Tebing Tinggi-Gnewstv
Setelah akhirnya ditemukan puluhan drum di Rumah Sakit PT.Sri Pamela Medika Nusantara PT SPMN diduga Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun ( B3 ) yang di kabarkan sudah belasan tahun lamanya tersimpan di gudang milik RS .PT.Sri Pamela Medika Nusantara di Jalan.Sudirman Kota Tebingtinggi Sumatera Utara,”Dpc Lsm LIRA Kota Tebingtinggi meminta Tangkap dan Copot segera !!,”Oknum Pejabat Di RS .PT.Sri Pamela Medika Nusantara .PT.SPMN ,yang terkesan tak bertanggung jawab.
Kejadian ini bermula,ketika tim dari Penataan penataan dan Peningkatan Kapasitas (P2PK ) Dinas Lingkungan hidup Kota TebingTinggi Sumatera Utara ,yang datang saat melakukan Verifikasi lapangan pada, Senin 05/12/2022 ke lokasi RS ,yang di pimpin Langsung Oleh Kabid P2PK ,Dinas Lingkungan hidup (DLH) Kota Tebingtinggi,Syahputra,ST.

Dimana informasi ini,berhasil di lansir media Siber di Kota tersebut,dengan di kabarkan atas turunya sejumlah Petugas dari tim (P2PK) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tebingtinggi yang menemukan puluhan drum di duga limbah berbahaya B3 dan kabarnya telah tersimpan hingga sudah belasan tahun lamanya di lokasi gudang Rumkit (PT.SPMN) yang beralamat di Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi Sumatera Utara tersebut.
Dpc Lsm Lira Kota Tebingtinggi ” Syahrial Efendi Nasution,yang juga Sebagai Ketua bidang pemberdayaan masyarakat, sangat menyesalkan dan Mengutuk Keras atas Kejadian tersebut..!!!,dan meminta Kepada pihak terkait ,utamanya Pihak dari Kepolisian setempat , mengenai persoalan itu,untuk dapat segera menindak lanjutinya,apa lagi jika terbukti ada keteledoran ataupun kesalahan yang memang di sengaja, oleh pihak Manajemen Rumkit ketika di mintai keterangan,Pada Sabtu 10/Des/2022 di ruang Kerja Syarial oleh tim gnewstv.id kemarin.

Dan jika perlu ,tambah Syarial,hal tersebut harus di Proses sampai keranah hukum, sesuai dengan undang undang yang berlaku di Negara Repubrik Indonesia,sebab kini informasi tersebutpun, telah beredar luas di kalangan masyarakat khususnya di Kota Tebingtinggi Sumut,
apalagi issu ini telah menjadi issu dan perbincangan hangat ,bahkan menjadi pemberitaan Virall di media Siber di Kota Itu, “sehingga ,kejadian inipun sudah sangat menggemparkan dan menghebohkan ribuan warga di kota Tebingtinggi Sumatera Utara tersebut.
Ketika hal ini di konfirmasikan oleh tim media Siber Gnewstv.id kepada Manajer Rs.PT.Sri Pamela Medika Nusantara bernama Dr.dr Sake Juli Martina, Sp Fk pada Selasa 06/Des/2022, pukul 12.36.Wib melalui telepon Seluler milik Kepala rumah sakit'( KARUMKIT) mengatakan, jika dirinya sedang rapat dan nanti akan menghubungi dan mengkomunikasikannya kembali ke pihak media “ujar Sake mengakhiri,namun hingga berita ini di muat ,Karumkit tidak dapat lagi di hubungi kembali,bahkan tanpa keterangan apapun selanjutnya mengenai kejadian itu.
Namun untuk mencari informasi yang lebih akurat ,tim media Gnewstv.id Selanjutnya,kembali menghubungi dan mengkonfirmasikan,Peristiwa temuan dugaan Limbah B3 Itu,Kepada Dirut RS.PT.Sri Pamela Medika Nusantara Yaitu, Dr.dr.Beni Satria ,SH,MH ,M Kes melalu WhatsApp milik Dr Beni, pada Selasa 06/12/2022 pukul 15.23.Wib,
Beni mengatakan,Terima kasih Pak Rudi, bahwa pihak berwajib dan Dinas Lingkungan sudah datang ke RS dan kami hormati proses dan informasi tersebut ,ujar Beni mengakhiri ucapanya, melalui WhatsApp milik Dirut Beni Satria Kepada awak media Gnewstv. id ketika hal ini di Konfirmasikan kepadanya (Dirut RS -red) .
Selain telah mengkonfirmasikannya ke Pihak Pejabat RS .PT Sri Pamela Medika Nusantara ,Baik Kepada Pihak Dirut dan Manajer RS ,selanjutnya media Siber inipun, menghubungi Kepala Dinas Lingkungan hidup Kota Tebingtinggi Dr.H.Hasbie Ashsiddiqi .M.si ,Selaku pemilik kewenangan ,masih Via WhatsApp milik Kadis DLH ,pada Rabu 07/Des/2022 pukul 12 .30.Wib lalu,dan Kadis terdengar mengatakan, sedang ada kegitan atau sedang melakukan rapat sepertinya.
Sebelumnya ,”beberapa waktu silam ,tim media Gnewstv .id juga pernah menemukan dan memuat pemberitaanya atas, adanya dugaan temuan mirip Jarum suntik dan sisa botol obat-obatan yang berserakan di sinyalir milik RS .PT. Sri Pamela Medika Nusantara PT.(SPMN) tepatnya diduga berada di lokasi pembuangan sampah lama (belakang rumah Sakit) yang juga di sinyalir masih milik RS. PT.SPMN,


Namun Karumkit Dr.dr.Sake Juli.Martina,Sp fk ,pada saat itu terkesan membantahnya, dengan mengatakan kepada sejumlah awak media yang hadir pada saat itu ,bahwasanya rumah Sakit mereka telah memasuki capaian Paripurna, dan sudah juga terverifikasi,serta telah mendapatkan penghargaan Bintang lima,bahkan di tambakan Sake pada keteranganya ,mereka juga telah mengadakan kerjasama dengan sebuah PT,dalam melakukan Pengangkutan atas pembuangan limbah medis RS tempatnya bekerja tersebut.
Namun nyatanya kali ini,Pada Senin 05/Des/2022 ,kemarin, ternyata masih ada saja di temukan puluhan drum di duga limbah B3 yang kabarnya tidak terangkut dan tersimpan di gudang milik RS ,bahkan di sinyalir sudah belasan tahun lamanya berada di lokasi gudang milik rumkit tersebut,dimana kejadian itu sempat di temukan langsung oleh Pihak tim Penataan Penataan dan Peningkatan Kapasitas (P2PK) Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi Sumut ,Saat melakukan Verifikasi lapangan ,di Lokasi gudang diduga milik RS Sri Pamela Medika Nusantara itu .
Bahkan pada saat itu,sempat terjadi adu mulut dan keributan antara petugas dari Pihak keamanan RS, PT.SPMN,dengan beberapa awak media yang melakukan tugas Peliputan di lokasi yang di duga di temukanya limbah B3 yang mirip jarum suntik dan sisa botol obat-obatan di lokasi RS Sri Pamela Medika Nusantara tersebut,
Di karenakan, sempat adanya pelarangan peliputan dari beberapa orang petugas keamanan setempat terhadap awak media Siber yang melakukan tugas peliputan lanjutan di lokasi rumah sakit pada saat itu,atas adanya dugaan temuan limbah B3 di lingkungan milik rumkit tersebut,
dengan berujung, sampai hadirnya sejumlah Petugas Kepolisian yang datang dari Polres Tebingtinggi dan juga Pihak dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tebingtinggi ,dimana diduga di temukanya sejumlah limbah B3 medis diduga milik Rumkit Itu.
Dan atas peristiwa itu,di kabarnya pada saat itu, Pihak Kepolisian Setempatpun, juga telah memeriksa dua orang dari pihak keamanan Rumkit PT.SPMN , atas pemberitaan temuan mirip jarum suntik dan sisa botol obat-obatan yang sempat di temukan dan terlihat berserakan diduga berada di lokasi Rumkit oleh media Siber Gnewstv .id pada setahun silam tersebut atau tepatnya, pada Desember 2021 lalu.
Namun Ironisnya ,hingga saat ini, Desember 2022,setahun sudah lamanya ,Pihak dari Kepolisian setempat , dan sangat di sayangkan ,belum juga ada terdengar, menetapkan para tersangka atas informasi pemberitaan dari pihak media atas dugaan temuan Limbah B3 yang ada di lingkungan Rumkit tersebut,
Apalagi melakukan penahan terhadap terduga para Pelaku, dimana hari ini ,kasus itupun terkesan terulang kembali,atas di temukanya puluhan drum diduga limbah B3 milik Rumkit, oleh Pihak (P2PK) DLH Kota Tebingtinggi Saat melakukan Verifikasi lapangan di lingkungan RS Sri Pamela Medika Nusantara,(PT.SPMN) Pada Senin 05/Des/2022 kemarin,yang di Pimpin langsung oleh Kapala bidang (P2PK) Syahputra,ST ,yang juga di kabarnya diduga Limbah B3 itu , sudah belasan tahun pula lamanya, tersimpan di dalam gudang milik RS tersebut.
Tim-Gnewstv








