Tanjung Beringin, Sergai. Gnewstv.id
Personil Satreskrim Polres Sergai yang dipimpin oleh Kanit I Pidum Ipda Sakban Hasibuan bersama dengan Ps. Kaur Identifikasi Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai Aiptu Sahat MP Siregar, Bripka Supriandi dan Bripka A. Giawa lakukan cek tempat penemuan sesosok mayat di area perkebunan sawit PT. Indah Pontjan Dusun II Desa Pematang Cermai Kec. Tanjung Beringin Kab.Serdang Bedagai, Selasa (5/12) sekitar Pukul 09.50 Wib.

Penemuan mayat atas nama Ngatimun (65) warga Dusun V Sei Mulyo Desa Sei Bamban Kec. Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai tersebut berawal Pada Senin, (4/12) sekitar Pukul 22.00 Wib, Korban pulang minum tuak di salah satu warung pakter tuak yang tak jauh dari lokasi, selanjutnya korban pindah ke warung tuak di Dusun Pematang Condong Desa Pematang Cermai, Kec. Tanjung Beringin. Kemudian Pukul 01.00 Wib Korban hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai Septor jenis Honda REVO No Pol BK 5292 NAG.
Sekitar Pukul 06.00 Wib seorang warga bernama Rudi (30) warga Dusun V Sei Mulyo Desa Sei Bamban Kec. Sei Bamban menemukan Korban di Parit area Perkebunan PT INDAH PONTJAN dengan posisi kepala masuk ke parit dan Sepeda motor terparkir di pinggir parit.
Selanjutnya pihak keluarga Korban membawa Korban ke rumah duka di Sei Mulyo Dusun V Desa Sei Bamban Kec.Sei Bamban.
Polres Sergai melalui Satreskrim pukul 10.30 Wib dengan unit Identifikasi Sat Reskrim tiba di rumah duka untuk memeriksa seluruh tubuh korban dan saat dilakukan pemeriksaan pada tubuh Korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan.
Ipda Edward Sidauruk, Ps. Kasi Humas Polres Sergai ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan tindakan kepolisian dengan cepat sudah dilaksanakan,
“Pihak Kepolisian Polres Sergai melalui Satreskrim langsung lakukan olah TKP dan mengecek korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan korban saat ini disemayamkan di rumah korban menunggu untuk dikebumikan,” jelas Edward. (Erick Yoma)








