Batu Bara – Gnews.tv
PT Wilmar Padi Indonesia(WPI) bersama Bupati Batu Bara Ir H Zahir MA.P panen raya padi serta Demplot Pupuk Mahkota, di Dusun X, Desa Tanah Tinggi, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Kamis(22/09/2022).
Hadir, Pimpinan PT Wilmar Padi Indonesia H Saronto, Pimpinan Cabang PT MNA Kuala Tanjung Eddy Kho, Deputy Head PT MNA Yoopie Algerie, Direktur PT WCI Saiful Bahri Panjaitan, Head Unit PT WPI Kuala Tanjung Mual Panjaitan, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura M Ridwan SP, Camat Air Putih Rahmad Khaidir Lubis S.Stp, MAP, Kepala Desa Tanah Tinggi, Penyuluh Pertanian Kabupaten Batu Bara, serta Kelompok tani dan para petani Desa Tanah Tinggi.
Pimpinan PT Wilmar Padi Indonesia H Saronto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Wilmar Padi adalah perusahaan baru yang berdiri ditahun 2018, WPI dibangun pertama di Mojokerto, Ngawi dan Jawa Timur.
“Sejak 4 tahun berjalan, kita telah hasilkan beras tiga ratus ribu ton padi”,jelas Saronto.
Dimana, PT WPI terus meluas dengan melakukan ekspansi, diantaranya di serang dan Kuala Tanjung yang ke empat akan mulai beroperasi pada Januari 2023.
Dikatakan H Saronto, PT WPI akan segera beroperasi mulai tahun depan dan akan menerima gabah dari petani Kabupaten Batu Bara, disamping mengolah beras, PT WPI juga akan membina kelompok tani yang berada di Wilayah kabupaten Batu Bara.
Sementara itu, Bupati Batu Bara diwakili wakil Bupati Oky Iqbal Frima SE mengatakan kegiatan panen raya ini sebagai salah satu kawasan pertanian padi, akan menjadi arah baru bagi kemajuan pertanian di Kabupaten Batu Bara.
“Bangga, hadirnya PT WPI yang akan menjadi arah baru bagi kemajuan pertanian di Wikayah Kabupaten Batu Bara”, ungkap Oky.
Oky berharapa, hadirnya PT WPI menjadi solusi yang baik bagi petani Kabupaten Batu Bara dan percaya bahwa PT WPI nantinya akan memberikan kontribusi terbaiknya untuk Kabupaten Batu Bara dan petaninya.
Sebab, kendala yang sering dihadapi para petani adalah salah satunya irigasi yang kurang baik, pupuk yang mahal sehingga berdampak pada hasil panen yang kurang maksimal.
M.Yusuf – Gnews.tv









