Simalungun-Gnewstv.id
Disinyalir ada konspirasi antara menejer dan vendor,Pekerjaan peremajaan Sawit (replanting) Afdeling I kebun Marihat tepatnya di blok 99 B kecamatan Siantar kabupaten Simalungun, diduga dikerjakan asal jadi.
Saat ini,proyek tersebut sedang dikerjakan Vendor asal kota Medan,berinisial HS .Cipingan(cincangan) batang kelapa sawit tidak sesuai dengan harapan,bahkan ada batang sawit tidak dicincang hanya ditumbang dan ditinggal.
Salah seorang masyarakat di temui dilokasi mengaku,marga Panggabean yang juga pensiunan dari perkebunan mengatakan sewaktu jaman saya masih aktif tidak seperti ini ,ya Zaman telah berobah bahkan dananya juga semakin besar.Panggabean juga menyebutkan kalau proyek replanting seperti ini kalau Asisten lapangan tidak ada apa-apanya langsung ke Maneger biar ada keterangan yang akurat.
Keterangan lain yang diperoleh tim awak Media dari kantor Afdeling I Pondok baru kebun Marihat seluas 153 hektar peremajaan sawit ini dikerjakan Vendor asal Medan bernisial HS dan karyawan afdeling itu sama sekali tidak mengenal pemilik perusahaan,karyawan tersebut menyebutkan dilapangan ada kepercayaannya Rudi.
Karyawan kantor afdeling itu tidak mengetahui secara pasti apa nama perusahaan yang mengerjakan replanting hanya dengar marga Sebayang dari Medan,anehnya lagi pak asisten afdeling pun tidak di gubris apalagi seperti kami hanya karyawan rendahan .
Walau demikian cara kerja Vendor dilapangan pihak Manager kebun Marihat F.Nasution dan Asisten afdeling I Poltak Purba seakan tidak mau tau alias tutup mata,atau karna diduga Vendor sudah memiliki koneksi kuat di kantor pusat.
Manager kebun Marihat F.Nasution dan asisten afdeling I Poltak purba ketika dikonfirmasi para wartawan Senin 27/3 via selulernya tidak berhasil dan menjawab walau nada panggil masuk,
(Tim).








