Beranda DAERAH Sumut Ancam hetikan Bantuan Sosial  Terhadap  Warga ,DiSinyalir Menjadi Senjata Andalan Oknum Calon ...

Ancam hetikan Bantuan Sosial  Terhadap  Warga ,DiSinyalir Menjadi Senjata Andalan Oknum Calon  Pangulu urut Dua  Nagori Panduman  Untuk Memilinya Kembali

81
0

Simalungun-Gnewstv.id 

Beredarnya sebuah Vidio amatir warga Pada Kamis 16/03 2023 yang lalu,yang mengaku terpaksa menerima uang dari di duga  calon Pangulu nomor urut dua  berinisial Sh (Incubent) mengancam seorang warga berinisial Eg , Jika warga tersebut tidàk mau memilihnya (Calon Pangulu-red)  maka oknum pangulu tersebut melalui timsesnya berinisial Er, akan mencoret warga tersebut  dari bantuan Pemerintah yang selama ini telah ia dapatkan.

Adalah Nagori Panduman, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, melaksanakan pemilihan kepala desa (Pangulu Nagori ) serentak Pàda Rabu 15 Maret 2023 lalu,

Pemilihan pangulu yang diduga diwarnai dengan pengancaman terhadap salah seorang warga berinisial Eg, dimana hal itu  ,sudalah sangat  mencederai hati Nurani dan azas  Demokrasi di negeri ini,adalah seperti yang dirasakan Salah seorang warga berinisial Eg yang juga bersetatus  seorang Ibu janda Itu,yang mengaku dalam sebuah rekaman  video, ,”dengan mengatakan,” Sebenarnya saya tidak mau diberi uang sebesar Rp.200.000 ( Dua ratus ribu rupiah) Itu, oleh salah seorang berinisial Er, disinyalir  timses dari Calon  nomor urut dua, (Petahana- Incumbent) Itu,

tapi karena saya di takut-takuti dan diancam akan dicoret dari bantuan, makanya terpaksa hal itu (uang) tersebut saya terima,kemudian saya dititipi uang sebanyak Rp.400.000 (empat ratus ribu rupiah) untuk diberikan kepada dua orang lagi teman saya ,warga lainya,supaya di arahkan  untuk  milih Calon Pangulu nomor dua tersebut.” itulah yang diucapkannya dalam rekaman Vidio berdurasi 2.17 menit dalam bahasa Daerah Simalugun tersebut.

Bantuan pemerintah adalah program Presiden RI yang tujuannya mensejahterakan masyarakat dan rakyat ,juga membantu masyarakat yang tidak mampu,eeh..malah hal ini  diduga digunakan dan di manfaatkan oleh seorang  Oknum Cakades Itu,mengancam ibu janda tersebut, di duga melalui tinsesnya berinisial Er,untuk melimihnya kembali  menjadi pangulu di Nagori Panduman,Kecamatan Raya Kahean,Kabupaten Simalungun tersebut.

Di Negara yang Penuh Demokrasi ini, masih ada Saja,diduga Perbuatan  melawan Hukum ,melakukan many politik dan bahkan diduga sampai  tega melakukan pengancaman terhadap masyarakat lemah seperti seperti yang di rasakan seorang ibu Eg, yang juga berstatus Sebagai seorang janda tersebut. 

Ketika hal ini pada waktu yang lalu Sabtu 18 maret pukul 17.15.Wib tim Gnewstv.id coba di konfirmasikan terhadap oknum berinisial Sh,yang juga Calon Pangulu nomor urut dua tersebut melalaui Whatshap milik oknum Cakades Sh,di nomor 08136148xxxx ,Whatshap milik Sh tidak menjawab dan tidak berbalas sama sekali.

Atas Peristiwa ini ,Seorang warga setempat berinisiial Pp ,Jika hal ini nanti dapat di buktikan dan benar ,maka dirinya berharap dan meminta Kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo,beserta  jajarannya,Khususnya di Jajaran Pemkab Simalungun,Sumatera Utara,agar hal seperti ini tidaklah  lagi Boleh terjadi , supaya dapat  menghilangkan dugaan ,cara-cara kotor dan  pola many politik ,dengan melakukan dugaan kecurangan-kecurangan ,serta cara-cara  intimidasi terhadap warga yang tidak berdosa,dan dapat melakukan penyelidikan atas beredarnya informamasi dan berita ini.

Seperti yang di duga sempat terdengar dan  yang terjadi di lakukan Oknum Calon Pangulu nomor urut dua Itu ,beserta timsesnya,di tengah-tengah masyarakat khususnya di Nagori Panduman,Kecamatan raya Kahean Kabupaten Simalungun Sumatera Utara  tersebut.

Dimana Negara yang Penuh dengan  Demokrasi  ini, dan tiap-tiap warganya,bebas dalam menentukan pilihannya, adalah merupkan tujuan utama Kemerdekaan setiap orang, dan  semua warga di Negara Kesatuan  Repubrik  Indonesia yang kita cintai ini,Sesuai dengan  Pancasila dan amanat  Undang-Undang Dasar tahun 1945.

JS-tim Gnewstv.id