Beranda DAERAH Sumut Ragukan Kinerja Riyadi,Organisasi Pemda Sentil Kadinsos Batu Bara

Ragukan Kinerja Riyadi,Organisasi Pemda Sentil Kadinsos Batu Bara

74
0

Batu Bara – Gnews.tv

Ragukan kinerja dari Riyadi, Organisasi Perhimpunan Mahasiswa dan Pemuda(Pemda) Kabupaten Batu Bara sentil Kepala Dinas Sosial(Kadinsos) Kabupaten Batu Bara, melirik dari kenaikan Harga bahan bakar minyak(BBM) subsidi, harus tepat sasaran dalam memberikan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak(BLT BBM).

Ketua Pemda Batu Bara Arwan Syahputra menyampaikan kenaikan harga BBM membuat rakyat panik, namun pemerintah pusat berupaya menenangkan dan menyejahterakan masyarakatnya lewat bantuan langsung tunai Bahan bakar minyak (BLT BBM).

Dimana, program yang dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui dana APBN tersebut, hendaknya diselaraskan dengan kinerja yang baik pula oleh pemerintah daerah melalui Dinas Sosial, seperti di wilayah Kabupaten Batu Bara.

Melirik BLT BBM, Kata Arwan Syahputra, segenap mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam organisasi Perhimpunan Mahasiswa Dan Pemuda(Pemda) Kabupaten Batu Bara mengkritisi kinerja Riyadi Kadinsos Batu Bara.

Menurut Arwan, Kadinsos Batu Bara harus melakukan publikasi terkait keluarga penerima manfaat(KPM) BLT BBM bersubsidi, dan juga Bantuan Sosial lainnya, jika data tersebut dari Kemensos dan dikirim via pos, namun tetap pengusulnya dari daerah – daerah, akan tetapi Dinsos Batu Bara pasti memiliki data pertinggal.

“Kita menuntut agar adanya transparansi data KPM dari Dinsos Batu Bara, agar tidak lambat,
dan benar – benar bantuan itu tepat sasaran, dan bila belum tepat, agar bisa dievaluasi,”kata Arwan Syahputra, Kamis (22/09/2022).

Arwan Syahputra yang yang juga aktivis pemerhati kebijakan publik menilai, selama ini Dinsos Batu Bara hanya mengharapkan data dari desa/kelurahan tanpa lakukan verifikasi langsung dan cek lapangan secara berkala.

“Padahal Dinsos Kabupaten Batu Bara punya banyak TKSK, dan itu bisa diturunkan untuk verifikasi data KPM,”ucap Arwan.

Arwan juga menyentil kinerja Kadinsos Kabupaten Batu Bara terkait penyaluran Bantuan Sisial(Bansos), baik itu Program Keluarga Harapan(PKH) atau bantuan sosial lainnya.

“Karena jika dicek lapangan, masih ada masyarakat yang benar – benar membutuhkan namun tidak mendapatkan, dan masih ada yang ekonomi menengah, malah menjadi sasaran penerima bansos, dan ini logika terbalik”,tutur Arwan.

Arwan mengharapkan, agar Kadinsos Batu Bara melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait BLT BBM tersebut dan lakukan update data penerima manfaat yang terbaru.

“Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka kami sangat meragukan kinerja Riyadi dalam memimpin Kadinsos Kabupaten Batu Bara, dan hendaknya DPRD segera memanggil Kadinsos, dan Bupati Batu Bara sesegera mungkin lakukan evaluasi”,pinta Arwan.

M.Yusuf – Gnews.tv