Simalungun-Gnewstv.id
Entah apa..,”maksud dan tujuan oknum Pimpinan,Manajer Ksdun Bumn PTPN.3 berinisial Ks, membuat Surat memorandum diduga untuk membayar ,Serta dengan mengatas namakan kebutuhan Wartwan dan Lsm di lingkungan tempatnya ia bekerja ,Sehingga harus mengajukan surat Memorandum kepada General Manajernya ( Distrik.1-red) yang di indikasi ,setelah adanya pemberitaan dugaan Perambahan dan Penebangan Batang Pohon mahoni yang di duga tidak dengan Prosedur dan kreteria yang Berlaku di Perusahan Badan Usaha Milik Negara ,yang berselogankan : AKHLAK tersebut.

Sebagai mana yang sempat di muat dan di beritakan media Siber gnewstv.id pada beberapa waktu lalu,dimana “Disinyalir Usai Di Pemberitan Perihal Penebangan Batang Pohon Mohoni,akhirnya Diduga ,Manajemen Ksdun rela keluarkan Bajed hingga belasan juta rupiah dikabarkan hanya untuk biayai Publikasi,dan mengatasnamakan untuk kebutuhan Wartawan dan LSM di wilyah kerjanya,
Dimana, kembali beredar sebuah informasi dari berbagai Sumber yang namanya tidak ingin di sebut dalam pemberitaan yang berhasil di rangkum tim Gnewstv.id hingga pada saat itu, Rabu 19/04/2023 yang lalu.


Adanya sebuah informasi selebar Surat di duga dari dan milik Pihak manajemen Kebun Silau Dunia tertanggal 03 april 2023, atas nama kasiaman Saragih Sp ,selaku manejer PTPN.3 Kebun Silau Dunia,yang berbunyi
MEMORANDUM
———————————–
Kepada : Bapak General Manajer Serdang 1
Dari : Manajer Kebun Silau Dunia
Nomor : KSDUN/DSER 1/MO/2023
Tabggal : 03 April 2023
Hal : Izin Prinsip Biaya :
Dalam rangka meningkatkan sinergiritas kemitraan antara Perusahaan dengan wartwan dan LSM di wilayah kerja Kebun Silau Dunia baik wartwan dan LSM di Kabupaten Simalungun maupun Serdang Bedagai,maka di anggap perlu mengadakan sosialisasi terkait berita -berita yang akan di Publikasikan oleh wartawan terkait kegitan perusahaan yang positif .
Berkaitan dengan kegiatan tersebut dibutuhkan biaya Rp.6000.000,-(enam juta rupiah) untuk pelaksanaan sosialisasi kepada Wartwan dan LSM di wilayah kerja Serdang Bedagai dan Simalungun.
Oleh sebab itu mohon kiranya keizinan dan persetujuan Bapak Geberal manajer terkait pelaksanaan kegiatan dimaksud.
Dapat kami sampaikan bahwa biaya kegiatan di maksud tertuang dalam RKAP tahun 2023 rekebibg 431 18 sebesar Rp.18 000.000,-. ( delapan belas juta rupiah)
Demikianlah disampaikan atas izin yang Bapak berikan diucapkan terima kasih.
PT PERKEBUNAN NUSANTARA III (PERSERO)KEBUN SILAU DUNIA
Kasiaman Saragih ,SP
———————————————-
Manajer
Menyikapi hal ini ,kembali tim media Siber Gnewstv.id mengkonfirmasikanya kepada Manajer Kebun Silau Dunia Kasiman Saragih,SP melalu Seluler Whatshap milik Kasiaman SP ,di nomor 08139447xxxx Pada Rabu 19/04/2023 sekira pukul 08.48.Wib ,namun Wahtshap milik kasimanpun tidak lagi berbalas sampai berita ini di muat,

“Sebagai mana di beritakan sebelumnya di media Siber Gnewstv.id pada 02 April 2023, (Surat Memorandum tertanggal ksdun 03/April 2023-red), Perihal adanya Dugaan Penebangan dan perambahan Batang Pohon mahoni di sinyalir secara liar,berada di afd 1,huta lima ,Nagori Silau Dunia PTPN.3 Kebun Silau Dunia ,Kabupaten Simalungun Sumatera Utara.
Oknum management Ksdun, Disinyalir lakukan Perambahan dan Penebangan batang Pohon mahoni di duga secara liar dan tanpa Dasar Surat Izin apapun,dan malah pula terlihat ikut merusak tanaman komodite kelapa sawit Usia Produktif sekali di lokadi Penebangan, yang tertimpa,akibat tebangan batang Pohon mahoni di Lokasi tersebut.
Dimana diSinyalir Pihak manageman PTPN.III afd 1 Kebun Silau Dunia,melakukan dugaan Perambahan dan penebangan Batang Pohon mahoni (untuk Penghijauan dan Pencegah longsor ) ,yang berada di Huta (Dusun) V ,Nagori Silau Dunia,Kabupaten Simalungun,Propinsi Sumatera Utara,yang kuat pula di duga para Pekerjanya (Penebang Pohon-red) tidak dengan menggunakan APD dan tender kerja.
“Pohon mahoni yang bermanfaat untuk mengurangi Polusi udara sekitar 47-69 persen sehingga disebut sebagai pohon pelindung sekaligus filter udara dan daerah tangkapan air,yang mana daun- daunnya adalah berfungsi,untuk menyerap polutan- polutan udara disekitarnya dan sebaliknya dedaunan tersebut akan melepaskan oksigen yang membuat udara di sekitarnya menjadi segar bagi mahluk hidup lainya,”akan tetapi Justru malah di rambah dan di tebang, tanpa alasan dan disinyalir ,tanpa Surat izin yang jelas,baik dari Pihak Dinas Kehutanan setempat ,maupaun dari Pihak Manajemen Kantor Direksi Bumn PTP Nusanatara.III.
Peristiwa ini diketahui berdasarakan informasi ,salah seorang warga yang sedang melintas di lokasi tersebut,berinisial NS,yang namanya tidak ingin di muat pada pemberitaan media ini,dimana pada hari kamis 30/03/ 2023 kemarin ,berlokasi,tepat berada di afdeling 1 Dusun V,Nagori Silau Dunia ,Kebun Silou Dunia yang mana ,terlihat warga tersebut dan dirinya (warga-red), mengambil Dokumentasinya di lokasi ,tempat penebangan trrjadi ,dan terdapat dua batang Pohon mahoni, yang telah di tumbang, dengan diduga menggunakan mesin Pemotong Kayu (Singso mesin) ,yang batang Pohon mahoni itupun,tampak terlihat sudah jadi ,dalam bentuk batang gelondongan.
Menyikapi Informasi ini, “tim awak media ini,mengkonfirmasikan langsung kepada Manajer kebun Silau Dunia Kasiaman Saragih.Sp,Via Whatshap milik Manajer di nomor 08139447xxxx waktu itu, sekira pukul 19. 14.Wib ,Manajer Kasiaman mengatakan :Pohon mengganggu kelancaran Transportasi lae, bahan digunakan untuk keb. Masjid dan keb perusahaan dan Lokasi itu sudah ditanami kembali bibit mahoni lae.ujar Manajer mengakhiri.
Namun hingga berita ini di rilis,pada Rabu 19/04/2023 yang lalu , berdasarakan hasil Investigasi tim media Siber Gnewstv.id ,belum jelas mana masjid dan rumah ibadah penerima kebutuhan yang di maksud, atas ditebangnya Batang Pohon mahoni Itu,sesuai dengan balasan konfitmasi ,tim gnewstv.id kepada Manjer Silau Dunia Kasiaman Saragih SP, pada beberapa waktu lalu,via Whatshap milik kasiman Saragih tersebut.
Namun saat Manajer Kasiaman, di tanyakan kembali oleh awak media Siber ini, perihal Surat Keterangan Hasil Hutan (SKHU) dari Pihak Kehutanan RI dan Izin Surat Menyurat dari Pihak Perkebunan (HGU) atas dasar Penebangan dan dugaan Perambahan dua Pohon batang besar Mahoni tersebut ,masih Via Whatshap miliknya Manajer,dirinya (Manajer Kasiaman-red) tidak memberikan jawaban lagi.
Padahal sebenarnya awak media ini, ingin menanyakan dan mengetahui lebih jauh, apa alasan pihak Managemen Perkebunan Silou Dunia menebang dan memotong batang Pohon mahoni yang usianya di perkirakan sudah puluhan tahun sebagai mana , yang selama ini keberadanya disinyalir sebagai pencegah terjadinya tanah longsor di lokasi tersebut,dan benarkah peruntukanya seperti yang di sampaikan Manajer Kasiman Saragih tersebut di atas,hanya untuk kebutuhan rumah ibadah semata..??..,”ataukah hanya di jadikan sebuah alasan saja…??.., “Padahal seperti sama di ketahui PTP.Nusantara III adalah merupakan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang serba tertib administrasi dan memiki SOP Sistim Keselamatan ,Keamanan dan Kesehatan Kerja (SMK3),Prosedur Kerja (PK) dan Intruksi Kerja (IK) yang cukup baik,serta merujuk sesuai dengan ketentuan ISO dan RSPO yang telah menjadi Kesepakatan dan Ketentuan di Perkebunan PTPN3,yang kini juga Bersemboyankan AHKLAK tersebut.
Kini atas Peristiwa Penebangan dan dugan Perambahan Itu, disinyalir,”Janganlah Perbuatan Itu kesanya ,hanya dijadikan sebuah alasan belaka saja, tetapi ujungnya diduga kuat hanya demi mengambil,dan meraup sebuah keuntungan dan bisnis liar semata ,yang mungkin bisa saja di Perbuat oleh para oknum-oknum yang haus dengan keuntungan pribadi dan Kelompok-kelompoknya..??..
“Atas berita yang di muat di media Siber Gnewstv.id ini, dan beranjak dari sebuah informasi serta data yang di dapat dari warga tersebut , yang sunggulah terlihat sangat peduli sekali akan lingkungan dan Kelestarian semesta alam dan sekalian isinya ini,khususnya di Wilayah Silau Kahean ,Kabupaten Simalungun,Propinsi Sumatera Utara Itu,
“Kiranya hal ini ,dapat menjadi Sebuah informasi bagi Siapapun juga ,temasuk Bagi Bapak Mentri BUMN Erikc tohohir dan Instansi serta Institusi terkait,baik Pihak Kepolisian,Kehutanan,Kejaksaan dan yang lainya, dimana jika nantinya ada di temukan kemungkinan Pratek-pratek dan hal yang di duga menyalahi aturan dan Pelanggaran hukum,”Kiranya Peristiwa ini untuk dapat segera di tindak lanjuti ,
“Demi terjaganya kelestarian alam semesta, yang menjadi urat nadi kehidupan bagi bnyak Seluruh mahluk hidup di muka bumi ini,”terlebih di era Global Warming (Pemanasan Global) dan Peristiwa bencana alam tanah longsor dan banjir yang akhir-akhir ini, semakin sering sekali terjadi di Nusantara Indonesia tercinta Ini dan kiranya semboyan Akhlak : Amanah,Kompeten,Harmonis,Loyal,Adaftif,Kaloboratif ,itu hanyalah di jadikan sebuah selogan semata saja..dan malah Seakan ,Kesewenangan Oknum Para Pimpinan Managemen Ksdun,sudah malah terkesan nyaris mengalahkan dan melampauwi, Kewenangan Direktur Utama (Dirut) PTP.Nusantara III.
Tim-Gnewstv.id






