke Indonesia, sehingga bisa menggerakkan roda perekonomian bangsa pasca pandemi Covid-19.

” Kami bersama Garuda Indonesia juga akan mensosialisasikan berbagai macam visa yang kami sediakan untuk orang asing, mulai dari visa kunjungan wisata, electronic Visa on Arrival, Visa pra investasi.

Dalam waktu dekat kami akan luncurkan Golden Visa yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh orang asing yang berkualitas,” pungkas Silmy.

Peresmian  special lane ditandai dengan pelayanan imigrasi bagi penumpang GA873 yang merupakan keberangkatan asal Hong Kong, serta penumpang GA961 yang berasal dari Madina.

(surati)