
Tebing Tinggi-Gnewstv.id
Di duga maraknya Peredaran Narkotika Jenis Shabu-shabu di Lingkungan lima ( V) ,Kelurahan Bandar Sakti,Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi,Sumatera Utara,

Membuat ratusan masyarakat di daerah tersebut,merasa nyaris tidak Percaya lagi dengan Kinerja Kepolisian dan BNN atas semua Peristiwa yang terjadi Itu.

Bahkan sejumlah warga tak segan-segan lagi,untuk memasang dan membentangkan Sejumlah Spanduk yang bertuliskan,”PAK POLISI…!!!!..”STOPLAH NARKOBA DI KAMPUNG KAMI INI SEKARANG JUGA…!!!” dan juga,”KAMI MASYARAKAT LINGKUNGAN V SANGAT MERASA RESAH DENGAN PEREDARAN NARKOBA DI KAMPUNG KAMI INI.

Adanya sebuah rumah yang di duga milik Bandar berinsial Jk di lingkungan Dua (2) ,Kelurahan Bulian yang tidak Jauh dari tempat itu,dimana terkesan kebal akan hukum yang berlaku,atau terkesan adanya dugaan main mata dengan sejumlah oknum-oknum tertentu.

Menurut segenap lapisan masyarakat STM,setempat ,kami muak ,bosan,gerah dan menjijikan, atas tingkah yang setiap hari menjadi totonan dan merupakan perbuatan kebiadaban,dan kesewenang-wenangan, atas banyaknya para pemakai yang diduga membeli dan berbelanja Narkotika jenis sabu-sabu di tempat Itu,yang bahkan di beritakan pula,banyak juga ikut mengobankan sejumlah anak-anak di bawah umur yang tidak berdosa di tempat Itu ,sehingga dikabarakan ikut terlibat dalam peredaranya,yang didugakan dari rumah milik bandar berinisial Jk tersebut,
Dan Warga meminta agar, Bapak Kapolri Jendral Listio Sigit Prabowo,” untuk menindak tegas.!!,” atas dugaan maraknya Peredaran narkoba yang sudah berani terang-terangan ,dengan mengangkangi norma dan undang-undang dan tidak pula.menjadi rahasia umum di tempat itu,”ujar salah seorang tokoh masyarakat yang meminta namanya tidak untuk di sebutkan, pada Pemberitaan ini.

Ketika hal ini coba di konfirmasikan Kepada Bapak Kapolres Tebingtinggi AKBP.Andreas Luhut Jaya Tampubolon melalui Whatshap Milik Kapolres di nomor 0821-1006-XXXX, pada Senin,02/10/2023,pukul 10.44.Wib ,sayangnya Whatshap milik Kapolres AKBP Andreas tidak berbalas,hingga berita ini rilis.

Kini ratusan masyarakat,terdiri dari kaum Ibu,(emak-emak) org tua dan anak-anak di lingkungan Itu, tampak melakukan swiping turun ke jalan dan melakukan pelarangan terhadap sejumlah di duga para pembeli Psikotropika Jenis Sabu,yang masih saja mendatangi rumah milik oknum diduga bandar Narkoba berinisial Jk di tempat Itu,tepatnya di sinyalir berlokasi di lingkungan dua,Kelurahan Bulian,Kecamatan Bajenis tersebut,
namun tampak sejumlah beberapa orang di duga pembeli yang hendak ingin berbelanja barang haram itu,menyangkal dan membatah akan berbelanja barang haram jenis sabu tersebut ,saat di tanyai warga yang melakukan swiping dan penjagaan ,yang melarang mereka untuk tidak lagi berbelanja dan datang kerumah jk terduga bandar tersebut,”bahkan di ceritakan warga setempat,
Sebelum adanya larangan yang di buat warga setempat yang cukup sangat gerah atas tikah para pelaku,Selama ini ,” yang hampir setiap harinya di perkirakan hingga ratusan orang yang mendatangi rumah di duga milik bandar berinisial Jk tersebut,untuk membeli dan berbelanja Sabu-sabu,”bahkan seperti bagaikan adanya Sebuah pertujukan pasar malam,dan disinyalir,acap kali menurut keterangan warga setempat di kabarkan ,sejumlah oknum-oknum berpakaian dinas tertentu yang berdatangan ke Lokasi Itu, diduga meminta bagian upeti (uang setoran) atau uang tutup mulut,cetus warga lainya menyampaikan ke kalangan awak media yang hadir di tempat tersebut.
Atas Peristiwa ini ,Segenap lapisan masyarakat di kota Itu,khususnya masyarakat yang berada di lingkungan lima (V) ,Kelurahan Bandar Sakti,Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi,Sumatera Utara itu, dengan mengatasnamakan dirinya STM AMALIYAH Itu, kini melayangkan Sepucuk Surat tertulis, kepada Bapak Kapolres Tebingtinggi AKBP .Andreas Luhut Jaya tampubolon,SIK,M.K.P, yang menjabat saat ini,dan memohon Kepada Bapak Kapolri.Jendral Listio Sigit Prabowo,agar memerintahkan bawahanya,” untuk secepatnya segera membersihkan dan menindak tegas ,atas dugaan maraknya peredaran Narkotika Jenis Sabu-sabu yang terjadi.selama ini ,bahkan yang masih menurut warga ,”Kejadian Itu (Dugan Peredaran Narkotika-red) di tempat Itu,tidak lagi menjadi rahasia umum di lokasi tersebut, di Kota Tebingtinggi Sumatera Utara,yang mana dari sejak dulu,Kota Itu pernah di kenal sebgai Kota Pendidikan dan Kota ramah anak, dan bukan Kota Narkotika.
tIm-gnewstv.id





