Beranda NEWS Nasional Bandara Kualanamu Siap Hadapi Lonjakan Pemudik 2026, Penumpang Diperkirakan Capai 443 Ribu...

Bandara Kualanamu Siap Hadapi Lonjakan Pemudik 2026, Penumpang Diperkirakan Capai 443 Ribu Orang dan Tersedia 156 Ektra Flight 

11
0

Deliserdang, gnewstv.id 

Sepekan menjelang Lebaran Idul Fitri 2026 tahun ini, Bandar Udara Internasional Kualanamu sudah siap dalam segala hal dalam menhadapi lonjakan pemudik baik yang dating maupun berangkat dari Bandara Kualanamu.

Bakan pihak Bandara Kualanamu memproyeksikan jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026 mencapai 443 ribu orang dengan 3.009 pergerakan pesawat pada rentang waktu 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 2 hingga 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan untuk tahun ini sudah tersedia 156 Ektra Flight yang diajukan sejumlah Maskapai Penerbangan.

Hal ini ditegaskan Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, mengatakan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan kelancaran operasional bandara selama periode Angkutan Lebaran.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Angkasa Pura Aviasi memastikan kesiapan operasional bandara dengan membentuk Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 atau H-8 sampai H+8 Lebaran.

“Posko ini dibentuk guna memastikan operasional bandara berjalan aman, tertib, dan lancar selama periode mudik dan arus balik, mengingat trafik penumpang diproyeksikan meningkat signifikan.

PT Angkasa Pura Aviasi bersama seluruh stakeholder di Bandar Udara Internasional Kualanamu telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh guna memastikan operasional Angkutan Lebaran 1447 H/2026 berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara,” ujarnya.

Menurut Dedy, melalui Posko Terpadu Angkutan Lebaran, koordinasi dilakukan secara terintegrasi dengan seluruh pemangku kepentingan seperti maskapai, AirNav Indonesia, Otoritas Bandar Udara, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta instansi terkait lainnya.

“Dengan koordinasi ini, setiap potensi gangguan operasional dapat diantisipasi secara cepat dan efektif,” tambahnya.

Dari sisi operasional, Bandara Kualanamu didukung kesiapan personel dan fasilitas yang memadai. Sebanyak 439 personel Aviation Security (Avsec), 61 personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), serta 1.237 personel ground handling disiagakan selama periode angkutan Lebaran.

Untuk mendukung konektivitas penumpang menuju dan dari bandara, sejumlah moda transportasi darat juga disiapkan, antara lain 60 unit bus, 70 taksi konvensional, 175 taksi online, serta layanan kereta api bandara dengan 24 perjalanan per hari.

Selama bulan Ramadan dan periode mudik Lebaran, Bandara Kualanamu juga menghadirkan sejumlah layanan tambahan bagi penumpang, seperti pembagian takjil, dekorasi tematik Ramadan di area terminal, serta berbagai program pelayanan lainnya untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Selain itu, PT Angkasa Pura Aviasi juga memperkuat aspek keselamatan dan keamanan melalui Ramp Safety Campaign dan Terminal Safety Campaign, serta memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur bandara beroperasi secara optimal selama periode angkutan Lebaran.

Melalui berbagai kesiapan tersebut, PT Angkasa Pura Aviasi berkomitmen mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran serta memastikan pelayanan penerbangan di Bandara Kualanamu tetap berjalan dengan standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang tinggi. (Sur)