Beranda DAERAH Sumut Penekanan Stunting di Kab. Sergai Tahun 2023, dr. Helmi: Target Pencapaian Hingga...

Penekanan Stunting di Kab. Sergai Tahun 2023, dr. Helmi: Target Pencapaian Hingga 14 % Pada Tahun 2024 Mendatang

75
0

Gnewstv.id_Pantai Cermin.

Program Bimbingan penekanan Stunting anak tahun 2023 yang dilaksanakan dinas BKKBN (Badan Kordinasi Keluarga Berencana Nasional) Pemprov Sumatera Utara Yang dilaksanakan Kamis 25/05 sekitar pukul 08:30 Wib lokasi kegiatan tersendiri dilaksanakan di Theme park Kecamatan Pantai Cermin Kab. Serdang Bedagai.

Kegiatan tersebut dihadiri dr Helmi Iskandar Sinaga Kepala Badan BKKBN Kab. Sergai, Nurkemala SE, Msi, Kabid Perencanaan Pembangunan, Erwinsyah Siregar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, serta seluruh para undangan yang berkaitan dengan kegiatan.

dr Helmi Sinaga Kaban BKKBN Sergai dalam kata sambutannya menuturkan kegiatan ini adalah bagian kegiatan Pemprov Sumut yang wajib kita laksanakan untuk penurunan pencapaian target yang kita rencanakan pada tahun 2024 nanti yakni 14 % penekanan angka stunting pada anak.

Stunting adalah dalam kata lain adalah seorang anak yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan diakibatkan kekurangan gizi kronis dan penyakit infeksi berulang yang ditandai dengan hasil pengukuran panjang badan atau tinggi badan dibawah standart yang ditetapkan oleh kementrian kesehatan baik masih dalam kandungan hingga pada masa pertumbuhan anak tersebut nanti nya.

Dengan Dasar inilah kita berupaya terus dalam mengatasi penyebaran Stunting di Serdang Bedagai (Sergai), Pada tahun 2022 di Serdang Bedagai kita mencapai 21,1% dari hasil survey dan laporan yang kita terima, oleh sebab itu pada tahun 2024 kita akan mengejar target untuk di angka 14 % penurunan Stunting ini.

Dalam kesempatan yang sama Kabid kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Kab. Sergai dr Hendrianto menjelaskan
” Stunting itu bisa saja ada pada dalam keluarga kita, tanpa kita ketahui dan kita sadari disebabkan kesibukan dan kegiatan orang tua begitu padat, sehingga tanpa kita sadari Stunting tersebut bisa terjadi pada sekitar kita “, ucapnya.

Lebih lanjut Hendrianto menerangkan ” Penyebab stunting itu terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan kesehatan gizi pada anak pada saat hamil serta pada saat masa pertumbuhan pada anak pasca melahirkan, hal ini yang perlu kita lakukan sosialisasi kepada ibu-ibu hamil yang ada di kabupaten Serdang Bedagai “, jelas nya.

Untuk mengatasi perkembangan Stunting itu yang perlu kita perhatikan adalah jenis makanan dan kebersihan serta asupan makanan yang bergizi untuk ibu hamil, Untuk itu Zat yang paling bagus pada kesehatan tubuh dan perkembangan anak atau janin adalah zat besi juga protein yang baik selanjutnya pola perawatan dan pengawasan sang ibu terhadap perkembangan anak hal tersebutlah dapat mengurangi perkembangan Stunting di Tanah Bertuah Negeri Beradat “, tutup nya. (Erick Yoma)